The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab.165.MABUK



Kekecewaan yang di alami Clara membuat nya masuk ke dalam bar yang mana clara belum pernah sama sekali singgah, entahlah apa yang membuat nya begitu ingin merasakan segarnya minuman yang sering orang bilang bisa menghilangkan rasa sedih dan kekecewaan.


Dengan santai nya Clara memesan minuman setan yang tak pernah di rasakan nya. satu gelas minuman beralkohol itu langsung tandas dalam satu tegukan.


"Mana...! gak ada rasanya apa apa, aku juga tidak melayang layang, dan tidak juga pusing, apa masih kurang ya."Gumam clara dalam hati.


"Tambah lagi bang..!ucap clara sok jago minum, tiba-tiba seorang laki-laki datang menghampiri.


"Boleh ku temani?'


"Tidak usah, aku mau minum sendiri jangan jangan loe minta gue bayarin lagi."ketus clara polos, maklum tidak pernah masuk Bar nekad masuk Bar.


Terdengar suara gelak tawa dari laki-laki di sampingnya.


"Ha .. ha..ha...!" kamu lucu , uang? minta kamu yang bayarin !" Ha..ha. ha...ini lihat semua uang ini untuk mu."


Laki-laki itu menggeluarkan uang dari dalam dompet nya, sepuluh lembar uang kertas berwarna merah dan lima lembar uang kertas berupa dollar. Hal itu membuat Clara yang belum mabuk mendelik seketika melihat banyaknya uang yang ada di depan mata.


"Wah....banyak sekali uang kamu."


"Ambil untuk mu,"


"Wah, trimakasih kamu baik," ucap clara girang dan memasukkan semua uang itu langsung ke dalam tas kecil nya. Sementara laki-laki itu tersenyum menyeringai tatapan matanya menatap tubuh Clara dari atas sampai bawah.


"Apa kamu masih virgin?'


"Tentu saja!" Jawa Clara bangga.


"Ayo, minum lagi... Nanti biar aku yang bayar,"


"Wah kau benar benar baik."


Clara si gadis polos tak menyadari akan bahaya yang sedang mengincar nya. laki-laki itu terus menuangkan minuman ke dalam gelas clara hingga Clara mulai merasakan pusing.


"Kok pusing ya."


"Itu sudah biasa, ayo tambah lagi kamu benar benar cantik," ucap laki-laki itu yang tangan nya mulai bergerilya kesana kemari.


"Kamu jangan pegang pegang geli."


"ayo, cantik, kita lanjutkan di dalam kamar saja aku akan memberikan kenikmatan yang belum pernah kau rasakan."


"Tidak mau!" aku mau di sini saja, aku mau minum, aku mau merasakan melayang layang ssmpai beban sedihku hilang."


"Iya, di kamar saja aku akan buat kamu melayang layang dan sedihmu pasti akan hilang, ayo aku sudah tidak sabar."ucap laki-laki itu sambil tangannya terus bergerilya hingga hendak menyentuh kedua bola kenyal milik clara dan entah jamu apa yang sering di konsumsi clara sehingga enam gelas Bir yang dia minum tidak sampai membuat nya teler, sehingga pergerakan tangan nakal laki-laki di sampingnya langsung bisa clara tepis dengan memberikan tamparan keras pada laki-laki yang hendak berniat kurang ajar padanya.


"Plaaaaakk....!" jangan macam-macam kau ya!"


"Hei.... Berani kau menamparku! trima ini."


"Plaaaaakk...!" sebuah tamparan balasan mendarat di pipi halus clara.


"Kau... berani sekali menamparku hah trima ini."


"Duuuussss...!"


Clara menendang perut laki-laki di depan nya dengan sepatu hak tinggi nya, hingga membuat laki-laki itu meringis menahan sakit. Pergerakan dari dua insan yang ada di Bar paling ujung tak lepas dari pandangan mata seorang pemuda tampan yang kala itu juga minum akan tetapi belum sampai mabuk.


"Wah....King juga tuh cewek, tapi kalau tidak di bantu laki-laki itu bisa nekad nanti."


Dengan cepat laki-laki itu segera menghampiri area tendang menendang diantara Clara dan sang laki-laki. Karena geram telah di tendang laki-laki itu langsung menyambar tubuh Clara dan mengendong nya.


" lepaskan...!" lepaskan aku!"


"Diam...!" kau sudah berani menampar dan menendang ku maka malam ini kau akan merasakan permainan ku Ha....ha...ha....!"


"Lepaskan aku...!"aku tidak mau!'


"Percuma kau berteriak tidak akan ada yang menolong Ha...ha .ha ..!"


"Lepaskan dia...!"ucap laki-laki yang tiba-tiba datang menghampiri mereka.


"Ha...ha...ha...siapa kau, pergi jangan halangi jalan ku."


"Lepaskan, dia pacarku!'


"Melepaskan, enak saja minggir Kalau tidak ku tendang kau."


"Tolong aku please.... honey..!"Emuaach..!"Emmuch..!"


"Busyet..!" kuat juga nih anak dalam keadaan mabuk dia juga masih bisa minta tolong, bener bener." Gumam laki-laki itu dalam hati.


Yang bodoh itu aku orang teler mabuk mana bisa di perintah dasar aku ikut ikutan bodoh." lirih laki-laki itu.


Suatu keajaiban gadis itupun langsung melakukan yang di perintahkan laki-laki di depannya, dengan cepat digigit nya laki-laki yang sedang menggendong nya dengan kuat hingga membuat sang laki-laki itu menjerit kesakitan dan secara otomatis bobot gadis itupun langsung jatuh ke tanah.


"Bruuuuugggh....!"


Dengan gerakan cepat gadis yang jatuh itu langsung di sambar nya.


"Ayo, cepat kita pergi," seru laki-laki itu tapi sebelum pergi laki-laki itu berhenti dan dengan gerakan cepat di tendang nya laki-laki yang mejerit kesakitan akibat di gigit.


"Biar susah bangunnya." ucap laki-laki itu yang kemudian mengengam tangan gadis itu dan menarik nya keluar Bar.


"Woi... jangan pergi kembalikan uangku."


Mendengar teriakkan itu laki-laki itupun berhenti.


"Hei..apa kau mengambil uang orang itu!"


tidak ada jawaban hanya sebuah anggukan, yang dilakukan gadis itu


"Cepat, mana kembali kan uangnya.'


"Tidak...bisa dia sudah kasih dan tidak bisa di minta lagi."


"Dasar cewek mata duitan juga, ya sudahlah ayo kita pergi."


Laki-laki itu membawa gadis itu ketempat di mana laki-laki itu memakir kan kendaraan nya.


"Ayo, Naik cepat..!" hei kenapa masih bengong.'


"Mana mobil....mana mobil!"


"hadew .. bawel amat sih ini anak," grutu laki-laki itu dalam hati.


"Aku tidak punya mobil, aku hanya punya motor, cepat Naik, lagi pula motorku ini harganya juga mahal melebihi harga mobil, gak percaya besok kamu cek di geogel, BMW HP 4 race standar, ok cepat Naik,"


Dengan sedikit kesulitan gadis itupun Naik dalam boncengannya.


"Dasar cewek matre, baru di bilang motor mahal baru dia mau Naik dasar ngak seperti Tania yang kalem dan lembut, kenapa aku tak berjodoh dengan nya." keluh Devan dalam hati.


Sementara di belahan dunia lain pasukan dari kerajaan Awang Awang Vampire sudah berada di tengah lautan, mereka sudah bersiap untuk melakukan penyerangan dari atas lautan.


"Apakah semua sudah siap!"


"Sudah, penasehat hyang Shu, kami sudah siap."


"Baik kita mulai dari sekarang, mutiara hijau harus cepat kita dapat kan agar Raja tidak murka pada kita."


"Serang...!"jatuh kan bom nya sekarang juga."


"Booomm.....!


"Glegeeeerrr.....!"


Akibat dari sebuah bom yang di jatuhkan pengawal istana kerajaan Awang Awang Vampire membuat para penghuni kerajaan Istana laut sang Naga bergetar dengan hebat, hingga membuat para penghuni nya kocar-kacir.


"Ratu ...ada apa ini!"


"Apakah laut menggalami pergerakan atau pergeseran."


"Aku juga belum tau,"jawab sang Ratu.


"Lalu bagaimana, apa yang akan kita lakukan."


, kalian berdua sini !"aku perintahkan kalian untuk pergi kedaratan, lihat apa yang terjadi di atas sana, lalu laporkan padaku."


"Baik, Ratu!"


Hai... Assalamualaikum


jika berkenan berikan like komen dan vote


Trimakasih sudah mendukung karya ini tanpa kalian karya ini tak berarti apa-apa, jaga kesehatan selalu, kita akan menyambut bulan suci Ramadhan. jika tidak ada halangan


Smoga the Vampire Princes first love sebelum memasuki bulan puasa bisa and.


Kira kira Tania dan Tatius bisa bersatu tidak????


Trimakasih I Love you😘😘😘