
Tatapan sayu dan sendu terlihat dari raut wajah putri Xiao er dia merasa malu dengan wujud aslinya dan ingin rasanya segera pergi dari tempat itu, akan tetapi dirinya terasa lemas dan tak bertenaga hanya untuk berdiri saja terasa susah.
Putri Xiao er kini hanya bisa menitikkan air mata. Pangeran Tatius yang sudah mendapatkan mutiara hijau itu pun tersenyum dan menghampiri nya.
"Kenapa kau menangis, jangan khawatir aku akan membawamu kembali ke tempat asalmu, bersiap lah aku akan mengantarmu, tubuhmu begitu lemah itu karena kamu hanya menggunakan mutiara hijau ini sebagai energi tenaga mu dan kamu tidak kembali ke istana, sekarang kau harus kembali dan pulihkan tenaga mu."ucap pangeran Tatius dengan tatapan mata iba, sungguh bukan niatnya menyakiti akan tetapi karena suatu keterpaksaan karena mutiara hijau itu sangat berarti dalam kehidupannya terutama dalam cinta.
"Apakah kau tidak jijik dan takut melihat wujud asliku?"tanya Putri Xiao er dengan mata tertunduk, dia engan menatap lawan bicaranya karena dia merasa sangat buruk dan hina.
Pangeran Tatius terkekeh
"Tentu saja tidak, diamlah aku akan membawamu sekarang."Ujar pangeran Tatius menjelaskan.
Tanpa menunggu jawaban pangeran Tatius segera membantu putri Xiao er kembali ke tengah lautan samudera x yang mana di sanalah dia tinggal.
Beberapa jam kemudian setelah membantu putri Xiao er pangeran Tatius memutuskan untuk pergi mencari Bibi Derbah dan Patih lembu ireng tapi sebelum itu pangeran Tatius ingin mencoba dan memasukkan mutiara hijau ke dalam tubuhnya dan ingin segera menggetahui hasil nya.
Wajah ceria dan bahagia terpancar dari wajah Pangeran Tatius, yang mana sebentar lagi dirinya akan layak dan bisa mendampingi kekasih tercinta nya, bisa menemani jalan jalan maupun sekedar makan dan pangeran Tatius tidak perlu lagi merasa takut akan membuat orang orang ketakutan dan gaduh yang di sebabkan oleh tubuh nya yang bukan wujud manusia. pangeran Tatius menggeluarkan, mutiara hijau dari balik saku di mana tadi dia menyimpan nya sebelum memutuskan untuk mengantar putri Xiao er. Di tatapnya lekat lekat mutiara hijau dengan senyum tersungging di bibirnya.Mutiara hijau yang sudah ada di tangan dia pandangi sebelum kemudian pangeran Tatius memutuskan untuk menelannya, ketiika mutiara hijau yang ada di tangannya hendak di masukkan ke dalam mulutnya tiba-tiba berkelebat bayangan hitam dengan sangat cepat menyambar mutiara hijau dan merampas nya dari tangan pangeran Tatius.
"Wuuuuuuzz..shiiiiitttttt....!"gerakan cepat sosok bayangan hitam menyambar mutiara hijau dari tangan nya.
"Kurang ajar..! siapa kau, berani sekali merampas mutiara hijau milik ku." teriak pangeran Tatius lantang yang dengan cepat mengejar orang yang merampas mutiara hijau miliknya.
Suasana sore yang sejuk dengan semilir angin yang sepoi-sepoi menjadi saksi bisu adanya dua sosok bayangan hitam yang saling berkejar kejaran di tengah perkampungan mereka terlihat sangat lincah dan mahir dalam ilmu terbang, pangeran Tatius yang sangat tinggi kemampuan ilmu terbang nya pun harus menggakui lawannya kali ini bukan orang sembarangan. Ketika pangeran Tatius hampir mampu mendekati dan tinggal satu meter tangan Pangeran Tatius bisa menyambar sosok bayangan hitam dengan cepat sosok bayangan hitam menukik kan tubuhnya ke bawah sehingga pangeran Tatius gagal menyambar dan menghantam sosok berbaju hitam. Pangeran Tatius merasa sangat geram karena baru kali ini dia harus mengeluarkan seluruh kemampuan nya hanya untuk menangkap dan menyeimbangi terbang sang lawan, karena sang lawan menukik kan tubuhnya ke bawah maka dengan cepat tubuh pangeran Tatius pun menukik ke bawah dia mempercepat gaya terbangnya seperti angin tapi lagi-lagi pangeran Tatius harus menelan kekecewaan sang lawan pun tak kalah cepat gerakannya.
Bagaikan sebuah angin yang berhembus dengan sangat kencang sosok bayangan hitam melakukan gaya terbang yang sangat menjengkelkan membuat Pangeran Tatius sedikit kwalahan, terkadang lurus membumbung tinggi, terkadang deng cepat seperti burung jatuh menukik ke bawah dan terkadang ke arah kanan terkadang ke arah kiri bahkan terkadang sosok bayangan hitam itu terbang dengan memutar beberapa kali sebelum kembali terbang ke atas atau menukik ke bawah.
Pangeran Tatius mengeram keras hingga menampakkan otot dan urat urat leher nya yang mulai mengeras dengan tangan menggepal kuat.
"Sialan dia mempermainkan ku, baik kita akan melakukan pertarungan lewat udara kita lihat apakah kau bisa menghindar dari serangan ku."desis pangeran Tatius berapi-api dia mulai tersulut emosi dan kemarahan nya mulai memuncak.
Tatapan mata tajam pangeran Tatius seolah olah sedang ingin membidik mangsa yang ada di depannya, dengan gerakan cepat Pangeran Tatius menggeluarkan jurus pisau berantai yang mana dalam sekali serangan pisau pisau itu akan menghujam sang lawan seperti anak panah.
"Sreeeeeeettttt...... sreeeeeeettttt..... sreeeeeeettttt..!" berhamburan pisau kecil, melesat terbang mengarah pada sosok bayangan hitam yang ada di depannya dan pasti lah salah satu dari pisau pisau tajam itu akan mampu melukai dan membuat cidera sang lawan, pangeran Tatius tersenyum miring kali ini aku akan bisa melukai mu."Desis pangeran Tatius dalam hati.
Pertarungan sengit antara sosok bayangan hitam dan pangeran Tatius masih terus berlangsung, kekuatan mereka sama sama tinggi hingga bertarung di atas udara pun tak mengalami kesulitan.
Penasehat hyang Shu yang kebetulan mencari keberadaan pangeran Tatius dalam nenggejar mahkluk naga betina putih yang telah mampu membuat nya babak belur dan hampir mati, terperanjat tak percaya, dengan apa yang di lihat nya hingga mulutnya menggaga memperlihatkan gigi giginya yang runcing dan panjang karena dia seorang Vampire.
Kedua bola matanya menatap tak berkedip, jantung nya berdegup dengan kencang, badannya menggigil ketakutan.
"Apa yang aku khawatir kan kini telah menjadi nyata mereka bertemu di sini, mereka bertarung di sini dan aku tidak mungkin membela satu di antara kedua nya, smoga pangeran Tatius tidak terluka dan semoga beliau juga tidak terluka, Araaaaaagggghhhh.....ini doa konyol mana mungkin kedua nya tidak akan terluka, sudah pasti Nanti salah satu di antara mereka terluka lalu aku harus bagaimana?"Penasehat hyang Shu mengacak rambutnya dengan kasar, Penasehat hyang Shu menarik nafas panjang dan menghembuskan nya dengan kasar.
"Sudahlah, aku kan hanya Tabib istana sudahlah jika ada yang bonyok dan terluka di antara mereka Nanti ku obati, pokoknya jangan ada yang sampai mati, lebih baik aku duduk di sini dan jadi penonton dan suporter yang baik saja anggap saja sekarang aku lagi melihat film Pendekar Dewa pedang yang sedang live di RCTI," Lirih Penasehat hyang Shu sambil terkekeh.
_____
____
Hai... **Assalamualaikum semua nya
Trimakasih ya....masih ihklas dan mau membaca coretan ku yang pastinya banyak typo ..dan kekurangan nya
Gimana....gimana..di part ini kira kira feel nya dapat tidak..ya.
Hayooo . ada yang bisa nebak tidak Pangeran Tatius lagi bertarung dengan siapa....????
Kenapa ... Penasehat hyang Shu bicara ingin mengobati ke duanya jika ada yang terluka.
itu karena..... Pangeran Tatius lagi bertarung dengan Bapak nya, tapi....! dia belum tau kalau itu Bapaknya.
Kira kira yang menang Bapaknya apa Anak nya.. .hayoo... pilih Yang menang Bapaknya apa Anaknya π€π
Sekali lagi trimakasih π sudah mendukung karya ini, jaga kesehatan selaluπππ
Jika berkenan like, komen, vote ....ya.. trimakasih πβ€οΈ Banyak cinta untuk kalian**.