
Ratu Derbah sangat kesal melihat sikap dari Raja Awang Awang Vampire yang seperti nya secara halus mengusirnya. Dengan langkah tak bersemangat Ratu Derbah pergi dari istana kepribadian sang Raja.
Apa yang dikatakan Ratu Derbah terngiang-ngiang dalam kepala sang Raja di mana dengan sangat jelas Ratu Derbah menggatakan jika dia baru saja di tabrak Ratu Shima sedangkan Ratu Shima tak menemuinya Itu artinya Ratu Shima datang ke istana kepribadian tanpa masuk untuk menemuinya, lalu apa yang dilakukan Ratu Shima jangan...jangan Ratu Shima benar benar mendengar pembicaraan antara aku dan penasehat hyang Shu dan jika itu benar maka aku tidak bisa kecolongan aku harus cepat bergerak.
Raja Awang Awang Vampire segera keluar dari dalam kamar kepribadiannya dan menuju kamar Puri istana milik Ratu shima.
Cahaya lampu yang bersinar terang dari dalam kamar menandakan sang pemilik belum tidur, kedua para pengawal penjaga kamar Ratu Shima segera memberikan hormat ketika Raja datang dan mempersilahkan masuk. Dengan langkah tegap Raja masuk ke dalam Puri istana kamar Ratu Shima, yang mana ketiika itu Ratu shima sedang terburu-buru hendak ke luar yang akhirnya membuat Raja Awang Awang Vampire dan Ratu Shima bertemu.
Kedatangan Raja Awang-awang Vampire yang tiba-tiba membuat Ratu Shima sedikit terkejut dia tak menyangka jika hari ini Raja akan menemuinya.
"Selamat malam, Ratu Shima!"
"Raja..!'ya, Selamat malam."jawab Ratu Shima gugup.
"Malam malam begini Ratu Shima mau pergi ke mana? kenapa seperti nya sangat terburu-buru."
Dengan sedikit gugup Ratu Shima menyunggingkan sebuah senyuman.
"Tidak kemana-mana Raja, aku hanya ingin mencari udara segar di luar Raja sendiri kenapa malam malam begini datang ke sini ada apa?"
Raja Tersenyum dia menyembunyikan sesuatu di balik tujuan nya.
"Tidak ada apa apa juga Ratu, hanya ingin datang menemui Ratu itu saja dan jika Ratu hendak mencari udara segar, aku akan menemani."
"Apa?" Raja mau menemani, tidak... tidak usah repot-repot Raja sangat sibuk dan pastinya sangat lelah, jadi Raja sebaiknya kembali ke istana kepribadian Raja."saran Ratu Shima pada sang Raja sedangkan sang Raja Tersenyum smrik dia menyadari dan menggetahui maksud dan tujuan Ratu shima menggusirnya semua dia lakukan agar Ratu shima bisa pergi dari istana kerajaan dan pergi kelautan samudera x untuk mendapatkan mutiara hijau juga.
"Tidak apa-apa Ratu aku akan menghabiskan waktu bersama Ratu saja, rasanya sudah lama kita tidak berduaan."
"Sial, kenapa Raja ngotot ingin menemani apakah jangan jangan...Raja tau jika hari ini aku akan pergi dari istana ini, sial aku harus pakai cara lain apapun itu aku tidak mau para pengawal. istana lebih dulu mendapatkan mutiara hijau itu." Gumam Ratu Shima dalam hati.
"Ya, baiklah kalau Raja mau menemaniku smoga tidak bosan, oh, ya kenapa tak membawa makanan untuk bisa kita nikmati agar kebersamaan kita lebih rileks."Saran Ratu Shima yang membuat sang Raja mengeryitkan dahinya sebelum menggagguk.
"Bagaimana, kalau kita ke dapur dan membuat makanan untuk kita bersama."
"Boleh, Raja,!itu lebih menyenangkan dan lebih nikmat juga pasti nya "ujar Ratu Shima yang kemudian Raja dan Ratu Shima berjalan menuju dapur dan ketika berada di sebuah taman buatan di mana banyak bunga bunga cantik sebelum mencapai pintu dapur mata tajam Ratu Shima menangkap sebuah bayangan hitam yang membuat nya mengeryitkan dahinya berfikir apakah dugaan nya itu benar atau salah.
"Raja, apakah aku boleh menggambil beberapa bunga di sana itu, entah kenapa rasanya ingin mencium dan memegang bunga cantik itu."
"Siap, Raja!" ucap Ratu Derbah berseri seri dan sang Raja melihat keceriaan yang terpancar dari raut wajah Ratu Shima ikut tersenyum dan menggelengkan kepala merasakan gemas karena Ratu yang sudah tak muda lagi ternyata masih juga suka dengan bunga.
Setelah mendapatkan ijin dengan cepat Ratu Shima melesat ke dalam rimbun pohon bunga yang berwarna warni dan ketika netranya sudah melihat sang Raja masuk ke dalam dapur istana dengan cepat Ratu Shima pun terbang melesat mencari sosok berbaju hitam yang seperti nya tak asing baginya, tidak menunggu lama, Ratu Shima melihat sosok berbaju hitam sedang celingukan.
"Paman patih lembu ireng..!"benarkah disitu, itu kamu?"
Sebuah suara sapaan yang sudah sangat familiar, membuat sosok baju hitam itu menoleh ke sumber suara."
"Tuan putri Ratu Shima..!"sapa laki-laki itu ketika mereka berdiri saling berhadapan.
"Paman!" sedang apa kau di sini?'
"Pangeran Tatius pernah memintaku untuk datang ke sini tapi karena di dalam kerajaan Sangkala masih sangat sibuk, jadi saya baru bisa datang sekarang."
"Wah .. kebetulan sekali paman, ayo ikut aku, ada yang Ingin ku bicarakan padamu, sebelum Raja mencari ku."
"Baik, Tuan putri."
Patih lembu ireng berjalan menggikuti Ratu Shima, mereka mencari tempat yang sangat aman untuk berbicara.
"Ada apa Tuan putri? ini seperti nya sangat penting dan sangat Rahasia."
"Iya, paman, Raja lagi mengawasi ku, jadi aku tidak bisa keluar istana dengan mudah, paman pergilah ke samudra X, temukan mahkluk Naga Betina berwarna putih kemudian ambil mutiara hijau dari dalam dirinya, karena mutiara hijau itu milik pangeran Tatius yang di buang Raja dan kini pangeran Tatius sedang mencari mutiara hijau, tapi sayangnya pangeran Tatius tidak tau mutiara hijau itu ada di lautan samudera x dan ingat, paman harus cepat karena Raja sudah memerintahkan anak buah pilihan nya untuk mengambil mutiara hijau dan dia akan menghancurkan nya, sedangkan mutiara hijau adalah sumber kehidupan dari pangeran Tatius, pergilah paman dan ambilkan untuk pangeran Tatius, jika paman menemui kesulitan, gunakan tusuk rambut ini, lempar ke atas langit dan biarkan dia jatuh menancap di tanah tunggu beberapa saat nanti di sekitar tusuk rambut ini akan mengeluarkan percikan air kemudian perhatikan, air itu nanti akan menampakkan tempat keberadaan pangeran Tatius jadi tusuk rambut ini untuk melacak keberadaan pangeran Tatius bukan untuk melawan Naga betina Jika paman benar benar tidak mampu menghadapi Naga Betina itu sendiri dan ingat juga jika paman melihat langit terdapat gulungan berwarna merah, paman harus cepat pergi dan bersembunyi karena gulungan awan merah itu adalah tanda akan muncul dan hadirnya sang Raja, aku tidak yakin Raja tidak akan ikut campur dalam hal ini jadi aku harap panan berhati hati jangan sampai bertemu Raja,"
"Baik, trimakasih Tuan putri, saya akan pergi sekarang juga."
"Berhati-hatilah paman karena ini tugas yang sangat sulit dan berbahaya.,"
"Saya, Kan berusaha Tuan putri, kalau begitu saya permisi dulu."
Patih lembu ireng memberikan salam dan hormatnya sebelum terbang melesat ke luar istana kerajaan Awang Awang Vampire.
.