
"Tidak masuk akal, tapi kondisimu sekarang ini seperti cerita Superman yang kamu tahu, dimana kelemahan dia berada pada kriptonit, begitu juga kamu memiliki kelemahanmu. Gadis itu seperti kriptonit bagimu, dimana jika kamu terlalu dekat dengannya dalam waktu lama, kekuatanmu akan semakin melemah, meskipun efeknya tidak seperti dalam cerita komik Superman dimana dia akan langsung kehilangan semua kekuatannya jika berada dekat dengan kriptonit. Di kasusmu aku lihat kekuatanmu tidak hilang secara keseluruhan, tetapi melemah." George berkata dengan tangannya mulai membuka lembar demi lembar lemabran keras dalam buku agendanya.
(Kriptonit adalah sebuah material fiksi yang biasanya muncul dalam kisah-kisah Superman. Material tersebut adalah material kristalin hijau yang berasal dari dunia asal Superman Kripton yang dapat melemahkan Superman).
"Jika melihat dari efek yang dia timbulkan padamu. Kita tidak tahu sebesar apa pengaruh kedekatan kalian untuk waktu yang lama pada tubuhmu. Tapi bisa jadi, gadis itu akan menjadi kelemahan terbesarmu. Dia akan menjadi senjata yang ampuh untuk melumpuhkanmu. Jika sampai Aldrich mendengar tentang itu, dia akan langsung memanfaatkan keberadaan gadis itu untuk mengendalikan dirimu agar bisa menggunakan kekuatanmu sesuai dengan keinginannya." George melanjutkan kata-katanya sambil membenarkan letak kacamatanya, dan mulai membaca tulisan-tulisan tangannya yang tampak menuliskan banyak rumus.
George terlihat begitu serius, sehingga tidak menyadari bagaimana ada gurat kecewa pada wajah Aaron, setelah mendengar kenyataan pahit tentang efek Chiara baginya, yang sejak melihat sosok cantik gadis kecil itu membuatnya tidak bisa melupakan wajah itu sedetikpun.
Bahkan penjelasan George membuat Aaron sedikit terpukul, hingga dia sempat mundur dua langkah ke belakang, sambil memegang bagian tepi meja di belakangnya yang baru saja dia tabrak karena dia yang mundur tadi, agar dia bisa menjaga tubuhnya agar tetap berdiri tegak.
"Apa tidak ada jalan keluar untuk itu?" Pertanyaan Aaron membuat George langsung mengangkat kepalanya dan menatap Aaron dengan heran.
Selama ini, Aaron tidak pernah terlihat begitu perduli pada seseorang dengan sikap pendiam dan tertutupnya. Tapi kali ini George mendengar bagaimana Aaron yang memiliki keinginan untuk dekat dengan seseorang, sehingga mencari cara agar dia bisa dekat dengan orang itu tanpa halangan.
Dan orang itu adalah seorang gadis kecil...
"Aaron apa mungkin kamu...." Kata-kata George terhenti seketika melihat wajah Aaron yang terlihat tidak seperti biasanya.
Ada rasa kecewa dan putus asa di wajah itu yang membuat George membatalkan niatnya untuk melanjutkan pertanyaannya pada Aaron.
Sudah jatuh cinta pada gadis itu?
George hanya berani melanjutkan pertanyaannya dalam hati, karena baru kali ini dia melihat wajah Aaron yang terlihat menyedihkan seperti itu, setelah dia menceritakan bahwa dia dan gadis itu tidak boleh berdekatan secara fisik dengannya.
"Ah, lupakan apa yang baru saja aku katakan. Tadi kamu bertanya tentang apa? Jalan keluar untuk itu?" George segera kembali membahas pertanyaan Aaron tentang apa yang bisa dilakukannya terhadap Chiara.
"Kalau mau cara yang paling simpel, singkirkan gadis itu dari muka bumi ini, maka dia tidak akan lagi menjadi ancaman buatmu di masa depan." Ide George membuat mata Aaron membulat dengan sempurna karena melotot kaget, tidak percaya dengan ide kejam George.
Meskipun George hanya bercanda, tapi melihat respon Aaron, George semakin yakin kalau Aaron memiliki suatu perasaan khusus terhadap gadis kecil yang menjadi pusat kelemahannya itu.
"Tapi kamu yang tidak pernah menyakiti orang lain, jadi itu tidak mungkin kamu lakukan karena egomu. Aku percaya untuk orang seperti kamu, yang enggan membunuh hewan dengan sembarangan, tidak mungkin mau membunuh manusia. Kalau itu terjadi, berarti kamu bukan lagi Aaron yang aku kenal." George mengakhiri kata-katanya sambil tertawa kecil, lalu berjalan meninggalkan Aaron yang akhirnya kembali pada wajah datarnya tanpa emosi, tapi hatinya saat ini sedang bergejolak hebat di dalam sana.
"Andaikata bisa, aku ingin membantumu menemukan cara agar kamu bisa berdekatan dengan gadis itu tanpa menjadikan itu masalah untuk kalian berdua. Tapi sampai saat ini, aku belum menemukan cara itu. Untuk sekarang yang bisa kamu lakukan adalah.... Jauhi gadis itu jika kamu tidak ingin membahayakan hidupnya, juga hidupmu. Jangan sampai Aldrich menjadikan dia senjata untuk melawanmu." George mengakhiri kata-katanya sambil menutup buku agenda di tangannya, berjalan melewati Aaron, menepuk-nepuk lembut bahu Aaron dengan wajah bersimpati, lalu berjalan keluar dari ruangan Aaron.
Mengingat kata-kata George tentang Chiara waktu itu, setelah 5 tahun berlalu, bahkan masih saja menyisakan rasa nyeri di dada Aaron, apalagi sejak waktu itu sampai detik ini, perasaan Aaron terhadap Chiara, tidak berubah sedikitpun.
Justru Aaron bisa merasakan, bagaimana perasaan itu menjadi semakin dalam, apalagi setelah Chiara mengenalnya, tindakan Chiara kepadanya yang seringkali sungguh tidak pernah bisa diduga oleh Aaron selalu membuat hatinya semakin kalang kabut dan semakin sulit berpaling dari Chiara.
Dan dalam 5 tahun ini George belum bisa menemukan cara untuk membuat kekuatannya tidak terpengaruh oleh keberadaan Chiara, membuat Aaron merasa sedikit kecewa dengan apa yang terjadi padanya dan Chiara.
Aaron yang masih dalam posisi memejamkan matanya, kembali teringat tentang takdir yang baginya terasa sudah begitu mempermainkan hidupnya.
Selama ini, Aaron tidak pernah ingin dilahirkan berbeda dengan yang lain, namun keadaannya membuat dia harus berbesar hati untuk menerima kenyataan bahwa dia tidak seperti manusia normal, meskipun bagi banyak orang, kekuatan yang dia miliki justru membuat iri.
Karena pesan dari mamanya untuk dia sebisa mungkin menyembunyikan kemampuan supernya itu, Aaron benar-benar membatasi pergaulannya, dan juga jarang berbicara dengan orang lain, apalagi curhat kepada orang lain, segala sesuatu hanya dipendamnya seorang diri, membuatnya menjadi sosok yang cuek dan tertutup bagi orang-orang di sekitarnya.
(Curhat atau curahan hati merupakan saat di mana satu orang mencoba untuk menceritakan sesuatu kepada orang-orang yang dianggap dekat, dan biasanya yang diceritakan itu masalah personal. Misal tentang pekerjaan, pasangan, keluarga, dan lain sebagainya. Curhat kepada orang yang tepat dan dipercaya dapat membuat Anda merasa benar-benar didengarkan. Hal ini bermanfaat untuk membantu memvalidasi perasaan sehingga Anda tidak merasa terisolasi sendirian. Mekanisme masing-masing orang dalam menghadapi masalah tentu berbeda-beda. ).
Dan ketika dia bertemu dengan gadis yang sejak awal pertemuannya mereka sudah membuat mata ambernya tidak bisa berpaling darinya, tiba-tiba sebuah kenyataan bahwa gadis itu merupakan sumber kelemahannya, membuat Aaron langsung merasa down.