Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
MELALUKAN INTERVIEW PADA ZACHARY (2)



Tanpa menjawab pertanyaan Zachary, begitu Zachary berdiri, tiba-tiba saja Aaron memeluk tubuh Zachary dengan erat dan sikap hangat.


"Pak Aaron...." Zachary yang tampak kaget karena tindakan Aaron, hanya bisa menyebutkan nama Aaron tanpa bisa melanjutkan kata-katanya.


"Kenapa begitu lama kamu tidak membiarkan aku mengetahui tentang siapa penolongku waktu itu? Kamu tidak memberiku kesempatan untuk menjadi orang yang tahu terima kasih waktu itu. Aku menjadi orang yang buruk karena itu.” Aaron berkata pelan pada Zachary dengan tetap memeluknya.


"Terimakasih sudah menyelamatkanku saat itu. Dan terimakasih sudah berada di dekatku dan selalu berada di sisiku, selalu melindungiku selama ini." Dengan suara tulus, Aaron mengucapkan kata-katanya, sebelum kemudian melepaskan pelukannya, dengan kedua tangannya memegang erat bahu Zachary, dan menatapnya dengan tatapan tidak percaya karena ternyata orang yang selama ini dicarinya ternyata begitu dekat dengannya.


“Ah….” Perkataan Aaron membuat Zachary jadi kehilangan kata-katanya.


“Zachary… aku benar-benar tidak tahu harus mengatakan apa padamu. Tapi aku bersyukur bisa bertemu denganmu. Ternyata kamu bukan hanya menyelamatkanku. Bahkan sekarang kamu selalu berada bersamamu, dan membantuku dalam banyak hal.” Aaron berkata sambil bergerak,berjalan kembali ke arah kursi kebesaran miliknya yang ada di balik meja kerjanya yang besar, berdesain modern dan terlihat mewah itu.


“Ceritakan padaku Zachary, aku ingin tahu semua tentang dirimu, sisi dari dirimu yang selama ini tidak aku ketahui, meskipun kamu sudah lama menjadi asistenku.” Aarpon berkata sambil memberikan tanda kepada Zachary melalui tangannya agar Zachary duduk dengan nyaman dan memulai pembicaraan mereka.


“Maaf karena selama ini saya selalu menyembunyikannya dari Pak Aaron.” Zachary dengan sikap kikuk langsung berkata setelah duduk di kursinya.


“Aku tahu semua orang memiliki alasannya masing-masing dalam membuat keputusan dalam hidup mereka. Dan kita tidak bisa menghakimi mereka karena hal itu.” Aaron berkata sambil menatap ke arah Zachary dengan pandangan tidak percayanya, karena begitu lamanya dan ternyata orang yang selama ini di cari-cari ada tepat di sampingnya selama ini.


Meskipun beberapa kali Aaron pernah mencurigai siapa sebenarnya Zachary setelah dia meneliti ulang tentang info-info yang sudah dia dapat, tapi dia tidak pernah benar-benar yakin kalau Zachary adalah orangnya.


Dan begitu pagi tadi George menyerahkan hasil penyelidikannya, dan meyakinkan Aaron bahwa kali ini penyelidikannya benar-benar bisa dipercaya hasilnya, Aaron merasa benar-benar lega mengetahui bahwa orang itu adalah Zachary, yang begitu dia kenal dan dia tahu bagaimana sifat Zachary, yang merupakan salah satu orang yang dia percaya, dan banyak membantunya dalam segala hal.


Mengingat siapa Zachary, paling tidak ada rasa lega dalam diri Aaron, karena dengan itu dia bisa yakin Zachary bukanlah ssalah satu anak buah Aldrich.


Aaron jadi teringat kembali tentang pertama kalinya saat dia diminta oleh Johnsin untuk mulai belajar tentang bisnis keluarga Malverich, dimana tugas pertama yang harus dia lakukan adalah menyelesaikan berbagai tugas dari Johnson, dan memilih salah satu pegawai untuk dapat menjadi asisten pribadinya.


5 orang kandidat waktu itu, 2 orang perempuan, dan tiga orang laki-laki, dimana salah satunya adalah Zachary.


Entah kenapa, saat pertama kalinya melihat sosok Zachary, Aaron langsung merasa nyaman dan tanpa berpikir lebih lama lagi, langsung memilih Zachary yang setelah menyelamatkan Aaron, sengaja mencari informasi tentang siapa Aaron dan keberadaannya di kehidupan nyatanya, agar dia bisa selalu dekat dengannya.


Zachary sendiri merupakan orang yang tahu dengan jelas sepak terjang Aldrich, dan beberapa orang yang dikenalnya juga sudah menjadi korban kekejaman Aldrich, sehingga dengan sengaja Zachary memutuskan untuk selalu berada di dekat Aaron, dan terus berusaha untuk melindunginya agar terjauh dari jangkauan Aldrich.


Sebuah harapan besar bagi Zachary, agar suatu saat Aaron dengan kekuatan yang dimiliknya, suatu satu bisa mengalahkan Aldrich, sehingga orang-orang dengan kekuatan super yang ingin hidup normal dan tenang sepertinya, bisa hidup dengan damai, tanpa dihantui oleh ketakutan lagi.


“Jadi bagaimana aku harus memanggilmu sekarang? Tetap Zachary? Atau Michael?” Pertanyaan Aaron membuat Zachary tersenyum sambil menghela nafasnya, karena nama Michael mengingatkan tentang saat-saat dimana beberapa orang yang dia kenal di bunuh oleh Aldrich secara membabi buta.


“Mohon Pak Aaron tetap memanggil saya dengan nama Zachary, karena bagi saya, nama Michael sudah saya kubur dalam kehidupan saya.” Meski merasa penasaran kenapa Zachary mengatakan itu, Aaron hanya bisa menganggukkan kepalanya sebagai tanda setuju.


Apalagi Aaron bisa melihat dengan jelas aura kesedihan di wajah Zachary ketika dia mengatakan tentang Michael.


Setiap orang punya masa lalu, Aaron tahu itu, dan masa lalu itu, pastinya tidak semuanya tentang hal yang membahagiakan, seperti masa lalunya dengan Grayson dan Jasmine.


“Saat saya menjadi Michael, banyak hal buruk yang sudah saya alami, dan saya ingin menghapuskan tentang semuanya itu. Di samping saya sengaja mengganti nama itu agar Aldrich kesulitan untuk melacak jejak saya.” Zachary yang melihat wajah penasaran Aaron, akhirnya mulai memberikan penjelasan.


Karena bagi Zachary, bagaimanapun Aaron sudah mengetahui tentang siapa dirinya, dan Zachary merasa tidak adalagi yang perlu dia tutupi lagi dari Aaron, yang selama ini selain sebagai majikan, dia juga sudah menjadi sahabat terbaik bagi Zachary dan keluarganya.