Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
KADO SPREI UNTUK SARAH



“Baik Pak Aaron.” Keempat pelayan itu langsung menjawab perintah Aaron secara bersamaan dengan sikap hormat dan dan segera melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Aaron.


Kedua pelayan yang membawa meja makanan dorong itu langsung meletakkan meja berisi makanan itu dan kembali keluar dari kamar itu, sedang dua orang pelayan lainnya yang berencana membersihkan kamar itu tetap berdiri di tempatnya, setelah itu mereka segera pergi dari hadapan Aaron dan Zachary.


“Zachary, ambil koper milikku dan nona Chiara yang kami bawa kemarin. Dan segera kirimkan ke kamar kami.” Perintah Aaron dengan suara tegasnya, membuat Zachary terlihat bingung.


Karena Sarah dengan jelas mengatakan kalau Aaron meminta pakaian mereka, dia tidak diperbolehkan untuk memberikan itu.


Aaron sendiri setelah memberikan perintah pada Zachary, langsung berjalan ke arah samping tempat tidur dan mengambil sprei dengan noca darah yang sudah dia lipat dan bereskan tadi malam ketika Chiara membersihkan diri di kamar mandi.


Aaron sengaja melipat rapi sprei itu, dan membuat bagian yang terkena noda darah tanda keperawanan Chiara berada di bagian dalam.


“Kenapa denganmu Zachary? Segera ambil koper kami. Aku tidak mau istriku masuk angin karena kedinginan akibat memakai pakaian kurang bahan yang disediakan Anna untuknya.” Aaron yang sudah kembali berjalan kea rah Zachary, langsung menegur Zachary yang tidak segera menjawab perintahnya.


“Tapi Pak Aaron… Bu Sarah memerintahkan agar….”


“Berikan sprei ini pada mama.” Aaron langsung memotong perkataan Zachary, sambil menyerahkan sprei yang tadi diambilnya, membuat wajah Zachary tampak semakin kebingungan.


“Bilang pada mama untuk memeriksa sprei itu secara pribadi, tidak di depan orang lain. Setelah itu katakan padanya aku meminta kamu mengantarkan koper pakaian kami. Dia pasti tidak ingin calon ibu dari calon cucunya sakit karena kedinginan.” Perkataan Aaron dengan nada santainya, membuat Zachary langsung tahu dengan apa yang sudah terjadi pada Aaron dan Chiara, begitu juga ada apa dengan sprei yang sedang dipegangnya sekarang.


“Jangan lupa, saat kamu kembali kesini untuk mengantar koper, bawakan sekalian vitamin dan suplemen makanan untuk nona Chiara, agar tubuhnya fit. Udara di villa ini cukup dingin, nona Chiara perlu menjaga stamina tubuhnya selama di sini.” Perkataan Aaron selanjutnya, membuat Zachary semakin yakin dengan apa yang dipikirkannya sebelumnya, bahwa sudah terjadi sesuatu antara kedua majikannya itu.


Dan itu adalah hal yang memang sudah seharusnya terjadi antara laki-laki dan perempuan yang sudah terikat dalam suatu ikatan pernikahan.


Permintaan dari Aaron agar membawakan vitamin dan suplemen makanan untuk Chiara, membuat Zachary hampir saja tidak bisa menahan tawa gelinya, karena itu mengingatkannya pada awal-awal pernikahannya dengan Anna, yang bahkan sempat membuat Anna kewalahan menghadapinya.


“Pergilah menemui mama, dan segera kembali dengan koper pakaian kami.” Aaron berkata sambil membalikkan tubuhnya, tidak ingin membiarkan Chiara terlalu lama bersembunyi dibalik selimut.


“Pak Aaron… apa… pintu kamar ini masih perlu saya kunci dari luar?” Dengan sikap ragu Zachary bertanya kepada Aaron yang langsung membalikkan tubuhnya kembali, dan dengan gerakan cepat, namun masih normal, segera mengambil kunci yang masih menancap di pintu bagian luar itu.


“Kali ini, tanpa harus dikurung dari luar. Kami yang akan mengurung diri di kamar ini. Dan jangan ganggu kami, apapun yang terjadi, kecuali jadwal untuk mengirimkan makanan, dan kamu yang harus mengirimkan koper kami sebentar lagi. Kami mau memiliki banyak waktu berdua tanpa ada yang mengganggu, karena ini acara bulan madu bagi kami.” Aaron berkata sambil menutup pintu tepat di hadapan Zachary dengan cukup keras, dan langsung menguncinya dari dalam.


Zachary sedikit tersentak kaget dengan tindakan Aaron yang tiba-tiba barusan, tapi sedetik kemudian, Zachary tampak menyungingkan senyum lega, karena rencana Sarah sepertinya berhasil dan membawa kesuksesan yang besar.


Apa kira-kira nona Chiara sudah tahu tentang kondisi pak Aaron sebagai mutan? Ah… semoga hal itu tidak mempengaruhi rasa cinta nona Chiara pada pak Aaron, apalagi membuatnya ketakutan dan meninggalkan pak Aaron. Karena kalau sampaai itu terjadi, bisa saja membuat kehidupan pak Aaron yang begitu mencintai nona Chaira berantakan. Semoga kalian berdua bisa saling menerima dan hidup berbahagia selamanya. Aku ikut berbahagia untuk kalian berdua. Dan aku yakin bu Sarah akan jauh lebih bahagia daripada siapapun jika tahu apa yang sudah terjadi pada mereka berdua.


Zachary berkata dalam hati dengan senyum terlihat semakin lebar.


Rasanya Zachary tidak sabar untuk bisa segera memberitahukan kepada Anna, istrinya apa yang sudah terjadi pada Aaron dan Chiara.


# # # # # # #


Awalnya Sarah langsung mengernyitkan keningnya begitu menerima sprei dari tangan Zachary, dan mendengar pesan dari Aaron yang disampaikan melalui Zachary.


Dengan bergegas, Sarah langsung membawa sprei itu ke arah walk in closet yang ada di kamarnya, dan langsung memeriksanya secara pribadi, seperti yang diminta Aaron untuk disampaikan kepada Sarah.


Begitu Sarah melihat adanya noda darah yang sudah mengering di bagian dalam lipatan sprei itu, sebuah senyum lebar langsung terlihat di wajahnya, karena dia dengan meliaht itu, dia tahu pasti apa yang sudah terjadi antara Aaron dan Chiara.


Dilipatnya kembali sprei itu dengan gerakan terburu-buru, dan diletakkannya di atas kursi yang ada di ruangan walk in closet, lalu kembali keluar untuk menemui Zachary kembali.