
Begitu Zhukai mengalami terobosan tiga kali berturut-turut, awan di atas langit mulai berubah menjadi sangat hitam.
Gelombang angin juga mulai bermunculan bersamaan dengan banyaknya kilatan petir yang keluar di atas awan.
Sementara itu, sembilan tetua yang masih hidup akhirnya meninggal setelah terkena kilatan petir yang secara tidak sengaja menyambar tubuh mereka.
Di atas tanah yang ada di padang rumput, Zhukai duduk bersila sambil mendongakkan kepalanya keatas.
Kilatan petir hitam terlihat sangat ganas di atas langit, mereka seakan ingin menyambar tubuh Zhukai dan membakar hingga hangus.
Dengan tenang, Zhukai memejamkan matanya dan melapisi seluruh tubuhnya dengan Qi yang terus bergejolak di dalam Dantian nya.
Tepat di detik berikutnya, sambaran petir pertama turun dan menghantam tubuh Zhukai hingga menghasilkan daya ledak yang begitu besar.
Banyak rerumputan hijau yang terbakar hangus setelah menerima sambaran petir hitam. Bahkan tubuh Zhukai yang sudah diperkuat oleh tubuh dewa dan tubuh dewa bintang mengalami sedikit luka bakar.
[Berkat tubuh dewa, serangan energi petir sedikit berkurang]
[Godhood ??? menyerap energi petir hitam, membuka keterampilan... Lapisan energi petir]
"Hmm, Godhood apa ini sebenarnya. Bahkan dari semua catatan kuno yang pernah ku baca, tidak ada satupun di antara catatan itu yang menjelaskan tentang Godhood ini."
Begitu Zhukai menyelesaikan ucapannya, sambaran petir datang menyambar nya dua kali secara beruntun.
Meski tubuh Zhukai terluka akibat sambaran petir hitam, itu tidak lama sembuh setelah regenerasi dari tubuh dewa aktif.
Sambaran petir itu terus menghantam turun dan berhenti saat petir ke sembilan belas turun menghantam Zhukai.
Terlihat di atas tanah, Zhukai duduk dengan tubuh telanjang sepenuhnya. Kulitnya sedikit hangus dengan luka memar di lengan kanan dan kirinya.
Meski Zhukai mengalami banyak luka bakar, tetapi Kultivasi nya benar-benar naik dengan sangat pesat.
Ini adalah keberuntungan yang tidak pernah terpikirkan oleh Zhukai sendiri. ia sudah sangat puas semenjak mendapat teknik milik God of Darkness dan juga kenaikan Kultivasi nya.
Tetapi saat ini, Kai benar-benar gembira setelah mengetahui bahwa ia telah menerobos lagi. Bahkan terobosannya kali ini lebih besar di bandingkan dengan terobosannya beberapa saat lalu.
"God of Creation Langit Ke-enam, ini benar-benar kenaikan Kultivasi yang sangat gila." Zhukai tersenyum senang.
Dia segera berdiri dan mengambil sehelai kain untuk menutupi tubuhnya yang telanjang. Tak lama, Zhukai akhirnya menemukan sebuah kolam kecil yang tidak jauh dari padang rumput.
Dengan segera, Kai membilas bersih seluruh tubuhnya dan mengambil satu set pakaian untuk dia pakai.
"Apakah Lin Yue dan yang lain masih bertarung dengan pasukan itu." Zhukai mengikat pakaian nya dengan tali kemudian segera berlari untuk menyusul Zi Lin Yue dan yang lainnya.
Saat Zhukai spai disana, teihat ada banyak mayat Kultivator yang terkapar di atas tanah. Mereka mati dengan banyak darah di sekujur tubuh mereka.
"Long 1! keluar!"
Asap hitam pekat muncul secara tiba-tiba di belakang Zhukai, ketika asap hitam pekat itu terus berkumpul, sosok pria paruh baya muncul tanpa sedikitpun ekspresi di wajahnya.
"Long 1 menyapa tuan!." Long 1 membungkuk dan menundukkan kepalanya untuk memberi hormat.
"Dimana Lin Yue, dan Long Zi sekarang?"
"Mereka saat ini sedang beristirahat di sana tuan, karena Long Zi terlalu memaksakan dirinya saat bertarung dia saat ini sedang pingsan. Sedangkan untuk nona, dia berkata ingin membasuh tubuhnya di sebuah danau yang terletak tidak jauh dari sini." jelas Long 1.
"Benarkah itu!!.." Mendengar bahwa Zi Lin Yue sedang membasuh dirinya di danau, Kai mengeluarkan seringai lebar di wajahnya.
"Mwehehe... Kamu bisa pergi sekarang, terimakasih untuk informasinya."
Zhukai menggosok kedua telapak tangannya dan menggunakan lapisan tak terlihat untuk menyembunyikan hawa keberadaannya.
"Lin Yue sayang, aku datang."
Zhukai segera bergegas menuju ke arah danau yang Long 1 sebutkan. Setelah sampai di sana, apanyang Zhukai lihat benar-benar membuatnya sedikit kecewa.
"Sial aku terlambat, dia sudah memakai pakaiannya." Zhukai berdecak kesal sambil memukul batang pohon di depannya.
Di pinggiran danau saat ini, Zi Lin Yue baru saja selesai memakai pakaiannya. Ia duduk di sebuah batu yang ada di pinggir danau sambil menyisir rambut panjangnya yang masih basah.
Bahkan jika lapisan tak terlihat yang Kai punya adalah teknik yang hebat, tetapi itu tidak berguna untuk menghadapi orang dengan persepsi ilahi yang sangat hebat.
"Kurasa aku merasakan hawa keberadaan Kai beberapa saat lalu, tapi mengapa itu menghilang sekarang?" Zi Lin Yue berpikir sambil terus melanjutkan menyisir rambutnya.
Sementara itu, Zhukai yang telah pergi cukup jauh dari tempat Zi Lin Yue berada segera memfokuskan Qi miliknya kedalam garis Meridian kedua kakinya.
Whuss!!.
Tepat setelah itu, Zhukai segera melayang tinggi di udara hingga dapat melihat seluruh sekte kegelapan dari atas langit.
Dia segera mengubah penampilannya menjadi necromancer. Begitu penampilan Zhukai berubah sepenuhnya, terlihat seringai dingin di wajahnya yang tertutup jubah.
"Summon!!.."
Tepat setelah Zhukai mencoba membangkitkan semua mayat yang ada di sekte kegelapan, suara notifikasi system terdengar di dalam benaknya.
[Aura kematian milik Kai Gege tidak cukup, Kai Gege hanya bisa membangkitkan maksimal 1 juta Undead..]
Begitu mendengar suara itu, Zhukai menghela nafas panjang, "Hmm, jika memang seperti itu, bangkitkan God of Darkness dan juga pasukan dewa bulan."
Setelah Zhukai menyelesaikan kalimatnya, aura kematian yang tersimpan di dalam tubuhnya merembes keluar.
Aura kematian itu dengan cepat mulai memasuki mayat God of Darkness dan juga pasukan dewa bulan.
Begitu aura kematian itu masuk kedalam mayat God of Darkness dan juga pasukan dewa bulan, tubuh mereka mengeluarkan cahaya hitam.
Pada akhirnya, setelah berselang beberapa menit, mayat God of Darkness dan yang lainnya akhirnya berdiri.
Wajah mereka pucat tanpa sedikitpun ekspresi di wajah mereka.
Sementara itu, Zhukai segera kembali ke penampilan normalnya setelah kehabisan aura kematian di tubuhnya.
"Kamu cepat kesini.." Zhukai menunjuk seorang Undead yang tidak lain adalah God of Darkness.
Undead itu dengan segera berlari untuk menyapa Zhukai dengan hormat, "Saya menyapa tuan!"
"Baiklah, mulai sekarang namamu adalah Long 2, kau akan memimpin pasukan Undead bersama Long 1. Dan juga jangan panggil aku tuan, panggil aku boss."
"Baik boss.." Long 2 membungkuk setelah itu berbalik pergi untuk bergabung dengan Undead lainnya..
Setelah itu, Kai menguras seluruh harta milik sekte kegelapan yang ada di gudang sekte.
Merasa tidak ada yang perlu ia lakukan lagi, Zhukai akhirnya memerintahkan pasukan Undead nya untuk kembali ke tempat mereka.
Melihat tidak ada Undead yang tersisa, Kai kembali ke tempat Long Zi berada. Zi Lin Yue juga duduk di sana seolah menunggu kedatangan seseorang.
"Apa aku membuat kalian menunggu terlalu lama?" Zhukai bertanya sambil tersenyum.
"Tidak, aku juga baru saja menyelesaikan mandi beberapa saat yang lalu."
"Tuan, apa kita akan kembali sekarang?" Mendengar suara Zhukai dari jauh, Long Zi segera bergegas untuk kembali.
"Ya, karena aku hanya memiliki dendam pada God of Darkness tidak ada lagi yang perlu kita lakukan disini."
Saat Zhukai, Zi Lin Yue, dan Long Zi hendak pergi meninggalkan Alam kegelapan. Sobekan ruang terjadi tepat di hadapan mereka bertiga.
Dari sobekan ruang tersebut, muncul sosok wanita yang sangat cantik dengan gaun merah bermotif bunga.
Wajahnya mengeluarkan senyuman jahat dan yang paling mengejutkan adalah paras wajahnya yang sangat mirip dengan Zi Lin Yue.
Wanita itu menatap Zhukai sesaat kemudian mengalihkan pandangannya pada Zi Lin Yue sambil bergumam pelan.
"Lama tidak bertemu adik ... Mengapa kamu terburu-buru pergi seperti itu..."
****
Bersambung...