Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
MENYUSUN RENCANA BERSAMA GEORGE



“Ha ha ha ha ha…..” Suara tawa ceria dari Chiara yang sedang menonton drama korea episode lanjutan dari kemarin yang ditontonnya bersama Aaron langsung terdengar nyaring begitu adegan yang baginya sangat lucu muncul di layar televisi berukuran besar di depannya.


Melihat bagaimana beberapa kali Chiara tertawa geli saat menonton drama korea itu, membuat Aaron ikut tersenyum geli.


Bukan karena tontonan itu menggelikan baginya, tapi melihat bagaimana cara Chiara tertawa sampai wajahnya terlihat merah padam, justru itu yang membuat Aaron merasa ikut geli.


“Om Aaron…. Sudah sore, aku mau mandi dulu sebelum gelap.” Chiara berkata sambil menekan tombol pause melalui remote yang dipegangnya, sambil mengusap air mata yang bahkan sempat keluar karena tawanya yang begitu keras barusan.


Aaron yang mendengar kata-kata dari Chiara langsung menatap wajah istrinya sambil tersenyum.


“Mandilah, kalau sudah terlalu malam, di sini sangat dingin. Sebaiknya memang kamu cepat mandi agar tidak kedinginan.” Aaron langsung meminta Chiara untuk mandi ketika dilihatnya jam dinding hampir menunjukkan pukul 5 sore, dimana langit diluar sana sudah terlihat mulai teduh dan sebentar lagi pasti akan gelap.


Di daerah pegunungan tempat villa keluarga Malverich berada itu, memang langit cenderung lebih cepat gelap dibandingkan dengan kota tempat dimana mereka tinggal.


Sebelum jam menunjukkan pukul 6 sore, matahari di daerah villa itu berada sudah tidak lagi terlihat, sudah tenggelam sepenuhnya, dan langit terlihat gelap.


"Oke Om. Jangan meneruskan menonton ya. Jangan buat aku ketinggalan ceritanya." Chiara berkata sambil melompat turun dari tempat tidur, membiarkan Aaron tersenyum di tempatnya duduk.


Begitu Chiara masuk ke dalam kamar mandi, Aaron segera meraih handphonenya, dan melakukan panggilan pada George.


"Hallo Aaron." George langsung menjawab panggilan dari Aaron.


"Hallo George, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan terkait hubunganku dengan Chiara dan keberadaan mutan yang memiliki kemampuan perlidungan yang sedang kita cari." Perkataan Aaron membuat George yang awalnya sedang duduk dengan santai di teras kamar hotelnya menikmati langit sore di kota itu, langsung menjauhkan punggungnya dari sandaran kursi.


Tubuh George langsung duduk tegak dengan wajah terlihat serius mendengar apa yang dikatakan oleh Aaron.


"Kamu sudah menemukannya?" Dengan antusias George bertanya.


"Serius? Kenapa kamu bisa berpikir seperti itu?" George kembali bertanya.


"Hah.... banyak hal yang terjadi. Dan aku sudah berusaha untuk melakukan analisa terhadap semua kejadian itu." Aaron berkata sambil melirik ke arah kamar mandi, dimana dari arah sana, Aaron bisa mendengar dengan jelas suara gemericik air yang keluar dari Shower, dan juga suara senandung kecil dari bibir Chiara, membuat Aaron tersenyum.


"Akan aku ceritakan apa yang sudah terjadi, setelah itu kamu bisa ambil kesimpulan sendiri." Aaron kembali berkata sebelum akhirnya menceritakan tentang hal-hal yang dia alami.


George merasa cukup kaget ketika Aaron menceritakan apa yang sudah terjadi antara dia dan Chiara semalam, dimana tidak terjadi suatu hal yang ditakutkan.


Bahkan Aaron menceritakan pada George, tanpa sepengetahuan Chiara, dengan sangat cepat, semalam Aaron sempat menyalakan gelang yang ada di tangan Chiara, dan gelang itu masih menunjukkan level medan magnet yang tinggi di tubuh Chiara, namun percintaan mereka semalam bahkan tidak membuat Aaron kehilangan kendali atas kekuatan yang dia miliki.


Aaron memang bisa merasakan bagaimana kekuatannya yang terasa melemah saat berada begitu intim dengan Chiara, tapi dia bisa mengendalikan semuanya dengan baik.


Justru Aaron merasa lebih tenang karena dengan kekuatannya yang berkurang saat berada di dekat Chiara, sehingga dia tidak perlu merasa khawatir jika saja dia menyakiti Chiara karena tenaganya yang terlalu besar untuk ukuran manusia normal seperti Chiara.


Semua yang diceritakan oleh Aaron, membuat beberapa kali George mengernyitkan dahinya, mencoba menganalisa apa yang sebenarnya sudah terjadi pada Aaron dan Chiara.


Dan pada akhirnya, kesimpulan George boleh dikata hampir mirip dengan apa yang sudah disimpulkan oleh Aaron, bahwa orang yang dulu pernah melindunginya dari Aldrich ketika dia terluka, kemungkinan besar ada di sekitar Aaron, meskipun tidak selalu di dekat Aaron, karena tidak setiap saat Aaron bisa mengendalikan dirinya saat dekat dengan Chiara, contohnya ketika pagi itu dia menghancurkan nakas di apartemennya tanpa sengaja.


"Dua hari lagi aku akan kembali ke Amerika. Aku akan mencoba melakukan penyelidikan dari tempat asal peristiwa kejadian itu bermula. Aku akan mengunjungi kota tempat kelahiranmu dulu, dan memeriksa tempat bekas meteor jatuh yang sekarang dijadikan tempat wisata itu." George berkata sambil menarik nafas panjang, berharap dia bisa segera menemukan jawaban atas semua yang terjadi.


"Kalau dia benar ada di sekitarmu selama ini, kenapa dia tidak secara terus terang muncul di hadapanmu Aaron?" Rasa penasaran membuat George bertanya kepada Aaron.


"Entahlah, aku tidak tahu alasan apa di balik sikapnya yang memilih untuk terus bersembunyi. Mungkin salah satu alasannya sama denganku. Ingin hidup tenang seperti manusia normal, bersama dengan orang-orang yang dia sayangi. Apalagi dia belum tentu memiliki kemampuan fisik yang lain. Jika orang-orang seperti Aldrich menemukannya, dia akan dengan mudah dihancurkan karena secara fisik, dia sama seperti manusia normal yang rapuh. Mungkin itu membuatnya takut untuk muncul di depan kita." Perkataan aaron membuat George mengangguk-anggukkan kepalanya, merasa perkataan Aaron ada benarnya.