Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
RASA TIDAK TERIMA ANGELINA



“Good night my little girl. Have a sweet dream.” Aaron berbisik pelan sambil menarik selimut Chiara yang sedikit melorot, agar tubuh mungilnya tertutup rapat dengan selimut, sampai di bagian lehernya.a


Dan malam ini aku harus berusaha untuk bisa tertidur dengan kamu berada di sisiku, karena mungkin, ke depannya hal seperti ini akan sering terjadi diantara kita. Meskipun aku belum bisa menyentuhmu sekarang karena kondisi kita, tapi aku yakin, secepatnya kamu akan sepenuhnya menjadi milikku. Dan aku akan berusaha keras untuk secepat mungkin menjadikan itu sebagai sebuah kenyataan indah untuk kita.


Aaron berkata dalam hati sambil memejamkan matanya, berusaha untuk membuat dirinya nyaman dengan kehadiran Chiara di sisinya meskipun itu membuat dia harus dengan susah payah untuk bisa mengendalikan dirinya, meski sekedar untuk tidak mencium kening Chiara.


Suatu hal yang sebenarnya selalu ingin dilakukan oleh Aaron saat dia dengan diam-diam mengamati Chiara saat tertidur, membisikkan selamat malam pada gadisnya itu sambil mengecup lembut keningnya.


# # # # # # # #


“Aaron benar-benar sudah diluar kendali. Apa dia tidak tahu resiko besar apa dengan tindakan nekadnya itu?” George langsung menarik nafas panjang mendengar bagaimana Angelina yang terlihat uring-uringan begitu mendengar keputusan Aaron untuk kembali terbang ke Indonesia.


Dan bukan sekedar kembali terbang, tapi dia juga memerintahkan pada Zachary sebagai asisten pribadinya, untuk mengaturkan pemindahan kantor Aaron dari Amerika ke Indonesia.


“Apa maksudmu dengan Aaron berada diluar kendali? Jangan berlebihan Angelina. Kita tahu Aaron orang yang bisa mengendalikan dirinya dengan baik lebih dari siapapun….”


“Tapi tidak jika itu berhubungan dengan gadis kecilnya itu.” Angelina langsung memotong perkataan dari George.


“Aaron yang sekarang, bukan seperti Aaron yang selama ini aku kenal. Jika itu Aaron yang dahulu, dia tidak akan perduli dengan kepentingan pribadinya dia akan selalu mendahulukan urusan para manusia super dan korban mutasi yang lain.” George sedikit menahan tawa gelinya mendengar perkataan dari Angelina.


Siapa yang tidak tahu kalau Angelina begitu menyukai Aaron? Dan hal itu diketahui oleh semua manusia super dan korban mutasi genetik yang ada di kelompok mereka.


Hal itu juga yang membuat beberapa laki-laki, terutama manusia super yang lain tidak ada yang berani menyatakan perasaannya kepada Angelina yang selalu membandingkan semua orang dengan Aaron.


Dan siapa yang bisa menyaingi seorang Aaron? Entah di dunia manusia normal, maupun di kalangan mereka para manusia super, sosok Aaron merupakan sosok laki-laki yang bukan hanya tampan, tapi juga begitu hebat, membuat banyak orang berdecak kagum dengan cara kepemimpinannya yang selalu membawa kesuksesan besar bagi para pengikutnya.


Karena itu George tahu pasti, meskipun apa yang dikatakan oleh Angelina ada benarnya, tapi George juga tahu bahwa Angelina mengatakan hal seperti itu karena merasa kesal melihat bagaimana fokus Aaron saat ini bukan sekedar terhadap manusia super, tapi juga mulai fokus pada Chiara.


Tidak ingin mengakui kenyataan itu, tapi Angelina tahu, yang dikatakan George, semuanya itu benar, dan itu menyakitkan baginya yang begitu menyukai Aaron.


Mau tidak mau, Angelina harus mengakui, bahwa sejujurnya, pernikahan Aaron sempat membuatnya merasa tidak nyaman, tapi karena dia tahu kondisi Aaron saat berdekatan dengan Chiara membawa dampak buruk, dalam hatinya yang paling dalam, Angelina sempat berharap kalau dia masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan hati Aaron, saat Aaron memutuskan pergi dari hidup Chiara setelah 4 tahun pernikahannya kelak.


“Sebegitu besarnya rasa cinta Aaron pada istrinya. Apa kamu pikir Aaron bisa memenuhi janjinya untuk melepaskan gadis itu setelah 4 tahun pernikahan mereka? Apalagi kamu tahu, gadis kecilnya itu semakin hari bertambah cantik, dan semakin bertumbuh dewasa. Sebagai pria normal yang sangat mencintai istrinya, akan semakin sulit bagi Aaron untuk mengendalikan dirinya.” George yang seolah mengerti apa yang sedang dipikirkan Angelina langsung melanjutkan perkataannya.


“Meskipun kita sudah berusaha keras memperingatkan Aaron, keputusan tetap ada di tangan Aaron, dan kita tidak bisa memaksa Aaron. Yang bis akita lalukan sebagai sahabat terbaiknya adalah mendukung apapun keputusan Aaron, dan berusaha membantunya menemukan jalan keluar secepat mungkin sebelum semuanya terlambat, dan membuat kehidupan Aaron hancur.” George yang bisa melihat guratan kecewa di wajah Angelina yang berusaha untuk disembunyikannya, kembali mengingatkan pada Angelina tentang posisi mereka berdua bagi Aaron, dan apa yang bisa mereka lakukan sebagai sahabat baik Aaron.


“Aku tahu maksud dari semua perkataanmu George. Tapi bagiku, tindakan Aaron benar-benar tidak masuk akal. Jika dia tidak ingin lagi perduli dengan kita, paling tidak, dia harusnya ingat kalau tindakannya itu sangat berbahaya bagi istrinya, bukan untuk dia, tapi untuk istrinya. Kedekatan mereka tidak mungkin membuat Aaron terbunuh, tapi tidak dengan gadis itu, yang hanya manusia biasa. Jika Aaron hilang kendali saat didekatnya, kamu tahu resiko besarnya.” Angelina berusaha mengatasnamakan keperduliannya terhadap Chiara sebagai senjata untuk menyalahkan tindakan Aaron yang dianggapnya cukup nekad itu.


“Aaron tahu tentang itu, dan aku yakin, seorang Aaron, daripada menyakiti orang yang dicintainya, lebih baik dia yang terluka. Bagiku itu sudah cukup untuk membuat aku percaya Aaron akan bisa mengendalikan dirinya dengan baik. Ayolah Angelina, jangan terlalu memikirkan Aaron lagi. Pikirkan dirimu sendiri, dan juga kebahagiaanmu mulai sekarang. Hati Aaron, sejak duku sudah mempunyai pemilik.” George berkata sambil memandang ke arah Angelina yang terdiam, tapi dengan kedua tangannya yang sedang terkepal erat, George tahu kalau Angelina belum bisa menerima kenyataan yang sedang terjadi.


“Aku akan berusaha membuat untuk Aaron kembali ke Amerika.” Angelina berkata sambil mengubah dirinya menjadi air dan langsung pergi dengan cepat meninggalkan George yang hanya bisa menghela nafasnya melihat bagaimana keras kepalanya Angelina terhadap perasaannya pada Aaron.


“Semoga kamu segera sadar Angelina, bahwa kamu tidak mungkin bisa mengubah hati Aaron untuk berpaling dari gadis itu. Dan untukmu Aaron, semoga kita bisa segera menemukan cara untuk mengatasi masalahmu bersama istri kecilmu itu.” George berkata sambil berlalu pergi, kembali masuk ke ruang laboratorium mewah miliknya, yang sengaja dibangun dan disiapkan khusus untuk George oleh Aaron.


# # # # # # #


Aaron yang merasakan sesuatu menindih tubuhnya, langsung membuka matanya lebar-lebar, karena pada dasarnya, memang sejak semalam, dia merasa begitu sulit tidur karena keberadaan Chiara di dekatnya, dalam satu tempat tidur, sehingga begitu merasa ada sesuatu ayng tiba-tiba bergerak dan menimpa tubuhnya, dengan kesadaran penuh Aaron langsung terbangun dari tidurnya yang memang tidak bisa nyenyak sama sekali


Dan kali ini Aaron harus benar-benar menahan nafasnya, karena dalam tidurnya, tanpa sadar Chiara sudah menjadikan tubuh Aaron sebagai guling.


Tangan kanan Chiara memeluk tubuh Aaron, sedang kaki kanannya naik ke atas tubuh Aaron, dan celakanya posisi kaki Chiara yang sedang memeluk Aaron seperti memeluk guling, mengakibatkan posisi paha Chiara, tepat berada di atas benda pusaka miliknya, membuat Aaron harus menahan nafasnya dan membiarkan keringat dingin bermunculan di keningnya, ditambah dengan udara ber AC di kamarnya yang tiba-tiba terasa panas, seolah-olah AC di kamarnya sedang dimatikan.