
Bar dengan gambar kelinci menjadi tempat yang dituju di depan mata Mark sekarang.
“Demi kesehatan dan akal sehatku, jangan bilang kelompok itu masuk ke dalam bar kelinci ini?”
“Aku tidak percaya mereka pergi ke tempat seperti ini. Dan lebih mengherankannya lagi, aku tidak menyangka ada tempat seperti ini di sudut gelap kota”
“Haruskah aku menutup usaha ini secara paksa malam ini?”
Mark berpikir sejenak dengan ekspresi datar. Kemudian, keputusan dibuat.
“Aku yakin mereka punya makanan gratis untukku”
“Dan makanan itu akan disajikan lengkap dengan sesuatu yang aku cari”
Ada makna tersirat dari kalimat yang dikatakan olehnya. Akan tetapi, semua itu akan diketahui nanti.
Mark masuk ke dalam tempat itu. Bar kelinci, Aestetic Acrobatic Bar yang dikelola oleh manusia ras kelinci memang cukup terasing, tapi siapa sangka kondisi di dalam justru sangat ramai.
Musik, alkohol, pesta, semua hal ditawarkan di sana.
Mark berjalan masuk dan hampir tidak ada orang yang menyambutnya dengan serius. Semua orang sibuk dengan urusan dunia dan kesenangan.
Beberapa orang bahkan memamerkan kemesraannya sampai melakukan hal yang begitu intim secara terbuka. Berbeda ras tidak jadi masalah, selama puas dan senang.
Dari keseluruhan, bar itu jelas memberikan rasa senang dunia dengan segala unsur eros dan agape lengkap di dalamnya.
“Menjijikkan”
Satu kata yang keluar dari mulut Mark mewakili ketidaksenangannya.
Jelas dia membenci tempat itu. Tempat paling mewah untuk kalangan bawah yang menurutnya tidak jauh berbeda dengan kandang hewan berisi manusia.
Mark berjalan sampai akhirnya dia disambut oleh seorang pelayan ras kelinci berpakaian seksi.
“Hai tampan, mau pesan yang ‘biasa’ atau ‘mewah’ dengan dua kali standar biasa?”
Itu adalah kode di dalam bar tersebut. Biasa adalah pelayanan dengan minum, gadis cantik dan pesta seperti yang dilakukan di sekitarnya, sedangkan mewah adalah sebutan untuk orang-orang khusus yang mau merogoh dompet sedikit lebih tebal.
Tentu saja pelayanan mewah bisa dilakukan di ruangan khusus yang jauh dari hiruk pikuk pesta biasa, dengan kata lain pelanggan tersebut adalah tamu VIP di bar itu.
Tapi Mark tidak tertarik dengan semua itu.
“Katakan padaku, sekelompok orang yang datang ke tempat ini, memakai jubah hitam dan terlihat mencurigakan…aku tau mereka ada di sini. Beritau aku kemana mereka pergi”
Terlihat pelayan tersebut ketakutan dan mencoba mengalihkan pembicaraan dengan menawarkan cocktail pada Mark.
“Tuan, bagaimana kalau segelas cocktail dengan ceri kering? Ini akan membuat Anda merasa sangat senang. Pestanya juga baru dimulai”
Mark melihat pelayan tersebut dengan tatapan dingin sekarang.
“Jangan mencoba membuatku mengatakannya lagi. Aku ingin kamu menunjukkan dimana kelompok tersebut”
Pelayan tersebut mundur dan memasang sebuah kode yang membuat beberapa pelayan lain datang dan ada seseorang dengan pakaian jas mendekati mereka.
“Permisi, ada keributan apa ini? Apa Anda datang membuat gaduh tuan?” tanya penjaga tersebut
Mark sudah mulai kehabisan waktu dan mengaktifkan sihirnya.
[Non-spellcasting Area: Level Limit A]
[Gravity Bind]
Dua sihir diaktifkan oleh Mark sekaligus. [Non-spellcasting Area: Level Limit A] yang memaksa semua sihir di tempat itu tidak bisa digunakan. Mereka hanya bisa menggunakan senjata kecuali orang yang mengaktifkan sihir tersebut.
Dan [Gravity Bind] yang memberikan efek penekanan berat dan gaya gravitasi dengan radius sesuai keinginan si pengguna sihir.
Seketika, semua musik dan kesenangan itu berakhir. Bukan hanya di lantai dasar, namun di lantai dua dan tiga bangunan itu,semua menjadi tidak bisa berfungsi.
“Apa yang terjadi?!”
“Apa yang kalian lakukan?!”
“Aku tidak bisa menggerakkan tubuhku!”
Mark melihat semua orang yang ada di depannya. Saat dia melirik ke arah penjaga yang panik dengan keadaan tersebut, dia menunjukkan siapa yang berkuasa.
“Aku sedang mencari sekelompok orang-orang berpakaian hitam aneh”
“Aku melihat mereka pergi ke tempat ini dan aku tidak ingin menunggu. Pilih salah satu, ingin aku ratakan tempat ini beserta mayat kalian atau menunjukkan kemana mereka pergi”
“Kh! Siapa kau, bocah tengik”
-Sreeet
Mark mengarahkan kuku tangannya yang telah memanjang bagaikan cakar hewan ke arah leher penjaga tersebut.
Itu jelas sihir lain yang diaktifkan olehnya.
“Vermillion?!”
Semua orang terkejut dan tidak bergerak. Jelas nama itu adalah nama yang sangat terkenal. Tidak ada yang tidak mengenal Marquis termuda sepanjang sejarah di Negara tersebut.
“Aku sudah menghabiskan waktuku selama 10 menit. Jawab aku atau kalian mati”
“Mereka ada di lantai dua!” jawab salah satu pelayan kelinci
“Lantai dua? Di ruangan mana?”
“Ruangan dengan gambar kelinci bertuliskan VIP dan angka 8. Mereka…mereka adalah tamu istimewa kami”
“Terima kasih”
Mark melepaskan mereka, namun kekuatan sihir gravitasinya kembali ditingkatkan sampai semua orang terpaksa harus menyentuh tanah seperti tertindih batu besar.
“Kalian diam di situ sampai aku berhasil melihat mereka”
Mark menaikki tangga menuju lantai dua. Setiap langkah kakinya, Mark memaksa pergerakan semua orang terhenti karena tingkat tekanan pada gravitasinya terus diperbesar olehnya.
“VIP kelinci dan angka 8” akhirnya Mark sampai di depan ruangan tersebut. Ketika dia membuka pintu, dia melihat sesuatu yang cukup menarik.
“Hai, tuan-tuan VIP semua. Sudah siap ditangkap dan diadili?”
******
Di kediaman Midford sebelumnya, Diaz-Gemini bersama Barbarossa dan Evergreen sedang duduk bersama Earl Midford.
“Aku tidak terima dengan semua hal bodoh dari Rexa. Sebaiknya cepat laksanakan rencana besar kalian dan bunuh semua orang. Ciptakan teror di wilayah timur ini dan paksa Lucario keluar dari kandangnya”
“Jangan khawatir, Earl. Malam ini seharusnya akan ada sesuatu yang menarik” jawab Barbarossa
“Kenapa?”
“Aku sudah memerintahkan semua beastman untuk berkumpul dan mulai melakukan tugas mereka”
“Hoo. Berapa banyak yang kau lepaskan?”
“500 orang. 500 beastman yang aku lepaskan. Bahkan jika ada yang tertangkap, yang lainnya akan mulai bisa membawakan kita lebih banyak pengorbanan. Ahahaha!”
Earl terlihat senang.
“Bagus. Perang yang pernah ada akan segera dimulai. Artifact akan segera menjadi milik kita dan rencana besar akan segera dimulai”
Tanpa diketahui oleh Mark dan Dewan Sihir, ada hal yang terjadi di banyak titik.
Mark berhasil menangkap sepuluh beastman dengan Artifact yang dibawanya. Di bar itu, Mark mendapatkan banyak target.
Namun, ternyata ada titik lain yang terlewatkan olehnya akibat bergerak seorang diri.
Darah di taman dan di dekat kolam pada sisi lain kota mulai terlihat. Beberapa kelompok berpakaian hitam mulai bergerak.
Malam itu, terjadi penculikan lain dan keberadaan mereka lenyap bagai ditelan kegelapan.
******
Di bar, Mark yang telah menangkap basah para beastman yang tengah menghasut para pelayan bar tersebut langsung mengeluarkan Artifact miliknya dan memaksa mereka menjadi sanderanya.
[Artifact: Dread Scythe]
Seperti yang telah diketahui bahwa serangan dari senjata itu mampu membuat mayat atau makhluk hidup menjadi pelayannya. Hanya butuh satu sentuhan dan mereka akan menjadi milik Mark.
Setelah selesai dengan urusannya, Mark memutuskan untuk turun dan menemui semua orang di sana.
“Aku akan mengurus penutupan tempat ini besok. Kalian sebaiknya bersiap”
Setelah mengatakan hal itu, Mark mengaktifkan sihir lain.
[Memory Loss]
Sihir penghapusan memori. Ketika Mark mengaktifkannya, dia membuat mereka semua tertidur dan melupakan apa yang terjadi pada mereka.
[Nox]
Sihir sebelumnya berhasil dinonaktifkan. Saat keluar dari bar kelinci, Mark merasakan sesuatu yang pekat.
Mata merahnya menyala sangat terang dan dia menjadi begitu panik. Tempat terdekat saat itu adalah taman. Dan ketika dia sampai, tidak ada siapapun di taman terang tersebut.
Hanya genangan darah dan sebuah bekas sayatan di tanah.
“Mereka mencoba menguji kesabaranku”
Harus diakui, Mark tidak sepenuhnya berhasil malam ini.
******