
"Akhirnya kau menunjukkan Siapa dirimu yang sebenarnya ternyata dirimu tak lebih baik dariku ternyata dirimu juga seekor siluman kepiting, hebat juga ya, siluman Kepiting pergi ke pesta manusia kini wujud aslimu sudah terlihat dan pasti nya orang orang itu juga akan menangkapmu," seru Putri Lin Ying yang kini tersenyum penuh dengan kemenangan.
Putri lin Ying memperbaiki bajunya yang telah robek dan menutup cadar kembali dari wajahnya sehingga tidak ada yang mengetahui jika Putri lin ying adalah seorang Vampire. Tidak menunggu berapa lama Apa yang dipikirkan Putri Lin Ying ternyata benar orang-orang di dalam hotel pada berhamburan keluar ingin menangkap siluman Vampire, tapi yang mereka dapati ternyata bukan siluman Vampire akan tetapi siluman kepiting dengan serta merta mereka menangkap siluman kepiting dengan beramai-ramai.
siluman kepiting merasa panik karena dirinyalah yang kini menjadi bulan-bulanan dan kejar-kejaran orang-orang yang berada di dalam hotel, siluman kepiting berlari kesana kemari untuk menghindari tangkapan dari mereka hingga kepiting berada dekat di samping Putri lin Ying.
"Tolong aku..! kumohon aku tidak mau mereka menangkap ku dengar aku berjanji aku tidak akan menggangumu lagi tolong aku tidak mau ditangkap oleh mereka aku mohon tolonglah aku," seru siluman kepiting kepada putri Lin Ying.
Putri lin Ying yang kesal tidak mau ambil peduli dengan apa yang dikatakan siluman kepiting dia justru berpura-pura menangis dan ketakutan di depan orang orang yang berhamburan keluar.
"Tolong... tolong aku, dia mau memangsa ku,"Ucap Putri Lin Ying dengan suara serak dan air mata yang di buat buat, seekor kepiting pun mendelik dengan sempurna melihat sikap Putri Lin Ying yang menurutnya sangat keterlaluan.
"Dia benar-benar keterlaluan aku membutuh kan pertolongan, justru di sudutkan sebagai sesama siluman harusnya kau menolongku bukan justru, menjadikan aku sebagai topeng dari kelicikan mu,"seru wanita itu dengan sinis.
Putri lin ying tersenyum miring mendengar ucapan dari siluman kepiting dia menyadari jika dirinya bersikap tidak berperikemanusiaan tapi apa boleh buat Bukankah yang memulai pertarungan dan pertikaian ini adalah siluman kepiting untuk itu sudah seharusnya siluman kepiting menerima semua akibat dari perbuatannya. agar dia mengetahui jangan pernah mengganggu makhluk lain jika dirinya sendiri tidak mau diganggu.
sementara kabar berita tentang adanya seekor Vampir di hotel itu terdengar juga ke telinga pak guru Willi yang sedang asyik bersenda gurau dan bersenda gurau dengan dengan temannya.
"Apa...yang kalian katakan?" tanya pak guru Wili ingin mendengar kan kejelasan dari berita yang tersebar di dalam Hotel.
"ada seekor Vampir yang masuk ke hotel ini, dia lagi mengamuk dan menyerang beberapa orang yang ada di sekitar sini sambil makan dan Vampire itu berada di ruang makan." ucap salah satu dari mereka yang ada di sana.
Mendengarkan cerita Vampire itu berada di ruang makan, Pak Guru Willi segera bangkit dari duduknya dia tersentak kaget.
"Jangan-jangan yang dimaksud adalah Putri Lin Ying, dengan cepat Pak Guru Willi berlari menuju ke ruang makan, akan tetapi belum berapa langkah tangannya di tahan oleh sahabatnya Anton yang mencegahnya.
" Ada Apa, denganmu Kenapa kau berlari seperti ini ."
"lepaskan ,aku ada perlu sebentar.
"Tapi ada apa, kenapa kau buru-buru dan pacarmu di mana pacarmu." tanya Anton.
"Pertanyaanmu nanti akan kujawab sekarang biarkan aku pergi, permisi." yang kemudian Pak Guru Willi tidak memperdulikan tatapan mata sahabat nya yang merasa keheranan.
dengan langkah tergesa-gesa pak guru Willi segera berlari ke arah ruang makan dimana Vampire itu berada, sampai di ruang makan pak guru Wili kebingungan karena tidak ada siapapun dan di ruangan itu sudah berserakan, tatanan ruangannya. Mulai dari meja dan makanan yang tumpah ke bawah.
"Gawat..! rupanya Putri Lin Ying benar-benar membuat keributan dasar Vampire tidak tahu diri, Kenapa dia harus membuat keributan sih," Desis Pak Guru Willi dengan perasaan rasa kecewa.
Melihat ada satu orang yang berada di sana yang baru saja keluar dari ruang Makan Pak Guru Wili segera menghampiri dan bertanya.
"Permisi Pak, maaf dimana Vampire itu, katanya disini ada vampir yang sedang ngamuk," ucap Pak guru Will bertanya.
"iya benar di sini tadi ada vampir yang sedang mengamuk dia keluar dengan membawa seorang wanita sebagai sandera nya kemudian berlari ke belakang hotel."jawab Bapak itu.
"terima kasih." seru pak guru Willy yang kemudian dirinya berlari menuju ke belakang hotel di mana Dia melihat beberapa orang yang sedang mengerumuni makhluk siluman kepiting dan dia melihat putri Lin Ying yang sedang tersenyum di antara mereka dari kejauhan.
Dengan langkah pasti, Pak guru Willy mendekati Putri lin Ying yang sedang tersenyum melihat siluman kepiting menjadi bulan-bulanan para Manusia.
"Apa yang kau lakukan disini, Putri lin Ying?" tanya Pak Guru Willi , karena lagi sibuk dan asyik dengan melihat siluman kepiting yang sedang menjadi bulan-bulanan putri Lin Ying yang tidak menyadari kedatangan dari pak guru Willi, hal itu membuatnya sedikit terkejut yang secara refleks Putri Lin Ying menoleh ke sumber suara.
Putri Lin Ying sedikit terkejut ketika melihat pak guru Wili sudah berdiri di samping nya.
"Kau...!"
"Ya, apa yang kau lakukan di sini dan mengapa kau membuat keributan."
"Aku tidak membuat keributan tapi dia yang buat keributan dia yang mulai dan sekarang rasain, dia sudah kena batunya, berani berani sekali dia menyerangku dengan sengaja lihat ini karena ulahnya tanganku terluka dan berdarah dan ternyata dia bukan manusia ternyata dia siluman seekor kepiting rasakan akibatnya sekarang dia jadi bulan-bulanan para Manusia dan aku cuma jadi penonton saja."
Pak guru Willi menarik nafas panjang dan menghembuskannya dengan kasar, yang kemudian perlahan-lahan mendekati siluman kepiting yang sedang menjadi bulan-bulanan para Manusia pengunjung hotel.
"Cukup..! hentikan jangan kalian memukulinya lagi, siluman itu bisa mati."seru Pak Guru Willi menggingatkan.
"Diamlah, kau tidak tahu bahwa siluman ini sudah membuat keonaran dan keributan di Acara pesta ini."
"Aku tahu siluman ini sudah membuat keonaran di pesta ini akan tetapi dengan cara memukulinya kau bisa membunuhnya Apa yang dia lakukan, dia hanya seorang siluman yang mana mungkin sedang tersesat di alam manusia untuk apa kita menghukum dan membunuhnya Jika dia tidak menyakiti kita.
beberapa orang itu kemudian saling pandang lalu saling berbisik dan bertanya satu sama lain
" Apakah dia menyakitimu!"
"Tidak dia tidak menyakiti ku,"
"Begitu juga denganku, aku tidak disakiti olehnya.
"Lalu, siapa yang disakiti siluman ini,' tanya mereka pada para manusia yang ada di situ.
"Putri Lin Ying yang betulan mendengar pertanyaan itu langsung menjawab.
"Dia menyakitiku, dia melukai ku untuk itu dia pantas di hukum." seru Putri Lin ying memberikan semangat agar siluman Kepiting itu dihukum orang-orang manusia.mereka saling pandang dan saling tatap.
"Sepertinya wanita itu juga bukan manusia seru salah satu orang yang kebetulan melihat kuku panjang dari Putri Lin Ying.
mendengar perkataan dari salah satu manusia yang mencurigai dirinya bukan manusia, membuat Putri Lin Ying menelan ludahnya dengan kasar.
"Pak guru Willi Segera menarik tangan putri lin ying untuk pergi menjauh dari tempat itu.
" maaf, bapak-bapak, mas mas, saya permisi dulu, dia ini pacar saya." ucap Pak guru Wili yang langsung menarik tangan Putri Lin Ying untuk pergi menjauh dari tempat itu, hal itu membuat kedua bola mata putri Lin Ying mendelik seketika. seketika.