Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
IKUT MENIKMATI PERMAINAN



Aaron ikut tersenyum senang melihat bagaimana cerianya Chiara hari ini, menghabiskan waktu untuk bermain, bergerak kesana kemari tanpa mengenal lelah.


Hampir semua permainan dicoba oleh Chiara, termasuk permainan Dance Dance Revolution, yang membuat Aaron yang melihat Chiara bermain, hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya melihat bagaimana bersemangatnya Chiara bermain di tempat itu, melompat ke sana kemari dan mendapatkan skor tinggi.


(Dance Dance Revolution (ダンスダンスレボリューション Dansu Dansu Reboryūshon, DDR) adalah seri permainan video musik yang diproduksi oleh Konami. Diperkenalkan di Jepang pada tahun 1998 sebagai bagian dari seri Bemani, dan dirilis di Amerika Utara dan Eropa pada tahun 1999, Dance Dance Revolution adalah seri perintis dari genre rhythm and dance dalam video game. Pemain berdiri di atas "platform dansa" atau panggung dan memukul panah berwarna yang diletakkan di atas tanda plus dengan kaki mereka ke isyarat musik dan visual. Pemain dinilai berdasarkan seberapa baik mereka mengatur waktu tarian mereka dengan pola yang disajikan kepada mereka dan diizinkan untuk memilih lebih banyak musik untuk dimainkan jika mereka menerima skor kelulusan).


Beberapa kali Chiara sengaja menarik pergelangan tangan Aaron ketika dia sudah selesai dengan satu permainan dan akan berpindah ke permainan yang lain.


Bahkan beberapa permainan, Chiara sengaja memaksa Aaron untuk ikut memainkan beberapa permainan bersamanya.


Awalnya Aaron merasa canggung, tapi lama kelamaan laki-laki tampan itu akhirnya ikut menikmati permainan yang ada dan sepanjang sore ini Aaron tampak begitu sering tersenyum, bahkan tertawa kecil saat dia menang, ataupun kalah dari Chiara saat bermain.


Dan keberadaan Chiara yang cantik dan selalu tersenyum, bersama seorang pria berwajah bule yang terlihat begitu tampan, membuat Chiara dan Aaron menjadi perhatian dan pembicaraan banyak pengunjung.


Beberapa gadis yang tampak menatap Aaron dengan tatapan kagum membuat Chiara sedikit memberengut.


"Om, kita main yang lain saja...." Chiara yang melihat adanya seorang gadis sengaja mendekat ke arah Aaron, segera menarik lengan Aaron, mengajaknya pergi menjauhi gadis itu.


"Eh, Chiara, kan belum selesai pemainannya...." Aaron yang tidak mengerti kenapa Chiara menarik lengannya di tengah-tengah permainan, sedikit memprotes Chiara.


"Om... Ayo main yang itu. Kira-kira Om Aaron bisa menang tidak?" Tanpa perduli dan tidak menjawab protes dari Aaron, Chiara tetap mengajak Aaron pergi, membuat gadis tadi langsung mencebikkan bibirnya.


"Ih... pencemburu amat tuh perempuan. Percaya diri sekali kalau laki-lakinya tidak akan tergoda oleh gadis lain." Gadis itu berkata pelan sambil matanya tetap mengamati Aaron dan Chiara.


Chiara yang memegang pergelangan tangan Aaron dengan erat, menarik tangan Aaron ke arah permainan capitan boneka.


(Permainan capitan bonek merupakan salah satu permainan yang paling banyak dimainkan orang. Permainan ini cukup populer karena menghadiahkan boneka jika seseorang beruntung. Orang yang sering bermain biasanya para lelaki yang ingin memberikan hadiah pada kekasihnya).


"Om... aku belum pernah sekalipun menang dan mendapatkan boneka. Susah sekali melakukan permainan itu. Om coba dong.... Mungkin Om Aaron beruntung dan bisa mendapatkan boneka itu. Kalau tidak bisa yang besar, yang paling kecil saja Om, tidak apa-apa." Chiara berkata dengan begitu semangat, membuat Aaron tersenyum geli karenanya.


"Oke, aku coba ya." Aaron berkata sambil tersenyum dan melirik tangan Chiara yang masih memegang lengannya kirinya dengan erat, membuat Aaron tidak bisa bergerak dengan nyaman untuk memulai aksinya.


Dan lagi-lagi... tindakan Chiara itu membuat Aaron tersenyum geli.


Hah...


Aaron mendee... sah pelan dalam hati, karena untuk pertama kalinya dia bisa merasakan kebahagiaan dan menikmati apa yang terjadi sepanjang sore ini bersama Chiara, tersenyum dan tertawa tanpa beban.


Bagi Aaron, rasanya hari ini dia seperti menjadi manusia biasa yang begitu menikmati kegiatannya.


"Ahhhh... Om Aaron... hampirrrr saja kena." Chiara berkata sambil menghentakkan salah satu kakinya, karena merasa gemas, saat Aaron sudah hampir mendapatkan boneka, tapi terjatuh kembali saat digerakkan ke lubang untuk mengeluarkan boneka itu.


Aaron langsung tertawa kecil melihat Chiara yang terlihat sebal karena dia yang hampir saja berhasil mendapatkan boneka itu, tapi pada akhirnya gagal juga.


Dengan kemampuanku sebagai manusia biasa, sepertinya memang agak sulit untuk memenangkan permainan ini. Tapi kalau aku menggunakan kekuatanku, Chiara yang terus mengamatiku pasti akan curiga.


Aaron berkata dalam hati sambil melirik ke arah Chiara yang masih dengan setia matanya mengamati pergerakan capit yang digerakkan oleh Aaron.


"Eh Chiara, setelah ini kita main itu ya." Aaron yang tiba-tiba berkata sambil menunjuk ke arah belakang Chiara, membuat dengan reflek, Chiara menoleh ke belakang.


Begitu Chiara mengalihkan pandangannya, dengan gerakan super cepat, Aaron menggerakkan capit boneka, meraih sebuah boneka, dan langsung menjatuhkannya ke lubang untukmengeluarkan boneka itu.


"Kita tadi kan sudah memainkan itu Om? Apa Om Aaron ingin mengulang...." Chiara berkata sambil kembali menoleh ke arah Aaron.


Chiara langsung menghentikan kata-katanya, dan mata Chiara langsung terbeliak dengan mulut menganga lebar karena kaget, karena melihat Aaron yang tiba-tiba saja sudah memegang sebuah boneka berukuran sedang di tangannya.


Aaron berhasil mendapatkan boneka dengan bentuk beruang dengan pita cantik melingkar di lehernya.


Dan beruang itu dalam posisi duduk, sedang memegang bantal bentuk hati dengan tulisan i love you di tengahnya.