
Tindakan Chiara sukses membuat Aaron bukan saja terdiam tanpa bisa berkata-kata, tapi dia harus dengan susah payan menelan ludahnya sendiri sambil memegang dadanya yang berdetak kencang karena tindakan Chiara barusan.
Hah! Kenapa lama sekali datangnya besok? George... maaf, tapi sepertinya aku harus meminta Zachary memajukan jadwal pertemuan kita. Kamu bisa beristirahat sepuasmu setelah pembicaraan kita selesai.
Aaron berkata dalam hati sambil meraih handphone yang tadi dia letakkan di atas meja ruang keluarga.
Awalnya memang Aaron ingin memberikan kesempatan beberapa jam untuk George beristirahat di hotel sebelum mereka bertemu, membahas kemajuan penemuan George.
Tapi melihat kondisi sekarang, Aaron memutuskan untuk meminta Zachary besok ketika menjemput George, memberitahukan pada peneliti genius itu untuk sekedar mandi dan meletakkan barang-barang bawaannya ke hotel, setelah itu menemui Aaron dan Chiara.
# # # # # # #
"Hah...." Angelina yang sedang berdiri di depan jendela kamar hotelnya, dan sedang memandang ke arah luar jendela, terlihat mendeee... sahhh pelan.
"Setelah sekian lama... akhirnya kamu tetap memilih mengambil resiko besar hanya untuk bisa bersama dengannya. Kamu benar-benar egois Aaron!" Angelina berkata sambil mendesis pelan.
Rasanya sangat menyakitkan bagaimana dia yang lebih dahulu mengenal Aaron, bahkan mereka bersama-sama berjuang untuk kaum mereka, tapi pada akhirnya, Aaron tetap memilih untuk berada di sisi Chiara.
Sebenarnya apa kurangnya aku dibandingkan dengannya? Dia memang gadis yang sangat cantik. Tapi semua orang juga mengakui kecantikanku. Aku bahkan tidak pernah berhenti mencintai dan selalu perduli padamu. Akulah yang selalu berada di sisimu ketika kamu mengalami kesulitan. Akulah yang selalu mendukungmu dalam segala keadaan. Aku yang lebih dahulu mencintaimu dibandingkan dengan dia... Dan cintaku, tidak bisa dibandingkan dengan cinta seorang gadis kecil seperti dia.
Angelina berkata dalam hati dengan kedua tangan yang terlipat di depan perutnya, masih merasa tidak terima dengan sikap yang sudah diambil oleh Aaron terkait hubungannya dengan Chiara.
Kamu benar-benar membuat hatiku sakit dan kecewa Aaron.... Kamu tidak pernah benar-benar menghargai keberadaanku. Aku seperti orang yang tidak memiliki arti sedikitpun bagimu.... Dalam kisah hidupmu, mungkin bagimu aku hanyalah seorang pemeran pembantu yang hanya menumpang lewat saja.
Angelina kembali berkata dalam hati, dengan tangannya yang bergerak ke arah dada, meremas pakaiannya, berusaha menahan rasa nyeri yang menghantam dadanya saat ini.
Tanpa berusaha menahannya lagi karena tidak adalagi orang yang melihatnya, Angelina meneteskan airmatanya, membiarkan semakin lama tangisnya semakin keras hingga dia terguguk hingga tubuhnya terguncang.
Setelah puas menumpahkan airmatanya, dengan gerakan cepat, Angelina mengubah tubuhnya menjadi air, dan keluar dari kamar hotelnya melalui bawah pintu kamar yang ditempatinya, meninggalkan tumpukan sobekan tiket pulang ke Amerika di atas meja, yang tadi sore diserahkan Zachary padanya.
Sebuah tiket keberangkatan yang menunjukkan bahwa besok tepat pukul 9 pagi, pesawat itu akan terbang ke Amerika.
# # # # # # #
Tidak seperti Chiara yang langsung tertidur dengan nyenyak setelah dia masuk ke kamarnya, dan begitu tubuhnya menempel di tempat tidur.
Kondisi Aaron justru sebaliknya, semalaman dia tidak dapat tidur karena pikirannya yang terus teringat dengan kejadian sepanjang hari ini, dan kejadian penutup dimana Chiara yang tanpa sengaja memberikan kecupan kecil di bibirnya sebagai ucapan selamat malam untuknya.
Selain itu, rasa tidak sabar menunggu kedatangan George, membuat Aaron berkali-kali, bahkan hampir setiap menit melihat ke arah layar handphonenya untuk mengecek jam berapa dan juga kalau-kalau ada pesan masuk dari George, meskipun itu tidak mungkin karena George sendiri masih dalam perjalanan di dalam pesawat, dan baru akan tiba subuh.
Aaron yang bisa mendengar sekecil apapun suara yang ditimbulkan dari arah kamar Chiara, sesekali menyunggingkan senyumnya saat mendengar sesekali Chiara yang mengigau menyebutkan namanya dengan lembut, dan juga mengingau tentang bagaimana dia yang merasa cemburu dengan keberadaan Angelina.
Sampai saat pukul 6 pagi, Chiara yang terbangun, langsung tersentak kaget, membuka matanya dengan tibat-tiba dan langsung duduk di atas tempat tidurnya.
“Auuuwww… ternyata kejadian kemarin bukan mimpi…” Chiara berkata sambil meringis setelah mencubit dirinya sendiri.
“Aku harus segera bangun, hari ini aku akan mulai belajar menjadi istri yang baik untuk Om Aaron.” Chiara kembali berkata pelan sambil melompat turun dari tempat tidurnya.
Aaron yang masih berbaring di tempat tidurnya dengan kondisi terjaga, kembali menyungingkan senyum mendengar gumaman-gumaman pelan dari Chiara pagi ini setelah bangun dari tidurnya.
Meskipun Aaron tahu Chiara sudah terbangun dari tidurnya dan sedang berada di dapur, Aaron lebih memilih untuk tetap berdiam diri di kamarnya, membiarkan Chiara melakukan kegiatannya tanpa perlu merasa terganggu dan canggung dengan kehadirannya.
Sampai beberapa saat kemudian, Aaron lebih memilih untuk memeriksa dan membalas pesan masuk dari Zachary, yang baru saja memberikan info bahwa saat ini, dia sudah dalam perjalanan setelah menjemput George dari bandara.
Sepertinya aku harus segera memberitahu Chiara agar dia segera bersiap, karena aku memajukan rencana pertemuanku dengan George.
Aaron berkata dalam hati sambil meletakkan menggerakkan kakinya, berniat turun dari tempat tidur.
“Eh… bau apa ini?” Dengan gerakan cepat, Aaron langsung keluar dari kamarnya begitu hidungnya yang mancung mencium seperti bau benda terbakar.
Secepat kilat Aaron langsung melesat pergi ke arah dapur untuk melihat apa yang sudah terjadi.
“Aduh… bagaimana ini?” Dengan panik Chiara berusaha mematikan api yang tiba-tiba muncul di atas penggorengan yang di dalamnya terdapat minyak goreng, yang rencananya akan dia buat untuk menumis bawang putih, yang akan dia jadikan bumbu nasi goreng.
(Bukan hanya kompor yang harus diperhatikan di dapur jika tidak ingint erjadinya kebakaran. Perlngkapan memasak seperti wajan dan panci dapat terlalu panas ketika memiliki kontak langsung dengan api. Untuk itu, besarnya api dan waktu yang tepat untuk memasukkan bahan, harus diperhatikan, terutama jika memasak dengan minyak atau temperature tinggi.
Kebakaran minyak terjadi karena minyak goreng yang terlalu panas. Panci berisi minyak yang tidak diawasi bisa terbakar dalam waktu beberapa menit saja. Jadi, jangan sampai Anda meninggalkannya. Jika kebakaran minyak terjadi di atas kompor, segera matikan api kompornya dengan sikap tenang, dan tidak perlu panik).
“Hati-hati Chiara!” Tubuh Chiara langsung tersentak begitu didengarnya suara Aaron yang tiba-tiba saja sudah berdiri tepat di belakangnya, dan menghentikan gerakan tangannya yang berniat memukulkan serbet kering ke atas penggorengan yang mengeluarkan api.
Karena panik, Chiara justru hampir melakukan tindakan fatal dengan memukulkan serbet kering ke atas kompor itu.
Dengan gerakan cepat yang tidak bisa ditangkap oleh mata Chiara, Aaron segera mematikan api dari kompor, merebut serbet kering yang dipegang oleh Chiara, membasahinya dengan air, lalu menutupkannya ke atas wajan yang mengeluarkan api tadi.
“Hah…” Chiara langsung menarik nafas lega begitu melihat api sudah berhasil dipadamkan oleh Aaron, yang langsung memeluk Chiara dari samping begitu dia selesai mematikan api.
“Apa yang kamu lakukan? Bukannya kamu hampir tidak pernah ke dapur? Kenapa tiba-tiba sepagi ini sudah membuat dapur seperti kapal pecah?” Aaron berkata sambil melihat ke sekelilingnya.
Bukan tanpa alasan Aaron mengatakan tentang dapur yang sudah seperti kapal pecah, karena meskipun Chiara hanya berniat membuat nasi goreng, tapi dia cukup sukses membuat beberapa peralatan dapur terlihat berantakan, termasuk nasi, sayur dan beberapa bumbu masak yang tersebar di atas meja dapur.