Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
HARI BAHAGIA YANG MENDEBARKAN



Chiara berjalan sambil memegang begitu erat buket bunga yang dengan kedua tangannya untuk membuat dirinya lebih tenang, berharap tindakannya itu bisa membantunya menghilangkan rasa gugupnya.


Tapi pada kenyataannya, semakin Chiara berjalan mendekat ke arah Aaron, dan semakin jelas sosok Aaron di pandangan matanya, hati Chiara semakin berdebar keras karena perasaan haru sekaligus bahagia semakin memenuhi dadanya sehingga terasa menyesakkan.


Aaron sendiri yang sedari tadi terdiam seperti patung dengans mata menatap intens ke arah Chiara tanpa berkedip, membuat Johnson dan Sarah saling bertukar pandang dan tersenyum bahagia.


Baru kali ini mereka melihat anak sulungnya yang pendiam dan jarang sekali menunjukkan emosinya hari ini terlihat begitu tegang, gugup dan kikuk secara bersamaan, membuat baik Johnson dan Sarah merasa senang bahwa putra mereka itu benar-benar menikah dengan gadis pilihannya, yang bisa membuat Aaron menunjukkan perubahan sikapnya.


Beberapa kali Johnson bisa melihat Aaron berusaha menelan ludahnya tanpa diketahui orang lain, dan juga bibirnya sedikit bergerak-gerak untuk menutupi rasa gugupnya.


Bagi mereka yang mengenal Aaron, mereka tahu pasti Aaron bukanlah orang yang akan menunjukkan emosi dan perasaannya dengan mudah, termasuk kegugupan dan sikap kikuknya karena gadis kecil seperti Chiara.


Selain itu, juga ada aura bahagia yang tidak semua orang bisa melihatnya kecuali orang-orang yang sudah lama mengenal Aaron dan kebiasaan Aaron, termasuk Johnson, Sarah, Diego, dan juga Zachary yang cukup lama dan sedikit banyak paling tahu tentang kebiasaan dan karakter Aaron selama ini.


Tanpa diketahui oleh banyak orang, mereka bisa melihat beberapa kali Aaron berusaha menahan senyum di bibirnya sejak sosok Chiara melangkah ke arahnya, dengan tatapan mata yang tidak bisa dia sembunyikan bahwa mata amber itu terlihat sedikit berkabut menahan rasa haru dan bahagia yang memenuhi hatinya saat ini melihat calon istri kecilnya yang sedang melangkah mendekat ke arahnya, seolah sedang bersiap menyerahkan segalanya, seluruh hati, jiwa raga, kehidupan, impian, dan masa depannya kepadanya.


Hal itu membuat mereka semakin yakin bahwa Aaron memang mencintai Chiara, meskipun beberapa undangan mungkin masih mempertanyakan bagaimana mungkin seorang sehebat Aaron bisa tertarik dengan seorang gadis kecil seperti Chiara diantara banyak gadis cantik dan hebat lain yang bisa dipilih oleh Aaron sebagai istrinya.


Mereka berdua, sepertinya memang benar-benar pasangan yang saling mencintai, meskipun bagiku itu terasa sangat mustahil karena mereka baru saling mengenal. Tapi kenapa besok lusa setelah menikah, Aaron langsung terbang ke Amerika? Padahal pengantin baru pada umumnya, mana ada yang mau secepat itu berpisah? Aku tahu Aaron ingin Chiara tetap menikmati masa remajanya, tapi pergi dua hari padahal baru menikah, rasanya terasa aneh. Apa ada sesuatu yang terjadi diantara mereka yang tidak aku ketahui?


Diego bertanya-tanya dalam hati, tapi keberadaan Grace yang tampil cantik hari ini langsung mengalihkan perhatian Diego yang langsung menyunggingkan senyum manisnya ke arah gadis itu.


Bagi seorang Diego, bagaimana mungkin dia membiarkan adanya pemandangan gadis cantik yang disia-siakannya.


"Jangan coba-coba mendekati gadis itu... dia tidak cocok untukmu...." Belum sempat Diego memperlebar senyum manisnya ke arah Grace untuk menarik perhatian gadis cantik itu, Aaron yang dari sudut matanya bisa melihat gerak-gerik Diego itu, langsung mendekatkan kepalanya ke samping, ke arah Diego


Dan Aaron berbisik pelan kepada Diego, meski wajah Aaron tidak menoleh, tetap lurus ke arah Chiara yang semakin mendekat ke arahnya.


"Dia masih terlalu muda untukmu. Jangan menjadikan dia korban rayuan gombalmu." Aaron kembali berbisik pelan, sedang Diego berusaha menahan dirinya agar tidak meringis geli.


"Kalau kamu boleh ya? Bukannya calon istrimu yang sangat cantik itu seumuran dengan bridesmaidnya yang cantik itu? Aku dan kamu juga seumuran, jadi sama saja kan kondisi kita?" Diego masih saja berusaha mendebat Aaron.


"Aku tidak pernah mendekati seorang gadis hanya sekedar untuk bermain-main dan sekedar mengisi waktu luang sepertimu." Hampir saja Diego melotot mendengar perkataan dari Aaron, dan sayangnya, dia tidak bisa menyangkal kata-kata Aaron yang memang benar adanya.


Diego seringkali mendapatkan julukan sebagai Casanova bukannya tanpa sebab, karena laki-laki itu memang pecinta dan pemuja wanita cantik, yang sayangnya, tidak pernah menjalin hubungan serius dengan satu orang wanita lebih dari 6 bulan.


"I see... okelah. Aku memang berbeda denganmu yang begitu berani mengambil keputusan menikah dengan cepat. Kamu pasti sangat mencintai gadis kecilmu itu. Aku salut padamu yang berani mengambil komitmen yang bagiku sangat sulit dilakukan jika kita tidak benar-benar jatuh cinta pada orang itu." Perkataan Diego membuat Aaron hampir saja menoleh, dan membuatnya tanpa sadat menggigit bagian dalam bibir bagian bawahnya, tanpa berani memberikan tanggapan apapun tentang perkataan Diego padanya.


Jatuh cinta pada gadis kecil yang selalu dilindunginya secara diam-diam itu? Bahkan Aaron pun tahu perasaan itu sudah ada sejak bertahun-tahun yang lalu, meskipun selama ini dia selalu berusaha keras untuk menahan dan menyangkalnya dengan sekuat tenaga, karena baginya itu adalah hal yang tidak mungkin dan tidak boleh terjadi padanya.


Mengingat tentang itu, dada Aaron berdetak semakin kencang, karena pada akhirnya dia berdiri di tempat ini, dan sebentar lagi dia akan mengucapkan sebuah janji pernikahan kepada Chiara, di hadapan Tuhan dan para tamu undangan, sebuah janji yang sebelumnya pernah dia ucapkan pada seseorang untuk menjaga Chiara dengan baik seumur hidupnya, bertahun-tahun yang lalu.


Saat itu Aaron berjanji untuk menjaga dan melindungi Chiara dengan baik. Dan sekarang bukan sekedar menjaga dan melindunginya, sesaat lagi, dia bahkan berjanji untuk terikat dalam sebuah ikatan pernikahan dengan gadis cantik itu, yang artinya, sampai maut memisahkan, dia akan terikat pada Chiara, membuat hati Aaron berdesir hebat.


Tapi ingatan bahwa dia tidak boleh menganggap pernikahan ini sebagai sesuatu yang serius dan harus melepaskan Chiara 4 tahun lagi membuat dada Aaron bergejolak hebat, ada rasa nyeri yang menusuk ulu hatinya saat ini.


Dan bagi Aaron, rasa itu terasa amat sangat menyakitkan, setiap kali dia ingat bahwa dia tidak boleh selamanya mengikat Chiara di sisinya.


Baru saja ingatan Aaron akan kembali pada kejadian yang sudah berlalu bertahun-tahun yang lalu, tapi suara musik yang semakin pelan dan akhirnya berhenti, membuat Aaron kembali fokus pada apa yang sedang terjadi sekarang ini, dimana Chiara semakin mendekat ke arahnya dengan wajah sedikit tertunduk dan wajah memerah dengan sikap gugup dan juga malu-malu, membuat Aaron semakin memandanginya tanpa berkedip.


Begitu alunan musik berhenti, Chiara juga sudah berdiri tepat di hadapan Aaron yang langsung mengulurkan tangan kanannya yang mengenakan sarung tangan putih ke arah Chiara.