
"Ini lebih buruk dari perkiraan ku, mengapa Kanda Pangeran Yervan yang menemukan nya, ngapain juga sih dia nongkrong di sungai malam malam begini, bukankah seharusnya pangeran Yervan bersama dengan putri Lin Ying, ada apa dengan mereka dan Jangan jangan, Pangeran Yervan tidak menghisap darah Tania karena Kanda Yervan tertarik sama Tania, ini lebih gawat lagi, sudah lelah aku bermusuhan terus dengan nya apa yang harus aku lakukan, mana aku juga belum siap bertemu Raja, Araaaaaagggghhhh....!"Pangeran Tatius mengacak acak Rambutnya yang tidak gatal.
"Tidak ada jalan lain,aku harus merampas Tania dari tangan Pangeran Yervan, agar dia tidak menggenaliku aku harus memakai cadar penutup, sebelum Pangeran Yervan membawa masuk Tania kedalam kerajaan." desis Pangeran Tatius dalam hati yang kemudian dengan hanya beberapa menit merubah semua penampilan setelah semua di rasa selesai dengan gerakan cepat Pangeran Tatius terbang melesat menghadang langkah kaki pangeran Yervan.
"Sruuuuuuut.....deeep..!" suara tubuh Pangeran Tatius yang menginjak dan mendarat di tanah, dia berdiri tepat di hadapan pangeran Yervan membuat Pangeran Yervan menghentikan langkah kakinya secara mendadak.
"Siapa kau ...?"berani sekali menghadang jalanku!"seru pangeran Yervan dengan suara yang keras.
"Berikan gadis itu padaku?"ucap pangeran Tatius dengan suara yang di buat berbeda lebih berat dan terkesan tua.
"Enak saja kalau bicara, pergi lah dan jangan halangi jalanku, hari ini aku tidak berminat untuk bermain main dengan mu."seru Pangeran Yervan seraya melangkah pergi namun dengan secepat kilat Pangeran Tatius segera kembali menghadang jalannya
"minggir, Kataku...! atau kau akan menyesal."teriak Pangeran Yervan lantang.
"aku tidak kan minggir sebelum kau memberikan gadis itu kepadaku."jawab laki-laki yang berdiri di depan pangeran Yervan.
"Enak saja...! memberikan padamu! kamu pikir ini barang, pergilah dan jangan ganggu aku, ingat jangan sampai kesabaran ku hilang karena sikapmu, sekali lagi kau berani menghalangi jalan ku, maka aku tidak akan pernah mengampuni mu." Ancam pangeran Yervan pada pangeran Tatius.
"Sangat menakutkan sekali ancaman mu, tapi aku tidak perduli itu, berikan secara baik-baik atau aku akan merampas nya dari tangan mu."seru pangeran Tatius kesal.
Pangeran Yervan terkekeh mendengar gertakan dari laki-laki di depannya.
"Ha. ha .ha ...! cukup besar nyali juga rupanya dirimu, apa kau tidak tau siapa diriku?"atau jangan jangan kamu manusia yang tersesat di kawasan lembah ini, dengar anak muda pergilah, sebelum habis kesabaran ku, hari ini hatiku lagi senang, untuk itu pergi lah aku tidak akan melukaimu dan tidak akan menghisap darahmu, bukan kah kau bisa melihat jika aku seorang Vampire, kau bisa mati tercabik cabik Nanti, pergilah....jauh..jauh dari hadapan ku maka nyawamu akan selamat."
"Aku tidak akan pergi sebelum kau serahkan gadis itu padaku."
"Hei.... !"jangan memancing emosi ku, gadis ini milikku, aku yang menemukan nya maka dia akan jadi pelayan pemuas ku."
"Kurang ajar, jangan berani beraninya kau menyetuh gadis ku, seujung kuku saja kau berani, aku tidak akan melepaskan mu," seru pangeran Tatius dengan wajah yang mulai merah padam hatinya sakit dan terbakar emosi mendengar perkataan dari kakak nya yang di anggap nya sudah kurang ajar.
Pangeran Yervan tertawa lebar mendengar ucapan dari pangeran Tatius.
"Apa..? gadis mu....! ha .ha . ha, hei.... manusia lupakan saja gadis mu yang ini, kau cari lagi gadis yang lain dan gadis ini biarkan jadi milikku akupun ingin mencicipi dan menikmati nya, akupun ingin tau rasanya bercinta dengan manusia."
Wajah Pangeran Tatius semakin menegang, tangannya mulai mengepal dan giginya menimbulkan bunyi gemretak.
"Yervaaan....! Hentikan ucapanmu...!Jangan berani sedikit pun kau menyetuh gadis ku, sedikit saja kau lakukan, maka aku tidak akan melepaskan mu." ucap Pangeran Tatius dengan suara yang sangat keras dan lantang dan tatapan matanya sangat tajam menatap pangeran Yervan.
"Siapa kau? bagaimana bisa kau tau namaku?" tanya Pangeran Yervan yang penasaran.
"Itu, tidak penting untuk ku jawab, sekarang berikan gadis itu padaku dengan baik baik, atau aku akan menggunakan kekerasan untuk merampas nya darimu?" dan jangan lagi kau berani bicara yang kurang ajar karena aku tidak akan memaafkan mu."
"Cukup besar nyali juga dirimu, lakukan.... !" ambil gadis mu dariku jika kau bisa,"seru Pangeran Yervan menantang laki laki yang ada di hadapannya dengan senyum menyeringai,
Tanpa banyak bicara lagi pangeran Tatius segera memberikan serangan pada Pangeran Yervan dengan menendang kan kakinya,ke tubuh pangeran yervan, sementara pangeran Yervan yang juga sangat mahir dalam ilmu bela diri bisa dengan mudah menghindari tendangan kaki dari pangeran Tatius.
Pangeran Yervan melompat mundur beberapa langkah yang kemudian meletakkan tubuh Tania di rerumputan, kemudian dengan gerakan cepat pangeran Yervan memberikan serangan balik pada Pangeran Tatius.
Pangeran Tatius yang sudah tersulut emosi dengan ucapan dan perkataan dari pangeran Yervan memberikan serangan dengan bertubi tubi ke arah pangeran Yervan.
"Busyet...! cukup hebat juga laki-laki ini, siapa dia mengapa laki-laki ini juga menggenaliku, aku harus lebih berhati-hati lagi."Gumam pangeran Yervan dalam hati yang kemudian dengan gerakan cepat pula menangkis semua serangan yang di berikan pangeran Tatius kepada nya. " jurus ini, seperti nya aku pernah mengenal jurus ini seperti nya tidak asing bagiku, tapi di mana dan siapa yang menggunakan jurus ini, mengapa aku tidak ingat sama sekali,"
Lagi-lagi Pangeran Yervan menangkis serangan dari pangeran Tatius dengan bermonolog sendiri dalam hati.
Senyum menyeringai tersungging dari bibir pangeran Yervan ketika dengan sangat cermat dia melihat satu celah yang bisa merobohkan dan membuat lawan nya pasti tersudut.
Sementara Pangeran Tatius yang tersulut emosi memberikan serangan tanpa memikirkan bagaimana melindungi diri yang ada dalam pikiran nya hanya menyerang dan menyerang.
Tendangan kaki dengan cepat dan keras di hantamkan ke tubuh pangeran Yervan dari arah kanan dan kiri bahkan terkadang dari arah depan menyerang bagian dada Pangeran Yervan, akan tetapi Pangeran Yervan yang tidak asing dengan jurus yang di gunakan Pangeran Tatius bisa dengan mudah dapat menangkis nya dan mengetahui kelemahan serta celah untuk menangkis nya.
Dengan senyum menyeringai Pangeran Yervan mulai melancarkan serangan balasan ketika tendangan kaki dari pangeran Tatius diarahkan dari arah depan dengan tujuan menghantam dada pangeran Yervan secepat kilat Tubuh pangeran Yervan terbang membumbung ke atas yang kemudian kaki kanan pangeran Yervan langsung memberikan tendangan punggung dari arah belakang sehingga serangan balik dari Pangeran Yervan mampu membuat tubuh Pangeran Tatius jatuh tersungkur kedepan dengan posisi mencium tanah.
"Bruugh...!"suara jatuhnya tubuh pangeran Tatius, tanpa menyia nyiakan kesempatan lagi dengan cepat pangeran Yervan kembali memberikan serangan dengan menghujam kan tubuhnya di atas tubuh pangeran Tatius dengan memberikan serangan tinju bertubi tubi dari arah lurus depan samping kanan dan kiri.
Pangeran Tatius yang berada di posisi bawah pun meringis menahan sakit, dengan gerakan cepat yang di sertai tenaga dalam yang kuat tangan Pangeran Tatius mencengkram kedua bahu pangeran Yervan dari belakang dengan kuat dengan gerakan seperti membanting dan dengan disertai kekuatan tenaga dalam diangkat nya tubuh Pangeran Yervan melalui cengkraman bahu seperti orang yang mau membanting sehingga tubuh Pangeran Yervan terangkat dan di jatuhkan kebawah dengan sangat keras.
Karena Pangeran Yervan juga mencengkram kuat tubuh pangeran Tatius yang juga di sertai tenaga dalam yang kuat, maka yang terjadi kedua tubuh itu hanya berganti posisi dengan gerakan seperti orang yang lagi melakukan salto sebelum pada akhirnya keduanya jatuh di tanah dengan posisi kini pangeran Tatius berada di atas Pangeran Yervan.
"Bruuugh..!" kembali dua tubuh Pangeran Tatius dan Pangeran Yervan jatuh bersamaan dengan posisi yang berganti, kini Pangeran Yervan yang berada di bawah, tidak ingin mendapatkan serangan tinju dari Pangeran Tatius yang berada di atasnya, dengan gerakan secepat kilat Pangeran Yervan melayangkan pukulan tanganya dari arah samping yang mana langsung mengenai wajah Pangeran Tatius hal itu membuat pertahanan dari Pangeran Tatius kendor dan kesempatan itu di gunakan Pangeran Yervan untuk melepaskan diri dari himpitan tubuh pangeran Tatius yang ada di atasnya, tak aya lagi serangan mendadak itu membuat Pangeran Tatius terdorong mundur yang akhirnya Pangeran Yervan bisa lepas.
Sebelum Pangeran Tatius memberikan serangan balik dengan cepat pangeran Yervan yang melihat ada satu batang kayu yang tergeletak di tanah diambilnya segera dan dengan kecepatan tinggi di lemparkan nya kayu itu pada tubuh Pangeran Tatius yang belum siap dan hasilnya.
"Auuwwh ..!" sebuah jeritan kecil keluar dari bibir pangeran Tatius yang terkena lemparan kayu hingga membuatnya meringis menahan sakit.