
Putri Lin Ying mengeryitkan dahinya ketika mendengar pak guru Willy mengatakan Jika dia kecapekan sehingga membuat Putri lin Ying jatuh pingsan.
"Bagaimana mungkin aku kecapean kurasa aku nggak merasa kecapekan sama sekali Apakah kamu tidak lagi membohongiku." tanya Putri lin Ying, pada Pak Guru Willy.
Pak guru Willy terkekeh mendengar ucapan dari Putri Lin Ying.
"Bagaimana kamu tahu kalau kamu tidak kecapean buktinya saja kamu sudah pingsan"
"baiklah aku tidak mau berdebat denganmu sekarang Apa yang ingin kamu lakukan aku sudah mengantarmu pulang dan tidak ada pekerjaan lagi untukku, untuk itu lebih baik aku pulang."
"Siapa bilang tidak ada pekerjaan untukmu ada, cuma kamu tidak tahu, temani aku ke acara tempat pesta temanku, di sana kamu bisa melihat banyak orang daripada kamu kembali lagi ke istana mu yang mungkin sangat membosankan," ucap Pak guru Willy dengan pedenya dia merasa yakin Putri meninggalkan istana kerajaan karena lagi bermasalah.
"dari mana kamu tahu jika aku lagi bermasalah aku tidak punya masalah apapun di istana kerajaan ku, aku cuma ingin mencari udara segar dan ingin berpetualang saja.
"nah itu dia! makanya kamu ikut aku saja pergi ke tempat pesta temanku bukakan nanti kau akan banyak pengalaman di sana jangan khawatir tidak ada orang yang tahu jika kamu ternyata seorang Vampir Apakah mau?"tanya pak guru Wili pada putri Lin Ying.
Untuk beberapa saat Putri lin Ying merenung dia berfikir tawaran dari pak guru Willy cukup menarik, akan tetapi tujuannya datang ke bumi manusia ingin mencari Pangeran tatius ingin mengetahui keberadaan dari pangeran Tatius yang mana Sudah lama putih Lin Ying tidak melihat dan bertemu dengannya, hatinya sangat rindu dan ingin sekali bertemu dengan pangeran sang pujaan hati, akan tetapi Nasib sial membawanya bertemu dengan seorang guru yang mana karena perikemanusiaan, Putri Lin Ying membantu guru yang sedang terluka dan entah kenapa ketika pak guru Willy mengajaknya untuk mengantarnya pulang dengan menggunakan mobil, Putri Lin Ying tidak menolaknya, hal yang sangat aneh yang belum pernah dia lakukan, menuruti kemauan dari orang lain, kini pak guru Wili kembali memintanya untuk menjadi teman dalam menghadiri tempat pesta temannya. Putri lin Ying dibuat pusing kepala apa maunya laki-laki ini, kenapa selalu meminta dia untuk menemani.
"Aku tidak mau aku mau pergi saja ke istana kerjaan awang-awang vampir Aku sudah lama meninggalkannya "tolak putri Lin Ying pada Pak guru Wili.
"Ayolah please, kali ini saja aku merasa malu karena aku tidak memiliki teman wanita meskipun kamu seorang vampir setidaknya kamu juga wanita kan, jadi tolong lah temani aku untuk kali ini saja aku berjanji aku tidak akan merepotkan kamu lagi, tapi tolong kali ini terimalah ajakan ku," rayu pak guru Willy pada Putri lin Ying.
ketika mendengar pak guru Wili mengatakan bahwa Putri lin Ying juga seorang wanita, Putri lin Ying membulatkan kedua bola matanya, hatinya merasa tertusuk.
"Sudah barang tentu dia wanita emangnya dia pikir dia laki-laki."Sungut Putri Lin Ying kesal dalam hati, dengan sikap pak guru Wili yang di rasa aneh dan terkesan memaksa.
dengar aku ini seorang vampir dan aku kebetulan lewat sudah untung, sudah bagus kamu itu aku tolong hei... sekarang minta ditemani kamu itu bukan manusia baik hati tapi manusia yang ingin menang sendiri."ucap Putri Lin Ying.
lagi-lagi pak guru Willy terkekeh mendengar ucapan dari Putri Lin Ying.
"aku dulu punya kekasih bahkan calon istri tetapi nasibku yang sial dan malang Ini calon istriku diambil orang dan Apakah kamu tahu siapa dia yang mengambil calon istri ku, mereka juga makhluk bahasa vampir, aku tidak mengerti mengapa Vampire juga suka manusia apa tidak ada wanita Vampir lagi yang bisa dicintai seharusnya kau bertemu dengan laki-laki itu, agar dia menjadi calon suamimu bukan merampas calon istriku, karena kalian berdua sama sama Vampire," ucap guru Wili dengan berapi-api.
Putri lin Ying mengernyitkan dahinya mendengar ucapan dari pak guru Willy, Dia tidak menyangka jika nasib dari pak guru Willy juga sama mengenaskan sama dengan nasib cintanya yang tak terbalaskan, Putri Lin Ying bisa memahami betapa sakitnya kehilangan orang yang sangat dicintai, hal itu membuat dia menjadi kehilangan kendali bahkan semangat untuk hidup. entah perasaan apa yang ada di dalam hatinya tiba-tiba Putri lin ying menerima ajakan dari pak guru Willi, tapi sebelum itu Putri lin Ying bertanya.
"Siapa Vampir yang telah merampas calon istrimu, apakah kau menggetahui namanya."tanya Putri Lin Ying.
"Tidak, aku tidak menggetahui namanya tapi aku yang sempat bertarung dengan nya menggakui jika kekasih dari calon istriku dia bukan orang biasa, melihat tampangnya yang sangat tampan dan juga Melihat baju yang dia kenakan dia sepertinya seorang pangeran tapi aku tidak tahu pangeran dari mana kekuatannya sangat luar biasa dan keris yang menancap di dadaku ini, itu akibat dari ulah nya."
"jangan-jangan yang melukai diri mu itu adalah pangeran tatius di mana Dia memang memiliki seorang kekasih dari bangsa manusia dan jangan-jangan gadis yang kamu bilang calon istrimu itu adalah kekasih dari pangeran tatius." seru Putri lin Ying pada Pak Guru Wili.
"entahlah aku tidak tahu itu Yang pasti sekarang aku tidak mau memikirkan hal itu lagi, ayolah temani aku karena aku tidak mau datang ke pesta itu sendiri biarkan temanku mengatakan dan berpikir bahwa aku memiliki kekasih, usiaku sudah sangat senja, usiaku sudah sedikit tua akan sangat lucu dimata mereka jika aku datang tidak membawa seorang wanita, jadi aku mohon, ayolah, temani aku ke pesta kali ini saja setelah itu aku tidak akan menghalangimu untuk kembali ke manapun kamu pergi."rayu pak Guru Wili pada Putri Lin Ying.
"baiklah, untuk kali ini aku terima tapi aku tidak jamin kalau mereka tidak akan takut dengan kehadiranku dan aku tidak menjamin disana tidak akan terjadi keributan apapun kamu tahu bangsa vampir dan bangsa manusia itu berbeda, sikap dan perilaku pun juga akan berbeda dan aku tidak suka dikekang untuk itu Apakah kamu setuju tanya Putri Lin Ying pada Pak Guru Willi."
pak guru Willy tersenyum Dia sangat yakin karena sebelumnya pak guru Wili sudah menyuntikkan beberapa obat pada tubuh Putri Lin Ying, sehingga dia tidak akan berkelakuan aneh ataupun melakukan hal yang tidak diinginkan, Putri Lin Ying akan menjadi seorang manusia seperti dirinya dan berkelakuan sama seperti manusia pada umumnya karena pengaruh dari obat itu tidak akan membuatnya menjadi sifat Vampire.
"baik, aku setuju Sekarang pergilah ke kamar sebelah di sana ada banyak gaun dari seorang wanita, dulu aku belikan gaun untuk kekasihku, akan tetapi karena dia sudah meninggalkan aku lebih dulu, maka baju-baju yang belum sempat kuberikan padanya masih tersimpan rapi di situ, kau boleh memilih manapun yang kamu suka, tapi maaf baju yang aku miliki tidak semahal dan seindah baju kerajaan vampir.
"baik tidak masalah aku akan memilih satu baju untuk ku pakai ke pesta."setelah mengucapkan itu Putri lin Ying segera masuk ke dalam kamar yang ditunjukkan oleh pak guru Wili, sedangkan Pak Guru Willy tersenyum senang hari ini dia tidak akan merasa malu karena dia akan membawa seorang teman wanita ke pesta meskipun wanita itu seorang vampir, Pak guru Wili yakin mereka tidak ada yang tahu, karena secara jujur Putri lin ying, dirasa cukup cantik jadi cukup oke untuk di bawah,hal ini lebih bagus dari pada pergi ke Bar mencari gadis sewaan, yang bisa di bayar untuk menemani nya, pak guru Willy menyunggingkan sebuah senyuman karena dia telah berhasil merayu Putri Lin Ying.