The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab 4. CURIGA



Pangeran,


TAtius sangat terkejut melihat , pemandangan yang ada di bawah tanah.


Banyak sekali para manusia yang di kurung oleh Ayahnya.


Rupanya mereka adalah para pengantin pesta


untuk malam ini.


Mereka akan di hisab darahnya.


Sejenak pangeran TAtius , Binggung apa , yang harus dia lakukan, untuk menolong mereka.


Dengan perlahan ,


pangeran TAtius ,menuruni tangga.


Matanya menyapu keseluruh ruangan.


Hanya dengan sekali kelebat, pangeran TAtius sudah ada di dekat mereka.


Mereka rata rata gadis perawan ,yang masih


suci darahnya.


Tangisan para gadis itu berhenti, seketika melihat


kehadiran Pangeran TAtius.


Mereka menggigil ketakutan, terlebih ketika pangeran TAtius mendekati mereka.


Bersama sama mereka , beringsut mundur dan


mundur sampai pada titik dinding.


Ketika tangan Pangeran TAtius hendak menyentuh pintu jeruji yang mengurung mereka.


Tiba-tiba terdengar suara dari atas.


Dengan cepat pangeran TAtius , segera bersembunyi .


Suara itu makin dekat dan semakin mendekati


kearahnya .


Suara teriakan dan tangisan ketakutan pun kembali


terdengar, dari para gadis.


" Ayo buka kuncinya , kita bawa ke hadapan Raja Mereka sekarang.


Dengan cepat Vampire berwajah seram ,membuka kunci pintu jeruji.


" Kalian semua ,keluarlah , ini sudah tiba saatnya , di mana kalian akan kami ajak berpesta .


Hahahaha....


Suara tawa sang Vampire yang sangat seram .


Mengema memenuhi seisi ruangan.


Semua digiring melewati jalan pintas.


Tidak ada satupun yang berani kabur, semua


menggikuti.


Hari ini tamatlah riwayat mereka.


Semua gadis sudah berputus asa .


Pangeran TAtius yang mengawasi gerak gerik


mereka dan menggikuti diam diam .


Dengan gerakan yang sangat cepat , pangeran TAtius melakukan serangan kepada kedua


vampir' yang membawa para gadis.


Para gadis berteriak ketakutan ,


" Lari.... dengan bahasa isyarat pangeran TAtius


menyuruh para gadis untuk lari .


Sementara dua Vampire yang di serang, bersiap siap menyerang balik , pangeran TAtius.


Mereka tidak tahu , jika yang menyerang mereka


adalah Pangeran TAtius ,putra Raja pimpinan


Kerajaan Awang Awang di negeri itu.


Pangeran TAtius yang sangat lama , tidak terlihat dan tidak pernah hadir di dalam Acara


kerajaan membuat para pengawal Raja ,


tidak menggenalinya


Mereka hanya mengerti putra mahkota kerajaan


hanyalah pangeran YERVAN .


Pangeran yang terkenal sangat kejam ,dan berdarah dingin.


Pernah Sekali , seorang Vampire membuat kesalahan.


tanpa Ampun Pangeran YERVAN membunuhnya.


Dan keluarga nya di jadikan budak tawanan .


Raja tidak pernah menegur atau pun melarang


apa yang Pangeran YERVAN lakukan.


Bahkan Raja sangat bangga dengan Pangeran YERVAN .


Semua para gadis berhamburan keluar dan lari dari tempat itu .


Kemampuan Pangeran TAtius yang sangat


tinggi bisa dengan mudah mengalahkan


kedua Vampire itu.


Dengan cepat Vampire itu pergi dan lari ke istana menghadap Raja .


" Ampun Raja , para tawanan kabur...?


Raja terbelalak kaget dan mengeram marah .


Tangannya mengepal dan di pukulannya


ke kursi singgasana.


" Pengawal...?


" Siap Raja...!


" Bawa mereka ke penjara bawah tanah , dan kurung , Mereka .


Karena mereka sudah tidak becus , menjalankan tugas !


" Baik Raja ",


Ayo ikut kami...?


" Raja Ampun .... Ampun Raja beri kami kesempatan , sekali lagi ,kami akan , bekerja dengan benar dan tidak akan mengecewakan Raja lagi.


Terdengar suara tawa .


Para pengawal pengawal bodoh , Terimalah hukumanmu .


Karena kalian sudah berani mengecewakan, Raja , rasakan itu .


Ha..ha..ha ..haaa.


"Raja..",


" Berikan kesempatan padaku , untuk menunjukkan kemampuan ku.


Biarkan aku yang akan menangkap orang yang telah berani membebaskan para tawanan.


" Kau yakin,kau ingin mengemban tugas ini ,


Pangeran YERVAN...?


" Aku yakin dan siap Raja .


" Baiklah , pergilah bawa berapapun pengawal


yang kamu butuhkan .


" Baik trimakasih Raja.


" Hei .. Kalian berpencar cari siapa orang yang sudah berani membebaskan para tawanan.


Ketika Pangeran YERVAN ,menyusuri lorong dimna para tawanan itu di bawa kabur.


Netranya menangkap sosok tubuh seorang


yang sudah sangat familiar, berada di sana.


" Pangeran TAtius...!


Sedang apa dia disini ?


Jangan jangan TAtius lah yang telah menolong


mereka.


Karena tidak mungkin manusia bisa membebaskan manusia dari pengawasan


Kaum Vampire.


Benar hanya ,kaum Vampire juga yang bisa,


Membebaskan manusia .


" Pangeran TAtius... sedang apa kau disini ?


Kenapa kau tidak berada di istana, menunggu


pesta bersama Raja ? "


Pangeran TAtius tersenyum mendengar , pertanyaan kakaknya.


" Maaf pangeran YERVAN...?


Kenapa pula Pangeran ada di sini !


" Aku ingin menangkap orang yang telah berani


lancang , membebaskan para tawanan.


" Lalu bagaimana apakah Pangeran sudah menemukan nya ?


" Belum Pangeran TAtius, aku belum menemukan nya , tetapi aku sudah melihatnya .


Pangeran YERVAN mencurigai pangeran TAtius.


" Kenapa Pangeran YERVAN tidak segera menangkap nya jika sudah melihatnya ?


" Tidak perlu buru buru Pangeran TAtius ,


Orang itu tidak akan sulit , untuk ku lumpuhkan.


" Baiklah kalau begitu, Pangeran YERVAN ,aku


kembali ke istana Raja dulu.


" Tunggu ..?


" Pangeran TAtius , Apakah Pangeran tidak ingin tau siapa orang itu !


" Kurasa tidak perlu Pangeran YERVAN ."


Aku tidak mau mencampuri urusan pangeran YERVAN.


" Benarkah begitu Pangeran TAtius...?


Bukan kah Pangeran TAtius lah yang telah membebaskan para tawanan itu .


Meskipun sedikit terkejut dengan ucapan


Pangeran YERVAN.


Pangeran TAtius tetep bersikap seolah olah tidak tahu.


" Aku tidak mengerti dengan apa yang pangeran YERVAN tuduhkan".


" Jangan berlagak bodoh pangeran TAtius


aku akan membawamu kehadapan Raja.


Dengan cepat, pangeran YERVAN menyerang pangeran TAtius.


pukulan dan serangan di hujamkan Secara bertubi tubi, ke arah pangeran TAtius.


Tidak ada niat pangeran TAtius membalas serangan saudara nya


ia hanya menghindar dan menghindari tanpa


mengambil kesempatan untuk menyerang balik.


Tidak jauh dari pertempuran dua saudara itu ,


ada satu abdi kerajaan yang melihat perkelahian mereka .


Dengan mengrndap endap ,abdi kerajaan itu


pergi meninggalkan tempat itu .


dia berlari menuju istana Raja .



Sementara di tempat lain , Suara gemuruh hujan


yang deras, membasahi pohon dan bunga bunga yang bermekaran di Sekolah ,


dimana ,dua ingsan sedang duduk di pojok kelas, sesekali tatapan matanya keluar mengarah di mana hujan terus menerus membasahi bunga bunga yang ada di luar taman sekolah nya. menunggu


kehadiran Pak guru , yang akan mrngisi jam pelajaran Matematika .



Pelajaran yang sangat dia benci , kalau saja gurunya tidak setampan bintang Hollywood


Shah Rukh Khan.


sudah barang tentu , memilih kabur pulang dari pada menggikuti pelajaran.



" Selamat siang anak anak.?



Suara pak guru , membuyarkan lamunan , salah satu gadis yang duduk di pojok kelas.


Dia ,sudah datang .


desisnya, lamunan tentang hujan hilang sudah


berganti dengan dengan , lembut nya suara


dari pak gurunya yang tampan.


Serentak menjawab.



" Selamat siang Pak...?



" Hari ini untuk pelajaran Matematika dari saya ,kosong.


Kalian mendapat tugas mengerjakan soal soal


yang ada di buku LKS itu.



" Yang Rumahnya dekat dengan saya, jika ada yang tidak bisa di mengerti boleh, bertanya


langsung ke Rumah.


Terutama kamu Tania.


Nilai Matematika kamu sangat buruk jadi,


kamu wajib , belajar di Rumah saya .



" Ciee.....Kamu dapat Undangan belajar khusus


dari Pak Wili..?



" sssssttt....diam jangan brisik ".


Tania mencubit kecil ,lengan teman duduknya .



" Baiklah anak anak Sekarang kalian boleh


pulang."



Mendengar ucapan pulang sontak seluruh kelas , berteriak kesenangan ,suara hiruk piuk


ruangan bagaikan sarang lebah.


Setelah itu mereka pada berhamburan keluar,


ada yang menunggu hujan redah ,ada juga


yang Nekad, menerjang hujan .



Tania yang lupa tidak membawa payung


terpaksa memilih menunggu hujan redah.



" Tania... pulang bareng aku saja yuk,..!


Ajak seorang laki-laki berkaca mata .



" Dodi", mau pulang bagaimana dengan kamu itu.



" Nih lihat aku bawa payung, ini bisa buat kita


berdua .



" Rumahku jauh , payung cuma satu bisa buat aku kebasahan , tidak mau.


" Kalau begitu aku juga mau menunggu hujan redah ,aku mau menemaimu pulang.



Mendengar ucapan temannya Dodi ,


Tania membulat kan kedua bola matanya.



" Ngapain ikut mengunggu ,sana pulang dulu saja .



" Ngak papa,,,,aku rela kok pulang terlambat asal bisa pulang bareng Tania.


Ucap Dodi sambil senyum senyum .


Tania hanya mengelengkan kepalanya, melihat


kelakuan Dodi temannya yang di anggap


aneh.


Merasa Dodi duduknya ,merapat , Tania menegur karena risih.



" Jauh sedikit dong , duduknya , jangan dekat dekat begini ,harus jaga jarak,



Dengan tampang cengar cengir Dodi sedikit mengeser tempat duduknya.


Ketika tangan Dodi , Tiba tiba meraih, tangan


Tania ,Sontak Tania langsung berdiri.



" Ngapain tanganmu nyentuh nyentuh aku ?


Bentak Tania.



Aduh galaknya , aku kan cuma mau...


Ucapan Dodi mengantung di awang.


Ketika melihat Tania tiba tiba berlari menembus


derasnya hujan.



\*


Bersambung...