
Waktu itu Zachary berhasil mengumpulkan semua info yang diminta Aaron dengan cukup detail, bahkan lokasi dan kondisi terbaru beberapa orang yang jumlahnya cukup banyak, yang sudah berpindah tempat dari kota itu dengan berbagai alasan, termasuk karena menikah atau berpindah kerja.
Walaupun ada beberapa orang yang keberadaannya tidak terlacak, tapi jumlahnya boleh dibilang sangat sedikit, termasuk di dalamnya nama Zachary, yang secara legal sulit sekali didapatkan datanya, karena dia melakukan penggantian nama ketika pindah dari kota asalnya, untuk menghindari orang bisa menyelidiki tentang kondisinya sebagai mutan.
Zachary sengaja tidak memberikan into pada Aaron tentang salah satu penduduk yang pernah tinggal di sana dengan nama Michael, yang merupakan nama yang diberikan oleh kedua orangtua Zachary, ketika dia dilahirkan.
Zachary sendiri segera merubah namanya begitudia menyadari ada kelompok peneliti yang sudah mengetahui keberadaan para mutan, dan berusaha menangkapi mereka untuk dijadikan bahan penelitian.
Di samping itu Zachary juga mengetahui adanya kelompok Aldrich yang sibuk mencari keberadaan para mutan untuk bergabung dengannya, untuk mewujudkan impiannya menjadi penguasa dunia dan memperbudak manusia normal.
Karena itu, begitu menemukan Aaron, Zachary yang memiliki harapan besar bahwa Aaron bisa menyelamatkan dunia dari Aldrich, memutuskan untuk akhirnya selalu berada di dekat Aaron untuk membantu dan melindungi Aaron.
Bertahun-tahun yang lalu, dari data itu juga, Aaron mulai bisa menemukan data orang-orang yang mungkin merupakan korban mutasi genetik, dan juga bisa memperkirakan siapa saja orang-orang korban mutasi yang bergabung dengan Aldrich dan masih bersembunyi karena ketakutan jika keberadaannya diketahui oelh manusia normal, dan juga kelompok Aldrich yang seringkali memaksa mereka bergabung atau memburu mereka jika mereka menolak bergabung.
Hanya saja, data itu sudah lama tersimpan rapi di ruangan penyimpanan data milik perusahaan, dan sudah lama Aaron tidak lagi mengotak-atik berkas-berkas tentang itu.
Apa ada sesuatu yang sudah terjadi? Apa pak Aaron sedang mencurigai sesuatu? Kenapa tiba-tiba pak Aaron ingin memeriksa kembali berkas-berkas itu? Apa hal itu ada hubungannya dengan orang-orang yang kemarin ada di tempat ini semalam? Selain kami berdua, apa mungkin ada mutan lain yang berkeliaran di tempat ini? Lawan atau kawan?
Zachary bertanya-tanya dalam hati tanpa berani mengungkapkannya kepada Aaron, yang memang tidak tahu bahwa selama ini Zachary juga korban mutasi sepertinya, dan bahkan orang yang sudah sekian lama dia cari-cari bersama George.
“Saya akan segera menyiapkannya begitu kembali ke kantor Pak Aaron.”
“Bagus, karena aku ingin segera memeriksa kembali info dari berkas-berkas itu. Jika memungkinkan, segera cari info tentang keberadaan beberapa orang yang menghilang tanpa jejak, seperti….. Ah… siapa nama salah satu penduduk yang sekarang tidak diketahui keberadaannya itu?” Aaron berkata sambil mencoba mengingat-ingat sebuah nama yang dulu pernah dia ingat tidak diketahui keberadaannya, sehingga dia dan Angelina maupun George, tidak bisa mengentahui apakah dia tetap manusia normal atau juga salah satu korban mutasi.
Meskipun sebenarnya jika boleh jujur, entah kenapa, tiba-tiba dada Zachary berdetak lebih kencang dari biasanya sejak Aaron mengungkit-ungkit masalah ornag-orang yang pernah tinggal di kota kelahirannya pada tahun ketika terjadinya peristiwa jatuhnya meteor itu.
“Ah ya! Aku ingat sekarang!” Suara Aaron dengan nada suara sedikit lebih tinggi dari biasanya membuat tubuh Zachary tanpa sadar langsung tersentak kaget.
“Mike…. Ah Michael. Aku ingat Zachary, nama ornag itu adalah Michael. Coba kamu lebih fokus pada orang bernama Michael yang keberadaannya tidak diketahui hingga sekarang ini. Mungkin ada info penting tentang siapa dia.” Perkataan Aaron membuat Zachary terdiam seribu bahasa untuk beberapa saat.
Anna yang sedang berdiri dengan sikap diam di samping Zachary, tampak menautkan kedua alisnya begitu melihat perubahan sikap Zachary yang tidak seperti biasanya saat menerima panggilan telepon dari Aaron.
Bahkan saat ini Anna bisa melihat kalau wajah Zachary terlihat sedikit lebih pucat dengan tiba-tiba, dan terlihat tidak tenang.
“Zachary?” Setelah Aaron merasa Zachary tetap diam beberapa saat tanpa membalas perkataannya, akhirnya Aaron memanggil nama asisten pribadinya itu.
“Ah ya Pak Aaron. Maaf…. Ya. Saya akan berusaha menecari info tentangnya.” Akhirnya Zachary berkata dengan nada suara terdengar ragu, yang tidak disadari oleh Aaron.
“Entah kenapa Zachary, mendengar nama Michael, meski aku tidak mengenal orang itu, rasanya tidak asing dan ada perasaan dekat dengan dia. Coba kamu selidiki dengan baik keberadaan Michael ini. Mungkin dia adalah orang yang selama ini sedang aku cari.”
“Eh, Pak Aaron, kalau boleh tahu… kenapa Pak Aaron mencari orang bernama Michael ini?” Akhirnya Zachary memberanikan diri untuk bertanya kepada Aaron.
“Tidak ada hal khusus Zachary. Cuma ingin memastikan tentang sesuatu, dan sepertinya itu tidak bisa aku beritahukan kepadamu. Itu hanya urusan pribadiku saja, tidak ada hubungannya dengan pekerjaan kantor.” Aaron langsung menjawab pertanyaan Zachary, yang sebenarnya tidak menjawab rasa penasaran Zachary.
“Oke kalau begitu Zachary. Lakukan tugasmu dengan baik. Untuk sekarang, selamat menikmati liburanmu bersama Anna dan Lila. Aku juga ingin menikmati liburanku bersama istriku.” Tanpa menunggu jawaban dari Zachary, Aaron langsung menutup panggilan teleponnya, membiarkan Zachary yang tampak termenung.