The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab.66.DRAGON



Sore itu, hujan tidak turun cahaya bulan pun remang remang seorang lelaki sedikit paruh baya berdiri di dekat sebuah pusaran tanah berwarna merah tatapan nya begitu sayu dan sendu sebelum dia membungkuk menaburkan bunga yang kemudian membaca doa.


"Tujuh belas Tahun sudah usia putri mu dan belum satu kalipun aku membawanya ke sini, Maharani taukah kamu jika kini anakmu sudah tumbuh dewasa dan cantik dia sangat mirip dengan mu dan sampai saat ini akupun tetap sendiri aku berjanji padamu, kelak aku akan mengajaknya kesini agar dia tau pusaran ibu nya, anakmu memiliki keanehan yang aku tidak tau harus kemana mencari kan obatnya, setiap datang bulan purnama anakmu selalu menderita kesakitan aku tidak tau harus membawa nya berobat kemana, sebentar lagi bulan purnama dan pastinya anakmu akan menderita lagi, Maharani aku kasian padanya tapi apalah dayaku aku tidak bisa berbuat apa-apa.


Setelah mengatakan itu laki-laki paruh baya itupun bangkit dan melangkah pergi meninggalkan pemakaman dengan menggunakan sebuah sepeda motor.sampai di halaman Rumah segera membuka pintu yang sudah di sambut dengan senyuman.


"Ayah dari mana, kenapa baru pulang?"


"Dari rumah teman, Tania Kenapa kamu belum tidur."


"Nunggu, Ayah."


"Ya sudah sekarang Ayah sudah ada di rumah Tania tidur ya."


" Baik Ayah."


Esok pagi Tania sudah bersiap untuk berangkat ke sekolah setelah beberapa bulan lamanya teman nya yang bernama Dodi tidak bisa masuk untuk menggikuti pelajaran kini, sudah mulai bisa dan sudah duduk manis di depan Rumah Tania. Ketika Tania membuka pintu alangkah terkejutnya dia.


"Dodi...! sejak kapan kamu ada di depan pintu."


Dengan senyum cengar-cengir Dodi pun menjawab.


"Sudah dari tadi."


"Kenapa tidak mengetuk pintu."


"Tidak aku tunggu saja, ayo Tania kita berangkat bareng."


"Yuk,"


"Eh, itu mobil siapa di depan itu."


"Tentu saja mobilku, ayo masuk."


"Kamu bisa mengemudikan nya?"


"Tidak, itu ada pak sopir yang akan mengantar kita "


Ketika Tania hendak masuk mobil sepeda motor Devan sudah berhenti di depannya.


"Tania, Tunggu!"


"Devan! ada apa?"


"Berangkat sekolah bareng aku saja ada yang ingin aku bicarakan?"


"Tidak, bisa Tania berangkat bersamaku kamu anak baru jangan coba coba, merampas Tania dariku."ucap Dodi kesal.


"Devan ..! Dodi! sudah sudah jangan bertengkar, kita bicara di sekolah saja Dev, ayo Dodi."


Dodi segera mengikuti Tania masuk ke dalam mobil tapi sebelum itu Dodi melambaikan tangan kepada Devan sambil menjulurkan lidahnya, membuat Devan geram.


"Awas saja kau?"Tania juga begitu sih, kenapa si Dodi ada lagi dia nempel terus ke Tania kayak prangko bikin sebel saja tuh cowok ngikutin Tania terus, kalau ada dia kacau semuanya, aku harus menggalah sama anak idiot seperti itu."


*****


Sementara di Kerajaan Barat Daya semua para pangeran pengikut sayembara sudah menggelilingi lapangan di mana sayembara itu akan di mulai hari ini.


pertarungan demi pertarungan telah terlewati semua pada unjuk kebolehan masing masing


pangeran Tatius dan pangeran Yervan segera berganti kostum yang sama semua yang di lakukan sudah sesuai dengan permintaan dan rencana dari pangeran Yervan.


Pertarungan yang sangat sengit terjadi semua mengeluarkan kekuatan nya masing-masing, bayak para pangeran yang terjatuh tak berdaya ketika menghadapi pangeran Timur di mana dia memiliki kekuatan yang sangat dahsyat dari cambuk api nya.


Peraturan dari pertarungan ini adalah setiap pemenang akan melawan pemenang lainnya jika mampu mengalahkan semua barulah mereka akan berhadapan dengan Dragon pimpinan raja singa.


Ini adalah inti dari sayembara barang siapa yang bisa mengalahkan Dragon maka putri Lin Ying berhak mereka bawa beserta sepertiga harta yang di miliki kerajaan Barat daya.


Melihat lawannya tidak begitu berbahaya pangeran Yervan meminta pada pangeran Tatius untuk diam di tempat dan pangeran Yervan yang akan menyelesaikan nya, dugaan pangeran Yervan tidak meleset tidak menunggu lama pangeran Yervan sudah mampu menahklukan nya.


Pertarungan hari ini sudah di cukupkan dengan beberapa pemenang yang jumlahnya tidak lebih dari tiga puluh orang yang mana diantaranya adalah.


Pangeran Timur, pangeran Tatius, ya pangeran Yervan menggunakan nama dari pangeran Tatius untuk menggikuti lomba sayembara ini, sehingga jika berhadapan dengan yang lebih kuat pangeran Tatius lah yang akan melawan sedangkan pangeran tinggal menunggu hasilnya.


Hari pertandingan kedua telah tiba, yang pertama giliran dari pangeran Timur menghadapi Dragon. Suasana sangat menegangkan dan mendebarkan pasalnya seorang pangeran Vampire harus menghadapi seekor harimau buas, ada rasa sedikit bergidik ketika pangeran Timur mengetahui jika yang bernama DRAGON adalah seekor harimau besar.


Dengan tubuh besar dan jalan yang sangat lambat Dragon keluar dari krangkeng nya dan berjalan menghampiri pangeran Timur yang sudah siap dengan cambuk api.


"Majulah, Dragon aku akan mencambukmu sampai tubuhmu hancur." teriak pangeran Timur.


"Auuuummmh! Auuuuumm!


Suara harimau mengaum dengan sangat keras banyak para penonton yang menyaksikan jalannya pertarungan itu dengan menutup mata saking ngeri nya melihat, binatang di depan mereka. Meskipun ada rasa takut tapi pangeran timur tetap tidak menyerah mundur dia yakin harimau besar itu bisa dia kalahkan.


"Majulah..!"


Cetteeerrr.....!"suara cambuk di ayun kan ke tanah , seketika mengeluarkan api mengarah pada Dragon, melihat cambuk api mengarah padanya Dragon dengan gesit melompat setinggi tiga meter sebelum mendarat ke bumi, lompatan yang begitu tinggi dan dengan jarak pendaratan sejauh sembilan meter membuat para penonton berteiak histeris, ketika lompatan harimau itu tepat menerjang pangeran Timur, sehingga pangeran Timur pun terjatuh, sebelum hatimau itu kembali memberikan serangan dengan mencakar nya Pangeran Timur segera berguling guling menghindari kemudian berdiri dan kembali mencambuk kan cambuknya berkali-kali ke arah harimau agar tidak melompat menerjang.


Pertarungan ini tidak pernah di bayangkan sebelumnya oleh para peserta sayembara jika yang akan mereka hadapi bukankah bangsa bangsa lain melainkan harimau banyak di antara mereka yang memilih mundur melihat


pangeran Timur yang memiliki ilmu cambuk api yang sangat dahsyat saja mampu tercakar. tubuhnya.


Cambuk yang diarahkan selalu ke arah Dragon bisa dengan mudah di hindari bahkan kali ini Dragon mulai menangkap cambuk itu dengan taring giginya yang tajam.