
Sebelumnya, Lucas bersama Rexa dan Mark baru memanggil kereta kuda di luar gedung akademi.
Ketika duduk, Lucas sempat melakukan sihirnya.
[Sound of Life: Orpheus]
Sihir ini hanya ditujukan kepada Algeria.
Ketika itu, Algeria yang baru masuk ke ruangannya, memberikan perintah dan beberapa dokumen terkait administrasi para peserta ujian.
“Algeria, apa kamu mendengarku? Jika dengar, cukup berpura-pura batuk di sana”
Algeria yang sedang memberikan berkas pada anggotanya tiba-tiba batuk dengan suara kencang.
“Uhuk!”
Spontan semua anggotanya terkejut.
“Algeria-sama, apa ada sesuatu?”
“Kami kaget!”
“Maaf, silahkan dilanjutkan” Algeria berpura-pura tenang kembali
Lucas memberinya perintah dari jarak jauh.
“Aku, Rexa dan Mark ada sedikit urusan mendadak yang mengharuskan kami keluar untuk waktu yang cukup lama. Aku serahkan semua padamu”
“Selain itu, aku ingin kamu mengawasi dan terus berada di sisi Xenon”
Algeria terkejut dan sempat bergumam dalam hatinya.
‘Xenon? Apakah mungkin ada sesuatu?’
Namun hal itu tidak diucapkannya. Lucas kembali memberinya perintah dan Algeria mendengarkan dengan baik.
“Aku ingin Xenon tidak lepas dari pengawasanmu. Buat dia tetap ada di sampingmu apapun yang terjadi. Jangan biarkan dia sendiri dan awasi bertemu dengan siapa saja dia selama seharian ini”
“Laporkan itu padaku ketika aku menghubungimu lagi. Aku akan melakukan ini setiap dua jam untuk memastikan. Ini tugas khusus untukmu, apa kamu mengerti?”
“Jika mengerti, coba berpura-pura batuk sekali lagi”
Algeria melakukannya.
“Uhuk…uhuk!”
Semua anggotanya kembali melihat sang kapten yang tampak diam terpaku.
“Maafkan aku, kalian boleh keluar sekarang. Aku sedikit…kurang fokus tadi. Selamat bekerja” Algeria sungguh baik. Dia mencoba membuat anggotanya tidak panik dengan sikapnya yang random tersebut.
Saat Algeria merespon, Lucas mengatakan akan memutus komunikasinya dan akhirnya sihir Lucas berakhir.
**
Di tempat Lucas, di kereta kuda sekarang…
[Nox]
Lucas memutus sihirnya. Rexa tersenyum pada Lucas.
“Terima kasih sudah mau melakukan itu untuk adikku, Lucas”
“Itu wajar. Dia adalah aset dan juga anggotaku yang penting. Apapun yang terjadi, Xenon harus dilindungi”
Lucas dan Mark tidak memberitau Rexa bahwa menjadikan Xenon sebagai target adalah ulah dari tunangannya sendiri, Misha. Yang diketahui oleh Rexa adalah sang adik menjadi target dari kelompok pemberontak dan harus diselamatkan.
Rexa mulai bicara, “Lucas, ingat dengan yang aku katakan mengenai sesuatu yang penting saat rapat penting kemarin sore?”
“Mengenai rencanamu terhadap Xenon, benar kan?”
“Aku sangat berharap aku bisa melakukan sesuatu untuk mengembalikan hubungan persaudaraan kami. Seandainya sihir yang bisa menyegel ingatan itu bisa mengunci ingatan dari kejadian waktu saat itu…”
Mark yang awalnya diam tiba-tiba bicara.
“Jangan mencoba lari dari kenyataan, Rexa. Bukan salahmu hubungan kalian memburuk”
“Aku tidak ingin memperkeruh hubungan keluargamu, tapi pandangan kelas bangsawan terhadap Xenon van Houdsen sekarang bukan murni kesalahanmu”
“Selain itu, Yang Mulia Raja tidak menentang status Xenon dan tetap meminta Marquis van Houdsen mengakuinya sebagai anak sah dari keluargamu. Ibunya juga sudah menikah secara legal di Negara ini”
“Apapun itu, tidak ada kaitannya dengan kekacauan hubungan kalian”
“Lagipula, kemampuan dan sihir serta bakatnya setara denganmu. Kalau boleh jujur, mungkin dia adalah kandidat yang cocok untuk memiliki Artifact dibandingkan denganmu. Ini hanya pandangan pribadiku sendiri”
Rexa melihat Mark, “Xenon…memiliki potensi untuk itu?”
“Kenapa terkejut? Dia itu kuat. Aku mengakuinya. Jika melihat dari kemampuan, dia cukup kuat untuk memiliki satu dari tiga Artifact yang tersisa” lanjut Mark
Rexa melihat Lucas dan respon Lucas yang mengangguk sekali membuat Rexa terkejut.
“Kamu juga berpikir begitu, Lucas?”
“Aku hanya percaya pada apa yang dikatakan oleh pemilik Artifact satu-satunya di dunia ini. Dan jika Mark sudah bicara begitu, kemungkinan benar”
Jawaban Lucas membuat Rexa semakin terkejut. Mark kembali melanjutkan kalimatnya.
“Xenon seperti memiliki sisi yang seimbang di mataku. Kontrol emosinya cukup stabil untuk beberapa hal dan semua emosi itu tidak membuatnya lepas kendali”
“Di dunia ini, sihir kita semua dipengaruhi oleh emosi sehingga semakin cemas dan negatif emosi yang kita miliki, akan semakin lemah sihir yang bisa kita gunakan”
“Semakin lemah sihirnya, akan semakin mempengaruhi energi sihir yang bisa dikeluarkan. Kareena itu ada sihir unik yang disebut sihir [Art] yang tercipta dari refleksi emosi dan perasaan penggunanya. Sihir [Art] hanya ada satu dan tidak akan pernah bisa di-copy oleh sihir apapun”
“Xenon memiliki lebih banyak sihir [Art] dibandingkan sihir yang diajarkan oleh akademi yang membuktikan bahwa kontrol emosinya itu lebih dominan. Dia seorang jenius alami”
“Hanya orang dengan bakat sihir alami yang akan memiliki banyak sihir yang berasal dari pengendalian emosi yang baik”
“Karena itu, Rexa…jika kamu terus diberatkan dengan rasa bersalah, maka emosimu akan mempengaruhi energi sihirmu”
Nasihat Mark itu ada benarnya.
Berbeda dengan konsep sihir di dunia fantasi, di ‘dunia’ tempat Kaito dan kedua kakak beradik itu menganut konsep yang disebut [Legend of Heart], sebuah konsep sihir yang berpusat dari hati manusia.
Dengan kata lain, sihir di ‘dunia’ ini tidak berpusat pada sesuatu yang disebut ‘mana’, namun pada hati dan pikiran serta emosinya.
Semakin positif pikiran dan emosinya, semakin besar kapasitas sihirnya. Semakin kuat tekadnya, semakin unik sihir yang akan tercipta di pikirannya.
Begitu pula sebaliknya, semakin buruk kontrol emosinya, semakin lemah sihir yang bisa digunakan dan semakin besar emosi negatif yang muncul maka akan semakin berbahaya untuk tubuhnya.
Konsep [Legend of Heart] inilah yang membuat adanya sihir unik yang disebut sihir [Art]. Seperti yang diketahui bahwa [Art] adalah sihir unik yang tercipta dari emosi, perasaan, tekad dan perasaan pengguna.
Tidak banyak orang yang bisa memiliki sihir [Art] lebih dari 5 sihir. Karena itu, pengguna yang memiliki banyak sihir [Art] bisa dikatakan sebagai jenius alami.
Dan inilah yang dimaksud oleh Mark. Xenon adalah pengguna yang memiliki lebih dari 5 sihir [Art] yang bisa disebut jenius alami.
Rexa mulai berpikir jernih dan mencerna apa yang dikatakan oleh Mark.
“Terima kasih untuk semua nasihat itu. Aku menghargainya”
“Sama-sama. Sekarang, fokuslah dengan yang akan kamu hadapi, Rexa. Sebentar lagi kita akan sampai di medan perang jarak dekat”
“……” tatapan Lucas dan Rexa menjadi tajam
Tidak lama setelah itu, mereka sampai di kediaman terduga pengkhianat.
Kediaman Midford akan menjadi medan pertempuran mereka selanjutnya.
Sementara itu, Algeria yang baru menerima perintah dari Lucas kedatangan Emilia dan Tatiana yang menjemputnya untuk segera memulai proses administrasi dan upacara.
Saat tiba di lobi, dari jarak jauh, dia melihat sosok Xenon dan meminta dua orang anggotanya menjemput Xenon ke tempatnya.
Begitulah cerita dari awal Xenon yang harus bersama dengan Algeria. Semua itu karena perintah Lucas.
‘Meskipun aku tidak sempat bertanya pada Lucas-sama, tapi kami tau bahwa Xenon sedang diincar oleh para penyusup itu’
‘Aku yakin itulah kenapa aku diperintahkan untuk menjaganya. Bagaimanapun, aku berasal dari Divisi Pertahanan dan melindungi anggota lain juga merupakan tugas seorang Divisi Pertahanan’
Algeria membawa Xenon bersamanya dan hal menarik lainnya saat pendaftaran akan dimulai.
******