The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab 236.LEPAS



laki-laki penggali kubur bernafas dengan lega ketika ada yang menyelamatkan dirinya, sungguh laki-laki itu sudah putus asa bahkan sudah berfikir inilah detik-detik terakhir nya.


Sementara laki-laki bangsa manusia berusaha mengambil pedang yang diinjak pangeran Tatius dengan cara memberikan tendangan pada bagian perut Pangeran Tatius, akan tetapi serangan dari laki-laki bangsa manusia dapat dihindari dengan mudah di mana pangeran tatius menangkap salah satu kaki yang digunakan untuk menendang dirinya.


Laki-laki bangsa manusia semakin Geram ketika kakinya dicengkeram oleh Pangeran Tatius dan laki-laki Bangsa manusia tidak kekurangan akal, kaki yang dicengkeram Pangeran Tatius memang sangat kuat akan tetapi bangsa manusia menggunakan cara dengan membalikkan tubuhnya seperti memutar sehingga dengan mudah genggaman tangan dari Pangeran Tatius


"Kau benar-benar keterlaluan anak muda dan aku tidak akan mengampunimu terima lah ini,"


"hiyaaaa..... Duuuuuuuss...dussss sebuah tendangan telak dan bertubi-tubi mengarah pada Pangeran Tatius akan tetapi pangeran Tatius dengan mudah dapat menghindarinya dengan menjatuhkan tubuhnya seperti sedang berjongkok dan pedang yang ada di bawah kakinya diambil dan digenggam di tangan kanan, kemudian dengan kekuatan yang sangat dahsyat Pangeran Tatius menyerang laki-laki bangsa manusia menggunakan pedang miliknya.


Pertarungan semakin memanas ketika laki-laki bangsa manusia memberikan serangan kepada pangeran Tatius dengan cara membabi buta, sementara keempat para penggali kubur itu diam tertegun perhatikan jalannya pertandingan dan pada saat itu juga berkelebat sebuah bayangan yang berdiri tepat di hadapan mereka.


Melihat Siapa yang datang ke Empat laki-laki para penggali kubur itu segera mendekati orang yang sudah dikenalnya, dimana orang itulah yang memberikan perintah dan titah untuk menguburkan sang putri yang ada di dalam peti.


"Kau ke mana saja lihatlah kami menjadi bulan-bulanan dan diserang Manusia yang tidak waras itu, dia mengatakan bahwa Putri junjungannya akan segera hidup sedangkan semua itu tidak lah mungkin, tapi laki-laki tidak wa ras itu tidak mau tahu jika sesungguhnya Putri yang dianggapnya bisa hidup itu sudah mati dan tidak akan bisa hidup lagi."seru salah satu laki-laki penggali kubur.


"Tidak apa-apa kalian tidak perlu khawatir lebih baik sekarang kalian melakukan tugas yang tertunda, kuburkan gadis itu sekarang juga." seru sosok laki-laki itu yang tak lain adalah Pak guru Wili.


"Tidak....kami tidak mau, lihat lah akibatnya jika kami nekad menguburkan putri yang ada di dalam peti itu maka laki-laki paruh baya itu tidak akan mengggampuni kami, dia bisa nekad membunuh kami, tidak..... tidak....kami tidak mau main main lagi, lihatlah tanganku yang sudah bersimbah darah, itu semua karena ulah nya, jika kau ingin mengguburkan putri yang ada di dalam peti itu silahkan lakukan sendiri, kami tidak mau ikut campur." ucap salah satu dari laki-laki penggali kubur.


"Baiklah, jika kalian tidak mau biar aku sendiri yang akan menghubungkan nya, tapi ku harap bantu aku untuk menggangkat tubuh gadis di dalam peti itu,"


"Kami tidak mau, itu sangat berisiko dan bisa bisa laki-laki paruh baya itu kembali menyerang kami."


"Jangan takut, dan jangan khawatir ada Vampire jelek itu yang akan menghalangi nya, ayolah aku berjanji dan aku jamin kali ini tidak akan terjadi apapun pada kalian."


Keempat laki-laki itu pun saling berpandangan sebelum kemudian mereka akhirnya mau membantu Pak guru Wili untuk menggangkat tubuh gadis yang ada di dalam peti.


Dengan sangat pelan dan hati-hati ke empat penggali kubur itupun segera menggangkat dan dengan perlahan lahan membawa ke dekat liang lahat di mana sudah ada tanah yang sudah di gali.


Pergerakan dari ke empat laki-laki penggali kubur dan Pak guru Wili itupun ternyata tak lepas dari pengawasan mata tajam dari laki-laki Bangsa manusia, Wajahnya berubah merah padam ketika melihat tubuh dari putri junjungan nya di angkat dan di bawah mendekati liang lahat, dengan sangat geram laki-laki bangsa manusia segera melompat dan merampas tubuh putri junjungan nya dari tangan keempat pengali kubur dan pak guru Wili.


"Kurang ajar!" apa yang akan kalian lakukan hah...!" seru laki-laki bangsa manusia dengan geram seraya memberikan tendangan kepada keempat laki-laki penggali kubur, seraya menyambar tubuh putri junjungan nya.


"Kabur...!aku tidak akan membiarkan kamu kabur,"seru Pangeran Tatius yang kemudian dengan sangat cepat terbang melesat menggikuti arah perginya laki-laki bangsa manusia, setelah terlihat dengan cepat Pangeran Tatius mempercepat kecepatan terbang nya dan dengan kecepatan tinggi segera merampas tubuh dari gadis yang di bawahnya.


Menyadari kehadiran pangeran Tatius dan berniat menyambar gadis yang dibawanya laki-laki bangsa manusia segera mengayunkan kakinya ke belakang sehingga Pangeran Tatius yang hendak menyambar sang putri terpental akibat tendangan tak terduga.


Tapi bukan Pangeran Tatius namanya jika langsung menyerah, setelah laki-laki bangsa manusia mampu membuat Pangeran Tatius terjungkal, Pangeran Tatius segera memberikan serangan balasan yang mana serangan balasan itupun tepat mengenai sasaran sehingga laki-laki bangsa manusia terpaksa harus berputar di atas tanah dengan membawa tubuh putri junjungan nya agar tidak terjatuh, sengaja laki laki bangsa manusia mengeluarkan kekuatan untuk menyeimbangkan tubunya sehingga serangan tendangan dari Pangeran Tatius di tahan dengan memutar tubuh nya di atas tanah.


"Kau lagi...! mau apa kau mengejar ku,"


"Berikan gadis itu pada ku biar aku mengguburkan dengan selayaknya agar dia bisa beristirahat dengan tenang."


"Hahahah....kau jangan menggurui ku, aku tau apa yang harus aku lakukan."seru laki-laki Bangsa manusia.


"Jika kau, benar-benar tau pastilah kau sudah mengguburkan nya, kau bukan menyayangi junjungan mu, tapi kau menyiksa nya kau hanya mementingkan kepentingan mu sendiri."


"Diam...!" pergi kau dari sini atau aku akan melawan mu,"


"Baik, kita buktikan omongan mu, trima ini."


Kembali Pangeran Tatius dan laki-laki Bangsa manusia terlibat perkelahian, meskipun laki-laki bangsa manusia bertarung dengan membawa gadis dalam gendongan nya akan tetapi dia masih mampu memberikan serangan yang mematikan.


Sementara pak guru Wili yang juga Kembali menggikuti langkah kaki dari laki-laki bangsa manusia dan pangeran Tatius sudah sampai di tempat tujuan dimana dia bisa melihat jalannya pertandingan.


Tanpa menunggu dan menunda-nunda lagi Pak Guru Willi segera terbang melesat ke arah laki-laki bangsa manusia dan dengan gerakan cepat menyambar tubuh gadis yang ada dalam gendongan laki-laki bangsa manusia.


Karena fokus dengan menghadapi Pangeran Tatius, laki laki bangsa manusia sedikit teledor pada keselamatan dari putri junjungan nya sehingga mampu dengan mudah putri junjungan nya bisa rampas pak guru Wili.


Setelah mendapat kan putri junjungan dari laki-laki bangsa manusia, dengan cepat laki-laki yang tak lain adalah pak guru Wili segera pergi dan membawa tubuh gadis itu


" Tunggu, jangan kau bawa kau mau apa?" teriak dari laki-laki bangsa manusia.