Blood Of Platinum

Blood Of Platinum
Bab 392. Mata di Dalam Pasukan Pemberontak bag. 2



Lucas mendengarkan semua informasi yang diberikan oleh Galaktika dengan ekspresi serius. Itu karena akhirnya, dia menemukan jawaban dari semua tanda tanya yang selama ini dia cari.


“Master menggunakan sihir tersebut untuk membuat semua hal pribadi dan masa lalu serta informasi kami tersamarkan dengan baik”


“Dan dalam hal ini, sihir kuno yang telah diterjemahkan oleh master juga membuat kami bisa memanggil monster kuno dalam sihir kegelapan”


Jelas sudah kenapa semua informasi mengenai para half elf itu kosong ketika data mereka keluar setelah mendaftar.


Hal itu juga mengingatkan Lucas soal keterangan Mark yang sulit melihat sosok wajah orang yang berada di kediaman Earl melalui mayat beastman yang dibawanya ke akademi.


‘Jadi sihir itu milik Diaz-Gemini rupanya…’ gumam Lucas dalam hati


Galaktika belum selesai dengan keterangannya, “Kami bekerjasama dengan para beastman yang tidak ditempatkan di sekitar kediaman Earl”


“Maksudmu?”


Galaktika mengangguk sekali, “Di kediaman Earl tidak ada yang lain kecuali master dan dua pemimpin yang lain”


“Pada dasarnya, para beastman itu memang membantu kami mencari persembahan dan master mengizinkan mereka untuk mengambil beberapa orang agar benar-benar dijual ke pasar gelap”


“Tapi di tempat Earl, master hanya bersama Barbarossa-sama dan Evergreen-sama”


“Barbarossa? Evergreen?”


“Benar. Barbarossa-sama adalah beastman, namun dia sendiri bersedia menjual nyawa rasnya sendiri demi mendapatkan kekuasaan sejati


“Evergreen-sama adalah setengah elf. Dulu saat di desa kami, beliau dan master adalah teman sesama pemburu. Yang mereka buru adalah monster dan…manusia”


“......”


Tidak akan ada pertanyaan dari Lucas. Dia tidak heran dengan semua itu karena manusia dan setengah elf saling membenci.


Lucas menghela napas dan mengangguk.


“Terima kasih. Sedikitnya aku sudah dapat informasi yang dibutuhkan. Akhirnya aku tau kenapa Mark cukup kesal dengan sihir aneh yang menutupi segala informasi pribadi kalian”


Galaktika bertanya pada Lucas, “Apa yang harus aku lakukan sekarang agar teman-temanku mau membantumu? Aku ingin nama mereka bersih dan mendapatkan jaminan darimu, Duke”


“Aku menempatkan kalian dalam divisiku untuk membantumu juga”


“Apa?”


Lucas menjelaskan alasan mengenai keputusannya beberapa waktu lalu.


“Aku tau kalau kamu sedikit mengalami kesulitan untuk membuat teman-temanmu percaya. Apalagi kalian begitu mengidolakan seorang Diaz-Gemini yang kalian panggil master”


“Dengan memasukkan kalian di dalam divisiku langsung, aku akan membantumu untuk membuat teman-temanmu percaya dan tentu saja, aku juga akan menepati janjiku untuk melindungi mereka”


“Pengkhianatan kalian terhadap master kalian pasti memiliki resiko tersendiri, benar kan?”


Galaktika mengangguk. Entah apa resikonya, dia masih belum mau menjawab. Hanya satu yang telah diketahui bahwa dia jelas akan mati. Tapi mengenai hal mengerikan lebih dari itu belum sempat dibocorkan olehnya.


Lucas tidak mau mengurusi hal seperti itu. Kemudian dia bertanya mengenai sihir lain yang bisa saja diketahui oleh Galaktika.


“Apa kamu tau bagaimana cara menghentikan efek link dari sihir [Dark Sacrifice] bagi korban dan semua yang berhubungan dengannya?”


“Efek link dari sihir [Dark Sacrifice] ya…”


“Apa Diaz-Gemini mengetahuinya?”


Galaktika mencoba mengingatnya. Namun sepertinya informasi itu belum sampai kepadanya, “Maafkan aku”


“Begitu rupanya. Tidak masalah”


“Tapi aku akan mencari tau jika memang Duke membutuhkannya!” kata Galaktika dengan wajah penuh keyakinan. Dia benar-benar bertekad untuk melakukannya.


Lucas tersenyum dan mengangguk sekali.


Setelah semua pembicaraan itu selesai, Lucas menonaktifkan kembali sihirnya.


[Nox]


Sebelum keluar, Galaktika bertanya hal lain pada Lucas.


“Duke, apakah aku boleh bertanya?”


“Tentu”


“Mengenai dugaanmu soal Earl Midford yang memiliki rencana lain…apakah Duke memiliki dugaan atau gambarannya?”


“Ada. Jika aku boleh jujur, sejak kamu memberitau soal kebenaran sihir penyegel ingatan itu…aku ingat sesuatu mengenai masa lalu lain Yang Mulia Raja dengan orang tua Earl Charles Midford saat itu”


“Benarkah? Aku baru dengar. Apa itu?”


“Soal kepemilikan Artifact dan garis tahta kerajaan”


“Artifact? Apa Duke berpikir Earl ingin menguasai Artifact incaran master?”


“Tidak secara langsung tapi bisa saja dia mengincar orang yang diduga bisa mengendalikannya. Misalnya saja…memanfaatkan hubungan pertunangan sang anak dengan Rexa van Houdsen…”


Galaktika menyadari sesuatu, “Master pernah berkata bahwa Rexa-sama memiliki potensi untuk menggunakan Artifact. Apakah itu maksud dari pertunangan yang terjadi?”


Lucas menjawab, “Awalnya itu dirancang oleh ibunda Rexa yang telah bersahabat dengan istri Earl”


“Tapi, aku yakin alasan lainnya adalah mengenai berita samar soal potensi Rexa yang didengar sampai ke telinga mastermu itu, Galaktika”


“......” Galaktika menjadi tegang kembali setelah mendengarnya. “Memikirkan bahwa Earl bisa saja mengorbankan kami itu…”


“Sulit dipercaya, bukan?” Lucas seakan memberi penekanan


Galaktika bergumam pelan, “Semua orang tau bahwa pengguna Artifact adalah orang yang sudah jelas kekuatan dan potensinya. Dan penyandang gelar pengguna sihir terkuat saat ini adalah Mark Vermillion”


“Jika Rexa van Houdsen memiliki Artifact juga, maka beliau akan menjadi saingan Marquis Vermillion”


“Ditambah lagi, seandainya Rexa-sama masih menjadi tunangan Lady, ada kemungkinan dia dimanfaatkan oleh Earl dan master untuk melawan kerajaan”


“Aku terkejut kamu paham dengan maksudku, Galaktika. Kurang lebih seperti itulah. Tapi sekarang itu semua hancur karena Rexa telah membatalkan pertunangannya secara sepihak”


Meskipun terdengar mustahil saat ini, tapi dengan Artifact, semua dugaan Galaktika akan bisa diwujudkan.


Artifact adalah senjata sihir terkuat saat ini yang sudah diinformasikan bahwa penggunanya sendiri bisa saja menghancurkan seluruh tatanan kerajaan jika dia memiliki niat untuk itu.


Ditambah lagi, baik Lucas maupun Galaktika dan semua orang tidak tau ada rahasia lain di balik Artifact.


Mungkin itu semua sudah diketahui oleh Diaz-Gemini atau mungkin masih menjadi misteri.


Untuk saat ini, semua masih belum dapat dipastikan. Akan tetapi, ada satu yang jelas di mata Lucas.


Sambil mendekati Galaktika, dia menepuk pundaknya.


“Aku akan mempercayakan mataku padamu. Apapun itu, meski hanya sedikit…carilah dan dapatkanlah informasi yang berguna untukku”


“Aku akan menghentikan ambisi gila Earl dan memperjuangkan hal yang selalu ingin kamu dapatkan”


Galaktika seperti mendengar sebuah kalimat yang begitu ingin didengarnya dan ekspresi wajahnya menjadi sangat serius.


“Aku akan menjadi matamu, Duke”


Kemudian dia keluar dari ruangannya. Saat Galaktika keluar meninggalkan Lucas sendirian, dia membuka mulutnya.


“Aku pikir kamu menangis di kamarmu, Emily. Rupanya kamu menangis sambil menguping di ruang kerjaku”


Emily keluar dari bawah meja kerja Lucas sambil mengusap-usap matanya.


“Hanya kebetulan menguping, Lucas”


“Tidak ada kebetulan jika kamu yang melakukannya. Tapi tidak masalah. Kamu sudah dengar itu, kan?”


“Sudah dan Emily akan bertindak jika Lucas memberikan perintah”


******