
My little girl, satu-satunya wanita yang sangat aku cintai, sumber kebahagianku. Bagaimana bisa aku hidup jika harus berpisah darimu. Bahkan baru berpisah darimu, aku sudah sebegitu inginnya berlari secepatnya ke arahmu, memelukmu, menciummu, menikmati cinta kita. Setelah ini, sepertinya aku harus mencari cara agar Zachary berada tidak jauh dari kita my little girl, sehingga aku tidak perlu khawatir saat berdekatan denganmu.
Aaron kembali mengucapkan syukurnya dalam hati dengan pikirannya yang melayang membayangkan sosok cantik istrinya yang ceria dan selalu berhadil membuat dadanya berdegup kencang setiap berada di dekatnya.
"Pak Aaron...." Melihat bagaimana tiba-tiba Aaron terlihat tersenyum tipis dengan wajah sedikit memerah dan terdiam cukup lama, membuat Zachary heran dan memanggil namanya dengan suara pelan.
"Eh... mmm... ya Zachary." Dengan sedikit gugup Aaron yang memang melamun langsung tersadar begitu Zachary memanggil namanya pelan.
"Sebenarnya apa yang membuatmu takut untuk menunjukkan jati dirimu padaku Zachary?" Aaron langsung mengajukan pertanyaan pada Zachary untuk mengalihkan perhatian Zachary karena sudah menangkap basah dia yang sedang melamunkan Chiara, dan membayangkan hal yang tidak-tidak bersama Chiara.
Dan tentu saja, untuk saat ini Aaron hanya bisa membayangkan tanpa bisa mempraktekkannya untuk sementara waktu, karena tamu bulanan Chiara yang sedang datang berkunjung belum pergi.
"Dengan apa yang terjadi pada kakak saya dan keluarganya, saya tidak ingin kejadian itu berulang lagi, sehingga saya memilih untuk tidak membiarkan orang lain tahu, termasuk juga orang-orang di dekat saya tahu tentang keberadaan saya. Saya dan Anna hanya ingin hidup normal sebagai pasangan suami istri pada umumnya. Apalagi sekarang ada Lila yang harus saya lindungi dengan baik." Zachary menjawab pertanyaan Aaron sambil menghela nafasnya.
"Jujur saja, keberadaan Aldrich dengan kekejamannya, membuat saya benar-benar merasa tidak nyaman, dan tidak ingin dia tahu tentang saya. Di sisi lain, ada para peneliti yang sampai sekarang masih mengejar keberadaan para mutan untuk dijadikan obyek penelitian, meskipun semua data dan bukti tentang keberadaan para mutan sudah dihancurkan oleh Aldrich waktu itu. Jika orang-orang egois itu tahu keberadaan mutan seperti kita, mereka pasti dengan segala cara akan berusaha menangkap kita." Perkataan Zachary membuat Aaron mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Kamu benar Zachary. Hanya saja, kalau kita terus bersembunyi, kita tidak bisa membantu mutan lain yang lebih lemah, yang memerlukan bantuan kita untuk bertahan hidup. Mereka juga pasti ingin hidup normal seperti kita. Kamu tahu, aku dan nona Chiara, juga ingin hidup damai dan tenang. Tapi hati nuraniku tidak rela jika ada yang membuat orang-orang yang senasib dengan kita menderita. Bagaimanapun kita menjadi seperti ini bukan kemauan dari kita." Aaron berkata sambil menatap ke arah Zachary yang sudah bisa menebak ke arah mana pembicaraan Aaron itu.
"Saya akan membantu Pak Aaron sebisa saya, tapi tolong... lindungi anak dan istri saya...." Zachary berkata dengan suara pelan, dan Aaron bisa melihat dengan jelas kekhawatiran Zachary.
"Apa rencana Pak Aaron selanjutnya?" Pertanyaan Zachary membuat Aaron menarik nafas panjang.
"Aku akan segera mempertemukanmu dengan George, dia juga yang melakukaan penyelidikan tentang keberadaanmu selama ini. Sudah lama kami berdua mencarimu. Untuk saat ini, hanya kami berdua yang tahu tentang adanya mutan dengan kemampuan sepertimu.... Aku berharap ke depannya dengan bantuanmu, kita bertiga bisa mencari cara untuk dapat mengalahkan Aldrich dan kelompoknya." Aaron berkata dengan sikap tenang, tapi dia merasa begitu optimis bahwa keberadaan Zachary akan banyak memberikan bantuan pada kelompoknya yang memang sedang menyusun rencana untuk mengalahkan Aldrich, yang tindakannya semakin menggila.
Bahkan berita terakhir yang diterima oleh Aaron dari George, ada beberapa kasus penculikan yang terjadi saat ini di Amerika, di kota tempat markas Alderich berada.
Dan salah satu sumber yang terpercaya, mengatakan kalau orang-orang yang diculik itu, sedang dijadikan bahan percobaan senjata biologis yang sedang dikembangkan oleh Aldrich, yang disinyalir bisa membuat orang bermutasi dan memiliki kekuatan super seperti para mutan, meski kekuatan itu hanya bertahan dalam waktu tertentu, tidak seperti manusia super lain yang murni menjadi mutan karena efek dari radiasi jatuhnya meteor waktu itu.
Aldrich sedang membuat pasukan khusus yang berasal dari para manusia yang sengaja dijadikan mutan dengan memberikan suntikan berupa serum yang diciptakan dari darah yang diambil dari para mutan lain yang merupakan korban mutasi dari radiasi meteor, sehingga sususan gen dalam tubuh mereka berubah.
"Saya berharap, untuk sementara waktu, tidak banyak orang yang tahu tentang itu Pak Aaron, juga tentang keberadaan saya...."
"Tenang saja Zachary, kamu tahu di sekitar kita pasti ada orang yang memiliki jiwa pengkhianat. Untuk saat ini, aku tidak akan memberitahukan kepada siapapun kalau kamu juga adalah manusia super seperti aku dan teman-temanku yang lain....”
“Termasuk pada nona Chiara dan nona Angelina…..” Perkataan Zachary yang diucapkan dengan nada ragu, membuat Aaron mengernyitkan keningnya.
Jika Zachary meminta untuk dia tidak memberitahukan perihal dirinya pada Angelina, Aaron bisa mengerti, tapi pada Chiara? Istrinya? Dimana dia sudah berjanji tidak akan adalagi rahasia lagi diantara mereka?