The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab.219 DERITA PANGERAN



Pangeran Yervan tersenyum miring melihat Pangeran Tatius yang menunduk di hadapan Ratu Derbah.


"Oh, jadi itu kamu Tatius, bagus kau benar benar berniat ingin membunuhku dan jika Ibu Ratu tidak datang tepat pada waktunya, mungkin aku sudah binasa di tangan mu, hebat... !sungguh kau saudaraku yang hebat aku salut padamu, sejak kecil kita bersama tapi ternyata demi seorang wanita kau bisa tega padaku," sunggut Pangeran Yervan berapi-api, hatinya sungguh sangat sakit dan perih meskipun tidak pernah akur akan tetapi rasa sayang sebagai saudara masih pangeran Yervan miliki, sedangkan Pangeran Tatius hanya demi seorang wanita dia tega membuang rasa ikatan persaudaraan nya.


"Maafkan aku Pangeran Yervan, aku tidak suka pangeran Yervan bicara kurang ajar pada kekasih ku,"desis pangeran Tatius yang masih dengan wajah menunduk.


"Apa? kekasih mu, tidak...! gadis itu akan jadi milikku, aku yang menemukan nya maka aku yang berhak atas dirinya." seru Pangeran Yervan lantang.


"Tidak, meskipun pangeran Yervan yang menemukan nya, hal itu tidak akan merubah fakta nya jika dia kekasih ku, kembalikan padaku dan biarkan kami pergi."sahut pangeran Tatius yang wajahnya langsung menggadah menatap wajah pangeran Yervan.


"Tidak..!Aku tidak akan memberikan nya padamu dia itu akan jadi milikku." krkeh pangeran Yervan yang tak mau kalah.


"Tidak..!"aku tidak akan membiarkan pangeran Yervan mengambil apa yang menjadi milikku."sinis pangeran Tatius yang juga tak kalah sengitnya.


"Diaaam....!" tidak bisakah kalian menghormati ku?"


"Ampun...!Ibu Ratu!" ucap Pangeran Tatius dan pangeran Yervan bersamaan.


"pangeran Yervan, cepat kau pergi dari tempat ini dan bawa saja gadis itu bersama mu."titah Ibu Ratu Derbah kepada pangeran Yervan yang tentu saja membuat pangeran Yervan bahagia.


"Baik, ibu Ratu...!" jawab Pangeran Yervan dengan hati berbunga bunga.


"Tunggu...!" jangan, Ibu Ratu, dia kekasih ku, Jangan lakukan ini pada ku."


"Dengar Pangeran Tatius...!" menggalah demi kakakmu,"


"Aku akan menggalah tapi tidak untuk Cinta ku, aku tidak bisa ibu Ratu, maaf aku akan ambil dan bawa Kekasih ku kembali."Ujar pangeran Tatius yang kemudian berusaha berlari mengejar langkah pangeran Yervan tapi belum sempat Pangeran Tatius melangkah tiba-tiba tangan Ratu Derbah terangkat ke atas.


"Cukup dan hentikan langkah mu pangeran Tatius."


"Ibu, Ratu! tolong jangan halangi aku." pinta pangeran Tatius pada Ratu Derbah yang mana Ratu Derbah lebih perhatian dan memilih menuruti keinginan pangeran Yervan.


"Dengar, Pangeran Tatius, kau pergi lah jauh jauh dari kerajaan ini, Ayahmu Raja Awang-awang Vampire sangat murka padamu, pergi lah dan biarkan Pangeran Yervan yang akan membahagiakan kekasih mu, percaya lah Pangeran Yervan akan menyayangi kekasih mu itu karena pangeran Yervan sangat tertarik padanya."


"Tidak, Ibu Ratu !"aku tidak akan membiarkan siapapun merampas kekasih ku dari tanganku jadi ku mohon jangan halangi aku karena aku bisa berbuat nekad dan tidak memperdulikan siapa ibu Ratu." ancam pangeran Tatius yang tidak ingin di permainkan untuk kesekian kalinya lagi dan selalu mengalah pada pangeran Yervan, saudara tirinya dalam urusan dan masalah yang lain Pangeran Tatius bisa bertoleran dengan pangeran Yervan tapi jika soal cinta pangeran Tatius tidak akan pernah mau bertoleransi lagi, cintanya adalah milik nya dan tidak akan dia ijinkan siapapun meruntuhkan dan menghancurkan bahkan merampas cintanya.


Ratu Derbah tersenyum miring mendengar celotehan dari putra tirinya.


"Pangeran Tatius boleh menggatakan apa saja tentang cinta, tapi bagi seorang Ibu, kebahagiaan putranya adalah satu satunya yang akan dia perjuangkan, dengar...! Pangeran Yervan sudah terpuruk jatuh ketika putri Lin Ying dengan sangat terang dan jelas menggatakan tidak mencintai pangeran Yervan dan memilih pergi meninggalkan pangeran Yervan demi mengejar cintamu untuk itu dia pergi mencari mu, dan akhirnya meninggalkan luka dan kesedihan hati yang dalam. Akibat dari ulah putri Lin Ying pangeran Yervan putraku seperti mayat hidup dimana dia tak lagi bisa tersenyum bahagia bahkan suka sekali menyendiri. Di sini, yaa...di sini, hari hari pangeran Yervan dia habiskan setelah Kepergian dari putri Lin Ying dan sekarang setelah kulihat sinar bahagia dari pancaran matanya karena kehadiran gadis itu harus kah aku merampas kebahagiaan nya dengan menyuruhnya untuk mengembalikan nya padamu? tidak... pangeran Tatius bukan putraku yang harus menggalah untuk semua ini tapi kamu, jadi biarkan kakakmu bahagia."


"Tidak...! untuk kali ini tidak ibu Ratu, kami saling mencintai Bagaimana ibu ratu bisa memaksa kekasihku untuk bisa mencintai pangeran Yervan, tidak bisa aku tetap tidak akan Mau menggalah sedikit pun pada pangeran yervan karena cinta bukan suatu barang yang bisa dengan mudah di tukar pindahkan tempat berlabuhnya." tutur Pangeran Tatius sok paham cinta.


"Dengar... pangeran Tatius! Raja sangat murka dan marah padamu, jika beliau sampai melihat mu disini, aku tidak bisa bayangkan apa yang akan Raja lakukan padamu, selain itu sudah sangat jelas dan bukan Rahasia lagi, jika Raja tidak sedikit pun menerima kenyataan jika kamu memilih pasangan seorang wanita dari bangsa manusia dan sudah bisa di bayangkan pula bagaimana, sikap Raja pada hubungan cinta mu dengan gadis manusia itu nantinya, apa kau bisa jamin gadis itu akan selamat dan baik baik saja, ingat Raja tidak mengginginkan kau menikah dengan bangsa manusia dan seharusnya kamu bersyukur pangeran Yervan jatuh hati pada gadis pilihan mu itu artinya pangeran Yervan telah melindungi kekasih mu dari marabahaya."


"Aku tau ibu Ratu! Raja tidak mau menerima hubungan ku dengan gadis bangsa manusia tapi setidaknya aku bisa berusaha berjuang membujuk hatinya."


"Apa kau bilang pangeran? berjuang membujuk Raja, Ha . ha..ha....apa kau tidak menggenali Ayah mu itu, mau berjuang model apa pun pastilah semua sia sia."


"Aku, tidak perduli ibu Ratu."


"Terserah padamu tapi aku sebagai seorang ibu dari Pangeran Yervan juga tidak akan membiarkan siapapun berani' merampas kebahagiaan nya, pergilah dari sini pangeran Tatius."


"Tidak, aku tidak akan pergi..!"kekeh pangeran Tatius pada Ratu Derbah.


"Baik....!" kita lihat bagaimana usahamu bisa mendapatkan kekasih mu Kembali..!"


Ratu Derbah segera melompat mundur dua langkah dengan kedua tangan terangkat ke atas.


Gerbang penjaga tuju lapis pintu menutup dan menghilang lah dari pandangan manusia.


hiyaaaaaa....duaaaaarrrr....! suara guntur yang tiba-tiba mengelegar di atas langit ketika sebuah tanda bintang berwarna hitam yang di miliki setiap penghuni kerajaan Istana Awang Awang Vampire khusus nya bagi keluarga istana di lemparkan ke atas langit.


di mana langit tiba-tiba berubah menjadi hitam pekat dengan suara suara Guntur yang beberapa kali berbunyi menggelegar dan bersahut sahutan untuk beberapa saat, yang kemudian dalam sekejap mata tanah dengan bangunan istana megah tiba-tiba menghilang dari pandangan mata, yang ada dan yang terlihat kini adalah hutan belantara yang kosong tanpa apapun di sana.


Pangeran Tatius menggigil Tubuhnya bergetar dengan hebat kedua bola matanya nanar menatap kedepan.


"Ibu Ratu...! jangan.. jangan lakukan itu padaku...ibu Ratu... ! buka kembali pintunya aku mau masuk .. Ibu Ratu. ...buka pintunya...aku mohon jangan .... Pisahkan kami, ibu Ratu boleh menggambil apapun yang akan menjadi hak ku, tapi ku mohon jangan tutup pintu nya.....


ibu Ratuuuuuu....! teriak Pangeran Tatius Histeris berulang ulang kali berharap Ratu Derbah membuka kembali pintu gerbang istana kerajaan Awang Awang Vampire.


Pangeran Tatius berlari kesana-kemari bagaikan orang gila memukul menendang tapi semua nya sia sia yang pangeran Tatius pukul hanya dinding dinding kosong yang tak bisa tersentuh tangan manusia.


Pangeran Tatius mengerti Ratu Derbah melakukan semua itu agar Pangeran Tatius tidak bisa masuk kedalam istana kerajaan Awang Awang Vampire, dimana kerajaan Istana Awang Awang Vampire jika terkunci pintu gerbang tujuh lapis maka hanya bisa di buka oleh bangsa Vampire itu sendiri, sedangkan bangsa manusia tidak akan bisa menembus maupun masuk di dalamnya, sedangkan Pangeran Tatius yang telah menelan mutiara hijau yang seutuhnya sudah berubah menjadi manusia tidak bisa masuk dan membuka pintu gerbang yang sudah tertutup, kecuali sudah mendapatkan tanda bintang berwarna hitam dari Raja dan hal itupun harus melalui proses yang cukup panjang, sedangkan pangeran Tatius setelah menelan mutiara hijau tak sekalipun Kembali ke kerajaan Istana Awang Awang Vampire, untuk itu pangeran Tatius tidak memiliki kunci pembuka maupun penutup pintu gerbang secara gaib.


Tubuh Pangeran Tatius jatuh terkulai lemas yang akhirnya air matanya jatuh meleleh membasahi pipi.


"Inikah awal penderitaan ku apa yang harus aku lakukan bagaimana aku bisa masuk kesana,"lirih Pangeran Tatius dalam hati sambil terisak.