Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
BADAI DALAM HATI



Namun sayangnya posisi Chiara saat ini membuatnya tidak bisa menjauh dengan mundur karena di belakangnya adalah kaca tebal, sedang tubuh Aaron yang tepat berada di depannya dengan posisi membungkuk untuk meraih sesuatu dari meja di samping Chiara, membuatnya terkurung diantara tubuh Aaron dan kaca.


Mau tidak mau akhirnya Chiara hanya bisa menahan nafasnya dan pasrah membiarkan jantungnya berdisko ria di dalam sana, karena keberadaan Aaron yang sangat dekat dengannya, membuatnya dengan jelas merasakan keberadaan Aaron, sekaligus membuat hidungnya bisa mencium bau parfum Aaron yang harumnya memberikan kesan maskulin dan membuat pikiran Chiara melayang kemana-mana.


Belum lagi dengan begitu dekatnya posisi mereka sekarang, Chiara bisa melihat bagaimana sempurnanya bentuk tubuh Aaron sebagai laki-laki dewasa, juga wajah tampannya yang tanpa cacat.


"Kaca itu bisa dibuka, kalau kamu ingin merasakan segarnya hembusan angin dari tempat setinggi ini." Seolah Aaron tidak menyadari apa yang sedang terjadi pada Chiara yang hampir kehabisan nafas, Aaron berkata sambil memencet salah satu tombol yang ada di remote yang tadi diambilnya dari atas meja.


Dengan perlahan, kaca besar di kamar Aaron itu mulai bergerak ke kiri dan ke kanan, membuat hembusan angin sedikit demi sedikit dari arah luar mulai masuk dan menerpa tubuh Aaron dan Chiara, karena terbukanya dinding kaca tebal itu.


"Chiara! Awas!" Dengan reflek dan matanya yang melotot karena kaget, Aaron langsung meneriakkan nama Chiara dan mengulurkan tangannya ke arah pinggang Chiara, melingkarkannya di sana dan menarik tubuh mungil itu ke arah tubuhnya sendiri, memeluknya dengan erat dan nafas yang sedikit terengah-engah, akibat rasa kaget, khawatir, takut yang begitu besar melihat Chiara hampir celaka.


Karena sibuk dengan perasaannya yang kacau balau akibat keberadaan Aaron yang begitu dekat dengannya, membuat Chiara kehilangan fokus dan melamun, bahkan tidak memperhatikan kata-kata Aaron tentang jendela kamarnya yang bisa dibuka, dan Aaron sendiri berkata sambil benar-benar membuka jendela itu.


Sehingga ketika angin dari luar mulai menerpa tubuhnya, karena kaget, Chiara bergerak dengan sembarangan, membuat tubuhnya hampir saja terjengkang ke belakang jika saja Aaron tidak bergerak cepat melingkarkan lengannya ke pinggang Chiara dan segera menariknya ke arahnya, sehingga saat ini, tubuh mungil Chiara berada dalam pelukan Aaron yang wajahnya terlihat jelas begitu mengkhawatirkan Chiara.


Satu bentuk emosi yang selama ini belum pernah diperlihatkan oleh Aaron yang biasanya selalu terlihat tenang dan emosinya terlihat datar, apapun yang sedang terjadi di depannya.


Kekhawatiran jika saja Chiara terluka, membuat dada Aaron bergetar dengan hebatnya, bercampur dengan perasaan aneh yang menelusup hatinya, karena untuk pertama kalinya, dia berada dalam posisi tubuh yang begitu dekat dengan Chiara, bahkan hampir seluruh tubuh Chiara menempel di tubuhnya saat ini, membuat jiwa laki-lakinya terbangun.


Aaron yang belum pernah berada dalam posisi terlalu dekat dengan seorang wanita, apalagi sampai sedekat ini, disertai adanya bagian tubuh wanita yang belum pernah dipikirkan dan dibayangkannya saat ini sedang menyentuh tubuhnya, membuat Aaron semakin sulit untuk mengendalikan detakan jantungnya.


Belum lagi, sebuah ingatan yang tiba-tiba timbul di pikirannya, tentang sebuah kejadian antara dia dan Chiara tiba-tiba menyerang pikirannya.


Bayangan tentang saat Chiara mengenakan gaun pengantin yang dicobanya, dan marah padanya sambili membungkuk di depannya, memperlihatkan bagian dadanya yang sedikit terbuka waktu itu, memperlihatkan belahan pada bukit kembarnya, membuat pikiran Aaron semakin mengelana dan membayangkan sesuatu yang belum pernah dia bayangkan apalagi pikirkan selama ini.


Tapi gadis kecil Yang sedang berada di dalam pelukannya saat ini, diam-diam bahkan ternyata mampu membangkitkan gairah dalam tubuh Aaron yang selama ini selalu bisa dia kendalikan dengan baik, dan tidak pernah muncul saat berdekatan dengan gadis lain, selain Chiara.


Keberadaan Chiara, selain sudah membuat jantung Aaron seringkali seperti terserang badai Katrina yang membuat otaknya tumpul dan justru hampir membiarkan nalurinya sebagai laki-laki normal hampir saja menguasai pikiran dan tindakannya, seringkali membuat Aaron begitu sulit untuk tidak perduli dengan hal sekecil apapun tentang Chiara.


(Badai Katrina merupakan satu dari sekian badai terganas yang pernah melewati Amerika Serikat, dengan rata-rata kecepatan mencapai 140 kilometer per jam, dan tingginya mencapai 918 milibar. Badai ini termasuk badai tertinggi sepanjang sejarah badai di Amerika, serta paling merusak.


Pada 29 Agustus 2005, Badai Katrina menghancurkan beberapa wilayah Amerika Serikat, di sepanjang Pantai Teluk. Badai itu pertama kali terbentuk pada 24 Agustus, dan terus membesar hingga akhirnya berhenti pada 31 Agustus 2005.


Saat pertama kali terbentuk, Badai Katrina bergerak menuju New Orleans, negara bagian Louisiana, dengan kecepatan angin mencapai 235 kilometer per jam, disertai gelombang yang sangat besar. Seluruh daerah yang dilewatinya porak-poranda, memakan korban jiwa yang cukup banyak.


Setidaknya lebih dari 200 ribu kilometer persegi wilayah di tenggara Amerika terkena dampak dari pergerakan badai itu, termasuk di antaranya Louisiana, Mississippi, Alabama, Florida, dan Georgia.


Dari Louisiana, badai Katrina bergerak ke arah Mississippi, Alabama, dan Tennessee. Badai itu mengakibatkan hujan lebat selama beberapa hari, ditambah penurunan suhu. Badai Katrina masuk dalam kategori badai level 5, yang berpotensi menimbulkan malapetaka.


Di beberapa tempat, badai merobohkan tiang-tiang listrik sehingga jaringan listrik di sana terputus. Kegelapan menyelimuti lebih dari 1 juta warga di Louisiana, Mississippi, dan Alabama selama beberapa hari. Tidak sampai disitu, Badai Katrina pun diketahui menghancurkan pelabuhan, kilang minyak, saluran pipa minyak, dan berbagai infrastruktur kota.


Badai Katrina adalah bencana paling merusak dan memakan biaya pemulihan paling mahal dalam sejarah Amerika Serikat. Badai itu menjadi yang paling mematikan sejak tahun 1928, setelah angin topan Okeechobee. Total keruasakan yang disebabkan oleh Badai Katrina diperkirakan mencapai 81,2 miliar dolar Amerika. Angka tersebut hampir dua kali lipat dari biaya untuk pemulihan pasca bencana paling mahal sebelumnya, Badai Andrew).


Dengan susah payah Aaron menahan nafasnya, mencoba menyembunyikan ekspresi wajah dan juga pikirannya yang kacau, termasuk bagaimana saat ini debaran dadanya yang menggila di dalam sana karena Chiara yang sedang berada dalam pelukannya.


Bahkan tanpa sadar, hampir saja tangan Aaron yang berada di bagian belakang pinggang Chiara, bergerak untuk mengelus punggung gadis mungil itu, dengan wajah Aaron yang menunduk ke arah kepala Chiara yang menempel di dadanya, hampir saja tidak bisa menghentikan gerakannya untuk mengecup puncak kepala Chiara.