Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
TIDAK ADA YANG COCOK



"Ada beberapa koleksi gaun pengantin yang baru saja datang minggu ini, bahkan beberapa belum sempat kami promosikan, apalagi kami pajang. Kita akan coba beberapa untuk dikenakan oleh nona Chiara. Nanti pak Aaron bisa melakukan penilaian apakah cocok atau tidak. Kami bisa melakukan beberapa perbaikan dan permak, juga menambahkan pemasangan batu permata, maupun kristal atau yang lainnya, agar bisa sesuai dengan keinginan Pak Aaron nanti." Julia berkata sambil memandang ke arah Aaron yang langsung menganggukkan kepalanya.


"Kalau begitu... silahkan Nona Chiara ikut denganku...." Julia berkata sambil menggamit lengan Chiara, dan mengajaknya ke ruang fitting.


Aaron harus menunggu beberapa waktu sampai Chiara sudah siap dn keluar dari ruang fitting.


“Pak Aaron, bagaimana dengan gaun yang ini?” Suara dari Julia membuat Aaron yang awalnya sedang membalas beberapa pesan masuk di handphonenya, langsung mendongak dan menatap ke arah Chiara, dengan Julia berdiri di sampingnya, mengulurkan tangannya ke arah Chiara, tanda bahwa dia hendak menunjukkan hasil dandanan Chiara.


Tanpa sadar, bibir Aaron mendesis pelan melihat bagaimana cantiknya Chiara dalam balutan gaun pengantin, dan rambutnya yang tadinya dikuncir kuda, sudah berubah bentuk menjadi rambut yang tertata rapi, dengan cara disanggul modern, meskipun Julia tidak melakukan perubahan apapun pada wajah cantik Chiara, hanya mengubah model rambutnya saja, menjadi terlihat lebih dewasa dan pantas mengenakan gaun pengantin.


"Nona... tolong Nona berputar, agar pak Aaron bisa melihat keseluruhan dari gaun yang dikenakan oleh Nona." Julia segera berkata kepada Chiara, sambil membantu Chiara merapikan gaunnya saat dia memutar tubuhnya, yang membuat Aaron langsung mengeryitkan dahinya dan menunjukkan wajah kurang suka begitu melihat bagian belakang gaun itu.


Meskipun Aaron tidak bisa menyangkal bahwa Chiara terlihat sangat cantik dan hampir saja membuatnya menelan ludah dan membuat mata ambernya melotot, tapi melihat bagaimana model gaun pengantin tanpa lengan yang terbuka sampai di bagian punggung, sehingga hampir menunjukkan seluruh bagian punggung itu, sehingga bukan hanya menunjukkan bagian dada Chiara, tapi juga mengekspos bagian punggung Chiara yang putih mulus, membuat Aaron langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat.


Chiara memang terlihat sangat cantik seperti putri dari negeri dongeng dengan gaun pernikahan tipe ballgown itu, tapi bagian punggungnya yang terlalu terbuka, membuat Aaron merasa tidak nyaman melihatnya, lebih tepatnya, tidak rela membiarkan orang lain untuk melihat pemandangan indah dan cantik itu.


(Ballgown, bentuk gaun yang satu ini identik dengan gaun megah yang sering dipakai oleh para princess dari negeri dongeng. Ballgown ini memiliki detail rok yang terlihat mekar sehingga dapat menutupi bagian pinggul serta paha. Memang ball gown memiliki bentuk yang khas, yang cocok dipakai oleh semua tipe tubuh calon pengantin.


Menurut Wikipedia ballgown adalah jenis gaun malam yang dikenakan pada acara formal, seperti pesta ataupun dijadikan gaun pernikahan. Sebagian besar versi memangkas bahu dengan décolletage rendah, lengan terbuka, dan rok bergaya bob yang panjang.


Ballgown, hingga saat ini, tetap menjadi model gaun yang disukai oleh calon pengantin. Gaun dengan ciri khas rok besar dan bervolume ini, membuat pemaikainya terlihat elegan, dramatis, sekaligus tampil laksana seorang putri raja. Tidak heran, kalau banyak perempuan yang mendambakan ballgown sebagai gaun pengantin untuk hari pernikahan mereka.


Ball gown sendiri merupakan pakaian dengan ciri khas rok besar dan bervolume, membuat pemakainya terlihat elegan, dramatis, sekaligus tampil laksana seorang putri raja. Jadi, tidak mengherankan kalau banyak perempuan yang mendambakan ballgown sebagai gaun pengantin untuk hari pernikahan mereka.


Ball gown merupakan gabungan torso (yang biasanya didesain khusus mengikuti bentuk tubuh pengantin), dan rok yang bertumpuk-tumpuk tentu lebih susah untuk dikerjakan dan membutuhkan lebih banyak bahan dan waktu.


Gaun model ball gown biasanya dibuat dari kain yang berkualitas dan berkesan


mewah dengan tekstur kain yang tidak terlalu lemas, sedikit agak kaku dan disertai hiasan-hiasan yang halus dan indah. Kain yang paling umum digunakan adalah satin, sutra, taffeta dan beludru. Hiasan yang dapat diterapkan untukmemperindah penampilan busana pesta model ball gown yaitu renda (lace), manik-manik (beads), mutiara (pearls), payet (paillete), bordir (embroidery) korsase, dan jumbai (ruffles, ruching, frills), juga permata dan juga kristal, bahkan berlian di abgian dadanya.


Bentuk garis leher umumnya rendah dan terbuka. Gaun model ball gown pada awalnya hanya dipakai oleh puteri kalangan kerajaan, hal


ini disebabkan oleh pemakaian kain yang cenderung banyak karena untuk memperoleh bentuk bagian bawah yang mengembang secara penuh serta terbuat dari kain berkualitas yang relatif mahal, sehingga biaya yang diperlukan menjadi besar, dan ini hanyak mampu dimiliki atau dibuat oleh mereka yang tergolong ekonomi kalangan atas).


Melihat kode dari Aaron yang menunjukkan dia tidak suka dengan pilihan Julia untuk gaun pengantin Chiara, Julia langsung menganggukkan kepalanya, dan mengajak Chiara untuk kembali memasuki ruang fitting.


"Tidak cocok." Lagi-lagi Aaron berkata tidak begitu melihat model gaun pengantin seperti putri duyung yang dikenakan oleh Chiara, yang membuatnya terlihat terlalu dewasa, jauh dari usianya yang sebenarnya.


"Ganti yang lain."


"Tidak."


"Tidak."


"Tidak."


"Ganti."


"Ganti."


"Yang lain."


Mendengar kata "tidak, ganti" dan penolakan lain dari Aaron yang awalnya membuat Chiara senang ketika diajak untuk mencari gaun pengantin yang cocok untuknya, pada akhirnya justru membuat Chiara terlihat kesal.


Karena Chiara sendiri sudah merasa lelah harus keluar masuk ruang fitting, melepas dan mengenakan kembali berbagai macam gaun, yang boleh dibilang tidak ringan, gaun mewah dengan banyak permata dan kristal hampir di seluruh permukaan kain, sehingga cukup berat bagi tubuhnya yang masih remaja.


Dan setelah berkali-kali berganti gaun, tidak satupun yang disukai oleh Aaron.


"Om Aaron...." Kali ini Chiara mendesis pelan dengan menyebutkan nama Aaron begitu Aaron tetap menolak gaun yang baru saja dikenakannya.


Gaun dengan lengan pendek, namun bagian dadanya terlihat terlalu rendah bagi Aaron, sehingga dia menolak gaun itu juga barusan.


Sebenarnya apa maunya om Aaron dengan melakukan hal itu padaku? Masa tidak ada satupun gaun yang cocok aku pakai? Separah itukah jeleknya aku saat mengenakan gaun pengantin?


Chiara berkata dalam hati sambil menggigit bibirnya dengan sikap gemas.


Akhirnya dengan gaun pengantin yang masih dikenakannya, dengan gerakan cepat, Chiara berjalan dengan langkah bergegas ke arah Aaron, sambil menjinjing gaunnya yang panjang menjuntai ke lantai dengan kedua tangannya, dan wajah Chiara yang terlihat kesal, karena sejak awal, Aaron selalu menolak semua gaun pengantin yang sudah dicobanya dengan susah payah.