
Ini terjadi sebelum para Rebellenarmee pergi ke lobi untuk penyambutan.
Setelah memutuskan untuk pergi dari sekitar area ruang rapat begitu Misha masuk ke dalam ruangan tersebut, Rayel dan Vares menghilang dan bertemu dengan Virgo di luar sekitar gedung utama.
Posisi mereka saat ini ada di bawah pohon rindang sepanjang jalan di akademi.
“Rayel, Vares!” teriak Virgo
Saat itu, Galaktika menyembunyikan auranya dan bersembunyi. Seakan tidak ingin dekat dengan ketiga temannya itu, dia menggunakan sihir untuk bersembunyi di sekitar pepohonan tempat itu.
“Aku belum menemukan Galaktika. Mungkin dia masih mencari sesuatu”
Ekspresi Rayel dan Vares sama sekali tidak terlihat bagus. Dan tampaknya hal itu juga merupakan ekspresi Virgo.
“Kalian berdua, aku memiliki sedikit kabar tidak menyenangkan”
“Kebetulan sekali. Kami sendiri juga memiliki berita yang tidak kalah menyedihkannya. Kami melihat Lady di salah satu lorong koridor dan…”
Saat Rayel baru mengatakannya, Virgo langsung memotong dan berkata, “Rexa van Houdsen membatalkan pertunangannya dengan Lady”
“......!!!”
Rayel dan Vares bukan hanya terkejut melainkan syok. Jelas mereka memang melihat ada keributan saat Misha berteriak di lorong koridor, namun mereka tidak sempat mencari tau karena langsung pergi dari sana.
Virgo menceritakan apa yang didengarnya dari para murid yang berdatangan.
“Aku mendengar beberapa orang mengatakan bahwa pertengkaran di lobi yang kita dengar sebelumnya itu memancing beberapa anggota divisi”
“Tampaknya ada yang mengadu meskipun aku tidak tau siapa. Hanya itu yang mereka katakan. Kemudian ada yang melihat Lady berada di lorong koridor dan berteriak”
“Beberapa mengatakan bahwa mereka mendengar hubungan Rexa-sama dan Lady telah berakhir”
“Entah apakah berita itu benar atau tidak, tapi sepertinya semua orang sudah mengetahuinya. Bahkan dari mereka, ada yang melewati ruang rapat Dewan Sihir dan mendengar teriakan Lady”
“Keributan itu sudah didengar oleh beberapa murid dan tampaknya itu benar. Lady dan Rexa van Houdsen sudah bukan tunangan lagi”
Rayel dan Vares saling melihat satu sama lain. Apa yang dikatakan oleh Virgo jelas seperti yang mereka lihat.
“Itu artinya ada murid yang datang dan melihat setelah kami pergi” gumam Rayel
“Jadi, berita apa yang kalian bawa?”
Rayel menjelaskan pada Virgo tentang apa yang dilihatnya mengenai Misha.
“Begitu. Kita sedang sial. Lady terlalu egois. Kalau begini, untuk apa dia meminta kita membunuh Xenon van Houdsen jika dia sendiri saja membuat masalah!” gerutu Virgo
Virgo tidak salah. Dia bahkan mengingat apa yang dikatakan Galaktika saat mereka berempat bertemu Misha setelah proses administrasi selesai.
“Benar kata Galaktika, tindakannnya itu hanya membuat kita berada di posisi sulit. Tau begini, aku akan membungkam mulut Lady saat itu setelah dia menampar Galaktika”
“Dasar menyebalkan! Ini hanya akan merusak hubungan kerjasama master dengan Earl”
Namun Vares menjadi sedikit serius dan tenang setelah mendengar berita keluarnya Misha.
“Tidak masalah. Kita hanya perlu berusaha untuk melakukan apa yang diperintahkan master”
“Mencari Artifact dan membunuh Lucas Xelhanien adalah yang utama, membunuh Mark Vermillion dan merebut Artifact juga merupakan tugas kita”
“Masalah untuk membunuh Xenon van Houdsen bisa kita urus setelah kita mencari cara agar bisa mendekatinya”
Tanpa disadari oleh ketiga temannya, Galaktika mendengar semua itu.
‘Lady telah dikeluarkan…ini mungkin harus dilaporkan kepada Duke Xelhanien’
‘Semua hal yang aku dengar, harus aku sampaikan. Aku juga harus bertanya mengenai cara agar teman-temanku bisa selamat dan mau bergabung dengan Duke’
‘Demi membersihkan nama half elf dan demi masa depan kami di Negara ini!’
**
Di waktu saat ini, Lucas yang sedang berjalan di lorong koridor setelah bebas dari tumpukan kertas di ruang rapat Dewan Sihir bertemu seseorang.
Orang itu telah berdiri di depannya dan berkata, “Aku ingin memberitaumu sesuatu”
Lucas mengenali sosok itu.
Benar, sosok itu adalah Galaktika.
Dia bersama Lucas pergi ke ruang kerja Divisi Penyerang.
Saat masuk, ruangan tersebut kosong dan hampir tidak ada siapapun. Jika dibandingkan dengan ruang kerja Algeria dan Divisi Pertahanan miliknya yang penuh kertas, ruang divisi milik Lucas bersih tanpa tumpukan apapun.
Tidak ada orang lain di sana kecuali kedua orang yang baru tiba.
“Kemana semua orang?” tanya Galaktika
“Bekerja. Divisiku adalah divisi yang tidak mengurusi kertas. Aku meminta mereka menjaga semua sisi akademi”
“Begitu”
Keduanya duduk di dalam ruangan lain.
“Butuh minum?” tanya Lucas dengan santai
“Tidak. Aku hanya ingin melaporkan sesuatu”
Tampaknya Galaktika sudah mulai bertindak layaknya seorang mata-mata. Dia melaporkan apa yang dilakukannya
Semua itu mulai dari keributan di lobi, pertemuan dengan Misha sampai yang terakhir didengarnya yaitu soal Misha yang telah dikeluarkan.
“Begitu. Terima kasih untuk laporannya”
Lucas tidak mengatakan bahwa dia sudah tau semua itu lebih dulu, hal itu karena dia ingin melihat kesetiaan Galaktika dan kebenaran informasinya.
Mendengar semua informasi yang diberikan olehnya membuat Lucas percaya bahwa Galaktika adalah orang yang jujur dan keputusan membuat kontrak dengannya bisa dikatakan sangat tepat.
Kali ini, Lucas yang bertanya. Dia tidak mengatakan kepada Galaktika soal kunjungannya ke tempat Earl Midford. Tapi Lucas bertanya mengenai seseorang yang disebut master oleh para Rebellenarmee.
“Apa aku boleh tau siapa pemimpin kalian? Aku tau kamu memanggilnya master, tapi aku belum dengar soal namanya darimu”
Galaktika awalnya tidak ingin menjawab, tapi dia sudah memutuskan untuk menjadi mata bagi Duke Xelhanien.
“Diaz-Gemini adalah masterku dan teman-temanku”
“Diaz-Gemini?” Lucas berpura-pura tidak mengenalnya, “Seperti apa dia?”
"Master adalah orang yang bisa menggunakan sihir kuno [Abyss Script] dan berkat sihir itu, beliau bisa menggunakan sihir aneh yang ada dari zaman peperangan dulu”
“[Abyss Script] katamu?”
Ekspresi Lucas langsung berubah serius. Kemudian, dia langsung menggunakan sihirnya di tengah-tengah pembicaraan.
[Astral Barrier]
Sebuah penghalang sihir diaktifkan. Galaktika sempat bingung, “Kenapa?”
“Berjaga-jaga agar tidak ada yang mendengar. Aku tidak bisa lengah karena musuh bisa saja memiliki tingkat kewaspadaan yang lebih merepotkan dari perkiraanku”
“......” Galaktika terdiam dengan wajah tegang
Dia tau bahwa yang ada di hadapannya itu adalah pemimpin dengan otoritas tertinggi di seluruh akademi dan wilayah timur, Pemimpin Dewan Sihir.
Melihat bahwa orang itu memiliki tingkat kewaspadaan setinggi ini membuat Galaktika sadar bahwa dia dan teman-temannya tidak akan bisa membodohinya dengan mudah.
“Silahkan dilanjutkan. Aku akan mendengarkanmu” kata Lucas dengan santai
Galaktika menelan ludahnya dan membuka mulutnya untuk kembali bercerita.
“[Abyss Script] adalah sihir dari buku milik peninggalan leluhur kami sejak zaman peperangan. Aku dan teman-temanku juga bisa menggunakannya”
“Sihir itu mampu membuat kami membaca buku sihir kuno dan sihir terlarang yang sulit diterjemahkan dengan sihir biasa”
“Master menggunakan sihir tersebut untuk membuat semua hal pribadi dan masa lalu serta informasi kami tersamarkan dengan baik”
“Dan dalam hal ini, sihir kuno yang telah diterjemahkan oleh master juga membuat kami bisa memanggil monster kuno dalam sihir kegelapan”
******