
Xenon mengajak ketiga remaja dunia lain tersebut pergi ke beberapa tempat. Mulai dari toko pakaian, toko sepatu dan toko tas.
Di toko tas…
“Kenapa kita masuk ke sini, Xenon-san?”
“Kita mencari tas untuk kalian. biasanya beberapa ada yang membawa tas sihir dengan kapasitas yang lumayan, tapi harganya lumayan.”
“Lumayan apa? Lumayan mahal?” tanya Ryou
“Kau bisa membelinya jika menjual organ dalam milikmu di situs dark web. Percayalah”
“Hmm” Ryou memberikan reaksi dinginnya
Saat masuk ke dalam, Xenon didatangi oleh seorang pemuda tampan. Dari pakaiannya, dia seperti pemilik toko.
“Xenon, selamat datang. Lama tidak bertemu”
“Friday, selamat siang. Maaf baru sempat kemari lagi. Hari ini aku datang bersama temanku”
“Teman?” pemilik toko melihat ke belakang Xenon. “Selamat siang”
“Selamat siang” jawab ketiganya
“Biar kuperkenalkan, ini teman lamaku. Namanya Agatha Friday. Dia adalah keturunan mermaid”
“Mermaid?! Tapi…” Ryou melihat dari atas ke bawah, “Dia tidak seperti mermaid, bukan…dia tidak seperti merman untukku”
“Ahahaha, itu karena aku adalah half-merman. Ayahku adalah merman dan ibuku manusia. Aku hanya akan menjadi merman jika terkena air laut. Sisanya tidak akan berpengaruh untukku”
“……” ketiga remaja dari dunia lain terdiam. Diam mereka itu mengarah pada mengerti, bingung dan tidak percaya.
‘Ada yang seperti itu ya?’ gumam Kaito dalam hati
‘Apa di dunia anime juga ada yang seperti ini?’ tanya Ryou dalam hatinya juga
‘Aku tidak begitu paham tapi gambarannya cukup mudah dimengerti. Tampaknya di ‘dunia’ ini, semua hal aneh dan tidak normal adalah sesuatu yang saling berdampingan. Tidak heran jika ada yang seperti ini’
Tampaknya Kino sedikit lebih bisa memaklumi meskipun dia tentu masih bingung.
Xenon kemudian bicara pada pemilik toko.
“Friday, aku ingin membeli beberapa tas dan koper”
“Tas dan koper ya. Tentu saja. Aku punya beberapa yang bagus. Ingin yang biasa atau dengan sihir?”
“Aku rasa akan menyerahkannya pada rekomendasimu. Ini untuk mereka bertiga. Mereka akan masuk akademi besok jadi aku ingin tas yang tidak begitu banyak memakan tempat dan mudah dibawa”
Friday menunjukkan beberapa tas yang mungkin akan membantu. Ketiga remaja dari dunia lain tampak tidak banyak bicara pada pemilik toko, namun mereka seperti memperhatikan cara Xenon berkomunikasi.
“Psst! Kalian berdua…tidakkah kalian merasa kalau Xenon itu memang bukan bangsawan normal? Aku pernah bilang soal ini, iya kan?” bisik Ryou
“Kenapa mau dibahas lagi?” tanya Kaito dengan nada heran
“Aku hanya merasa kalau dia itu…ah, sudahlah. Aku tidak mau membahasnya lagi” kata Ryou yang terpaksa mengakhiri pembicaraan
Xenon yang terlihat menemukan sesuatu yang cocok memanggil ketiganya, “Kalian bertiga, kemari sebentar"
Ketiganya menghampiri Xenon. Xenon menunjukkan sesuatu.
“Friday menunjukkan ini padaku. Ini bukan hal yang biasa seperti yang aku minta, tapi kalau dari fungsi sepertinya lebih bagus dari yang aku pikirkan. Selain itu harganya juga murah. Bagaimana?”
Kino melihat sebuah tas kecil. Mirip seperti pouch dan ukurannya juga mirip kinchaku (tas serut pasangan yukata wanita).
“Kinchaku?” gumam Kino pelan
Ryou sempat menyentuhnya sedikit, “Kino benar, mirip dengan kinchaku. Untung saja bukan warna pink, tapi biru. Ini apa, Xenon?”
“Ini zaubertasche. Tas ajaib. Niatnya aku ingin membeli koper biasa saja untuk kalian sejak barang milik kalian kelihatannya tidak banyak. Tapi, benda ini memiliki hal menarik lain yang mungkin bisa berguna”
“Apa itu?” tanya Kaito pada Xenon
Xenon meminta Friday, selaku penjual yang menerangkannya.
Ryou yang mendengarnya langsung tertawa terbahak-bahak.
“Ahahaha, lucu sekali! Candaan yang bagus! Aku suka itu! Benar-benar anime sekali! Ahahaha, Kino dengar, manusia katanya!”
“Ryou, itu bukan hal yang baik. Itu tidak sopan” Kino berusaha menenangkan sang adik
Kaito hanya melihat senyum dari sang penjual dan Xenon yang hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.
Friday selaku penjual hanya bisa memasang senyum di bibirnya dan menunggu pelanggannya itu selesai tertawa. Tapi untuk beberapa menit, Ryou benar-benar tidak berhenti tertawa, hingga akhirnya Xenon terpaksa menutup mulutnya dengan sihir.
“Ryou…[Silent Honor]”
“Ahaha–…hmp! Hmmmph!!!”
“Ryou!” Kino langsung terlihat cemas
Namun rupanya jawaban Kaito akhirnya didapatkan. ‘Silent…honor ya. Sepertinya aku harus belajar sihir tersebut agar bisa membuat Ryou tidak cerewet’ gumamnya dalam hati
“Sekarang, biarkan Friday menjelaskan detailnya. Kalian diam dulu, terutama kau!” Xenon menunjuk Ryou yang dipegangi oleh sang kakak karena terlihat ingin menghampirinya
“Friday, abaikan dia. Jelaskan agar dia mengerti”
Friday hanya bisa tersenyum dan menjelaskan detailnya.
“Ahahaha…um, begini. Di dalam sini ada sihir ruang yang disebut [Locker Room] yang bersifat hampir tak terbatas. Kapasitasnya benar-benar besar, bahkan mungkin luas di dalamnya bisa melebihi isi di dalam toko ini”
“Kalian bisa memasukkan tubuh seukuran manusia dewasa di ke dalamnya. Meskipun hampir tak terbatas, namun sebenarnya jumlah yang bisa masuk tetap dibatasi untuk ukuran sebesar atau setinggi manusia”
“Untuk orang dewasa yang bisa masuk hanya sekitar 20-25 orang dan anak-anak hanya bisa memuat 30-45 orang”
“Aku tidak berani menjual ini sembarangan karena bisa memicu tindak kriminal. Karena itu, aku menjualnya hanya kepada orang-orang dari kalangan Akademi Sekolah Sihir yang sudah aku kenal, mengerti maksudku kan?”
Kaito mencoba memahaminya, “Karena kasus orang hilang makanya kau berhati-hati?”
“Itu juga salah satu faktornya. Namun sejak tas ini memiliki deskripsi seperti yang aku jelaskan, tentu sangat berbahaya jika dibeli oleh orang yang salah, benar kan? Jadi selama ini, tas ini selalu aku hargai dengan harga yang tidak normal”
“Namun khusus untuk Xenon, aku berikan harga teman karena dia adalah langganan dan teman baikku”
Mendengar itu, Kino tersenyum dan bertanya, “Berapa harganya, Friday-san?”
“Harganya 950.000 Penny Libra. Tapi, rencananya Xenon ingin membeli tiga. Karena kebetulan stok kami memang pas tiga buah, jadi aku memberikan harga diskon menjadi 1.500.000 Penny Libra untuk ketiga item ini”
Xenon langsung tersenyum ceria, “Murah kan? 1.5 juta Penny Libra dan kalian bisa dapat zaubertasche! Aku merekomendasikan ini untuk kalian. Jangan khawatir, selama kalian memakainya dengan benar, ini akan menjadi barang paling berguna”
“……”
Wajah pucat pasi seperti manusia yang terbuat dari butiran debu yang ditiup terbang terlihat dari ketiganya. Mereka seperti terkena serangan jantung dan mematung tanpa bisa mengedipkan mata.
Harga yang didengar ketiganya seperti telah membuat telinga mereka syok.
“Satu…juta…”
“Murah…katanya”
Ryou yang sudah bisa membuka mulutnya kembali karena Xenon menghilangkan sihirnya langsung berkata pada Friday.
“Tuan…jika jantung dan ginjalku ini dijual di tokomu, apakah harganya sudah cukup untuk membayar tas itu?”
“Hmm?”
“Aku rasa aku akan menambahkan satu bola mata untuk membayarnya jika itu masih kurang”
Xenon menatap ketiganya dengan bingung.
“Kenapa kalian syok? Itu sudah murah. Harga yang diberikan Friday lebih gila dari ini. Normalnya seharga 3.000.000 Penny Libra untuk membuat orang lain tidak bisa membelinya. 3 buah dengan setengah harga lebih murah adalah hal yang bagus iya, kan?”
Ryou terlihat kesal dengan mulut Xenon dan menatapnya dengan tatapan kebencian.
“Diam kau, tuan muda. Aku benci kau dan isi dompetmu itu!”
******