
Melihat bercak darah di taman, Mark mulai sedikit memperlihatkan ekspresi kesalnya.
“Mereka mencoba menguji kesabaranku” katanya
Kini, Mark sadar bahwa ada banyak beastman yang tersebar di seluruh wilayah timur.
**
Di kediaman Earl Midford, Barbarossa menjelaskan rencana yang telah dilakukannya.
“500 beastman sudah aku sebar ke seluruh wilayah timur ini. Aku melakukannya secara diam-diam saat Lady tiba”
“Bagaimanapun juga, keadaan keluarga Midford dan van Houdsen sedang dalam kondisi yang terguncang dan ini bisa dimanfaatkan”
“Meskipun mungkin semua beastman itu tidak akan langsung menyerang malam ini, tapi kita akan tetap mendapatkan pengorbanan untuk memanggil para makhluk penghancur tersebut”
“Selain itu, orang-orang itu juga akan memberikan kita keuntungan secara material sehingga kita bisa menjual mereka di pasar gelap”
Barbarossa tampak sudah memikirkan ini dengan begitu matang. Para beastman itu memang telah bergerak dan beberapa dari mereka memang sudah berhasil mendapatkan korban.
Namun, rasio keberhasilannya belum tentu seperti yang diinginkan oleh para Rebellenarmee. Pasalnya sekarang, Mark yang saat ini berada di lapangan sedang berada dalam mode serius.
**
Dengan melihat darah di taman, Mark tau bahwa ada korban yang telah berhasil diculik oleh beastman itu bahkan mungkin sudah mati.
“Ini akan sedikit sadis, tapi aku bebas melakukan apapun”
“Sebaiknya mereka masih belum jauh karena aku tidak sedang dalam mode baik yang ingin memberikan belas kasihan”
Mata merah Mark menjadi berubah warna semakin pekat. Bersamaan dengan itu, dia mengaktifkan sihirnya.
[Field Barrier: Non-Aggression Area]
Sebuah sihir area dikeluarkan. Sihir dengan penghalang skala besar itu dengan mudah mengubah hiruk pikuk keramaian kota di wilayah timur langsung berubah menjadi kosong.
Bukan sihir biasa, Mark mengkombinasikan antara energi sihirnya dengan kekuatan sihir dari Artifact yang membuat kekuatan dan efek sihirnya meningkat sampai berpuluh-puluh kali lipat.
Kurang lebih 2,9 km² luas jangkauan sihirnya berhasil mengubah kota di wilayah timur itu menjadi kosong.
Tapi rupanya tidak sepenuhnya kosong. Ada beberapa orang yang ternyata masih ada di dalam penghalang area tersebut.
“Apa ini? Semua orang menghilang?!”
“Sial! Ada yang menggunakan sihir area tingkat tinggi rupanya!”
“Kita harus bisa keluar dari sini!”
Kelompok berjubah hitam yang tidak terlihat sosoknya ada sangat banyak di seluruh kota. Dengan jangkauan seluas satu kota besar, Mark benar-benar serius kali ini.
“Aku tidak suka mengalami kegagalan untuk kedua kali. Saatnya bekerja lembur dan meminta bayaran tinggi untuk ini”
[Fire Art: Blazewing Butterfly]
Sebuah titik api berjumlah sangat banyak berubah menjadi kupu-kupu api. Ratusan bahkan ribuan seperti sebuah kumpulan api yang besar namun berbentuk serangga.
Mark memberi mereka perintah.
“Menyebarlah kalian. Temukan kelompok setengah hewan itu. Jangan biarkan mereka lolos atau bersembunyi”
“Setelah ketemu, bakar mereka. Berikan aku tanda bahwa mereka ada di sana”
Semua kupu-kupu itu mulai menyebar layaknya kembang api. Semakin tinggi dan semakin tinggi, mereka menjadi satu-satunya penyerang di tempat itu sekarang.
Beberapa kelompok tersebut melihat ke arah langit setelah adanya cahaya yang muncul di hadapan mereka.
Serangga api itu langsung mendekati mereka dan terdengar teriakan seperti senandung indah malam itu.
“Gyaaa!”
“Api!”
“Apa ini?!”
“Lenyapkan! Lenyapkan serangga itu!”
“Pengguna sihir air, cepat padamkan apinya!”
Banyak suara yang terdengar dan meskipun tidak semuanya terdengar saat itu, bisa dipastikan seluruh wilayah timur itu sekarang menjadi area bermain bagi Mark.
Mark mengeluarkan sihir lain untuk menghentikan waktu di seluruh tempat tersebut. Dengan mengeluarkan Artifact miliknya, dia mulai berlari menuju sisi lain taman.
Ada cahaya dan teriakan dari kejauhan yang dapat dilihatnya.
“Target terkunci. Saatnya berburu hewan. Ini akan menjadi pembantaian sepihak karena berani membuatku merasa gagal malam ini”
Kelompok tersebut melihat ada yang datang. Sebagian orang sibuk dengan para serangga kecil yang mengerumuni dan ada juga yang sedang melakukan serangan untuk memadamkan api di sekitar jubah mereka.
Para serangga api itu selalu meninggalkan api yang bisa membakar habis pakaian dan unsur lain meskipun tidak begitu cepat.
“Ada yang datang!” teriak salah satu dari kelompok tersebut
“Bersiap untuk menyerang! Berapapun orangnya, kita bunuh dan keluar dari tempat ini!”
Salah satu kelompok mereka kembali melihat sosok yang berlari cepat dengan membawa senjata.
“Satu? Itu satu orang! Hanya satu orang dan dia kemari!”
“Cih sial! Rasakan ini, [Fire Ball]”
Serangan bola api bertubi-tubi mengarah tepat ke arah orang yang datang tersebut. Namun, dengan mudah dihilangkan begitu saja dengan senjata panjang yang dibawanya.
“Jangan menghalangiku, tikus”
Mark mengarahkan sabit besar pembunuhnya ke arah belakang dan dengan sebuah kuda-kuda, dia berhenti dan melemparkan sabit besar itu ke depan.
“Matilah kalian”
-WHOOOSH
-SLAAASH
“Aaaakh!!”
Orang-orang berjubah hitam yang ada di baris paling depan sampai belakang langsung tidak bernyawa. Sedangkan beberapa orang dari sisi samping melompat dan berhasil menghindar.
Sabit panjang milik Mark terbang dan belum berbelok kembali layaknya bumerang, membuat Mark menjadi tidak bersenjata sekarang.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh kelompok yang masih tersisa dan berlari menyerangnya.
“Serang dia! Bunuh dan jangan biarkan dia hidup!”
“Hiyaaa!”
Tampaknya mereka begitu semangat sekali. Benar, semangat menjemput kematian lebih tepatnya.
Mark hanya melihat dengan santai sambil berkata, “Aku sudah bilang jangan menghalangiku”
-WHOOOSH
-SLAAAASH
-Craat!
Tidak disangka sabit besar itu akhirnya berputar arah dan langsung menebas tubuh mereka semua menjadi dua. Tidak ada yang hidup kali ini. Darah segar terlihat dan Mark menangkap kembali sabitnya.
“Aku tidak akan membiarkan mereka semua hidup sekalipun harus menghabiskan banyak waktu untuk itu”
Dengan melihat ke atas, Mark berpikir, ‘Ternyata benar, jumlah yang muncul sangat banyak. Sepuluh di antaranya sudah ada padaku. Tapi semua yang ada di sini mungkin hanya sebagian’
‘Entah sebanyak apa yang hadir pada malam ini, aku yakin Lucas tidak akan senang mendengar laporanku nanti’
Mark tidak membuang waktunya. Dia pergi ke tempat selanjutnya. Tempat lain yang jaraknya cukup jauh dari sana.
2,9 km² itu nyaris seukuran Kota London di Inggris dan meskipun tidak ada London di sana, tapi bisa dibayangkan seluas dan sebanyak apa tempat yang harus didatangi.
Memang tidak mungkin para beastman itu akan pergi ke tempat yang jauh dengan cepat dalam waktu singkat di malam hari, namun bukan pekerjaan mudah untuk satu orang dalam menemukan dan melawan banyak orang yang jumlahnya belum dia ketahui.
Itu kalau yang melawan adalah manusia normal dengan sihir pas-pasan.
Sayangnya, yang menjadi lawan para beastman itu adalah jelmaan monster yang baru lahir dari kekuatan Artifact.
Dengan sihir penyegel waktu yang digunakannya, Mark memiliki banyak keuntungan diantaranya tidak akan kehabisan waktu karena zona waktunya bergerak lebih lambat dari yang seharusnya.
“Tidak akan kubiarkan kalian lepas begitu saja”
******