The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab.36.RENCANA RATU DERBAH



"Kurang ajar sekali Ratu shima, berani


beraninya dia mengancamku, tapi


kalau sampai pangeran Tatius bercerita


tentang perjanjian nya dengan pangeran


Yervan, bisa bisa semua Rencanaku


gagal. Aku harus berfikir lebih maju lagi


jangan sampai Ratu Shima satu langkah


di depan ku, ini bisa membuat mimpi ku


menjadi Ratu yang kaya bisa hancur.


Aku harus bisa mengalihkan perhatian


Ratu Shima agar dia tidak mempunyai


kesempatan untuk menemui pangeran


Tatius, sehingga Ratu Shima tidak akan


mempengaruhi keputusan dari perjanjian


yang sudah dia sepakati dengan pangeran


Yervan.


"Tapi, aku harus dengan cara apa, agar aku


bisa menggalihkan perhatian nya.


Ratu Shima harus tetap sibuk di istana


ini agar dia tidak memiliki kesempatan


untuk pergi menemui Pangeran Tatius.


Ratu Derbah berjalan dengan cepat ke


arah kamarnya. Dia ingin segera


menenangkan pikiran nya yang kalut,


dia sangat tau dan mengenal


watak dari Ratu Shima ucapannya bukan


sekedar main main tapi sebuah ancaman,


yang perlu di waspadai dan di perhitungkan.


Ketika hendak memasuki kamarnya terlihat


di depan mata seorang laki laki sedang


berdiri menatapnya.


"Patih Ramboka..!mau apa kau disini."


"Aku ingin, bertemu dengan mu Ratu Derbah."


"Hari ini, aku sangat malas untuk membahas


apapun dengan mu, jadi lebih baik kau


pergi saja dari kamar ku, aku ingin


beristirahat."


"Aku bisa membantu mu, ayolah ceritakan


apa yang sedang kau pikirkan,"


"Sudah kubilang..!" aku tidak mau membahas


apapun dengan mu, jadi pergilah jangan


mengaggu ku,"Ucap Ratu Derbah dingin.


Patih Ramboka tidak perduli dengan apa


yang di ucapkan Ratu Derbah, dia tidak


tersinggung saat Ratu Derbah juga


menggusirnya, Patih Ramboka sangat


paham pasti lah Ratu Derbah sedang di


landa kekalutan, sehingga ucapannya


tidak terkontrol.


"Apa, yang lagi merisaukan hatimu Ratu


Derbah, bicaralah aku siap membsntumu,"


"Ratu Shima, mengancamku !"


"Apa..?"Ratu Shima mengancam,"


bagaimana dan apa ancamannya?"


"Kalau sampai aku berbuat buruk pada


putranya pangeran Tatius, dia akan


membuat perhitungan dengan ku, aku


takut jika dia mempengaruhi pangeran


Tatius sehingga dia membatalkan


perjanjian nya dengan pangeran Yervan."


"Aku tidak tau apa yang kau rencanakan


jadi aku tidak mengerti mengapa Ratu Shima


akan membuat perhitungan dengan mu,"


"Aku menyuruh pangeran Yervan untuk


meminta kepada pangeran Tatius agar


mengalah dalam lomba sayembara yang


diadakan Raja Barat daya sehingga apapun


yang pangeran Tatius lakukan kemenangannya


akan menjadi milik pangeran Yervan."


"Oh, menang secara licik, begitukah rencana


mu Ratu Derbah,"Tanya patih Ramboka


"Patih Ramboka, aku tidak suka dengan


gaya bicara mu ..!" ini bukan licik karena semua


atas kesadaran dari pangeran Tatius sendiri


yang tidak keberatan."


Patih Ramboka terkekeh mendengar kata


kata dari Ratu Derbah.


"Lalu apa yang kau khawatir kan, bukankah


pangeran Tatius setuju dengan perjanjian


itu?"


"Pangeran Tatius memang telah berjanji


namun jika sampai Ratu Shima menghasut


nya agar menurut dan pangeran Tatius


mendengar kan ucapan dari ratu Shima


bukan kah ini sangat merugikan putraku,


dan gagal lah rencanaku."


"Tenang, kalau seperti itu ketakutanmu


itu mudah, Ratu, kau hanya butuh satu


cara,"


"Satu cara apa?"


"Jauhkan Ratu Shima dari pangeran Tatius,"


"Kalau, itu aku sudah tau patih bodoh ! yang


aku tidak tau dengan cara bagaimana aku


menjauhkan pangeran Tatius dari Ratu


Shima."


"Buat, Ratu Shima sibuk di kerajaan ini ?"


"Cara membuat nya sibuk bagaimana?"


Sudahlah kau tidak akan bisa membantu


memberikan solusi yang tepat, lebih baik


kau pergi," Seru Ratu Derbah kesal.


Patih Ramboka kembali terkekeh.


"Hari ini kau sangat pemarah, sekali


Ratu Derbah, ini hal mudah mintalah


bantuan pada Raja, agar Raja tidak


mengginjinkan Ratu Shima pergi dari


istana kerajaan ini,"


"Ya, kau benar kenapa aku tidak ingat


itu, Raja..!" benar hanya Raja lah yang bisa


menahan Ratu Shima agar tidak pergi


dari istana ini untuk menemui pangeran


Tatius."


"Bagaimana ?" Aku masih berguna kan


Ratu Derbah,"


"Ya, tapi tetap saja kau harus pergi aku


ingin sendiri , jadi pergilah,"


"jadi aku tetap di usir ini?"


"Tentu saja, cepat pergi sana,"Seru Ratu


Derbah.


Dengan langkah gontai patih Ramboka


keluar dari kamar Ratu Shima.