The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab.131.DUA SATU PLUS



"Raja... lepaskan apa yang kau lakukan, kau tidak bisa memaksa ku," ucap Ratu Shima memberontak kecil dalam gendongan Raja Awang Awang Vampire, sedangkan Raja Awang-awang Vampire tak perduli dengan ucapan Ratu Shima sampai di dalam kamar Raja Awang Awang Vampire langsung menjatuhkan tubuh Ratu Shima di atas ranjang dengan kasar.


"Bruuuuugggh...!"


Ratu Shima yang tak menyangka Raja akan menjatuhkan bobot tubuhnya dengan kasar hanya bisa mengeram kesal, karena pikiran nya ternyata salah bukan hal lembut dan halus yang dia dapatkan tapi perlakuan kasar terang saja sikap itu membuat Ratu Shima terkejut pasalnya Raja tidak pernah bersikap kasar sebelumnya, di gendong dengan lembut dan di letakkan di atas Ranjang pun dengan lembut dengan penuh hati hati, akan tetapi kali ini yang terjadi benar benar di luar dugaan, Raja melempar kan tubuhnya di atas Ranjang dengan sangat kasar, belum juga hilang keterkejutan Ratu Shima lagi lagi Raja berulah yang mengejutkan. Tanpa gerakan lembut dan perlahan-lahan Raja langsung menimpa tubuh Ratu Shima dari atas seperti sedang terjun bebas, Ratu Shima memekik keras di karenakan harus menahan bobot Raja yang tiba-tiba menimpa nya.


"Raja...!" kau gila seru Ratu Shima yang lagi-lagi tak di perdulikan, Sang Raja hanya tersenyum menyeringai yang Raja berikan sebagai tanda jawaban dari pertanyaan Ratu Shima , di mata sang Raja, Ratu Shima melihat kabut gairah yang seperti nya tak bisa di bendung lagi, untuk beberapa detik Raja memberikan kecupan pada setiap lekuk yang ada di depannya dan ....


"Kreeeeek..... kreeeeek..!"


Raja merobek paksa baju yang di kenakan Ratu Shima membuat Ratu Shima mendelik seketika.


"Raja ...! kau benar benar gila, aku istrimu kenapa tindakan mu kasar bagaikan sang pemerkosa, hentikan cara kasar mu aku tidak suka," teriak Ratu Shima di bawah Kungkungan tubuh sang Raja.


"Ratu..!" aku sudah lama berpuasa aku tidak sabar ingin cepat cepat buka puasa makanan kesukaan ku, kamu tenang dan nikmati saja semuanya."ucap Raja yang masih terus mengaskes dan menggengam apa saja yang tersentuh tangan jahilnya.


Apa yang dilakukan Raja dalam pembukaan memang sangat kasar dan terlihat buru-buru tapi setelah menyelami kedalam nya, Raja melakukan nya dengan sangat lembut membuat sang Ratu mengeluarkan suara desah indahnya yang semakin membuat Raja semakin menggila.


Ketika dua mahkluk Vampire sedang tenggelam dalam lautan cinta dari arah luar ruangan kamar kepribadian Raja tampak seorang wanita cantik sedang panik dan berteriak histeris, sambil mengedor ngedor pintu kamar sang Raja, membuat permainan Raja dan Ratu shima langsung berhenti mendadak tanpa sempat melakukan tendangan bola pada gawang nya.


"Raja..!" buka pintunya apa yang terjadi padamu Raja..!" apakah kau baik baik saja seperti nya baru saja ada perampok yang masuk dalam ruangan ini, Raja..!" ayo cepat buka pintunya, lihatlah ruangan luar kamar Raja berantakan mungkin ada perampok yang menyelinap masuk ke dalam ruangan kamar ini." teriak seorang wanita dari luar kamar membuat Raja mengeram kesal karena permainan nya harus berhenti mendadak di kala belum mencapai kemenangan bahkan belum sempat mencetak gol pada gawang dan Ratu Shima Tersenyum geli melihat Raja yang frustasi.


"Siapa sih, di luar brisik sekali ngangu orang olah raga saja,"Grutu sang Raja kesal.


"Sudah buka pintunya cepat, dari pada nanti dia nyuruh pengawal untuk mendobrak pintu ini," ucap Ratu Shima Tersenyum geli.


"Ok, Ratu ku! kali ini kamu selamat tapi lihat saja nanti, aku akan membuat rekor terbanyak dalam mencetak gol lebih banyak dari biasanya sampai gawang mu ambruk."Dengus sang Raja kesal sambil melangkah menuju pintu dan dengan perasaan kesal pula di buka nya pintu kamar, mula mula Raja hanya membuka pintu sedikit agar wanita yang berteriak-teriak itu tidak melihat keadaan di dalam kamar yang lebih kacau lagi keadaan nya di mana sprei tak lagi rapi bantal dan guling jatuh di lantai di tambah dengan beberapa sobekan baju dan kancing kancing baju yang berhamburan di lantai.


Tapi sungguh wanita itu tamu tak punya sopan santun di mana ketiika Raja membuka pintu kamarnya sedikit dia justru membuka nya lebih lebar dan menerobos masuk tanpa permisi.


"Hei. Ratu Derbah!" kau mau kemana?"Cegah sang Raja agar tidak melihat keadaan Ratu Shima yang sudah kacau dengan bajunya sudah robek karena ulah nakal nya, tak mampu mencegah langkah Ratu Derbah yang nekad sang Raja mengusap wajahnya dengan kasar.


"Aduuuuh.. !" keluh Raja yang merasa pusing tiba-tiba sambil meletakkan tangannya di kepala nya.


Sementara Ratu Derbah yang menerobos masuk tanpa permisi membulat kan kedua bola matanya melihat pemandangan yang super kacau di dalam Kamar itu.


"Raja .!" aku juga mau,." seru Ratu Derbah yang dengan tangan nya sendiri merobek bajunya membuat Ratu Shima dan Sang Raja mendelik seketika.


"Ratu Derbah apa yang kau lakukan?" tanya Raja panik.


"Aku, juga ingin mendapatkan permainan yang menakjubkan ini, aku juga ingin merasakan keganasan dari kejantanan mu Raja."


"Hah...!" Raja melongo tak percaya sementara Ratu Shima terkekeh kecil melihat wajah Raja yang tiba-tiba berubah merah kuning hijau, seperti pelangi.


"Ratu Derbah..!" sekarang giliran mu aku sudah, aku permisi dulu ya dan selamat menikmati Raja sangat kuat dan hebat.' ucap Ratu Shima pada telinga Ratu Derbah yang suaranya sedikit keras sehingga Raja mampu mendengar nya.


Raja mengepalkan tangannya pada daun pintu dengan sangat kuat sehingga kuku panjang nya mengelupas kulit pintu tatapan matanya begitu tajam menatap Ratu Shima yang kala itu Ratu Shima juga menatap nya dengan senyumsn mengejek, Raja benar benar di buat kesal dengan sindiran Ratu Shima, ketiika Ratu Shima hendak keluar dengan berbalut selimut tangan kekar Raja menghentikan langkah kakinya dengan sangat lirih Raja pun berbisik.


"lihat saja, jika ada kesempatan kamu tak akan ku lepaskan, aku akan menciptakan banyak gol yang akan memasuki gawangmu, jadi persiapkan gawangmu agar kuat menerima tendangan ku," ucap Raja sambil tersenyum menyeringai.


Ratu Shima tidak menanggapi ucapan sang Raja dia terus berlalu keluar dari dalam kamar dan masuk ke dalam kamar mandi yang ada di ruangan kamar lain.


Sementara Ratu Derbah menatap Raja dengan tatapan sayu penuh kabut gairah.


"Ayo, Raja!"


"Kemana?" Sssshh...Raja menyadari pertanyaan konyol nya.


"Ayo, kita lakukan."


"Maaf, Ratu!aku harus mengejar pencuri yang tadi merusak ruang tamu, aku permisi dulu.'


"Tapi, Raja aku bagaimana?"apa yang harus aku lakukan.'


"Ratu Derbah tolong bantu rapikan kamarku ini saja, aku akan sangat berterima kasih kepada mu." ucap Raja sambil melangkah pergi sementara Ratu Derbah menghentakkan kakinya di lantai karena merasa kesal.


"Kenapa justru aku yang harus membersihkan kacauan ini."Sungut Ratu Derbah kesal.