
Di Rumah besar yang berada di luar Kota, terlihat di halaman nya, enam orang disibukkan dengan persiapan untuk pernikahan.
"Suamiku.. Tolong ambilkan aku beberapa bunga mawar di halaman!." Ucap Xue Yu yang saat ini sedang menjahit baju pernikahan untuk dirinya dan yang lain.
Kai mengangguk, dia segera berjalan ke halaman untuk mengambil mawar seperti yang Xue Yu katakan.
Disana, terlihat berbagai jenis bunga dengan warna yang berbeda. "Ah, itu dia!!.."
Kai melihat sebuah bunga berwarna merah dengan batang yang dipenuhi dengan duri. Kai memetik beberapa bunga berwarna merah dan warna putih.
"Kurasa ini sudah cukup.." Kai tersenyum setelah itu berbalik dan berjalan masuk menemui Xue Yu.
"Yu'er.. Ini Bunga yang kamu minta.." Kai tetap berdiri diam tanpa bergerak dan melihat bagiamana Jiuyang Lin membuat baju.
"Sayang ada apa?" Ucap Xue Yu pada Kai dengan sedikit penasaran.
"T-Tidak,.. Umm, Maaf membuatmu mengerjakan ini semua Yu'er.."
Xue Yu berhenti menjahit, dia mendongak keatas dan melihat Zhukai. "Tidak perlu meminta maaf Sayang, aku menyukai hal ini."
Kai menghela nafas, setelah dia memberikan sebuah ciuman pada Xue Yu dia berjalan pergi.
Di dekat sungai yang berada tak jauh dari rumah Zhukai berada, Kai secara tiba-tiba muncul.
Dia berdiri dan memandang jauh ke sekitar nya dan mengangguk puas. "Suasana dan pemandangan ini.. Tempat yang sangat cocok untuk melangsungkan pernikahan."
Setelah selesai melihat pemandangan di sekitarnya, Kai membuka Toko System dan mencari bahan-bahan yang ia perlukan.
Itu adalah beberapa kayu dan berbagai alat yang dapat ia gunakan untuk membuat sebuah panggung pernikahan.
"Huh.. Saatnya bekerja.."
***
Dua hari telah berlalu dengan sangat cepat, untuk dekorasi pernikahan adalah bagian Yi, Yui, dan Jiuyang Lin.
Sementara untuk makanan adalah bagian Chiyan dan Yola. Sedangkan Xue Yu membuat baju Pernikahan untuknya dan ke-lima saudara perempuan nya.
Di dalam ruangan rumah Zhukai yang cukup besar, terlihat Yola yang keluar dari dalam Kamar dengan sebuah gaun berwarna hijau yang dengan berbagai hiasan bunga mawar, dia memakai cadar untuk menutupi wajah cantiknya.
"Waahh.. Kakak Yola, kamu sangat cantik dengan pakaian itu." Yui yang baru saja keluar dari ruangan berkata dengan cukup terkejut.
"Terimakasih, tapi Adik Yui juga terlihat sangat cantik dengan gaun itu.." Ucap Yola memuji balik.
Gaun yang Yui pakai berwarna biru gelap, di lehernya terlihat jelas sebuah kalung yang begitu cantik. Itu adalah kalung pemberian Zhukai dua hari yang lalu. Sama halnya dengan Yola, Yui juga memakai sebuah cadar untuk menutupi wajahnya.
Ketika Yola dan Yui berbincang, empat orang lainnya segera keluar. Chiyan memakai gaun merah muda dengan motif bunga sakura, senyuman di wajahnya benar-benar cantik sehingga mampu membuat pria manapun tergila-gila.
Tak terkecuali dengan Jiuyang Lin, gaun itu berwarna hijau dan biru, roknya tak terlalu panjang dengan rambut Jiuyang Lin terikat di belakang.
Xue Yu juga tak kalah cantiknya, sebagai pembuat gaun untuk yang lain. Gaun yang Xue Yu pakai berwarna biru laut (Yah, seperti yang ada di Visual nya ya).
Yang terakhir adalah Yi, dia memakai gaun putih dengan sebuah gelang kedua tangannya. Dia tersenyum senang menatap yang lain.
"Apakah Kai Gege belum datang?" Tanya Yi pada yang lain.
"Tidak, Kai Gege sudah keluar sejak tadi.. Mungkin dia sedang menunggu di depan." Jawab Xue Yu pada yang lain.
"Hehe, biarkan dia menunggu sebentar lagi.." Yi melirik Yui, Yola, Jiuyang Lin, dan Chiyan.
Mendapati sinyal dari Yi, ke-empat wanita itu segera mengangguk..
"Tu.. Wa.."
"Terimakasih atas Gaun nya Saudari Yu!!.."
Ke-lima gadis itu berkata secara bersamaan dan memeluk Xue Yu dengan erat. Sementara itu, Xue Yu yang sedang dipeluk oleh semua orang merasakan aliran rasa hangat di sekujur tubuhnya. Tanpa dia sadari, air mata mulai menetes di wajahnya.
"Eh, Saudari Yu? Kenapa kamu menangis? Apakah kami terlalu berlebihan padamu.." Tanya Yi sedikit khawatir..
"Tidak!!.. Terimakasih semuanya, ini adalah hari terbaik dalam hidupku.." Xue Yu mengusap air mata kebahagiaan nya.
Setelah berbincang-bincang dengan yang lainnya untuk beberapa waktu, mereka ber-enam segera keluar dari rumah.
Di luar, Kai sedang bersandar pada sebuah dinding sambil bermain-main dengan Layar Hologram transparan yang hanya dapat dilihatnya.
Terlihat, Kai memakai sebuah baju hitam seperti seleranya dengan sedikit warna emas di kerah bajunya.
"Oh, Kai Gege.."
Mendengar suara itu, Kai segera berbalik.. Dia tercengang dengan mulut ternganga menatap ke-enam kekasih yang sebentar lagi akan menjadi Istrinya.
"Hehe, Kai Gege.. Apakah kamu terpesona dengan kecantikan ke-enam calon istrimu ini.." Ucap Yola dengan nada menggoda.
Kai tanpa sadar mengangguk. dia begitu terpesona dengan kecantikan Calon istrinya sehingga tidak bisa mengendalikan tubuhnya dengan baik.
"Hehehe.. Benar kan yang aku bilang, Ayo cepat Kai Gege atau kita akan membuat semua orang menunggu.." Ucap Yui sambil mengangkat roknya yang terlalu panjang.
Kai segera kembali ke akal sehatnya setelah itu tertawa canggung, Dia tersenyum bahagia sambil berkata..
"Ayo.."
Mereka ber-tujuh segera sampai di tempat pernikahan. Disana, terlihat berbagai orang sedang duduk di kursi yang telah Kai siapkan.
"Oh.. Itu Raja Zhukai!!.." Teriak salah seorang dari Ras Rubah.
Semua orang segera menolah kearah dimana Kai berada. Semua orang terkejut dan kagum pada saat yang bersamaan.
Kai berdiri ditengah-tengah dengan ke-enam calon istrinya yang berada tepat di samping kanan kirinya.
Aura yang keluar dari tubuh Kai terlihat begitu berwibawa dan bijaksana. Semua orang segera merasakan perasaan hangat hanya dengan merasakan aura berwarna emas itu.
"Whoaa... Selamat datang Raja Kai.."
Semua orang dengan serempak membungkuk dan memberi hormat..
"Haha, apakah aku membuat kalian menunggu? Kalau begitu aku minta maaf.. Silakan dilanjutkan makan-makan nya.."
"Hrraa... Selamat untuk sang Raja.."
Kai tersenyum setelah itu mengajak ke-enam Istrinya untuk duduk di sebuah kursi yang ada di atas panggung..
Pesta perayaan terjadi dengan begitu meriah.. Semua orang segera berjalan kearah panggung sambil memberi Kai ucapan selamat.
"Haha, lama tidak bertemu Kai.." Dia adalah Patriak Ming, ayah dari Yola.
"Ah, Ayah mertua.. Lama tak bertemu.." Kai juga membungkuk memberi hormat pada Patriak Ming.
"Hehe, aku tidak menyangka kalian akan menikah secepat ini.. Yola, bagaimana perasaanmu?"
"Aku senang ayah!!.."
Setelah pesta yang cukup lama berlalu, pada malam harinya Kai memulai peresmian pernikahannya dengan Ke-enam Isterinya.
"Dengan ini.. Aku, Zhukai bersumpah akan menjadikan Yi, Xue Yu, Jiuyang Lin, Chiyan, Yola, dan Yui sebagai Istriku dan aku akan menjaganya seumur Hidupku.."
***
Bersambung..