
Hal itu membuat wajah Chiara terlihat memerah dengan sikap salah tingkahnya, yang bagi para tamu undangan justru terlihat begitu menggemaskan sehingga membuat mereka tertawa kecil, dan dengan perasaan tidak sabar, ingin melihat apa yang akan terjadi selanjutnya pada prosesi wedding kiss mereka berdua.
Untuk Aaron sendiri, berdekatan dengan seorang gadis dan melakukan kontak fisik dengan jarak begitu dekat, tidak pernah terjadi padanya, kecuali dengan Chiara.
Kedekatan Aaron dengan Chiara, itupun terjadi beberapa waktu lalu ketika Chiara hampir terjatuh saat kaget gara-gara dinding kaca tebal di kamarnya yang tiba-tiba dibukanya tanpa memberitahu Chiara terlebih dahulu.
Sehingga perkataan pembawa acara tentang prosesi wedding kiss, juga membuat Aaron terlihat tidak kalah canggungnya saat ini, dibandingkan dengan Chiara yang rasanya jantungnya sudah mau lepas dari tempatnya berada karena panik dan juga gugup.
Dan bahkan Aaron langsung berdehem pelan untuk mengendalikan sikapnya agar dia bisa kembali terlihat tenang dan natural.
Setelah sekian lama, bertahun-tahun dia berhasil menahan dirinya, Aaron tidak pernah berpikir bahwa saat ini dia harus melakukan wedding kiss dengan Chiara yang selalu berhasil membuat jantungnya berdisko ria di dalam sana, dan membuatnya berkeringat dingin.
"Sepertinya kedua pengantin tampak malu-malu. Ayo pengantin pria, silahkan memberikan ciuman terbaik dan paling mesra untuk istri tercinta. Kalian berdua sudah sah sebagai suami istri sekarang. Jangan malu-malu." Dengan nada suara terdengar bersemangat, pembawa acara kembali memberikan tanda untuk memulai prosesi wedding kiss.
"Ehem...." Akhirnya Aaron kembali berdehem sebelum akhirnya maju mendekat ke arah Chiara, untuk mulai bersiap melakukan wedding kiss.
Dengan perlahan, kedua tangan Aaron meraih kedua tangan Chiara yang tampak menundukkan kepalanya.
Dengan lembut Aaron menggenggam kedua tangan Chiara yang sudah tidak mengenakan sarung tangan, sehingga Aaron bisa merasakan bagaimana dinginnya tangan Chiara yang tampak salah tingkah, dan dari gestur tubuhnya terlihat tidak nyaman.
Belum lagi Chiara berhasil menenangkan dirinya dan membuatnya berani meantap ke arah Aaron, dirasakannya sesuatu menyentuh keningnya dan mengecupnya, membuat secara reflek, Chiara langsung menengadahkan kepalanya, dengan wajah menghadap ke arah Aaron yang sedang mencium keningnya dengan bibir tipisnya.
Menyadari bahwa saat ini Aaron sedang mencium keningnya dengan begitu lembut, sambil menggenggam kedua tangannya, dada Chiara berdebar dengan keras, otot-otot di sendi-sendi kakinya tersa lemas.
Hampir saja tubuh Chiara melorot ke bawah, tapi genggaman tangan Aaron, yang membantu Chiara menahan berat tubuhnya yang terasa lemas, membuat Chiara bisa tetap bertahan pada posisinya.
Pada akhirnya, Chiara membiarkan bibir Aaron tetap menempel pada keningnya untuk beberapa lama, karena perlahan tapi pasti, Chiara mulai merasakan bagaimana kehangatan dari kecupan Aaron, berhasil menenangkan dirinya, memberikan rasa percaya diri dan kekuatan, meski jantungnya terus berdetak dengan begitu kerasnya, karena untuk pertama kalinya dia mendapatkan ciuman dari seorang laki-laki.
Dan laki-laki itu.... begitu disukainya....
Apalagi, dari ciuman Aaron di keningnya, dengan genggaman tangan Aaron pada tangannya, Chiara merasakan sesuatu yang hangat mengalir ke seluruh tubuhnya, perasaan damai, terlindungi, bahagia, cinta, bercampur aduk menjadi satu dalam hatinya saat ini, membuat tubuhnya serasa melayang ke udara.
"Wah...."
"So sweet...."
Para tamu undangan saling berbisik dan berkomentar, begitu melihat bagaimana Aaron melakukan wedding kiss hanya dengan mencium kening Chiara.
Meski pada akhirnya, meski Aaron hanya mencium kening Chiara, bukan bibir Chiara, akan tapi para tamu undangan bisa melihat bagaimana Aaron melakukan itu dengan penuh perasaan, dan memperlihatkan bagaimana dia begitu menyayangi dan melindungi istri kecilnya itu.
Dari situ bahkan Johnson dan Sarah bisa melihat bagaimana komitmen Aaron untuk membiarkan Chiara menikmati masa remajanya, tanpa terganggu dengan status pernikahannya.
Kamu benar-benar memegang teguh janjimu Aaron. Papa bangga sekali denganmu. Sebagai laki-laki, kamu begitu menjaga dan menghargai pasanganmu. Jaga Chiara dengan baik nak.
Johnson berkata dalam hati sambil menatap bangga ke arah Aaron yang baginya saat ini menunjukkan sisi seorang laki-laki yang begitu melindungi istri kecilnya, yang dari segi usia, memang sebenarnya belum waktunya untuk menikah.
Akan tetapi, bagi Revina dan Mona, justru mereka menyunggingkan senyum sinis sekaligus tertawa dalam hati, melihat Aaron hanya mengecup pelan kening Chiara, karena peristiwa itu dianggap mereka sebagai bukti bahwa Aaron tidak benar-benar serius menikah dengan Chiara, untuk menjadikannya istri yang sebenarnya bagi Aaron.
"Wowww... sungguh indah sekali momen yang baru saja terjadi. Kita bisa melhat bersama-sama, bahwa ternyata pengantin pria ingin menyimpan momen yang lebih mesra hanya untuk mereka berdua nanti di kamar pengantin mereka malam nanti." Pembawa acara berkata sambil bertepuk tangan, membuat para undangan kembali ikut bertepuk tangan untuk kedua mempelai, sedang kedua pipi Chiara terlihat semakin memerah karena kata-kata pembawa acara yang menggoda mereka berdua.
Sedang Aaron yang sudah kembali pada dirinya yang biasanya, tenang dan juga tanpa ekspresi hanya mendengarkan apa yang dikatakan oleh pembawa acara tanpa berusaha menunjukkan respon apapun melalui ekspresi wajahnya.
Di dekat pintu masuk gedung tempat diadakannya pesta, Angelina yang baru saja datang, dan sempat melihat prosesi wedding kiss antara Aaron dan Chiara, terlihat tersenyum sambil berjalan memasuki ruang pesta tersebut.
Angelina hadir dengan mengenakan gaun dengan jenis strapless dress dengan panjang hanay sampai di atas lututnya, yang sengaja dibuat ketat, mulai dari atas sampai bawah, membuat tubuhnya yang memang terbentuk sempurna sebagai seorang wanita dewasa langsung menarik perhatian para tamu undangan, terutama para pria.
(Strapless dress yang pertama kali dibuat pada tahun 1930-an. Strapless dress hadir tanpa tali dan tidak memiliki lengan, jadi cocok bagi orang yang ingin tampil menonjol dan terbuka.
Pengertian Strapless Dress secara harfiah dapat difenisikan sebagai gaun yang didesain tanpa menggunakan tali penggantung bau yang menahan gaun tidak melorong. Agar tidak malfungsi, maka Strapless Dress selalu didesain dengan ukuran pasbody, ngepas atau biasa juga dikenal sebagai Bodycontur Dress atau Bodycon Dress, namun tidak semua Bodycondress adalah Strapless Dres.
Strapless dres memberikan kesan yang sedikit berbahaya kepada calon penggunana, karena di desain tanpa tali maka harus dikenakan dengan hati-hati, jika tidak maka ada kemungkinan strapless dress yang digunakan akan lebih mudah melorot.
Namun bagi orang lain yang melihat wanita yang mengenakan Strapless tentu saja akan menimbulkan kesna berani dan seksi. Potongan rendah dari Gaun yang biasanya menonjolkan bagian dada lebih besar sehingga akan memicu aura seksi yang kuat).
Kehadiran Angelina dengan wajah cantiknya, dan juga pakaiannya yang cukup terbuka dan seksi, dan berwarna merah menyala, cukup menarik perhatian para tamu undangan untuk mulai mempertanyakan, siapa wanita cantik dan tampil berani itu, yang tiba-tiba hadir di pesta pernikahan Aaron dan Chiara, tidak sedari awal acara hadir di sana seperti tamu undangan yang lain.