
Di sebuah lorong koridor di dekat halaman, Misha yang sedang berdiri sendiri tanpa ada siapapun terlihat begitu kesal.
‘Jika mereka sudah ada di sini, mungkin akan lebih baik jika aku meminta mereka untuk membunuh Xenon dan…sebaiknya aku meminta mereka untuk membunuh Emilia juga’
‘Kedua orang itu adalah ancaman untukku dan pernikahanku dengan Rexa-sama’
Tidak lama kemudian, muncul sosok Virgo dan Rayel yang menemukan Misha terlebih dahulu.
“Lady”
“Lady, akhirnya ketemu”
“Kalian…Virgo dan Rayel kan?”
Kemudian, muncul sosok lainnya.
“Lady, kami datang”
Misha tidak begitu terlihat ramah pada mereka, “Kalian…apa kalian baru datang ke sini atau sudah tiba sejak pagi tadi?”
“Kami sudah tiba sejak pagi dan langsung mengurus administrasi. Kami datang berempat. Tampaknya Galaktika belum tiba dan–”
Misha terlihat kesal, “Kalian…kenapa kalian tidak membantuku saat itu?! Kalian tau bahwa ada kekacauan di lobi, kan? Seharusnya itu kesempatan kalian untuk membantuku”
Vares bicara dengan nada tenang, “Lady, tenangkan dirimu. Pikirkan dengan baik. Jika kami membantumu, bukankah Lady akan mendapatkan masalah juga?”
“Kami sedang berada dalam misi penting dan target dari Lady juga masuk dalam tugas kami sekarang”
“Divisi Dewan Sihir itu bukanlah orang-orang bodoh yang tidak akan menyadari siapa kami. Jika kami membantumu, posisi Lady sendiri akan dalam bahaya nantinya”
“Yang paling buruk adalah rencana Lady akan gagal”
Misha seperti masih tidak terima dengan semua itu.
“Dengar, aku tidak mau menerima saran dari kalian. Kalian itu hanya orang-orang yang bekerja untuk ayahku”
“Ingat baik-baik bahwa tanpa ayahku, kalian hanya ras yang terbuang”
Kalimat yang cukup membuat perasaan Vares dan kedua temannya sakit hati. Pasalnya, ras setengah elf memang memiliki kenangan buruk dan mereka mengetahui bahwa seluruh penduduk kota itu telah melupakan masa lalu yang kelam itu akibat sihir penyegel ingatan.
‘Sabarlah, Vares. Yang kau lihat adalah jasa Earl Midford, bukan putrinya. Lady hanyalah gadis manja. Dia tidak bisa diandalkan untuk ini dan rencana master harus terwujud’ ucap Vares dalam hati
Senada dengan pikiran Vares, Virgo dan Rayel juga berpikiran hal yang sama. Mereka menahan diri.
Tanpa disadari oleh keempatnya, Emily yang berada di ruang rapat Dewan Sihir menyaksikan semua itu.
“Heee~rupanya di sana ya. Emily tidak akan membiarkannya lolos kali ini”
Emily melihat semuanya dengan sihirnya.
“Walaupun Emily tidak memiliki sihir yang bisa melihat serta mendengar semua percakapan mereka sekaligus seperti milik Lucas, tapi ini cukup”
Sihir Emily memang bisa dianggap sebagai sihir yang cocok untuk mengintai lawan. Namun, kemampuan melihat dan mendengar sekaligus baru akan berfungsi jika dia menyentuh lawannya secara langsung.
Berbeda dengan Lucas yang memiliki cakupan sihir yang lebih besar dari Emily, memungkinkan dirinya mendengar, melihat dan membaca pikiran lawannya tanpa perlu menyentuhnya.
Kedua kakak beradik itu memiliki kemampuan sihir jenis khusus dari keturunan mereka yang disebut [Shien Absolute Ability], termasuk [Area Zero] milik Lucas dan [Tearlament Magic] milik Emily.
Emily kembali melihat Misha yang bertemu dengan ketiga sosok penyusup tersebut.
“Lucas dan yang lain akan terkejut jika mendengar apa yang Emily lihat”
“Emily tidak akan pernah membiarkan mereka lolos selama masih ada di lingkungan akademi. Selain itu, gadis sombong itu berhutang maaf pada kakak Emily. Lihat saja nanti”
**
Kembali ke tempat Misha dan tiga anggota Rebellenarmee, mereka menjelaskan situasinya sekali lagi.
“Lady, kami harus bisa melakukan perintah master. Kami juga harus mencari keberadaan Xenon yang mungkin masih ada di sini. Karena itu, Lady harus bersabar” kata Rayel
“Tapi aku sudah tidak mau menunggu! Selain itu, ada hal lain yang mungkin akan menghalangi hubunganku dengan Rexa-sama yaitu Emilia Xelhanien”
“Dia juga…harus lenyap”
Misha begitu kesal mengingat hal yang terjadi di lobi. “Emilia harus mati. Aku ingin kalian juga membunuhnya”
Ketiganya saling melihat satu sama lain.
“Kenapa?” tanya Misha
“Bukan apa-apa. Kami akan mencoba melakukan yang terbaik” kata Virgo menjawabnya
Tidak lama setelah itu, Galaktika muncul.
“Lady!”
“Apa?”
“Lady, seharusnya Lady tidak melakukan hal yang tidak perlu seperti tadi”
“Apa maksudnya itu?”
Galaktika memberitau semuanya, “Lady menyerang Emilia Xelhanien dan menuduhnya yang macam-macam. Tidakkah Lady berpikir bahwa itu akan membuat reputasi keluargamu hancur?!”
“Aku bertanya pada beberapa orang yang melihat kejadian itu tadi dan mereka memberikan tanggapan yang tidak baik”
“Kami sengaja menjaga jarak dengan melihat keadaan dari kejauhan karena khawatir akan melibatkan Earl dan Lady dalam pekerjaan. Tapi kalau begini, Lady akan membuat Earl dalam masalah serius”
-Plaaak
Sebuah tamparan mendarat ke pipi Galaktika.
“Berani sekali kamu bicara begitu padaku! Dasar setengah elf!”
Galaktika tidak merasa bahwa dia salah dan lanjut membela dirinya, “Aku tidak mengatakan hal yang salah tapi Lady yang telah gegabah!”
“Lady sendiri yang meminta kami melakukan tugas! Kalau begini, kami juga akan direpotkan! Pikirkan baik-baik…siapa yang akan jadi tersangka utama saat kami menghabisi Xenon, itu akan langsung tertuju pada Lady! Dan jika Emilia Xelhanien juga dibunuh, pelaku yang akan langsung dicurigai adalah Lady!”
“Diam kamu! Siapa kamu? Berani sekali membentakku seperti itu! Aku adalah putri dari Earl Midford!”
“Karena kau adalah putri dari Earl Midford yang bersama master jadi jangan berbuat masalah!”
Galaktika membentaknya. Dia sudah kehilangan kesabarannya kali ini.
Meskipun dia telah menjadi pengkhianat bagi teman-temannya secara diam-diam, namun ada alasan khusus kenapa dia masih mau sedikit membelanya.
“Lady jangan bersikap egois dan membahayakan posisi kami dan master! Ingatlah satu hal penting ini, jika sampai kami dalam masalah dan master kami dalam masalah, posisi Earl Midford juga akan dalam bahaya”
“Dan jika hal itu terjadi, lupakan soal keinginanmu untuk menyingkirkan Xenon. Bahkan, Lady-lah yang akan ditendang keluar dari akademi dan Midford akan kehilangan kejayaannya!”
“Jangan hanya berpikir egois dan menggunakan emosi! Pikirkan sekelilingmu dan bertindaklah dengan otak!”
Galaktika bisa membentak Misha seperti itu memang sedikit mengejutkan. Ditambah lagi, pemilihan katanya benar-benar tepat, namun menyudutkan Misha.
Gadis itu terlihat begitu kesal dan hendak menampar Galaktika kembali. Sampai akhirnya Virgo menangkap tangan itu.
“Lepaskan!” kata Misha
“Aku setuju dengan Galaktika, Lady. Tindakan gegabahmu membuat pergerakan kami sulit nantinya. Jika sampai ada masalah pada rencana Earl, Lady belum tentu bisa memperbaikinya nanti”
“Kamu mau melawanku juga?!” Misha bertanya dengan nada tinggi
“Apa Lady ingin gagal? Tidak masalah jika Lady ingin gagal. Kami akan anggap perintahmu bukanlah prioritas dan kami akan mengabaikannya dengan melapor para Earl”
“Kh!”
Misha akhirnya mengalah karena ancaman Virgo. Gadis manja itu melihat Galaktika yang masih terlihat serius.
“Aku tidak akan lupa dengan kata-katamu!”
“......” Galaktika hanya terdiam
“Aku ingin kalian melakukan tugas dariku juga. Jangan hanya besar kepala dan omongan saja”
Setelah itu, Misha pergi dari hadapan mereka.
Vares mendekati Galaktika. “Apa ini alasan kenapa kau terlambat?”
“Begitulah”
“Aku memujimu karena bisa mewakili kami semua mengatakan hal yang ingin kami katakan pada gadis manja itu” puji Rayel pada Galaktika
“Aku hanya berpikir bahwa…kebodohannya hanya akan membuat kita susah. Itu saja”
“Baguslah, Galaktika. Aku senang kau membuat banyak argumen tadi. Meskipun sebagai hadiahnya, kau mendapatkan tamparan darinya”
“Itu tidak penting” Galaktika bicara begitu, namun ada tujuan lain kenapa dia melakukan semua itu.
‘Aku memang telah berkhianat, tapi aku juga tidak ingin membuat posisi master dan teman-temanku dalam bahaya. Bagaimanapun juga, Duke Xelhanien masih mau menyelamatkan semua teman-temanku’
‘Dan jika kesempatan itu bisa aku raih, tindakan gegabah Lady tidak boleh sampai menyeret kami semua dalam bahaya’
‘Nama kami harus bersih dan jauh dari masalah. Hanya ini cara agar tidak ada yang terpikirkan olehku’
‘Semoga dengan ini, aku bisa menolong teman-temanku dan mengetahui rencana sesungguhnya dari Earl’
******