The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab.157.TERLUKA



Di malam yang gelap di sebuah hutan Tampak dua mahkluk sedang bertarung dengan sangat sengit, kedua nya bertarung diatas udara dan kedua nya sama sama memiliki ilmu yang cukup tinggi.


"Hiyaaaaa....!" sebuah sabetan dari ekor Naga menyambar dengan cepat menyerang tubuh Patih lembu ireng, ekor yang panjang meliuk liuk ke kanan dan ke kiri pada awalnya Patih lembu ireng bisa dengan mudah menghindar akan tetapi ketika serangan dari Sang Naga betina putih itu semakin cepat semakin dan semakin kuat Patih lembu ireng tak dapat lagi menangkis nya.


Ekor Naga berhasil menghantam tubuh patih lembu ireng hingga jatuh ke tanah, suara erangan terdengar dari mulut Patih lembu ireng


"Aaaahhhh...!"


Teriak Patih lembu ireng kesakitan.


"Ha...ha. .ha...menyerahlah...!" menyerahlah kau Vampire dan pergi lah, maka aku akan mengampuni mu." seru Rumi Xo bangga karena dia telah berhasil melukai punggung Patih lembu ireng."Kau tidak akan mampu melawanku, lihat tubuh mu yang kecil dan lihatlah diriku yang sangat besar ini, pergilah..!" sebelum habis kesabaran ku, cepat...!"seru Rumi Xo dengan nada berteiak.


Patih lembu ireng bangkit dari terjatuhnya sambil meringis menahan sakit Patih lembu ireng bangkit berdiri, dengan tetap tersenyum meskipun punggung nya terasa remuk akibat sabetan ekor Naga yang sangat kuat.


"Aku belum kalah, aku masih bisa berdiri dan aku akan tetap merebut bayi yang kau rampas dan aku tidak tertarik menjadi manusia jadi aku tidak akan membunuh bayi suci ini hanya untuk mendapatkan kekuatan,bisa merubah diri, menjadi manusia, bayi itu akan ku kembalikan kepada orang tua nya."


"Ha...ha ..ha...apa aku tidak salah dengar, hah!" seorang Vampire penghisap darah akan memberikan mangsanya pada orang tua bayi ini, hentikan omong kosong mu itu, aku tidak akan pernah percaya bualan mu, cepat kau pergi dari sini atau aku akan menghajarmu lagi sampai kau mati dan menjadi bangkai di sini."


Patih lembu ireng tersenyum miring.


"Kau sangat sombong...!"Naga betina, kita lihat saja siapa yang akan jadi bangkai di sini! dan ya, kami bangsa Vampire tidak semua nya penghisap darah manusia karena kami tidak semuanya berhati iblis seperti dirimu."ucap patih lembu ireng dengan tenang.


Sang Naga betina mengeram menahan marah tanpa bicara lagi dengan cepat sang Naga menyambar nyambar kan ekornya ke arah Patih lembu ireng dan patih lembu ireng melesat terbang naik ke atas dan bertengger di atas punggung sang Naga kemudian mengeluarkan keris yang ada di balik bajunya. Dengan sangat kuat patih lembu Ireng memegang kepala sang Naga dengan sangat kuat sehingga sang Naga mengerang kesakitan Naga pun semakin menjadi jadi amarahnya sehingga ekornya bergerak kesana kemari.


"Menyerah lah dan berikan bayi curianmu padaku cepat!" jika tidak keris ini akan menusuk di dalam kepala mu sekarang juga."


"Ha...ha..ha...kau tidak bisa mengancamku kau tidak akan berani melakukan itu." Teriak sang Naga betina putih, dia sangat yakin Vampire yang ada di atas punggung nya tidak akan tega terlebih Vampire itu mengetahui kalau dirinya seorang wanita.


"Baiklah jika kau tak percaya, aku tidak pernah main main dengan ucapanku maka trima ini."


"Sreeeeeeettttt...!"


"Aaaaaaaaaa.....!'


"Vampire busuk ini ternyata tidak main-main aku bisa mati jika terus melawan nya kekuatan ku tak seimbang dengan kekuatan Vampire busuk itu, lebih baik aku harus cepat melarikan diri darinya sebelum aku di bunuh nya."Gumam sang Naga Betina putih.


"Kenapa diam, menyerahlah atau aku akan membuat tamat riwayatmu." gertak Patih lembu ireng.


"Baik, aku menyerah tangkap ini ..!"


"Sruuuuuuttttt....!"


seorang bayi kecil yang tak berdosa di lemparkan dengan sangat tinggi ke udara. Melihat hal itu patih lembu ireng dengan cepat Segera melesat terbang keatas dan menangkap bayi itu.


Setelah melempar kan bayi sang Naga Betina pun segera berlari dari tempat itu, Vampire yang berhasil menangkap bayi dengan selamat memicingkan matanya ketika menggetahui sang Naga betina telah kabur.


"Berlari-lari dan pergilah, karena aku akan dengan cepat bisa menemukan mu tapi untuk sementara aku akan kembalikan bayi ini pada orang tuanya.


"Hoooop....!"


Kembali Patih lembu ireng melesat terbang menangkap bayi yang di lemparkan sang Naga betina itu. Setelah mendapatkan bayi tak berdosa itu Patih lembu ireng segera melompat dari satu dahan ke dahan pohon lainnya sambil menghindari para warga yang sibuk mencari juga.


Tidak menunggu lama Patih lembu ireng yang membawa bayi suci itu sudah sampai di depan rumah laki-laki yang berteriak memanggil namanya Vampire. sebelum memberikan Patih lembu ireng memastikan keadaan sekeliling aman setelah merasa aman, dengan cepat patih lembu segera menggetuk pintu.


"Tok..Tok..tok..!"


Mendengar suara pintu di ketuk pemilik rumah pun menggigil ketakutan.


'Si-siapa...?" tanya seorang wanita yang tadinya pingsan. Lewat lobang kunci wanita itu mengintip siapa tamu yang datang ke rumah nya, suaminya yang sudah pulang kah atau mahkluk lain yang membuat nya ketakutan. Tidak begitu jelas siapa orang yang berdiri di depan pintu akan tetapi wanita itu melihat ada bayi di tangannya yang tak lain adalah bayinya, tanpa pikir panjang lagi wanita itu segera membuka kan pintu dan alangkah terkejutnya dia ketika mengetahui siapa yang datang. Melihat wanita di depannya terkejut dan kembali hendak berteriak dengan bahasa isyarat Patih lembu ireng menggeleng kan kepalanya dan menggulurkan bayi yang ada dalam gendongan nya. Meskipun masih dalam keadaan takut wanita itupun menggikuti permintaan Patih lembu ireng, dia tidak berteriak minta tolong warga dan juga tidak berteriak dengan menggatakan ada Vampire. Setelah bayi yang Patih lembu ireng berikan pada wanita itu, dengan cepat patih lembu ireng pun pergi, tinggallah wanita itu dengan tatapan mata tertegun dan tak percaya dengan apa yang baru saja terjadi, seorang Vampire penghisap darah membantu membawakan bayinya yang hilang karena di culik orang. Dengan rasa haru dan suka cita wanita itu menciumi bayinya yang kini sudah berada dalam dekapan nya kembali.


Sementara Patih lembu ireng kembali melesat terbang ke arah di mana sang Naga pergi melarikan diri, kecepatan terbang dan kewaspadaan Patih lembu ireng bisa dengan mudah menemukan kembali wanita jelmaan sang Naga di mana wanita itu sedang bersembunyi di balik pohon rindang dengan memegangi lehernya yang terluka.


Tanpa menunggu lama Patih lembu ireng langsung mendaratkan kakinya di depan wanita jelmaan sang Naga putih. Tak pernah dia bayangkan jika Vampire yang dia tinggalkan mampu dengan mudah menemukan tempat persembunyiannya dengan gugup dan beringsut Naga putih yang menjelma menjadi manusia itu pun berteriak.


"Kau..... Ba-bagaiman kau bisa tau aku berada di sini? tanya jelmaan sang Naga putih panik.