
"Pergilah Zac, kami akan menunggumu sampai kamu kembali. Tolong jaga dirimu dengan baik, agar tidak terluka." Anna langsung mengucapkan kata-kata untuk memberikan dukungannya pada Zachary.
Mendengar perkataan Anna, Zachary hanya bisa menarik nafas panjang, lalu berdiri tepat di depan Anna yang masih duduk di sofa.
Zachary langsung membungkukkan tubuhnya dan memeluk Anna dengan erat, sambil sibuk menciumi pipi Anna dengan perasaan yang tidak bisa dia ungkapkan dengan kata-kata.
Ada rasa takut menyelinap di hati Zachary, tapi juga ada rasa tanggung jawab dan ingin ikut membantu Aaron dan kelompoknya untuk melawan Aldrich, agar kehidupan mereka bisa tenang di masa depan.
Anna yang mendapatkan pelukan erat dari Zachary, langsung tersenyum sambil menepuk-nepuk pelan punggung suami yang sangat dicintainya itu, agar hatinya tidak goyah.
"Kamu dan pak Aaron pasti pulang membawa kemenangan, dan berhasil menyelamatkan nona Chiara. Pak Aaron adalah orang yang hebat, aku yakin semua rencana yang sudah dia siapkan dengan matang, akan membuat kalian bisa melewati semuanya dengan baik." Anna berbisik dengan lembut di telinga Zachary yang langsung mengangguk-anggukkan kepalanya.
Terus terang, hati Zachary merasa jauh lebih tenang setelah mendengar kata-kata Anna yang menguatkannya.
"Doakan kami...."
"Pasti Zac. Kamu harus kembali dengan selamat dan membawa kemenangan. Saat itu, aku akan memberimu sebuah hadiah besar." Perkataan Anna langsung membuat Zachary melepaskan pelukannya, mengambil posisi duduk kembali di sebelah Anna.
"Hadiah? Kenapa tidak kamu berikan sekarang saja?" Anna langsung tertawa kecil melihat wajah dan tatapan berharap dari Zachary.
"Kamu ini ada-ada saja. Hadiah lebih pas diberikan ketika orang berhasil melewati atau melakukan sesuatu yang besar." Zachary langsung mengernyitkan dahinya begitu mendengar kata-kata dari Anna, yang membuatnya mulai menebak-nebak apa yang sedang dibicarakan oleh Anna tentang sebuah hadiah besar yang baru saja dijanjikannya itu.
"Ayolah, katakan sekarang supaya aku lebih bersemangat. Atau jangan-jangan.... Apa kamu hamil lagi Honey?" Pertanyaan Zachary membuat mata Anna terbeliak kaget, dengan wajahnya yang langsung memerah.
"Darimana... kamu tahu... Zac?" Anna berkata dengan nada terputus-putus karena begitu kaget dengan tebakan dari Zachary, yang ternyata begitu tepat sasaran.
Zachary sendiri langsung mencium bibir Anna yang terlihat melongo setelah mengucapkan pertanyaan tentang darimana Zachary tahu tentang kehamilannya.
Zachary sengaja menebak tentang kehamilan Anna, karena kemarin malam, Zachary yang sedang mengambil kunci mobil yang dititipkan di dalam tas Anna, tanpa sengaja melihat alas test pack yang masih terbungkus rapi di dalam tas Anna, di bagian paling bawah dari tas itu, yang langsung membuat Zachary curiga kalau Anna sudah terlambat datang bulan dan sengaja ingin melakukan tes kehamilan karena itu.
(Test pack adalah alat uji kehamilan yang bekerja dengan cara mendeteksi hormon hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam urine. Hormon ini umumnya diproduksi setelah sel telur yang telah dibuahi menempel di dinding rahim. Saat hamil, produksi hCG melonjak tajam hingga meningkat dua kali lipat setiap dua atau tiga hari. Hal ini umumnya terjadi sekitar enam hari setelah pembuahan terjadi.
Apabila kadar hCG cukup tinggi, test pack dapat mendeteksi hCG untuk memberikan hasil yang positif dan akurat. Waktu pengecekan pun bisa dilakukan kapan saja, tidak sebatas pagi hari. Anda hanya perlu menampung urine secukupnya untuk dijadikan sampel).
"Thank you for always being my rainbow after the storm Honey." (Terima kasih karena selalu menjadi pelangiku setelah badai). Zachary berbisik pelan, rasanya saat ini dia ingin lebih lama bersama dengan Anna, merayakan kehadiran calon anak kedua mereka, yang memang sudah mereka nanti-natikan beberapa lama ini.
"I love You Honey. Relly-really love You. Kamu benar-benar selalu membuatku semakin terpesona dan semakin mencintaimu. Terimakasih untuk selalu ada untukku, selalu mendukungku di setiap musim kehidupanku. Dan terima kasih semua cinta yang begitu besar yagn selalu kau curahkan dalam hari-hariku." Zachary berkata lembut, dengan bibirnya yang masih menempel di bibir Anna yang menyunggingkan senyumnya mendengar kata-kata cinta dari Zachary, yang tangannya langsung bergerak ke arah perut Anna, dan mengelus-elus perut itu dengan perasaan bahagia.
"Aku juga sangat mencintaimu Zac. Dan akan selalu mencintaimu. Tidak pernah ada laki-laki yang begitu sempurna bagiku seperti kamu. Laki-laki terbaik yang pernah aku kenal, dan selalu membuatku jatuh cinta setiap harinya, sama seperti saat pertama kali aku menyadari kalau aku mencintaimu." Anna menjawab perkataan Zachary dengan suara lembut dan mesra.
"Setelah mengetahui hadiahmu, aku harap kamu benar-benar berusaha memenangkan pertarungan ini." Anna berkata pelan, lalu mengecup bibir Zachary sekilas dengan penuh rasa cinta yang meluap di hatinya.
"Aku dan Lila, juga calon bayi kita, akan menunggumu pulang kembali. Lakukan yang terbaik yang kamu bisa Zac. Bawa hadiah berupa kemenangan kalian untuk calon anak kita. Keamanan dunia ini, jauh dari jangkauan Aldrich, akan menjadi tempat yang indah bagi keluarga kecil kita di masa depan." Anna berkata sambil menatap wajah Zachary yang tampak begitu bahagia setelah mengetahui kehamilan Anna.
"Ayolah, sekarang sudah waktunya kamu pergi. Pak Aaron pasti sudah menunggumu. Kamu dan pak Aaron harus membawa pulang nona Chiara dengan selamat, agar dia bisa ikut bahagia karena akan mendapatkan keponakan baru." Kali ini, kata-kata Anna membuat Zachary menarik nafas panjang, dan kembali bangkit berdiri.
"Aku berangkat sekarang. Kunci rumah dengan baik selama aku pergi. Aku sungguh berharap sebelum pagi datang, aku dan pak Aaron berserta yang lain bisa kembali pulang dengan membawa kemenangan. Jaga Lila dan calon bayi kita dengan baik sampai aku kembali." Zachary mengecup kening Anna sebelum akhirnya pergi untuk menemui Aaron.
Anna sendiri langsung menganggukkan kepalanya begitu mendengar apa yang dikatakan oleh Zachary, yang dengan senyum di wajahnya, berjalan keluar dari apartemennya, untuk menemui Aaron.
Aaron sendiri, yang awalnya merasa tidak sabar dan hampir saja menyusul Zachary yang dirasanya terlalu lama datang ke apartemennya, ikut tersenyum bahagia begitu dengan kekuatan telinga supernya, dia mendengar pembicaraan antara Anna dan Zachary tentang calon bayi dalam perut Anna.
Kamu pasti akan melompat kegirangan kalau mendengar berita kehamilan Anna, my little girl. Hah... aku harap kita berdua bisa menyusul mereka, memiliki bayi kita sendiri. Aku sungguh ingin bisa segera bertemu kembali denganmu. 3 hari ini, bagiku seperti bertahun-tahun tanpa dirimu di sisiku. Dan selama 7 tahun aku mengenalmu, 3 hari ini merupakan saat yang paling menyiksa untukku.
Aaron berkata dalam hati, sambil menghela nafasnya, dan berjalan ke arah pintu kamarnya, karena dia sudah mendengar suara langkah kaki Zachary yang berjalan memasuki pintu apartemennya.
Tunggulah sebentar lagi my little girl, aku akan segera menjemputmu pulang. Aku akan pastikan kita semua akan pulang dengan selamat. Aku tidak akan membiarkan Aldrich dan orang-orangnya menahanmu kembali, dan menjauhkan kita berdua.
Dengan langkah pasti Aaron berjalan untuk menemui Zachary, sambil kembali berkata dalam hati.