The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab.156.PENCULIK BAYI



Karena teriakan dari sang laki-laki itu terpaksa Patih lembu ireng melompat terbang dari satu dahan pohon ke dahan yang lain.


"Ini sangat tidak menguntungkan bukannya bisa membantu menolong mereka, kini justru aku yang jadi buruan mereka, benar benar apes ini Nasib, lebih baik aku menjauh dari mereka saja."Gumam Patih lembu ireng dalam hati.


Patih lembu ireng segera menjauh dari banyaknya warga yang mulai berdatangan, rasa takut dari penduduk warga setempat seketika memudar ketiika salah satu dari warga mereka kehilangan bayi dan kini di tambah dengan pingsan nya sang istri karena melihat Vampire para warga berdatangan dengan membawa berbagai macam benda yang bisa di gunakan untuk senjata. Mereka bertekad dan bersatu untuk bisa menangkap penculik bayi dan Vampire.


"Ayo..berpencar kita harus bisa menangkap penculik bayi itu dan juga Vampire pasti mereka masih berada di sekitar sini." teriak salah satu warga yang sedang berkerumun di tempat itu, sementara beberapa orang lainnya membawa wanita yang pingsan pulang ke rumah nya akibat telah melihat Vampire.


Di sisi lain beberapa wanita cantik sedang geram dan saling mengumpat satu sama lainnya.


"Brengsek...ulah siapa ini!" bisa bisa nya sekarang semua warga keluar dan mengepung tempat ini."


"Siapa lagi, kalau bukan ulah ceroboh dari Rumi Xo, bukankah mereka berteriak kehilangan bayi dan Rumi Xo lah yang sedang mencari bayi."


"Benar...!" Rumi Xo memang ceroboh."


"Sial...!" sekarang kita tidak bisa kembali ke lautan samudera x dan juga tidak bisa keluar dari tempat ini semua tempat di kepung,"


"Benar, sekali! dan semua gara-gara Rumi Xo yang sok mampu itu, awas saja akan aku berikan pelajaran pada Rumi Xo bodoh itu, huufff... bikin kacau saja."


Ke empat wanita cantik jelmaan Naga putih itu pun, menjatuhkan tubuhnya masing masing di bibir goa, wajah ke empatnya terlihat kusut dan gusar.


"Apa menurutmu Rumi Xo bisa lolos dari mereka?" tanya salah satu wanita cantik jelmaan sang naga putih.


"Entahlah..!" aku juga tidak tau rasanya kepalaku juga pusing, kita tidak bisa makan dan bersenang-senang kini justru menjadi penungu Goa sialan ini."Dengus salah satu di antara mereka.


"Sudahlah, kita tunggu saja jika suasana sudah aman kita kembali ke lautan, kita laporkan kejadian ini pada Ratu."


"Baiklah, aku setuju dari pada kita pusing, ayo kita buat tidur saja capek memikirkan kebodohan Rumi Xo."


Ke dua jelmaan Naga putih itupun mulai memejamkan mata, sedangkan dua lainnya tetap berjaga dan waspada, mereka khawatir jika sewaktu-waktu ada beberapa manusia yang melihat keberadaan mereka di situ.


Sementara patih lembu ireng yang juga sedang mencari tempat yang aman pun sampai di dekat lautan samudera x.


"Hooop ..!"


Patih lembu ireng terbang melesat mendekati pohon dengan gerakan cepat terbangnya, tidak menunggu lama Patih lembu ireng sudah sampai. Suara dari kedatangan patih lembu ireng ternyata menggaget kan orang yang ternyata sudah sejak tadi berada di situ. Patih lembu ireng yang juga tak menyangka ada orang di situ pun terkejut, terlebih yang dilihat nya seorang wanita yang tengah mengendong bayi. Wanita yang terkejut itupun dengan cepat segera pergi dengan berlari, Patih lembu ireng yang sudah curiga bahwa wanita di depannya itulah yang telah menculik seorang bayi dari warga penduduk dengan gerakan cepat pula Patih lembu ireng terbang melesat dan menghadang di depannya.


"Berhenti kau...!" seru Patih lembu ireng, seolah tuli wanita itu tidak menghiraukan seruan dari Patih lembu ireng dia terus berlari ke arah hutan yang mana jauh dari pemukiman penduduk, karena jika dia berlari ke arah pemukiman penduduk itu sama halnya dengan bunuh diri karena sudah pasti dia akan di tangkap warga, untuk itu dia memilih berlari ke arah hutan.


Wanita jelmaan Naga yang tak lain adalah Rumi Xo berfikir, jika dia berlari ke arah hutan manusia laki-laki yang mengejarnya tidak akan berani lagi karena dia memasuki hutan yang cukup rawan, di mana banyak terjadi pembunuhan di hutan itu, ulah dari beberapa Naga yang sedang memangsa mangsanya.


Rumi Xo tersenyum karena tak lagi mendengar suara teriakan dari laki-laki yang mengejarnya.


"Apa ku bilang, manusia itu tidak akan berani menggikuti ku sampai ke hutan ini ha...ha .ha..dasar manusia penakut." ucap Rumi Xo seraya menoleh ke belakang mencari keberadaan manusia yang memanggilnya setelah merasa yakin di belakang nya tak ada siapapun yang menggikuti, Rumi Xo berniat hendak melanjutkan perjalanan nya, akan tetapi alangkah terkejutnya dia ketika hendak melangkah di depannya sudah berdiri sosok laki-laki berjubah hitam dengan pisisi tubuh membelakangi nya.


"Apakah, kau mau berlari lagi."tanya patih lembu ireng santai tanpa membalikkan badannya.


"Sialan...!" rupanya dia termasuk manusia pemberani juga, jika aku tampakkan wujud asliku sebagai Naga pastilah manusia ini akan pingsan atau dia akan lari tunggang langgang ha..ha .ha, baik kita lihat permainan kita selanjutnya hei manusia bodoh." Desis Rumi Xo dalam hati.


"Ha ..ha ..ha...aku tidak akan lari...!" jika kamu bisa tangkap lah aku sekarang juga." seru Rumi Xo dengan suara lantang.


Patih lembu ireng tersenyum sebelum membalikkan badannya dia berkata.


"Apakah kau siap menghadapi ku?"tanya Patih lembu ireng.


"Tentu saja, apa yang membuat ku gentar untuk menghadapi manusia seperti mu, ayo... tangkap lah aku dan ambil bayi hasil rampasan ku, jika kau bisa ha...ha...ha."tantang Rumi Xo dengan berani.


Tak mau membuang waktu lama patih lembu ireng segera membalikkan badannya dan alangkah terkejutnya dia ketika melihat yang berdiri di hadapan nya bukan manusia tapi sosok Naga putih yang sedang menyeringai, dan tak jauh berbeda dengan Patih lembu ireng jelmaan Naga Rumi Xo pun di buat terkejut bukan kepalang, ketika menggetahui sosok yang berdiri di hadapan nya juga bukan manusia melainkan sosok Vampire dengan gigi runcing dan kuku kuku nya yang panjang.


"Kau.... ternyata seorang Vampire!" seru Rumi Xo geram.


"Ha ..ha. .ha..dan kau.... !"ternyata juga. seekor Naga Betina, baguslah karena aku sedang mencari keberadaan mu jadi aku tidak perlu repot-repot mencari keberadaan mu.,"


"Ha ..ha ..ha..!" ternyata Vampire juga mengincar bayi suci ini, ambil jika kau bisa." seru Rumi Xo seraya berkelebat terbang ke atas sambil memberikan serangan, Patih lembu ireng yang juga mampu terbang tak mau tinggal diam dengan cepat melesat terbang ke atas dan terjadi lah pertempuran di antara Patih lembu ireng dan Rumi Xo sang betina Naga putih.