Re-system

Re-system
Kematian Ling Xue



Bam!!


Ketika dua siluet itu saling bertubrukan satu sama lain, mereka berdua sama-sama terhempas mundur beberapa meter.


Zhukai yang sudah mendapatkan keseimbangan kembali memegang erat pedangnya, dia berubah menjadi siluet hitam dan melesat untuk menebas gadis itu.


Ting! Ting!


Suara benturan logam terdengar ketika Zhukai dan gadis itu saling berhadapan. Untuk beberapa kali, suara ledakan terdengar diantara pertarungan mereka berdua.


Gadis itu dengan tubuh rampingnya bergerak sangat lincah menghindari semua serangan yang Zhukai lepaskan.


Dia memiliki kecepatan yang lebih cepat dibandingkan dengan Zhukai. Sayangnya serangan tidak cukup kuat untuk menggores tubuh Zhukai dengan belatinya.


Karena merasa semua yang ia lakukan sia-sia, Gadis itu memutuskan untuk menjauh.


"Sial, kenapa tubuh pria ini sangat keras. Aku merasa bahwa setiap kali aku menggores nya kulitnya, itu bagaikan sebuah bongkahan baja yang keras.."


Ling Xue memutar belatinya kemudian mengalirkan lebih banyak Qi kedalam belatinya hingga membuat belati itu bercahaya.


Swoshh!!


Langkahnya seketika membuat kumpulan asap debu di udara. Qi Yue sengaja membuat itu untuk membuat Zhukai kesulitan menyadari keberadaannya.


Tetapi Ling Xue salah dalam satu hal, entah seberapa banyak hal yang ia coba lakukan. Ia tidak bisa lepas dari pandangan mata bintang Zhukai.


Mata Bintang Zhukai mengeluarkan cahaya biru terang, seketika juga dia tersenyum ketika menyadari keberadaannya Ling Xue berada cukup dekat dengannya.


"Gadis ini cukup licik juga ternyata.."


Jika Zhukai tidak memiliki mata bintang, akan sulit baginya untuk mengetahui dimana keberadaan Ling Xue.


Slashh!!!


Sebuah lintasan pedang terbentuk tepat di samping tubuh Zhukai. Lintasan pedang itu dipenuhi oleh niat membunuh beserta Qi matahari yang cukup kuat.


Bamm!!!


"Aku yakin dia pasti mati setelah serangan itu– Apa!!!.."


Terjadi perubahan drastis dalam ekspresinya, Ling Xue yang awalnya mengira bahwa serangannya akan langsung membunuh Zhukai tetapi itu malah sebaliknya.


Dia mematung sambil melihat tubuh Zhukai yang masih berdiri tanpa sedikitpun bekas goresan di tubuhnya.


Dia tidak menduga bahwa Zhukai bisa bisa menahan serangannya yang sudah ia persiapkan dengan cukup matang.


"Sial, aku harus menjauh."


Plup!!


Sebelum Ling Xue bisa menjauh untuk mencari jarak, Zhukai sudah terlebih dulu menggapai lengan kirinya.


"Sial!!.."


Duar!!


Arghh!


Ling Xue terhempas jauh karena pukulan Zhukai, pakaian bagian kirinya sobek dengan luka memar di pinggangnya.


Noda darah terlihat di bibir Ling Xue, pakaiannya yang sobek juga memperlihatkan kulit putihnya.


Meski Ling Xue merasa malu, tetapi situasinya saat ini tidak tepat untuk mementingkan hal itu.


"Siapa sebenarnya dirimu, dengan Kultivasi mu saat ini jelas mustahil untuk bisa mengeluarkan kekuatan sekuat itu."


Ling Xue berkata sembari mencoba mengulur waktu untuk memanggil temannya.


Jika Zhukai memang memiliki sebuah artefak pendukung, tidak seharusnya baginya untuk bisa bersaing dengan seseorang yang memiliki lima tingkat di atasnya.


Dia tidak mungkin selamat dengan situasi saat ini dengan kekuatannya yang tersegel.


Ia sudah salah memperkirakan tentang kekuatan Zhukai. Jika dia tidak bisa lari dari pertarungan ini, rencana yang telah ia siapkan selama puluhan tahun akan menjadi sia-sia.


"Jangan melakukan hal yang sia-sia gadis kecil, aku sudah menggunakan kekuatanku untuk memblokir energi lain selain Qi di tempat ini." Zhukai tertawa sekeras yang dia bisa sambil berjalan mendekat kearah Ling Xue.


"Apa!! sialan, jika seperti ini aku tidak memiliki pilihan lain selain mengungkap kekuatanku."


Ling Xue mengigit jarinya, dia menggunakan darah yang keluar dari dalam hatinya untuk mengukir sebuah segel di atas perutnya.


Zhukai juga terlihat sangat acuh seolah tidak peduli dengan hal yang Ling Xue lakukan. Ia sudah tahu Sedati awal bahwa ada hal aneh tentang Ling Xue.


God of Destruction tidak mungkin memiliki kekuatan serangan yang lemah seperti yang Ling Xue keluarkan tadi kecuali dia menyegel kekuatannya.


Jika Zhukai membunuhnya sekarang, ia mungkin akan mendapatkan Poin Takdir yang lebih sedikit.


Dan bagi Zhukai, jika dia membunuh Ling Xue sekarang itu tidak akan menyenangkan sama sekali.


Duar


Duar


Ketika mata Ling Xue menyala dia segera menghilang dan muncul kembali tepat di depan Zhukai.


"Sepuluh belati penghancur."


Swoshh!!


Puluhan belati keluar dari setiap tebasan yang Ling Xue lakukan. Setiap Ling Xue mengeluarkan cetakan belatinya, gerakannya menjadi semakin cepat dan kuat.


Boom!!


Kai akhirnya terdorong mundur beberapa meter dengan tangan kanannya yang mati rasa. Tidak sampai di situ, Ling Xue terus membombardir nya dengan banyak tebasan lagi dan lagi.


Dengan kecepatannya yang meningkat, Zhukai sama sekali tidak bisa mengikuti arah serangannya meskipun itu semua terlihat jelas dimatanya.


"Hmm, dia lebih dari yang kuharapkan."


Zhukai tersenyum, dia mengganti pedang merah itu menjadi pedang hitam. Ketika Ling Xue fokus untuk menyerang Zhukai, Kai memanfaatkan itu untuk mengumpulkan Qi di mata pedangnya.


Hingga saat Zhukai minat sebuah celah, dia kemudian melepaskan serangan pedangnya pada Ling Xue.


Ka–Boommm!!


Ling Xue terpental sangat jauh, tetapi di tubuhnya tidak ada bekas luka akibat serangan Zhukai.


Setelah Ling Xue membuka segel tubuhnya, bukan hanya kekuatan dan kecepatannya yang meningkat tetapi juga ketahanan tubuhnya dua kali lipat.


Meskipun Ling Xue terlihat baik-baik saja setelah menerima serangan dari Zhukai. Tetapi sebenarnya di dalam tubuhnya Aura Kematian dari Pedang Hitam sudah masuk kedalam tubuhnya.


"Hmph, meskipun awalnya aku meremehkan mu tetapi jangan bersikap sombong karena bisa bertahan lama setelah bertarung denganku. Kau bahkan sama sekali tidak memberikan luka di tubuhku." Ling Xue tertawa mengejek.


"Heh, jadi apa jika aku tidak bisa membuat luka pada tubuh mu. Kau hanya tinggal menunggu sampai hidupmu berakhir." Zhukai balas mengejek.


Dia sebenarnya bisa saja membunuh Ling Xue dengan sedikit usaha. Tetapi bagaimana bisa dia memberi Ling Xue kematian mudah? Kai berniat untuk menyiksanya terlebih dulu sebelum langsung membunuhnya.


Apalagi saat ini di dalam tubuh Ling Xue terdapat Suara Kematian miliknya yang akan secara perlahan memakan organ dalam Ling Xue.


Selain memberinya rasa sakit yang tak tertahankan, itu juga akan secara terus-menerus menyerap vitalitas Ling Xue hingga membuatnya terbunuh.


Karena Ling Xue terlihat tidak mau mengambil serangan, Zhukai akhirnya memulai serangan terlebih dulu padanya.


Ting! Ting! Ting!


Duarr..


Ling Xue kembali terlempar mundur, bahkan setelah dia mengeluarkan seluruh kekuatannya, ia masih tidak dapat meninggalkan luka di tubuh Zhukai.


"Sialan, bagaimana ini!!.."


Ling Xue memutar otaknya, tetapi tiba-tiba ... rasa sakit yang tak tertahankan berasal dari perut bagian bawahnya.


Itu terus naik hingga membuat Ling Xue memuntahkan banyak darah dari mulutnya.


"A–Apa yang terjadi pada tubuhku?" Ling Xue berlutut dengan pandangan matanya yang menjadi semakin buram.


"Hmm, sepertinya ini menjadi kekalahanmu." Kai berjalan maju perlahan dengan pedang hitam yang kembali kedalam Inventory.


Ling Xue mendongak keatas menatap Zhukai dengan wajah putus asa. Dia sebenarnya sangat takut akan kematian, tetapi ketika dia hendak membuka mulutnya, Zhukai sudah terlebih dulu memotong salah satu tangannya.


"Arghh!!.."


Ling Xue berteriak sambil memegangi lengannya yang terpotong, dia bisa melihat potongan lengannya yang berada tak jauh darinya.


"K–Kumohon– Arghh.."


Zhukai kembali memotong lengan Ling Xue yang lain.


Ling Xue merintih dengan matanya yang merah karena banyaknya air mata yang keluar. Rasa sakit dari lengannya yang terpotong masih membekas.


Ketika Ling Xue melihat Zhukai mengangkat pedangnya, dia tersenyum. "Terimakasih!."


Slashh!!


Kepalanya Xue terpisah dari tubuhnya, dan menggelinding di tanah.


Ding.


***


Bersambung.