
Lucas melihat Mark dan Emily.
“Aku harap tidak ada di antara kalian yang memberitau ini pada siapapun, termasuk Rexa. Sekalipun dia akan mengetahuinya nanti, selama dia tidak tau untuk saat ini, semua akan baik-baik saja”
“Aku mengerti. Yang jelas, keputusan Rexa itu sudah benar. Kalau begitu, cukup kita bertiga yang keluar dari tempat ini” ucap Mark
“Itu benar”
Mark melihat Emily, “Emily, minta Algeria untuk menjadi wakil kami bertiga. Sejak dia adalah ketua seleksi penerimaan, seharusnya hal tersebut tidak masalah”
“Baik. Emily mengerti, Mark-sama. Emily akan mengawasi tempat ini juga selama Lucas tidak ada”
“Terima kasih. Lucas, aku akan kembali ke ruanganku. Tampaknya tidak tidur karena pengaruh Artifact cukup membantu. Namun sebelum aku lupa caranya untuk tidur, aku akan tidur dulu”
“Baiklah. Selamat beristirahat, Mark. Besok, sebaiknya kita berangkat lebih awal”
“Aku mengerti. Selamat malam, kalian berdua”
“Selamat malam, Mark-sama”
Mark keluar dari ruang rapat. Hanya tersisa kedua kakak beradik itu. Emily berjalan ke kursi dan duduk santai sementara sang kakak masih berdiri.
“Mark-sama dan kedua Artifact miliknya itu…sepertinya telah menyatu dengan baik” celetuk Emily
“Terlalu baik sampai bisa disebut monster. Aku dengar dari anggotanya yang ikut ekspedisi kemarin, sejak mereka pergi meninggalkan akademi sampai kemarin…Mark sama sekali tidak makan dan minum juga tidak tidur”
“Tidak makan, minum dan tidur?! Emily tidak percaya! Memang ada yang seperti itu?”
Lucas duduk dan menyandarkan tubuhnya.
“Aku rasa karena sihir Mark menyatu sempurna dengan dua Artifact di dalam tubuhnya sekarang. Makan dan tidur menjadi sesuatu yang tidak lagi berguna untuknya. Sebagai gantinya, sihirnya bisa dengan bebas keluar masuk tanpa perlu izin dari si pemilik tubuh.”
“Kamu melihat bahwa sejak menerima Artifact, mata merah Mark selalu timbul kan?”
Emily mengangguk. Lucas kembali mengatakan kalimatnya.
“Hanya satu Artifact yang dipublikasikan olehnya, sedangkan yang satunya lagi menjadi rahasianya sejak keluar dari ruang rahasia di gudang terlarang milik kerajaan. Hanya dia yang tau Artifact lain seperti apa dalam tubuhnya sekarang”
“Bahkan mungkin, Yang Mulia Raja Lucario-sama tidak bisa mengalahkan Mark jika bertarung adil”
“Pengaruh Artifact terlalu kuat dan itu sebabnya para pemberontak menginginkannya kembali. Aku yakin mereka ingin membangkitkan makhluk-makhluk kuno seperti shadow ghoul dan yang lainnya”
“Artifact akan meningkatkan rasio keberhasilan Rebellenarmee untuk menggulingkan kekuasaan dan itu membuatku berpikir bahwa rencana licik Earl akan dijalankan setelah semua itu terjadi”
Lucas telah berpikir dan menebak sampai sejauh itu, membuatnya menjadi kapten sekaligus pemimpin yang paling kuat dalam hal deduksi dan strategi.
Sang adik, Emily mengangguk.
“Emily mengerti kekhawatiran Lucas dan Emily percaya pada apa yang Lucas katakan barusan. Kemungkinan itu pasti ada. Bukan, itu memang rencana Earl dan Rebellenarmee”
Lucas kembali duduk tegap dan berkata, “Besok aku akan berangkat lebih awal. Emily, kembalilah tidur. Rahasiakan ini dari kakak-kakakmu yang lain”
“Emily mengerti. Lucas juga harus tidur”
“Tentu. Kembalilah duluan. Aku akan menyusul”
Emily berdiri dan menghampiri Lucas. Dia memeluk sang kakak sebelum tidur.
“Emily ingin meminta tolong pada Lucas”
“Apa?”
“Emily ingin ketiga penjelajah dimensi itu masuk ke dalam divisi Emily. Boleh?”
“Terserah. Emily boleh melakukan apapun sesukamu. Selama kamu berjanji untuk setia membantuku, aku memberikan kebebasan padamu. Meski tidak sebebas Mark, namun itu adalah hak khususmu sebagai pemilik kemampuan khusus”
“Baiklah! Terima kasih, Lucas! Emily tidur dulu. Selamat malam!”
Emily terlihat senang dan keluar dari ruang rapat dengan senandung ceria.
‘Aku bisa melihat bahwa Earl Midford mungkin memiliki rencana yang lebih licik dari ini. Dan mendengar cerita dari Galaktika, aku yakin bahwa hal yang terjadi pada ras half-elf dan beastman itu…mungkin saja adalah rencananya’
‘Meskipun aku masihh belum mendapatkan gambaran lengkap soal keinginan dan ambisi Earl, namun semua tujuan milik pemberontak itu sementara sudah ada di tangan kami;
‘Master Dresden mungkin akan terkejut mendengar semua ini. Dia mungkin tidak ingat mengenai sejarah itu juga akibat sihir penyegel ingatan kuno yang terpasang pada diri kami semua’
‘Tapi, aku harus menahan diri untuk memberitau Dewan Sekolah sampai seluruh penyelidikan kami berhasil’
Lucas mengingat apa yang dikatakan oleh Galaktika. Beberapa yang masih menjadi perhatian dan sesuatu yang ingin dicaritau olehnya.
[Sejak perjanjian damai dan kami telah memutuskan untuk pergi, beberapa dari kami memang ada yang memutuskan untuk tinggal namun hal itu tidak berjalan lancar. Kami dianggap pembawa sial dan diperjual-belikan bagaikan hewan dan budak!]
[Selain itu, desa yang telah kami buat sendiri demi bisa kembali bangkit dari keterpurukan dihancurkan oleh pasukan kerajaan dan itu semua atas perintah raja yang kalian anggap baik!]
[Pasukan kalian menghancurkan tiga desa termasuk desaku yang berada di sebelah selatan wilayah timur. Dan saat itu, yang menolong kami adalah Earl Midford. Beliaulah yang menyelamatkan kami dan memberikan keamanan pada ras beastman dan half-elf!]
Dalam hatinya, Lucas berpikir sesuatu yang sudah lama dia kira.
‘Aku yakin yang menyerang desa para ras yang terasing itu mungkin ada kaitannya dengan Earl. Atau bahkan…bisa jadi Earl yang memerintahkan hal tersebut’
‘Meskipun hanya sebuah pikiran dan prasangka, namun hanya hal ini yang tidak bisa aku jauhkan dari pikiranku’
‘Yang Mulia Raja mungkin mengetahui sesuatu yang menjadi alasan kenapa Earl melakukan pengkhianatan seperti ini’
‘Aku harus…menyelidiki hal ini dari dalam’
******
Selesai makan, Xenon dan ketiga remaja dari dunia lain itu mulai sedikit mengobrol kembali.
“Jadi, besok ucapkan selamat tinggal pada ruangan ini. Kalian akan pindah ke asrama. Dan jika besok kalian beruntung, kalian akan dipilih untuk masuk Divisi Dewan Sihir”
“Memangnya menjadi Divisi Dewan Sihir itu dipilih, bukan melalui ujian juga?” tanya Ryou
“Para kapten atau wakil kapten yang memilihnya. Itu dinilai berdasarkan nilai ujian saat masuk dan potensi dari data yang terlihat ketika mendaftar pertama kali”
“Jadi ada kemungkinan kalian yang telah menarik perhatian para anggota inti mungkin akan mendapatkan banyak incaran. Tapi, biasanya para murid yang terpilih dibebaskan untuk masuk atau tidak” lanjut Xenon
“Itu artinya kami tidak harus menjadi anggota divisi?”
Xenon mengangguk dan menjelaskannya kembali.
“Benar. Karena pelajaran sihir dan latihannya akan berkali-kali lipat dari yang diterima murid biasa. Anggota Divisi Dewan Sihir akan diperlakukan bukan sebagai murid, namun sebagai pasukan penjaga”
“Jika ada perang, kita akan menjadi orang pertama yang turun ke garis depan dan apabila gugur dalam pertempuran, akan menjadi pahlawan dan ada keuntungan untuk keluarga yang ditinggalkan. Setidaknya itulah yang bisa dirasakan oleh orang-orang yang terpilih”
Kino sempat diam dan berpikir, ‘Pasukan penjaga dan orang yang terpilih ya. Perasaan yang aku rasakan saat dinyatakan lulus ujian seleksi…mungkin perasaan itu yang dirasakan oleh mereka yang terpilih’
Kaito bertanya pada Xenon mengenai hal penting yang ingin dipastikan.
“Jika seandainya kami bisa menjadi anggota divisi, apakah kami bebas masuk dan menyelidiki kasus yang sedang kalian tangani?”
“Tentu. Memang kalian sudah memutuskan ingin masuk yang mana? Tawaran Emily-sama…sudah dipikirkan dengan baik?”
“Sebenarnya kami berpikir untuk masuk meskipun masih bingung. Aku hanya bertanya kemungkinan yang baik terlebih dahulu” jawab Kaito
“Begitu” Xenon melihat jam dindingnya dan berdiri, “Sudah waktunya tidur. Kalian istirahatlah dulu. Aku duluan ya”
“Selamat malam, Xenon-san”
“Selamat malam. Selamat beristirahat”
Setelah Xenon masuk ke ruangannya, ketiga remaja dunia lain itu mulai serius.
“Kita akan kerja keras mulai besok”
******