The Vampire Princes First Love

The Vampire Princes First Love
Bab 233.PEMBALASAN



pangeran tatius yang mendengar teriakan dari Putri lin Ying dia sangat terkejut ketika melihat tubuh putri linyin dari dalam kolam ditarik ke atas permukaan oleh laki-laki bangsa manusia yang mana setelah itu laki-laki bangsa manusia menyandra tubuh Putri lin ying dengan sebilah pedang panjang di lehernya.


"Kau.....!" seru Pangeran Tatius tertahan.


"hahaha kenapa..pangeran yang tampan, permainan kita belum selesai, Bagaimana kejutan ku Kau pasti menyukainya kan! cepat mundur dan berlutut di hadapanku jika tidak pedang ini akan melukai wanita cantik ini, cepat lakukan perintahku." seru laki-laki bangsa manusia kepada pangeran tatius


"Kau benar-benar licik wahai manusia, aku tidak menyangka jika kau sangat suka berbuat curang, Ayo, kita bertarung satu lawan satu jangan menggunakan cara pengecut dengan menyandera seorang wanita.' seru pangeran Tatius geram.


Kembali terdengar suara tawa dari laki-laki bangsa manusia.


"Hahahaha...Kau tidak perlu mengajariku anak muda, dalam perang apapun boleh dilakukan karena yang dibutuhkan dalam perang adalah menang, aku mau menang dan aku akan memenagkan segalanya jadi apapun bisa aku lakukan, kalau bisa selamatkan gadis ini, tapi sekali saja kau berani bergerak aku tidak akan main-main, pedang ini akan melukainya, jika kau tidak percaya silahkan dicoba hahaha."seru laki-laki Bangsa manusia dengan lantang, kini dirinya sangat yakin akan bisa memenangkan pertandingan melawan Pangeran Tatius.


"Pangeran...! Jangan dengarkan perkataan dari laki-laki bangsa manusia ini, dia hanya menggertak, jangan pedulikan aku." seru Putri Lin Ying pada Pangeran Tatius.


Untuk beberapa saat Pangeran Tatius berpikir, benarkah apa yang dikatakan putri lin Ying jika sebenarnya laki-laki bangsa manusia itu hanya menggertak saja, tapi bagaimana seandainya laki-lak bangsa manusiai itu tidak hanya menggertak," Gumam Pangeran Tatius dalam kebingungan antara ingin mendengarkan apa yang dikatakan Putri Lin Ying atau dia menyerah demi keselamatan Putri lin Ying.


Melihat pangeran Tatius yang sedang kalut dan terlihat bingung laki-laki bangsa manusia terkekeh dia tertawa lebar.


"Coba saja anak muda Jika kau berani, sekali saja kau menyerangku maka aku tidak bisa menjamin keselamatan dari wanita ini kau pikir aku kan bersimpati, tidak...! aku tidak pernah bersimpati pada siapapun jadi jika kau ingin menantang dan ingin membuktikan ucapanku majulah agar kau tahu akibatnya."


"Sudahlah Pangeran... kamu tidak usah mendengarkan ocehan dari laki-laki bangsa manusia, dia hanya menggertak dia tidak bisa berbuat apa-apa, Serang dia jangan pedulikan aku, karena aku tidak apa-apa." seru Putri Lin Ying memberi semangat kepada Pangeran Tatius dimana Pangeran Tatius sedang bimbang antara ingin melakukan dan antara tidak.


laki-laki bangsa manusia menatap dengan penuh ke menangan kepada Pangeran Tatius yang bimbang, Ayo, lakukanlah dengarkan saja apa yang diperintahkan gadis ini karena aku tidak akan main-main dengan ucapanku " seru laki-laki bangsa manusia pada pangeran Tatius.


"Pangeran Jangan dengarkan apa yang dikatakan laki-laki bangsa manusia ini percayalah, Dia hanya menggertak karena dia tidak bisa menghadapi pangeran Karena dia tidak mampu melawan pangeran makanya dia menyandra diriku."


"Oh, ya! kita lihat Gadis sombong apa yang akan dilakukan Temanmu itu apakah dia akan mendengarkan mu atau menuruti perintah ku."


"mungkin apa yang dikatakan Putri Lin Ying benar, dis hanya ingin mrnggertak lebih baik aku serang dia dan segera melumpuhkan nya." Gumam Pangeran Tatius dalam hati yang kini diam diam mengerahkan tenaga dalam dan mulai membangun sebuah serangan.


Pangeran Tatius pura-pura jongkok seolah olah sedang menyerah seperti apa yang di perintahkan laki-laki bangsa manusia akan tetapi, pada detik berikutnya dengan kecepatan yang tinggi Pangeran Tatius segera terbang melesat dengan memberikan serangan tendangan samping, agar serangannya tidak menciderai Putri Lin Ying yang sedang di sandra, dengan gerakan cepat pula laki-laki Bangsa manusia membuang tubuhnya ke belakang dengan menarik putri Lin Ying ikut bersamanya, sehingga serangan dari Pangeran Tatius mengenai ruang kosong.


"Aaaaaa....!" pekik suara dari putri Lin Ying yang terkejut karena tubunya di tarik kebelakang sehingga mau tidak mau menggikuti sang penarik, sikap kuda kuda dan keseimbangan tubuh yang sangat bagus dan matang, meskipun posisi menarik tubuh putri Lin Ying akan tetapi laki-laki bangsa manusia dan putri Lin Ying tidak sampai jatuh tersungkur di tanah.


"bedebah...! rupanya kau ingin menguji kesabaran ku anak muda, lihat dan saksikan ini"


"Sriiing......!"Aaaaaa.. .! gerakan dari pedang panjang yang melukai leher putri Lin Ying, sehingga menimbulkan suara jeritan dari putri Lin Ying yang tidak menyangka jika laki laki bangsa manusia tidak main main dengan perkataan nya.


Pangeran Tatius yang melihat dan mendengar jerittan dari Putri lin Ying segera menoleh dan kedua bola matanya membulat seketika dengan Bibir bergetar, dia benar-benar tidak main-main Pangeran Tatius tidak menyangka jika laki-laki bangsa manusia tidak main-main dengan ucapannya darah hitam mulai keluar dan menetes dari leher Putri lin Ying meskipun Apa yang dilakukan laki-laki bangsa manusia tidak dengan kekuatan penuh sehingga hanya mengores sedikit leher Putri lin Ying, Namun hal itu tetap saja meninggalkan rasa sakit.


"Kurang ajar berani sekali kau melukainya." gertak Pangeran Tatius geram.


Laki-laki bangsa manusia terkekeh mendengar umpatan dari pangeran Tatius.


"Bagaimana..?" apa kau masih mau coba coba!" tanya laki-laki bangsa manusia dengan angkuh dimana kini dia yang sedang memegang kartu As nya.


Pangeran Tatius tidak bergeming dari tempatnya berdiri pikiran nya sedang sibuk mencari cara bagaimana bisa menyelamatkan Putri Lin Ying dari cengkeraman laki-laki bangsa manusia itu.


"Hei.... mengapa kau diam saja, apa yang sedang kau pikirkan anak muda! aku peringatkan sekali lagi jangan kau coba coba jika kau tidak ingin melihat gadis ini menjadi mayat."


"Apa maumu!"


"Nah... begitu kan lebih bagus, aku hanya ingin kau menyerah, ayo berlutut dan taruh kedua tangan mu di atas kepala."


"Diam....!kau jangan coba coba menggajariku atau jsngan jangan kau ingin melihat pemandangan indah ini."Seru laki laki bangsa manusia sambil melirik pada putri Lin Ying


"Baik...! akan aku turuti semua perintah mu tapi ku mohon lepaskan Putri Lin Ying sekarang juga." pinta Pangeran Tatius pada laki-laki bangsa manusia.


"Hahaha....apa kau bilang? melepaskan, ha-ha-ha kau pikir aku ini bodoh cepat turuti perintah ku atau gadis ini akan aku bunuh sekarang juga."


karena merasa tidak punya pilihan lain Pangeran status akhirnya menuruti perintah dari laki-laki bangsa manusia, perlahan-lahan Pangeran status menjatuhkan tubuhnya berjongkok dengan kedua tangannya berada di atas kepala melihat Apa yang dilakukan Pangeran Tatius, laki-laki bangsa manusia merasa sangat senang karena ini adalah kesempatan dia untuk bisa membalas dendam pada sakit hatinya di masa yang lalu.


Belum puas rasanya jika hanya melihat Pangeran tatius berjongkok dengan meletakkan kedua tangannya di atas ke kepala, laki-laki bangsa manusia itu mengambil cambuk apinya.


Putri Lin Ying yang melihat pergerakan dari laki-laki bangsa manusia sangat terkejut, di satu sisi tangannya memegang sebilah pedang yang mana masih menempel pada lehernya dan di sisi lain dengan tangan yang lain pula laki-laki bangsa manusia mengambil cambuk.


"Apa yang akan kau lakukan," tanya Putri Lin Ying pada laki-laki bangsa manusia.


laki-laki bangsa manusia tidak memperdulikan pertanyaan Putri Lin Ying, dia terus maju sambil mendorong Putri lin Ying sehingga dia tetap dalam cengkraman laki-laki bangsa manusia, dengan secepat kilat dan dengan kekuatan yang lebih dahsyat laki-laki bangsa manusia itu mencambuk tubuh Pangeran Tatius yang sedang berjongkok, alhasil yang terjadi Pangeran Tatius pun jatuh karena kehilangan keseimbangan dan tangannya terlepas, laki-laki bangsa manusia tidak suka melihat tangan Pangeran Tatius terlepas dari atas kepalanya, dia marah dan geram sehingga membentak.


"Taruh kembali kedua tangan mu di atas kepala cepat, atau aku akan memperdalam sayatan pisau ini di leher temanmu."Gertak laki-laki bangsa manusia.


tidak ada pilihan lain selain menuruti Apa yang diperintahkan oleh laki-laki bangsa manusia kepada pangeran Tatius. sehingga mau tidak mau pangeran Tatius meletakkan kedua tangannya kembali di atas kepala dan pada detik itu juga laki-laki bangsa manusia memberikan sabetan cambuknya berulangkali ke tubuh pangeran Tatius dan jika Pangeran Tatius terjatuh dan kedua tangannya yang berada di atas kepala terlepas, maka laki-laki bangsa manusia menggoreskan kembali pedangnya ke leher Putri lin Ying.


Dengan kekuatan yang masih tersisa Pangeran Tatius berusaha agar tidak jatuh dan kedua tangannya yang berada di atas kepala tidak terlepas, karena jika sedikit saja terlepas maka laki-laki bangsa manusia kembali mengores leher putri Lin Ying dengan pedangnya.


Suasana sangat mencekam Di mana pangeran Tatius tidak berdaya tubuhnya berkali-kali mendapatkan cambukan di mana cambuk itu tidak lagi mengeluarkan api karena tidak di aliri dengan kekuatan tenaga dalam akan tetapi lukanya sekali saja cambuk itu mengenai tubuh Pangeran Tatius maka kulit putih Pangeran Tatius terkelupas dan berubah menjadi merah merahan.


Putri Lin Ying hanya bisa menangis dan menjerit setiap kali cambuk dari laki-laki bangsa manusia mengenai tubuh pangeran Tatius, baju pangeran Tatius pun mulai terkoyak akibat beberapa kali cambuk yang menghantam tubuhnya.


"cukup...! hentikan lebih baik kau bunuh aku daripada kau siksa Pangeran Tatius hentikan aku mohon." seru Putri lin Ying mengiba pada laki-laki bangsa manusia


laki-laki bangsa manusia terkekeh mendengar perkataan dari Putri Lin Ying.


"Baiklah, apakah sekarang kau sudah siap menjadi persembahan untuk junjungan ku."


"Aku siap, asal kau lepaskan Pangeran Tatius."


"Tidak putri Lin Ying jangan kau lakukan itu, Aku tidak apa-apa kau tidak usah memperdulikanku biarkan saja aku tidak apa-apa." seru Pangeran Tatius dengan suara yang lemah.


"Baiklah, ayo kita mulai."


Laki-laki bangsa manusia mulai membawa Putri Lin Ying ke tempat di mana sosok mayat dari kunjungan nya di letakkan dan Alangkah terkejut nya dia ketika tidak mendapati junjungan nya berada di sana.


"putri..putri...di mana kau?"


Putri Lin Ying tidak menyia-nyiakan kesempatan ketika laki-laki bangsa manusia lengan dan ketika pedang yang menempel pada lehernya tidak lagi ketat dengan cepat Putri Lin Ying menginjak kaki, laki-laki bangsa manusia dengan keras sehingga laki-laki bangsa manusia menjerit histeris dan dengan sendirinya pedang yang ada di genggaman tangannya hampir terlepas.


Melihat putri Lin Ying lepas dari cengkraman pedang laki-laki bangsa manusia, Pangeran Tatius yang sedari tadi mengawasi gerak-gerik laki-laki bangsa manusia terbang melesat menerjang laki-laki bangsa manusia hingga jatuh ke lantai.


"Bruuugh...!tanpa memberikan kesempatan untuk bersiap menerima serangan lawan lagi-lagi Pangeran Tatius yang geram menerjang tubuh laki-laki bangsa manusia yang berusaha bangkit dari terjadinya hingga Kembali tubuh laki-laki Bangsa manusia terjatuh lagi dan pada saat itu pangeran Tatius yang sangat murka menggambil cambuk milik laki-laki bangsa manusia dan mencambuknya ke tubuh laki-laki bangsa manusia.


Tidak ada yang bisa di lakukan laki laki bangsa manusia ketika menerima setiap cambukan dari pangeran Tatius selain mengeram kesakitan.