
“George….” Suara Aaron yang memanggilnya dengan suara pelan, membuat George langsung menatap dalam-dalam ke arah Aaron.
“Apa ada sesuatu yang sedang membebani pikiranmu Aaron?” George yang seolah bisa membaca pikiran Aaron langsung bertanya.
“Sudah lebih dari 5 tahun George…. Apa sampai saat ini… kamu belum menemukan cara untuk membuat efek keberadaan Chiara, tidak berpengaruh pada kekuatanku? Apa tidak ada cara untuk bisa menghilangkan efek Chiara saat aku berapa di dekatnya?” George langsung terdiam, dengan wajah terlihat bersalah mendengar pertanyaan Aaron.
“Maafkan aku untuk itu Aaron. Sampai saat ini, aku belum menemukan bagaimana caranya. Yang aku temukan justru kenyataan bahwa setiap manusia super, memiliki kriptonit mereka masing-masing. Dan jika saja bisa kita menemukan apa yang menjadi kelemahan Aldrich, itu pasti akan sangat membantu kita.” George berkata sambil menggigit bagian bawah bibirnya, karena sebenarnya ada sesuatu yang belum disampaikan oleh George kepada Aaron tentang Chiara.
Belum lama ini, George cukup dikagetkan oleh pengakuan Aaron tentang pernikahannya dengan Chiara yang jelas-jelas merupakan suatu hal yang berbahaya baik bagi Aaron maupun Chiara jika pernikahan mereka adalah pernikahan yang serius.
Selain Angelina, orang-orang yang terlibat dengan Aaron di Amerika, memang tidak ada yang mengetahui tentang pernikahan Aaron dan Chiara, termasuk George.
Sehingga begitu George mendengar tentang itu, awalnya dia sangat menentang dan menyesalkan keputusan Aaron untuk menikahi orang yang menjadi sumber kelemahannya itu.
Tapi pada akhirnya, George yang bisa melihat bagaimana berbinarnya mata Aaron, dan bahagianya Aaron saat menceritakan tentang Chiara padanya, George hanya bisa berdoa yang terbaik untuk mereka berdua.
Karena meskipun Angelina mengatakan pada George bahwa Aaron berjanji akan menceraikan dan menjauhi Chiara setelah 4 tahun pernikahan mereka, George tidak yakin Aaron mampu melakukan itu saat waktunya tiba.
“Aku akan mencoba lebih keras lagi Aaron. Hanya saja… aku ingin mengingatkanmu tentang sesuatu yang mungkin tidak enak untuk kamu dengar.” Mata amber milik Aaron menatap lurus ke arah George begitu George mengucapkan perkataan yang baginya terdengar saat serius itu.
Awalnya, George tidak ingin menceritakan perkembangan penemuannya itu kepada Aaron.
Akan tetapi jika sampai terjadi sesuatu yang buruk pada Chiara karena dia tidak memberikan peringatan pada Aaron sebelumnya, dan itu akan membuat Aaron menyesal seumur hidup, tanpa memiliki kesempatan untuk menebusnya, akhirnya George dengan hati-hati berniat menceritakan itu pada Aaron.
Meskipun George tahu resikonya untuk Aaron, bahwa kenyataan itu akan sangat menyakiti hati Aaron.
Karena membicarakan tentang Chiara, berarti membicarakan tentang gadis yang begitu dicintai oleh Aaron, yang bahkan membuat Aaron akan rela melakukan apapun untuk gadis tercintanya itu, termasuk mengorbankan dirinya sendiri demi kebahagiaan gadisnya itu.
“Sepertinya… saat di dekat istrimu itu, bukan hanya tentang kekuatanmu yang bisa berkurang atau hilang secara tiba-tiba. Tapi… kekuatanmu akan sulit untuk kamu kendalikan saat di dekatnya. Dan itu artinya… bisa saja kamu menyakitinya kalau kamu tidak bisa mengontrol kekuatanmu saat bersentuhan fisik dengannya. Kamu mengerti apa maksudku kan? Kamu tidak bisa sembarangan menyentuhnya, selama kamu tidak bisa mengendalikan kekuatanmu saat berada di dekatnya, atau dia akan dalam bahaya dengan tubuh manusia normalnya. Kamu akan menyakiti, atau bahkan bisa membunuhnya.” George berkata dengan nada terdengar ragu, karena penjelasannya itu pasti akan membuat Aaron terpukul.
Kali ini, Aaron benar-benar tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya mendengar perkataan dari George tentang efek lain keberadaan Chiara padanya.
Aaron merasakan semua otot-otot pada tubuhnya mengejang karena kaget, tapi di saat bersamaan juga membuat tubuhnya terasa begitu lemas mendengar perkataan dari George.
Ap… apa artinya itu? Bahkan sekarang aku harus menerima kenyataan kalau aku benar-benar tidak bisa dengan sembarangan menyentuh tubuh istriku sendiri?
Sedangkan bagi Aaron, hanya Chiara gadis yang diinginkannya, satu-satunya gadis yang dia inginkan untuk dapat selalu bersamanya, menghabiskan waktu di dunia ini.
Seperti perkiraan George, Aaron sangat terpukul mendengar kenyataan baru tentang hal buruk apa yang akan terjadi jika dia nekat untuk terus berada dekat secara fisik dengan Chiara, bahkan jika dia berani menyentuh tubuh istri kecilnya itu.
“Maafkan aku Aaron… tapi itu kenyataan yang harus kamu tahu, sebelum terjadi sesuatu yang buruk karena ketidaktahuanmu.” George berkata dengan nada mneysal dan tatapan mata simpatinya.
Aaron sendiri hanya bisa termenung, diam seribu bahasa mendengar kata-kata George yang langsung memporak porandakan hatinya, mengacaukannya seperti badai.
Kedua tangan Aaron terkepal dengan begitu erat di pangkuannya, menahan amarah, kecewa, sakit hati yang tidak bisa dia ungkapkan dengan kata-kata.
Setelah beratahun-tahun Aaron menanti adanya berita baik dari George, justru hari ini dia menerima berita yang terdengar sangat menyakitkan baginya itu.
“Aaron… Apa kamu baik-baik saja?” George yang melihat wajah dan sikap Aaron, langsung bertanya karena merasa khawatir jika sampai Aaron lepas kendali.
Karena bagaimanapun, George tahu, kekuatan Aaron, dan juga kecepatannya, mata dan penglihatan tajamnya adalah kekuatan yang akan sangat berbahaya jika itu disalahgunakan oleh yang empunya kekuatan.
Dengan kondisi emosi Aaron saat ini, mau tidak mau George merasa khawatir jika bos sekaligus sahabatnya itu melakukan tindakan yang tidak masuk akal karena rasa kecewanya setelah mendengar apa yang dia katakan.
“Tidak George! Aku tidak baik-baik saja!” Aaron berkata sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
Untuk pertama kalinya, George melihat bagaimana seorang Aaron yang biasanya tenang, dingin, terlihat berwibawa, hari ini terlihat begitu menyedihkan dengan kedua telapak tangan menutupi wajahnya.
Meski tidak ada suara yang keluar dari arah bibir maupun hidung Aaron, melihat bagaimana bahu Aaron yang terguncang, George dapa melihat bagaimana Aaron yang saat ini sedang berusaha keras membuat tangisnya tidak terdengar oleh siapapun.
George hanya bisa menarik nafas panjang tanpa bisa berbuat apa-apa, karena baginya yang juga begitu mencintai istrinya, bisa mengerti apa yang sedang dirasakan oleh Aaron saat ini.
Seorang pria, setangguh apapun pria itu, saat dia begitu mencintai wanitanya, tidak ada yang bisa membuatnya bertahan dalam egonya, dan tidak menangis saat hal yang menyakitkan terjadi terhadap dia dan wanita tercintanya.
George masih termenung, duduk di samping Aaron, ketika tiba-tiba saja Aaron bangkit dari duduknya, dan bergerak dengan kecepatan tinggi, melompat keluar dari jendela ruang kerjanya, pergi menghilang tanpa jejak, tanpa mengucapkan sepatah katapun pada George, tanpa sempat dicegah oleh George.
Angelina yang baru saja datang, dan mendengar sebagian dari pembicaraan antara George dan Aaron, terutama tentang masalah Aaron dan Chiara, hanya bisa diam di balik pintu ruang kerja Aaron, sambil bersandar di dinding luar ruangan itu, dengan kedua tangan terlipat di depan dadanya, dan kepala sedikit mendongak ke atas.