Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
KEDATANGAN ANGELINA (2)



“Setelah 4 tahun, aku akan melepasnya kembali. Aku akan memberikan kebebasannya 4 tahun lagi. Saat dia sudah kuat dan bisa berdiri tegak pada kedua kakinya sendiri saat itu. Tidak ada alasan aku tetap mengikatnya saat itu tiba.” Aaron berkata sambil matanya menatap ke arah luar jendela kantornya, memandang jauh ke depan, dimana dia melihat Romi yang letak kantornya tidak jauh dari gedung perkatnoran miliknya, sedang terlihat melepas stress dan rasa frustasinya dengan melemparkan barang-barang yang ada di kantornya ke segala arah.


Dan tindakan Romi itu membuat Aaron menaikkan salah satu sudut bibirnya, dengan wajah terlihat meremehkan.


Dalam hatinya, tanpa dia sadari, Aaron merasa puas bisa membuat Romi sedemikian frustasi karena tindakannya tadi di sekolah Chiara yang membuat Romi benar-benar kehabisan muka dan kata-kata, harus pasrah menerima kenyataan bahwa dia tidak berhasil dengan semua rencananya terhadap Chiara.


"Kamu yakin sampai saat ini, kamu tidak memiliki perasaan apapun pada gadis kecil itu?" Angelina bertanya sambil memainkan miniatur bola dunia di atas meja kerja Aaron, yang terbuat dari bongkahan emas asli yang dibentuk dan diukir.


“Lalu… bagaimana jika suatu ketika gadis kecilmu itu jatuh cinta padamu? Apa kamu akan mengikuti arus dan menerima perasaan cintanya? Atau kamu bisa dengan mudah akan tetap menyingkirkannya dari hidupmu?” Angelina berkata dengan nada santai, namun bagi Aaron, kata-kata itu cukup menyerangnya secara terang-terangan.


"Jangan suka menebak isi hati orang tanpa dasar yang kuat, apalagi terlibat dengan masalah orang lain Angelina...." Perkataan Aaron membuat Angelina meringis.


"Justru harusnya aku yang mengatakan itu padamu Aaron. Sepertinya kamu mulai melibatkan perasaanmu untuk membantu gadis kecilmu itu. Bahkan aku dengar, kamu menunjukkan sosokmu di depan orang banyak hari ini. Di sekolah gadis kecil itu." Aaron mengernyitkan dahinya mendengar perkataan Angelina, karena sepanjang dia berada di sekolah Chiara tadi, dia tidak merasakan adanya kehadiran manusia berkekuatan super lainnya, jadi bagi Aaron, tidak mungkin Angelina tadi berada di tempat yang sama dengannya, dan melihat langsung apa yang sudah terjadi di sana.


"Bagaimana kamu tahu tentang itu dan bagaimana bisa...?" Angelina yang datang ke sekolah itu setelah Aaron pergi dari sana langsung tertawa kecil mendengar pertanyaan Aaron, menyababkan kata-kata Aaron terputus.


"Sayangnya aku tadi tahu setelah kamu tidak ada disana. karena aku mengunjungi sekolah gadis kecil itu setelah kamu pergi dari sekolah itu. Dan kamu tahu? Kamu sudah seperti artis papan atas dunia bagi orang-orang di sekolah itu. Semua murid dan guru, tidak henti-hentinya membicarakan kehadiranmu di sana. Dan mereka juga sibuk menceritakan bagaimana mempesona dan mengangumkannya dirimu. Ck ck ck ck, sungguh kalau tidak mendengar sendiri, aku tidak akan percaya kamu benar-benar berkunjung kesana, dan membuat banyak orang terpukau padamu." Angelina berkata sambil tersenyum geli, mengingat bagaimana hampir semua orang heboh membicarakan apa yang terjadi hari ini di sekolah Chiara.


"Kenapa kamu pergi kesana?" Aaron berkata sambil menatap wajah Angelina dengan penuh selidik.


"Mencarimu. Karena aku tidak menemukanmu di kantor, rumahmu, ataupun apartemenmu. Mau tidak mau akhirnya aku mengikuti jejak yang kamu tinggalkan." Angelina berkata dengan wajah terlihat santai, tidak merasa bersalah sudah mengikuti Aaron sedemikian rupa.


Aaron yang tahu Angelina memiliki kemampuan lain untuk mengikuti jejak seseorang dari bekas yang ditinggalkan orang tersebut, hanya bisa menghela nafasnya.


"Kenapa? Apa kamu takut aku akan mengganggu malam pertamamu bersama gadis kecil itu?" Angelina berkata sambil terkikik.


"Jangan bicara sembarangan Angelina! Aku dan dia, tidak mungkin menjadi pasangan suami istri yang sebenarnya!" Aaron berkata dengan nada sedikit tinggi mendengar kata-kata Angelina yang terdengar vulgar baginya, membuat Angelina sedikit kaget, karena tidak biasanya Aaron menunjukkan emosinya, meskipun dia sedang dalam kondisi marah, kecewa, atau tidak suka, atau apapun yang terjadi di sekitarnya.


Sebentar kemudian, Angelina terlihat meringis, dan tangannya kembali memainkan miniatur bola dunia itu lagi.


"Bagus kalau begitu. Aaron yang aku kenal, tidak akan dengan mudah terpancing emosinya. Puluhan kali kamu selalu menolakku. Aku sungguh tidak rela kalau kamu memiliki gadis lain di hatimu, padahal berkali-kali aku sudah berusaha membuatmu jatuh cinta padaku." Angelina berkata sambil tertawa kecil di depan Aaron dengan wajah bercandanya.


"Sudah! Hentikan candaanmu yang tidak lucu itu. Kenapa tiba-tiba kamu terbang dari Los Angeles kemari tanpa memberitahuku?" Aaron berkata sambil menatap ke arah Angelina dengan wajahnya yang terlihat kembali datar, sudah tidak menunjukkan emosinya lagi.


Kali ini, begitu Angelina mendengar perkataan Aaron, gadis cantik berambut pirang itu langsung menghempaskan punggungnya di sandara kursi sambil menghembuskan nafasnya keras-keras.


"Apa Aldrich membuat masalah lagi?" Melihat wajah kusut Angelina, Aaron langsung bisa menebak apa yang sudah terjadi di Los Angeles sana.


"Aku benar-benar khawatir Aldrich yang terus berusaha untuk menemukanmu akan melukai orang-orang yang tidak bersalah. Kamu tahu, sosok dan wajah aslimu yang belum bisa dikenali oleh Aldrich, membuat Aldrich berusaha memburu siapapun yang kira-kira memiliki hubungan denganmu, dan bisa menjadi petunjuk tentang keberadaanmu. Kamu harus benar-benar hati-hati, termasuk hubunganmu dengan gadis kecilmu itu, kalau kamu tidak ingin menyeretnya dalam bahaya." Angelina berkata sambil mendesah panjang.


"Kali ini apa yang dilakukan oleh Aldrich?" Aaron bertanya sambil saling mengaitkan kedua jari-jari tangannya dan menumpangkannya pada meja yang ada di depannya.


"Dia sepertinya bergerak cepat, berusaha menyisir dan menemukan orang-orang berkekuatan super lainnya, yang dia curigai mengetahui tentang keberadaanmu. Sampai saat ini memang tidak banyak yang mengetahui tentang siapa sebenarnya dirimu. Tapi Aldrich mana perduli dengan itu. Dia sngguh berharap bisa merekrutmu agar bisa secepat mungkin mengendalikan dunia. Bahkan aku dengar, ada seorang dibunuh oleh salah satu pengikut Aldrich karena dicurigai memiliki info tentang kamu dan tidak mau bicara. Aku takut semakin hari semakin banyak orang tidak bersalah menjadi korban kekejaman Aldrich agar dia bisa segera menemukanmu." Angelina kembali menjelaskan kondisi yang sedang terjadi di Amerika.


"Tempat persembunyian para manusia super yang tidak memiliki tujuan hidup, tapi tidak ingin bergabung dengan Aldrich yang sudah kamu siapkan, aku takut, suatu ketika akan ditemukan oleh Aldrich, dan dia akan menangkapi orang-orang itu. Kamu tahu, tidak semua mereka memiliki kemampuan untuk bisa mempertahankan diri jika yang harus mereka hadapi adalah kelompok radikal milik Aldrich yang selalu bertindak brutal dan kejam." Kata-kata Angelina membuat Aaron terdiam beberapa saat, menunjukkan dia sedang berpikir keras untuk memikirkan jalan keluar dari semuanya itu.