The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab 169.MENEMUKAN



"Kepergian pangeran Tatius dengan tiba-tiba dan terkesan buru buru itu suatu pertanda buruk, dia seperti menahan kemarahannya dan benar benar aneh karena baru kali ini Pangeran Tatius ingin melakukan sendiri pekerjaan nya tanpa ada orang lain yang ikut campur dan ada di dekat nya."


"Sekarang apa yang akan kita lakukan paman?"tanya Bibi Derbah yang sontak saja membuat patih lembu ireng tersadar dari lamunannya dia mengeryitkan dahinya.


"Paman?...kau memanggilku paman..!"Desis Patih lembu ireng dengan suara berat.


"Iya, paman! apa ada yang salah?"


"Astaga..!"bukankah usia kita seperti nya sejajar kenapa kau memanggilku dengan sebutan paman bukankah itu sangat tua."tanya Patih lembu ireng.


"Pangeran memanggilmu paman kan?jadi saja kan jika aku juga memanggilmu paman, jadi masalahnya di mana ku rasa cocok tuh."ucap Bibi Derbah mantap.


"Ya, baiklah Bibi..!" terserah kau mau panggil apa?'sungut Patih lembu ireng kesal.


Bibi Derbah mendelik tak percaya ketika patih lembu ireng memutuskan memanggil nya Bibi pada nya.


"Kau juga memanggil namaku setua itu?"


Patih lembu ireng terkekeh.


"Biar adil, " ucap nya seraya mendudukkan dirinya dengan santai di bawa pohon rindang.


Tempat yang sunyi dan jauh dari para pengawal nya tampak Penasehat hyang Shu sedang duduk bersila dengan mengatupkan kedua tangan nya di depan dada.


"Aku tidak bisa menunggu dari siluman Naga betina putih datang menemui ku dan mengatakan siapa yang memiliki mutiara hijau, aku harus bisa mencari sendiri."


Perlahan-lahan penasehat hyang Shu menutup kedua matanya bibirnya komat Kamit seakan akan membsca sebuah mantra yang dalam sekejap datanglah sebuah angin yang sangat besar kemudian menggulung semakin lama semakin cepat yang mana gulungan angin sedikit demi sedikit berubah menjadi awan putih mengumpal membentuk suatu bayangan.


"Katakan padaku apa dan bagaimana ciri-ciri dari orang yang memiliki mutiara hijau di dalam tubuhnya."


Awan putih yang menggulung dan membentuk bayangan mulai memperdengarkan suara nya.


"Pancaran matanya berkilau cahaya hijau dan Sinaran matanya yang bercahaya hijau mampu menerangi jalan sejauh tujuh meter."


"Baik, sekarang kembalilah kau ke asalmu."lirih Penasehat hyang Shu.


Awan putih yang membentuk bayangan kembali bergulung gulung hingga bayangan awan putih itu menghilang bersama hembusan angin yang keras yang semakin lama semakin menjauh dan menghilang.


Setelah itu Penasehat hyang Shu, mengakhiri ritual nya, dia bangkit dari duduknya bersila.


"Kini sudah ku temukan jawabannya, aku tinggal mencari sosok mahkluk yang memiliki pancaran cahaya hijau yang mana dari Sinaran pancaran cahayanya mampu menembus jalan sejauh tujuh meter, ini tidak sulit jika mahkluk itu ada dia bisa dengan mudah ku temukan.


Penasehat hyang Shu berjalan ke arah sungai atau anak sungai yang ada di lautan samudera x, dia berharap dapat menemukan cahaya hijau, tatapan mata tajamnya menembus seluruh penjuru yang ada di sekitar anak sungai lautan samudera x, akan tetapi sudah hampir dua jam Penasehat hyang Shu tidak menemukan nya dia memutuskan untuk kembali ke tempat anak buahnya dan ketika Penasehat hyang Shu hendak melesat terbang ke kembali ketempat nya terlihat lah sebuah. cahaya hijau yang tidak terlalu jelas tapi sinar nya ada samar samar tanpa menunggu lagi dengan gerakan secepat kilat Penasehat hyang Shu melesat terbang menggikuti arah dari cahaya hijau yang tidak terlalu terang dan sangat samar warna cahaya nya.


"Hooooop...!" sinar itu dari sini arah nya."


Penasehat hyang Shu berdiri tepat di titik cahaya hijau yang terlihat samar dia menengok ke kanan dan ke kiri tak ada cahaya hijau itu, penasehat hyang Shu memukul kening kepala nya sambil menengadah ke atas.


"Mungkin aku salah lihat."keluhnya merasa bodoh, akan tetapi penasehat hyang Shu juga dibuat terkejut dengan apa yang dilihatnya ketika dia memukul kecil kening nya dan tanpa sengaja dalam posisi tengadah ke atas terlihat dari arah dahan pohon cahaya hijau.


"Cahaya itu terlihat jelas dan terang dari sana aku harus menggikuti, benar benar bikin binggung beruntung aku mahkluk Vampire yang bisa terbang sehingga meloncat dari satu dahan ke dahan lain itu mudah, cukup membuat penasaran berasal dari mana sinaran cahaya itu, andai kata itu tidak ada hubungannya dengan yang ku cari setidaknya aku telah tau berasal dari apa itu sinar cahaya hijau."


Penasehat hyang Shu melompat lompat terbang tinggi dari satu dahan ke dahan lain menggikuti arah dari sinaran cahaya ketika cahaya itu terang ke atas maka penasehat melesat terbang ke atas dan ketiika sinaran cahaya itu mengarah ke Titik bawah maka penasehat hyang Shu langsung turun ke bawah perjuangan yang tak sia sia pada akhirnya penasehat hyang Shu melihat sosok gadis berambut panjang dengan baju berwarna putih sedang berdiri dengan kedua tangannya meniju udara.


Penasehat hyang Shu menarik nafas panjang dan menghembuskan nya dengan sangat kasar.


"Pantas saja Sinaran pancaran cahayanya tidak beraturan dan tidak karu karuan kadang terlihat diatas dedaunan pohon, terkadang di bawah jalanan, terkadang di samping terkadang ke atas langit langit rupanya yang punya lagi dalam posisi marah beruntung tidak selalu dalam posisi tengadah ke atas kalau pemilik cahaya itu cuma tengadah ke atas alamat aku harus menggikuti ke atas yang sudah pasti tidak akan ketemu ujungnya, benar benar bikin orang kwalahan dan kalang kabut mencari, tapi...! benarkah cahaya yang di miliki gadis ini adalah cahaya mutiara hijau yang sedang ku cari...?" bukankah Raja sudah bilang mutiara hijau itu jatuh pada Naga Betina putih, sedangkan dia bukan Naga, dia gadis cantik yang sepertinya lagi patah hati, jika dugaan ku salah...sia sia perjuangan ku sampai ku bela belain loncat sana loncat sini seperti kera saja aku. huuuuff....!"andai saja yang bertemu gadis ini pangeran Tatius sudah pasti dalam hitungan detik sudah bisa memastikan apakah cahaya yang dimiliki gadis ini benar berasal dari mutiara hijau miliknya atau bukan, karena pangeran Tatius memiliki kemampuan yang tinggi dalam Indra penciuman dan insting dan ini akan sangat berbahaya jika pangeran Tatius yang menemukan nya bisa bisa Nasibku berakhir di penjara bawah tanah, jika sampai Raja tau, aku benar benar heran dengan kehidupan Anak dan Bapak itu kenapa Raja sangat tidak suka jika mutiara hijau jatuh dan dimiliki putranya, seingat ku ramalan yang di katakan Kakek tua yang aku juga tidak ingat namanya dia hanya berkata, selama mutiara hijau ada dan di miliki putramu selama itu hubungan kerajaan Awang Awang Vampire dengan nya akan menghilang ketika dia mencapai kedewasaan dan jika kau ingin hubungan kerajaan Awang Awang Vampire dan putramu itu tidak menghilang maka musnahkan dan jauhkan Mutiara hijau darinya, ha...ha..ha..Raja bodoh kan! itu kan cuma Ramalan Kenapa pula di takut kan tidak ada ceritanya hubungan anak dan Bapak hilang, Raja memang benar benar Bodoh begitu saja di takutkan cuma Ramalan tak berguna," desis Penasehat hyang Shu sambil terkekeh sendiri." Beruntung aku mengatakan Raja Bodoh tidak di dekatnya kalau sampai Raja tau wah..... mampus lah aku, sekarang aku harus cepat menangkap gadis itu siapa tau saja dugaan ku benar dialah pemilik cahaya mutiara hijau yang ku cari cari aku harus cepat menyelesaikan ini sebelum keberadaan gadis itu di ketahui pangeran Tatius bisa lebih rumit Nanti nya mana mungkin juga aku harus berperang dengan putra junjungan ku, tapi jika tidak berperang bisa mampus di tangan Raja aku kalau sampai pangeran Tatius yang mengambil mutiara hijau itu... huuuuff benar benar bikin pusing, hai... gadis cantik jangan kemana-mana aku akan menemuimu.


"Hooop...!" hoooop...!"


penasehat hyang Shu terbang dari satu dahan ke dahan lain dan kemudian mendarat tepat di hadapan sang gadis yang masih lagi dalam posisi meninju kan tangan nya di udara.


"Hai ..cantik, apa yang kau lakukan?" tanya Penasehat hyang Shu mengoda, karena tidak menyadari akan kedatangan orang di depannya gadis itu pun mendelik seketika kala melihat penasehat hyang Shu yang tiba-tiba berdiri di depan nya.


"Kau siapa ..?" minggir jangan ganggu aku."


"Aku tidak mengaggu mu aku cuma ingin menemanimu."Ucap penasehat hyang Shu yang berusaha bisa memastikan cahaya mata dari gadis di depannya ada sinaran hijau atau tidak.


"Hei.... minggir!" atau ku hajar kau,?"Teriak gadis itu.


"Coba aku ingin tau bagaimana kau bisa menghajarku, tunjukkan kemampuan mu dan buat aku bisa pergi dari sini cantik." goda penasehat hyang Shu memancing agar gadis itu menatap nya sehingga memudahkan Penasehat hyang Shu mengetahui benar tidak nya dugaan nya dan sangat jitu ucap nya yang bernada rayuan membuat sang gadis murka dengan spontan langsung menatap tajam ke arah penasehat hyang Shu dan hal itu membuat penasehat hyang Shu tak berkedip sinaran cahaya hijau itu terlihat begitu jelas di sana.


"Kau pikir aku takut, trima ini Vampire tua.!"


Gadis berambut panjang dengan cahaya mata berwarna hijau mengaggkat tinggi Tinggi tangan nya dan dengan gerakan cepat mengayun kan tangannya hendak memberikan tamparan pada Penasehat hyang Shu, tapi belum sampai tangan itu mendarat kan pukulan tamparannya penasehat hyang Shu lebih dulu menangkap tangan itu dengan kuat.


"Ternyata cahaya mutiara hijau ada padamu, kau harus kembali kan padaku, berikan....!"


gadis itu tersentak kaget dia baru menyadari jika laki-laki di depannya bukan mengoda karena tertarik dirinya tapi tertarik pada. mutiara hijau yang di miliki nya.


"MU-mutiara apa?" aku tidak mengerti ucapanmu lepaskan tanganku aku mau pergi dan jangan ganggu aku."


Penasehat hyang Shu Tertawa lebar mendengar ucapan gadis di depannya sangat terlihat jelas jika gadis di depannya kini sedang gusar dan gelisah itu artinya dugaan nya benar mutiara hijau itu apa pada gadis di depannya ini.


"Kau tidak usah pura-pura berikan dengan baik-baik atau aku akan memaksamu."seru penasehat hyang Shu.


"Kau ....?"ha .ha...ha...mau memaksaku coba saja kalau bisa."


Tanpa di sadari penasehat hyang Shu dengan cepat gadis yang tak lain putri Xiao er, menginjak kaki penasehat Hyang Shu yang kemudian di susul dengan tendangan kaki yang tiba-tiba membuat penasehat hyang Shu meringis kesakitan, di tambah dengan gigitan pada tangan penasehat hyang Shu yang akhirnya membuat gengaman tangan Penasehat hyang Shu yang kala itu dengan kuat mencengkram tangan halus putri xiao er menjadi terlepas.


Dengan senyum penuh kemenangan putri Xiao er Tertawa lebar.


"Kejar dan tangkap aku ambil mutiara hijau dari ku jika kau bisa ha....ha ..ha...seru Putri Xiao er yang kemudian melesat terbang meninggalkan penasehat hyang Shu yang masih meringis menahan sakit akibat injakan kaki sepatu hak tinggi Putri Xiao er dan meninggalkan gigitan yang sangat perih.


"Tunggu..!" akan ku kejar kemanapun kau pergi."


Dengan cepat pula Penasehat hyang Shu melesat terbang tinggi mengejar perginya putri Xiao er.