The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab.211.TERKESIMA



Keributan yang terjadi di ruang makan membuat semua yang berada di tempat itu berhamburan dan mengejar Putri lin Ying, dimana, demi menjaga keselamatan nya Putri Lin Ying meloncat dan menendang serta membanting apa saja yang ada di sekitarnya yang mana semua orang pada brutal ingin menangkapnya.


"Ayo kejar dan tangkap, jangan biarkan Vampir itu lolos." seru salah seorang yang mengejar Putri Lin Ying.


di tengah-tengah keributan yang terjadi itu dimana Putri Lin Ying berlari dan berlari dari kejaran para manusia yang ingin menangkapnya, di satu meja paling ujung ada seorang wanita yang sedang tersenyum miring kepadanya.


"bodoh..! dasar bodoh, begitu saja ketahuan sampai kapan kau akan berlari dan berlari seperti itu, dasar wanita bodoh aku akan lihat sampai dimana wanita itu bisa menghindar dari kejaran mereka, ini sangat menarik sekali." ucap wanita itu dengan senyum menyeringai.


"gawat, mereka masih saja mengejar ku apa yang harus aku lakukan, jika aku hanya terus berlari dan diam aku bisa tertangkap Apa yang harus kulakukan."desis putri Lin Ying sambil memijit-mijit kepalanya dan dia terus meloncat dan berlari dari kejaran para tamu undangan yang berada di ruang makan.


Sementara di ruangan lain pak guru Willi dan temannya masih saja asyik ngobrol dia tidak menyadari jika Putri lin ying sedang dalam bahaya dengan santai dan tenang pak guru menceritakan semua kegiatan nya akhir akhir ini.


Sementara gadis yang sedari tadi tersenyum miring, Melihat putri Lin Ying yang masih menghidar dan berlari merasa bosan dengan apa yang dilihatnya.


"Ini kurang seru, akan lebih seru lagi kalau wanita itu bisa terluka dan aku tahu cara yang bisa melukainya,"Desis wanita yang sedang duduk dengan santai di kursi paling ujung dengan tersenyum miring.


Diam-diam wanita itu memainkan pisau yang sedang digunakan untuk makan, perlahan lahan pisau yang ada di tangan nya dia putar putarkan untuk beberapa saat, pandangan matanya lurus menatap tajam kearah Putri Lin Ying dan ketika melihat situasi yang di rasa menguntungkan wanita itu diam diam melempar kan satu pisau tepat ke arah putri Lin Ying.


"Sruuuuuuttttt.....Creeeeess...!"Pisau dengan kekuatan tenaga dalam yang cukup tinggi dari jarak yang cukup jauh mampu dengan mudah mengenai sasaran.


"Aaaaaaah.. rintih Putri Lin Ying, ketiika sebuah pisau berhasil melukai pergelangan tangan nya , hingga baju lengan nya pun ikut Robek, darah hitam mulai mengalir dari pergelangan tangan putri Lin Ying.


merasa ada yang menyerangnya dengan sangat licik dan sengaja Putri Lin Ying yang memiliki ketajaman mata, langsung bisa mengetahui siapa dalang dari penyerangan itu. Tatapan matanya yang tajam langsung mengarah pada wanita yang duduk di ujung meja dan dengan secepat kilat Putri Lin Ying segera terbang melesat ke arah wanita itu.


dalam waktu singkat Putri Lin Ying sudah berdiri tepat di hadapan wanita itu dan wanita yang di ujung itu pun terkejut, dia tidak menyangka jika penyerangan yang dilakukan oleh nya secara diam diam bisa diketahui kawan dengan mudah, jika dirinya lah yang telah melemparkan pisau kecil ke arahnya.


tampak wajahnya sangat panik ketika Putri lin Ying berdiri tegak di hadapannya.


"Kenapa kau menyerang ku,"tanya Putri Lin Ying dingin.


"apa, yang aku katakan! aku tidak mengerti aku tidak tahu apa-apa dan aku juga tidak tahu apa yang kamu tuduh kan." ucap nya berbohong.


Mendengar ucapan wanita yang ada di depannya Putri lin Ying semakin geram dia semakin marah.


Tanpa ampun lagi, putri Lin Ying segera memberikan serangan pada wanita itu, dengan memberikan beberapa pukulan yang mana wanita itu terpaksa berdiri dari duduknya demi melindungi dirinya dari serangan putri Lin Ying.


"Aku, tidak akan melepaskan mu,"seru Putri Lin Ying berapi-api.


"Tolong... tangkap Vampire ini, dia mau membunuhku," seru wanita itu dengan keras sehingga berhamburan kembali orang orang yang ada di ruang makan hendak menangkap putri Lin Ying.


Melihat beberapa orang berlarian menangkap dan mengejar Putri Lin Ying wanita itu tersenyum miring.


" Rasain itu, kali ini kau akan mampus, berani beraninya mau menghajar ku,"ucap wanita itu dengan hati senang sambil menyunggingkan sebuah senyuman.


Dengan secepat kilat putri Lin Ying melesat terbang tinggi dan dengan kecepatan secepat angin yang berhembus, putri Lin Ying langsung menyambar tubuh wanita yang bersembunyi di balik bayak orang.


wanita itu tersentak kaget manakala tubuhnya tiba-tiba ringan seperti kapas terbang melayang membumbung tinggi yang sulit dijangkau para manusia dan keluar melalui celah yang ada di atas gedung hotel dan dengan kecepatan yang sangat tinggi Putri Lin Ying berhasil membawa wanita itu keluar dari hotel dan dengan kekuatan yang sangat dahsyat tubuh wanita itu di lemparkan nya dengan sangat kuat ke tanah.


"Bruuugh...! bunyi suara dari jatuhnya wanita itu ke tanah.


"Auuuwwh...!" rintih wanita itu ketika bokongnya menyentuh kerasnya tanah.


"Berani sekali kau melempar ku." seru wanita itu dengan wajah merah padam karena menahan marah.


Putri Lin ikut tertawa mendengar ocehan dari wanita yang ada di depannya dengan tersenyum miring Putri link berkata


"Siapa yang mulai, kamu kan?"seru Putri Lin Ying yang tak kalah dingin nya.


"Hei Mahkluk Vampire.....kau jangan sombong, jangan mentang mentang kau bisa membawaku terbang dan melempar ku ke luar hotel, kau anggap dirimu sudah menang." seru wanita yang ada di depan Putri Lin Ying.


dengan tatapan mata yang tajam wanita itu mengeluarkan jurus untuk menyerang Putri Lin Ying.


Putri Lin Ying tersenyum melihat keberanian wanita yang ada di depannya, tanpa memberikan serangan apapun Putri Lin Ying menunggu wanita yang ada di depannya menyerangnya lebih dulu.


Dengan tersenyum menyeringai wanita itu segera melakukan persiapan untuk memberikan serangan. Tangannya mulai di putar putar ke udara kemudian di arahkan ke putri Lin Ying, yang tiba-tiba merasa kan ada kekuatan angin yang cukup besar menerjang nya.


Untuk beberapa saat putri Lin Ying di buat terkesima karena hanya mahkluk bukan manusia yang bisa menghadirkan kekuatan


supranatural meskipun ada di antara manusia yang bisa bagi mereka mereka yang memiliki ilmu kekuatan tenaga dalam yang tinggi.


"Apakah wanita di depan ku ini, dia bukan manusia sama seperti ku."lirih putri Lin Ying bertanya dalam hati. Wanita yang ada di depan putri Lin Ying pun tersenyum miring mana kala melihat raut wajah kebingungan dan keresahan dari putri Lin ying.


"Dasar wanita bodoh," desisnya yang kemudian di hentakkan kakinya ke tanah maka dengan sendirinya tanah yang ada di tempat itu serasa bergoyang.


Kini putri Lin Ying yakin wanita di depannya bukan lah manusia tapi mahkluk asing, putri Lin Ying melompat ke belakang dengan senyum miring Putri Lin Ying mengambil satu tusuk rambut yang ada di kepala kemudian bdi lempar kan ke arah wanita yang ada di depannya.


"Tunjukkan, wujud aslimu...!" seru Putri Lin Ying dengan lantang.


"Hiyaaaaa..... sruuuuuuttttt.....! tusuk rambut putri Lin Ying berputar putar di udara sebelum akhirnya menancap tepat di punggung Wanita yang ada di depannya itu hingga menggeluarkan suara jeritan.


"Aaaaaaaahh...! tubuh Wanita itu pun bergetar dengan hebat sebelum akhirnya berguling guling di tanah untuk beberapa saat yang pada akhirnya tubuh itu berubah menjadi seekor Kepiting besar.


"Siluman Kepiting...!" desis putri Lin Ying.