The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab.70.SERIBU BAYANGKAN



Bangsa Manusia memiliki berbagai ilmu dan kesaktian yang jarang di miliki bangsa Vampire, di mana bangsa Manusia bisa menggunakan mantra ataupun benda benda lain sebagai kekuatan meskipun tidak semua bangsa manusia mampu dan memiliki kekuatan maha dahsyat itu.


Seperti kali ini pangeran Tatius tidak sekedar menghadapi lawan yang cukup tangguh dan berilmu tinggi tapi dia juga menghadapi manusia yang berhati keras dan berdarah pembunuh, entah apa yang membuat manusia di depannya Begitu berambisi ingin memperistri seorang wanita dari bangsa Vampire, yang mana semestinya tidak lah ada para bangsa manusia yang suka.


Pangeran Tatius sudah bersiap untuk menghadapi serangan kedua dari bangsa manusia.


Bangsa manusia Tersenyum miring kemudian duduk bersila entah komat Kamit baca mantra apa yang jelas setelah itu tiba-tiba muncul dari telapak tangannya sebuah tongkat kecil secara tiba-tiba.


Pangeran Tatius mengeryitkan dahinya melihat keajaiban nyata yang ada di depannya. Tangan yang awalnya kosong kini tiba-tiba telah ada sebuah tongkat kecil, pangeran Tatius yakin tongkat itu bukan sembarang tongkat yang bisa dengan muda dia patahkan pastilah tongkat itu tongkat yang luar biasa kekuatan nya.


"Bersiaplah, Aku akan lumpuhkan dirimu sekarang juga."


"Ciaaaaaatttttt....hop....tubuh laki-laki bangsa manusia itu melesat dengan cepat seperti anak panah mengarah pada pangeran Tatius dan dengan cepat pangeran Tatius mundur kemudian


"Hop...hop....dusssss....!


pangeran Tatius melompat tinggi menghindari serangan tongkat yang diarahkan kepada nya dengan disertai tendangan kiri samping yang mana ternyata itu adalah titik kelemahan dari laki-laki bangsa manusia karena tidak memiliki fokus di bagian kiri sehingga tendangan dari pinggang Tatius mampu membuat nya terjungkal.


Pangeran Tatius tidak menyia nyiakan kesempatan itu dengan cepat di ayunkan nya kembali tendangan kakinya ke arah kepala laki laki bangsa manusia hingga membuat manusia itu kembali terpental terjerembab jatuh ketanah, pangeran Tatius yang berbangsa Vampire sangat mudah melompat lompat terbang tinggi membuat sang Laki-laki berbangsa Manusia sedikit kwalahan dalam menghadapi nya untuk itu laki-laki berbangsa Manusia segera melompat mundur mencari celah untuk menggeluarkan jurus ke tiga kali ini laki laki bangsa manusia tidak mau main main lagi, dia menyadari jika kekuatan dari lawan nya cukup tinggi.


Tanpa menunggu dan bermain-main dengan berbagai jurus, laki-laki bangsa Manusia mengeluarkan jurus andalan nya yaitu jurus merubah seribu bayangan, di mana ilmu ini memiliki kekuatan yang sangat dahsyat di mana sang lawan harus mencari di antara seribu bayangan wajah yang sama manakahkah yang asli.


Jurus ini membutuhkan ketelitian dan ketajaman mata agar bisa dengan tepat menemukan mana yang asli. Pangeran Tatius menyadari betapa sulitnya mencari mana yang asli karena semua bayangan wajah itu sama untuk itu pangeran Tatius harus menggunakan Indra penciuman yang tajam dan pangeran Tatius tidak memiliki ilmu Indra penciuman yang tajam untuk itu di keluarkan nya sebuah keris kecil dan di arahkan nya ke arah laki-laki bangsa manusia.


Sinar cahaya keluar dari keris dengan cepat pangeran Tatius mengarahkan kerisnya kesegala arah.


"Hop...hop..hiaaaaaaaaaa...!"sreeet....sreeet.... sreeeeeeettttt.


Pangeran Tatius melompat tinggi terbang berputar kemudian membabatkan kerisnya secara memutar menerjang semua bayangan wajah yang sama, wajah seribu bayangan banyak yang jatuh ke tanah namun beberapa saat kemudian mereka bangkit lagi begitu seterusnya hingga pangeran Tatius merasa lelah dan hampir kehabisan tenaga ternyata tidak bisa di jatuhkan dengan keris sedangkan ilmu Indra penciuman pangeran Tatius tidak menguasai nya


kini pangeran Tatius duduk bersila, dia hendak


mengeluarkan jurus Rogo sukmo dimana dia akan meninggalkan jasad tubuh nya untuk beberapa saat dan mencari manakan laki-laki bangsa Manusia yang asli.


Tiba tiba cahaya kuning melesat dari tubuh Pangeran Tatius mengarah pada seribu bayangan wajah dari manusia jika tubuh yang di kelilingi cahaya kuning tak bersinar maka itu bayangan wajah palsu karena yang asli pasti memiliki pantulan cahaya terang.


Beberapa saat berputar putar menggelilingi tak jua menemukan baru ketiika sampai pada ujung barisan bayang kuning keemasan bercahaya terang dengan cepat cahaya kuning dari Pangeran Tatius kembali ke tempat asal di mana ketika itu pangeran Tatius meninggal kan raganya.


Setelah raga sudah menyatu dengan jasad secepat kilat Pangeran Tatius melompat tinggi dan mengarahkan keris ke bayangkan paling ujung di mana tadi sinar cahaya di situ tampak terang dan . ..


"Aaaaaaaaaaa....!" suara jeritan dari laki-laki bangsa manusia.