Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
MEMINTA IJIN



"Tante...." Seolah sadar bahwa dia belum sempat meminta ijin pada Mona kalau dia berencana keluar makan malam bersama Aaron, dengan wajah dan suara terlihat ragu, Chiara berkata pelan sambil memandang ke arah Mona.


"Tante Mona, aku berencana makan malam di luar bersama Chiara." Aaron langsung melanjutkan perkataan Chiara, menggantikannya untuk meminta ijin kepada Mona yang tentu saja tidak mungkin bisa mengatakan tidak, jika yang mengatakan itu adalah Aaron.


"O... ya, silahkan.... Silahkan saja, selama Chiara tidak ada acara dan rencana malam ini terkait pelajarannya besok." Mona berkata dengan suara terdengar ramah, meskipun dalam hati cukup sebal karena biasanya, dia tidak akan dengan mudah memberikan ijin kepada Chiara untuk keluar rumah, meskipun dengan para sahabatnya, yang baginya akan memperbesar resiko untuk orang lain mempengaruhi pikiran Chiara dan berakhir dengan menentangnya.


Karena itu Mona masih berusaha untuk mencegah kepergian Chiara dengan Aaron, menggunakan tugas sekolah Chiara sebagai alasan.


"Semua keperluan untuk sekolah besok sudah aku siapkan Tante. Semua PR (Pekerjaan Rumah) pelajaran besok dan juga tugas sekolah yang lainnya, semuanya juga sudah selesai aku kerjakan." Chiara langsung berkata dengan suara percaya diri, tanpa ragu sedikitpun.


Bahkan Chiara terlihat begitu bersemangat, sehingga membuat Aaron menyungingkan senyum tipis, melihat bahwa sepertinya Chiara sengaja berusaha keras untuk bisa mengajaknya makan malam bersamanya malam ini.


"Eh... ya... kalau begitu selamat menikmati makan malam kalian." Akhirnya Mona dengan terpaksa memberikan ijin untuk Chiara keluar bersama Aaron malam ini.


"Kita berangkat sekarang Pak Aaron?" Zachary yang melihat kalau dari wajahnya Aaron tidak ingin berlama-lama berbincang dengan Mona, bahkan meski hanya sekedar menikmati suguhan teh hangat dan kue kering di depannya, dengan sigap segera menawarkan untuk mereka bisa segera pergi meninggalkan rumah itu.


"Jika nona Chiara sudah siap, kita bisa pergi sekarang." Aaron menjawab pertanyaan Zachary sambil bersiap  dan bangkit dari duduknya tanpa menyentuh sedikitpun suguhan yang ada di depannya.


"Bagaimana Nona Chiara? Apa kita bisa pergi sekarang?" Zachary berkata sambil menatap ke arah Chiara.


"Eh... tunggu sebentar Pak Zac...." Dengan ragu Chiara berkata sambil menoleh dengan matanya melirik ke arah kamar Revina yang ada di lantai satu, dan dari arah ruang tamu terlihat bagian pintunya.


Setelah melihat tidak adanya tanda-tanda Revina yang sudah selesai berdandan keluar dari kamarnya, Chiara kembali menoleh dan menatap ke arah Aaron yang terlihat berdiri dengan diam di tempatnya, untuk menunggunya.


"Om Aaron...." Chiara baru saja berniat menjelaskan kepada Aaron kalau Revina ingin ikut bersama mereka makan malam ketika Chiara mendengar sebuah pintu dibuka, dan Revina dengan gaun malamnya berwarna hitam, yang tampak mewah dan membuatnya tampak cantik, ditambah lagi dengan tatanan rambut digelung di atas, benar-benar menunjukkan dia sedang bersiap untuk menghadiri acara resmi.


(Gaun malam atau baju malam adalah gaun panjang yang dipakai wanita untuk menghadiri pesta atau acara resmi. Ciri khas dari evening dress atau gaun malam adalah potongan baju yang panjang dan seperti namanya, gaun ini cocok dikenakan saat acara malam hari yang sifatnya resmi. Gaun malam biasanya terbuat dari bahan mewah seperti satin, sutra, sifon, beludru, dan organza.


Dalam aturan berpakaian dasi hitam (black tie) di kebudayaan Barat, wanita diharapkan datang mengenakan gaun koktail atau gaun malam sementara pria mengenakan tuksedo. Panjang gaun bergantung tingkat formalitas acara. Dalam aturan berpakaian black tie, panjang gaun hingga betis, atau hingga sekitar mata kaki. Dalam aturan berpakaian dasi putih (white tie), panjang gaun hingga mencapai lantai. Ketika menemani pria yang mengenakan kilt formal, wanita mengenakan gaun putih dengan pita pinggang lebar dari kain tartan).


Dengan langkah percaya diri, Revina segera berjalan mendekat ke arah mereka.


Dan melihat bagaimana penampilan Aaron yang masih mengenakan setelan jas kerjanya yang membuatnya terlihat keren dan rapi, membuat Revina tersenyum dengan bangga bahwa dia akan bisa menjadi pasangan yang cocok bagi Aaron dengan gaun malam yang dikenakannya sekarang.


Apalagi saat Revina melirik ke arah Chiara, gadis itu hanya mengenakan sebuah pakaian berupa midi dress dengan potongan sederhana, warna cerah dan bahan yang tidak terlihat mencolok, yang justru membuatnya terlihat menonjolkan sisi usianya yang masih begitu muda, dan membuat sosoknya terlihat begitu kontras dengan sosok Aaron yang mengenakan setelah jas lengkapnya, menunjukkan sisi dewasa dan berwibawanya sebagai seorang laki-laki sukses.


(Baju Dress adalah baju terusan yang terdiri dari atasan dan bawahan (rok) yang menyatu. Jadi bukan berdiri sendiri yang terdiri dari satu atasan dan satu bawahan (rok). Dan pada dasarnya baju dress merupakan baju (atasan) dan rok yang menjadi satu kesatuan atau tidak berdiri sendiri-sendiri.


Dress memiliki banyak macam, mulai dari long dress, maxi dress, midi dress, knee length dress, mini dress dan juga micro dress.


Midi dress adalah istilah yang mengacu pada dress yang mempunyai panjang hingga pertengahan betis. Jadi ujungnya berada di tengah-tengah antara lutut dan pergelangan kaki).


Penampilan Chiara yang menunjukkan sisi anak-anaknya, membuat Revina merasa semakin percaya diri untuk bisa masuk diantara hubungan Aaron dan Chiara.


Penampilan Revina yang tidak biasanya, dan juga sikapnya yang terlihat aneh bagi Aaron, membuat laki-laki tampan itu sedikit menaikkan salah satu alisnya dengan wajah datarnya, dan matanya yang terlihat dingin menatap ke arah Revina, seperti tatapan seorang polisi yang bersikap sedang bersiap untuk menginterogasi penjahat yang tertangkap.


"Om Aaron...." Dengan ragu Chiara kembali memanggil nama Aaron, bahkan kali ini tanpa disadari oleh Chiara sendiri, tangan Chiara memegang lengan atas tangan Aaron dengan kedua tangannya, dan menariknya hingga tubuh Aaron condong ke arahnya.


Lalu tanpa ragu, Chiara berjinjit dan mendekatkan bibirnya ke arah telinga Aaron, membuat Zachary, apalagi Mona tampak terkejut, termasuk Revina.


Apa hubungan Aaron dan Chiara benar-benar sudah sangat dekat sehingga Chiara bahkan berani bertindak seolah-olah dia begitu dekat dengan Aaron?


Mona bertanya-tanya dalam hati sambil mengamati apa yang akan dilakukan Aaron terhadap Chiara yang sudah bersikap begitu berani dengannya.


Haist! Chiara benar-benar tidak tahu diri. Apa dia sengaja menunjukkan kedekatannya dengan Aaron sampai dia bertindak seperti itu pada Aaron? Mau memamerkan hubungannya dengan Aaron? Hari ini aku akan benar-benar membuka matanya, kalau dia hanyalah sekedar seorang anak kecil bagi Aaron. Dan orang lain akan melihatnya sebagai seorang anak kecil yang tidak akan pantas bersanding dengan Aaron.


Revina menggerutu dalam hati melihat bagaimana dengan santainya Chiara memegang lengan Aaron, bahkan menarik tubuhnya mendekat dan berbisik ke telinga  Aaron, membuat tubuh Aaron sedikit tersentak kaget karena tubuh mereka yang terlalu dekat saat ini.