
“Om Aaron….” Chiara yang mendapatkan sebuah pelukan erat secara tiba-tiba dari Aaron, tubuhnya sedikit tersentak kaget, dan tentu saja, dadanya ikut bereaksi dengan berdebar keras.
“Om Aaron… apa… tujuh tahun lalu… Om Aaron yang sudah menyelamatkanku dari kecelakaan waktu itu?” Tiba-tiba saja Chiara menanyakan hal yang tidak diduga oleh Aaron, membuat Aaron dengan perlahan melepaskan pelukannya, dan menatap ke arah Chiara dalam-dalam.
“Eh… bagaimana bisa kamu…? Bukannya saat itu kamu tidak sadarkan diri?” Aaron bertanya dengan wajah sedikit bingung, tidak menyangka kalau Chiara ingat tentang kejadian waktu itu.
Chiara langsung tersenyum sambil menggerakkan tangan kanannya ke arah wajah Aaron.
“Aku tidak akan pernah lupa kejadian waktu Om…. Dimana seorang laki-laki baik hati dengan kekuatan supernya, sudah menyelamatkanku dari kecelakaan maut waktu itu.” Chiara berkata pelan sambil menempelakan telapak tangan kanannya ke wajah Aaron.
“Bertahun-tahun aku selalu penasaran dengan wajah laki-laki di balik topeng itu. Sayangnya karena tidak pernah ada orang yang percaya dengan ceritaku, lambat laun aku mulai menghilangkan rasa penasaranku tentang laki-laki itu. Dan mulai menjalani kehidupanku, seolah aku tidak pernah bertemu dengan penyelamatku itu.” Chiara melanjutkan bicaranya, sambil matanya menatap ke arah Aaron yang mata ambernya terlihat terbeliak kaget, tidak menyangka bahwa Chiara ingat tentang kejadian waktu itu.
“Dan setelah aku curiga dengan kuakuatan Om Aaron, aku kembali berusaha mengingat kejadian mengerikan malam itu… sehingga aku yakin, memang Om Aaron yang sudah datang padaku sebagai seorang superhero, untuk menyelamatkanku. Meski wajah Om Aaron tertutup topeng waktu itu, aku tetap yakin, itu adalah Om Aaron. Terimakasih Om Aaron…. Maaf… baru hari ini ini, setelah bertahun-tahun, aku mengucapkan terimakasih sudah menyelamatkanku….” Chiara berkata lirih sambil tersenyum manis ke arah Aaron yang tampak secikit canggung karena begitu kaget dengan apa yang dia dengar dari Chiara barusan.
“Chiara… maaf… karena waktu itu, aku tidak berusaha membelamu di depan orang-orang yang menertawakan ceritamu. Aku membiarkan orang berpikir bahwa kamu hanyalah seorang anak kecil yang karena shock dan trauma dengan kejadian kecelakaan itu, jadi berkhayal dan menceritakan hal tidak masuk akal.” Aaron berkata dengan nada suara tedengar penuh dengan penyesalan.
“Bukan salah Om Aaron, seberapa keras aku berusaha, mereka pada akhirnya, tetap tidak akan percaya dengan cerita anehku.” Chiara segera menanggapi perkataan Aaron.
“Aku memang orang aneh yang berbeda dengan kalian manusia normal lainnya., wajar saja kalau mereka….”
“Aku benar-benar kagum dan mencintai Om Aaron, apapun keadaan Om Aaron.” Chiara berkata lirih, memotong perkataan Aaron, karena tidak ingin Aaron menyesali keadaannya.
Begitu mendengar kata-kata Chiara, Aaron kembali memeluk Chiara, dan menciumi bahu Chiara sambil mengelus pelan punggung Chiara degan penuh kasih sayang.
“Selama aku mengenal Om Aaron, aku tidak pernah menganggap Om Aaron adalah orang yang aneh, meskipun sikap Om Aaron kadang memang dingin dan sulit untuk ditebak. Tapi aku tahu, Om Aaron yang baik dan begitu perduli denganku. Waktu itu, pasti bukan hal yang mudah juga untuk Om Aaaron membiarkan aku dianggap sebagai seorang pembohong karena Om Aaron. Tapi Om Aaron melakukan yang terbaik saat itu. Kalau tidak, mungkin kita tidak bisa lagi bersama karena Om Aaron dijadikan obyek penelitian dan dikejar oleh banyak orang.” Chiara berkata pelan, sedikit bergidik ngeri saat membayangkan kalau seandainya hal mengerikan itu benar-benar terjadi pada Aaron.
Perkataan Chiara itu, sukses membuat Aaron tersenyum, dan sebentar kemudian, Aaron melepaskan pelukannya kembali, karena untuk saat ini, bukan cuma hal itu yang harus dia ceritakan pada Chiara.
“Chiara… masih ada banyak hal yang akan aku ceritakan padamu, dan aku harap… kamu tidak kaget tentang hal itu.” Aaron berkata sambil menatap ke arah Chiara yang langsung menganggukkan kepalanya.
Untuk saat ini, Chiara tahu, mau tidak mau, dia harus siap mendengar apapun yang dikatakan oleh Aaron padanya, sebagai kelanjutan dari kisahnya sebagai manusia super, yang Chiara tahu, pasti tidak mudah untuk menjalaninya.
Beberapa saat kemudian, Aaron mulai menceritakan kembali tentang dirinya sebagai manusia super, bagaimana kehidupan yang sudah dia jalani selama bertehun-tahun ini sebagai manusia dengan kekuatan supernya.
Chiara hanya bisa diam terpaku, dengan pandangan mata tetap fokus menatap ke arah Aaron, begitu mendengar dari bibir Aaron tentang semua hal yang selama ini tidak pernah diketahui oleh Chiara.
Aaron menceritakan semuanya dengan gamblang, tanpa da yang berusaha dia tutup-tutupi, termasuk bagaimana reaksi tubuhnya saat berada di dekat Chiara, dan juga resiko besar yang bisa terjadi jika mereka berdua terlalu intim secara fisik.
Selain itu, Aaron juga menceritakan tentang keberadaan Aldrich dan semua sepak terjangnya.yang mengincar semua manusia korban mutasi untuk bergabung dengannya, agar dia bisa menaklukkan dunia.
Aaron juga menceritakan tentang sosok Angelina yang juga merupakan manusia korban mutasi yang selama ini membantu Aaron dalam mendukung dan membantu korban mutasi lainnya.
Dan cerita tentang Angelina, membuat Chiara sedikit faham, kenapa gadis cantik itu begitu menyukai Aaron, dan sulit untuk menyerah tentang Aaron.
Karena sudah begitu lama Angelina mengenal dan berjuang bersama Aaron, sebagai orang yang merasa senasib.