
Rey sungguh tidak menyangka kalau ternyata Mask men adalah seorang pengusaha kaya raya dengan nama Aaron Malverich yang denganĀ dukungan dana besar darinya banyak manusia mutan yang tidak mau bergabung dalam kelompok Aldrich, disokong kehidupannya dan dilindungi oleh Aaron.
Begitu Rey tahu tentang itu, dalam hitungan hari Rey sudah berhasil mengumpulkan data detail tentang siapa Aaron, pekerjaannya, keluarganya, lini bisnis perusahaannya, saudara-saudaranya, orang-orang yang dekat dengannya, orang-orang kepercayaan yang dia miliki, termasuk info tentang gadis remaja cantik yang menjadi istrinya sejak dua tahun lalu.
Dan info itu termasuk bisnis keluarga Chiara, yang sekarang diwariskan padanya, sebuah bisnis perhotelan mewah yang bahkan ada beberapa yang dibangun di beberapa negara lain.
Dengan sengaja, Aldrich meminta kepada Rey untuk mengaturkan sebuah kamar terbaik di hotel milik Chiara untuk dia tinggal selama dia berada di Indonesia.
Selain ingin mengamati istri Aaron dari dekat sambil menunggu waktu yang tepat untuk bertindak, Aldrich ingin menunjukkan pada Aaron secara tidak langsung tentang kehadirannya dan bagaimana dia yang sudah mengetahui siapa Aaron sebenarnya.
Aldrich bisa memastikan kalau Aaron pasti tidak perlu waktu lama untuk menyadari kehadirannya bersama puluhan manusia super lainnya, karena kemampuan Aaron untuk mendeteksi keberadaan manusia super lain dalam jarak dekat.
Pasti akan menyenangkan saat melihat wajah kaget dan juga panik dari mask men dalam sosok aslinya sebagai Aaron Malverich saat tahu tentang keberadaanku. Aku tidak sabar untuk bisa sedikit bermain-main dengan mask men. Aku ingin melihat bagaimana reaksinya saat tahu keberadaanku ternyata ada begitu dekat dengan istrinya.
Aldrich berkata dalam hati, dan sebentar kemudian bersiul dengan sikap santai sambil memasuki mobil yang pintunya sudah dibukakan oleh Rey.
Sebuah mobil mewah yang sedang ditumpangi oleh Aldrich saat ini, memang sengaja disiapkan oleh Rey, untuk menjemputnya di bandara, untuk kemudian membawanya ke hotel tempatnya menginap, salah satu hotel terkenal yang dimiliki oleh keluarga Chiara, yang dari hasil penyelidikan Rey, merupakan istri dari Aaron Malverich.
Dan justru karena info penting itu, Aldrich sengaja memilih hotel itu sebagai tempat dia tinggal sementara ada di Indonesia.
# # # # # # #
Begitu dokter keluar dari kamar tempat Revina diinapkan, Chiara yang awalnya duduk dengan tidak tenang di samping Aaron yang masih setia menemaninya, langsung bangkit dari duduknya dan berjalan mendekat ke arah dokter itu.
Meskipun saat di IGD tadi dokter jaga mengatakan kalau Revina dan bayi dalam kandungannya baik-baik saja, hanya pingsan karena shock dan tidak membahayakan kesehatannya, hanya perlu infus untuk menambahkan cairan tubuhnya yang kurang dan beristirahat dengan tenang dan nyaman.
Akan tetapi, Chiara yang melihat Revina belum sadar saat dibawa ke kamar inap rumah sakit, tetap saja membuat Chiara khawatir.
"Dokter... bagaimana dengan pasien? Apa sudah sadar?" Dokter itu langsung disambut dengan sebuah pertanyaan penuh nada khawatir dari Chiara.
Aaron yang tadi langsung mengikuti gerakan Chiara dan berdiri di samping istrinya itu langsung memeluk bahu Chiara untuk memberikan rasa tenang.
"Nona Revina baru saja sadar. Anda bisa menemuinya sekarang, tapi tolong jangan mengatakan sesuatu yang bisa membuatnya terlalu berpikir, karena itu tidak baik untuk kondisi dia dan bayinya. Dia butuh ketenangan hati dan pikiran." Jawaban dari dokter itu membuat Chiara menarik nafas panjang.
"Kalau mungkin, Anda bisa segera memberitahukan pada suami non Revina, agar dia bisa lebih tenang." Perkataan dokter itu langsung menyebabkan dengan spontan Chiara memandang ke arah Aaron dengan tatapan bingung.
"Sayangnya ayah dari bayi itu sedang berada di luar negeri Dok, tidak mungkin dia kembali dalam waktu dekat." Aaron langsung mewakili Chiara untuk menanggapi perkataan dokter itu.
"Ooo, begitu rupanya. Kalau begitu, Nona sebagai adiknya mungkin bisa menghibur dan menemaninya agar dia bisa merasa terhibur." Dokter yang melihat adanya kemiripan antara wajah Chiara dan Revina langsung memberikan usulnya.
Baik Chiara maupun Aaron lebih memilih diam, tidak berniat menjelaskan status hubungan sebenarnya antara Chiara dan Revina yang hanya sepupu, bukan kakak adik.
"Silahkan Nona masuk ke dalam untuk menemui kakak Nona. Saya permisi terlebih dahulu."
"Baik Dokter." Chiara menjawab singkat perkataan dokter itu, dan langsung melangkah ke arah pintu kamar tempat Revina dirawat, setelah tangannya menarik tangan Aaron agar mengikutinya.
Akan tetapi dengan gerakan mendadak, tiba-tiba Chiara menghentikan langkahnya begitu dia berdiri tepat di depan pintu kamar tempat Revina dirawat.
"Kenapa denganmu?" Melihat wajah Chiara yang terlihat ragu, Aaron langung bertanya.
"Apa tidak akan ada apa-apa kalau aku masuk sekarang Om? Sejak dulu Revina dan tante Mona tidak menyukaiku. Aku takut kehadiranku justru membuat pikiran Revina kalut." Dengan suara ragu, Chiara menyampaikan isi hatinya pada Aaron yang langsung tersenyum melihat bagaimana istri kecilnya itu, selalu saja lebih perduli dengan perasaan orang lain, meski orang itu adalah orang yang begitu sering menyakitinya ketika dia masih tinggal bersama mereka.
Bahkan setelah Chiara menikah dengan Aaron pun, mereka terus mengharapkan hal buruk agar terjadi pada pernikahan Aaron dan Chiara, selalu iri dan tidak suka jika Chiara hidup bahagia setelah menikah dengan Aaron.