Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
HARI PERNIKAHAN (1)



"Ini daftar tugas pak Diego sebagai pengiring pengantin besok." Zachary langsung menjawab cepat dengan senyum lega tersungging di wajahnya, melihat tatapan mata Aaron sudah tidak setajam tadi, ketika menatap tangan Diego dan Chiara yang saling berjabat tangan.


"Aduh, ternyata ribet juga ya jadi pengiring pengantin. Lebih enak jadi pengantinnya, hanya perlu dipajang di depan panggung sambil mengumbar senyum ke kanan dan ke kiri, dengan memasang wajah bahagia. Benar kan Aaron?" Aaron langsung menoleh ek arah Diego begitu mendengar pertanyaan Diego dengan nada menggodanya.


"Kamu ingin menggantikan posisi pengantin?" Pertanyaan balik dari Aaron membuat mata Chiara dan yang lain melotot, sedang mata Diego tampak terlihat berbinar cerah.


"Tentu saja mau.... Dengar Chiara, Aaron sendiri yang bilang kalau dia mau aku menggantikannya menjadi pengantin untuk menikahimu." Diego berkata sambil tangannya berusaha meraih tangan Chiara, namun dengan cepat tangan Aaron segera menghalangi gerakan tubuh Diego.


"Maksudku, bukan kamu yang menggantikanku untuk menikahi Chiara. Tapi kamu ingin menggantikan Chiara menjadi pengantinku?" Mendengar pertanyaan selanjutnya dari Aaron, yang lain langsung menahan tawa gelinya, termasuk Chiara dan Zachary, apalagi Jaka dan Grace.


Sedang Diego, wajahnya langsung berubah merah padam mendengar pertanyaan tidak masuk akal dari Aaron, yang ternyata sengaja diucapkannya untuk membuatnya mati kutu, dan tidak lagi bisa bersikap sok di depan Chiara, apalagi berusaha menarik perhatian Chiara.


"Sial kamu Aaron! Bisa-bisanya kamu mengatakan hal seperti itu dengan sikap setenang itu!" Diego langsung mengomel dengan bibir maju ke depan, membuat tangan Aaron bergerak ke arahnya, dan menepuk-nepuk pundaknya, seolah berusaha menenangkannya, dengan wajah terlihat tetap tenang tanpa emosi.


"Tenang saja, kalaupun kamu menerima tawaranku. Aku yang akan menolak mentah-mentah. Aku bukan jenis jeruk minum jeruk." Perkataan Aaron membuat wajah Diego semakin terlihat memerah, meskipun Aaron mengatakannya dengan sikap dingin, tidak ada nada bercanda sama sekali.


Perkataan Aaron tentang jeruk, membuat yang lain sudah tidak bisa lagi menahan tawanya karena mendengar perkataan tegas dari Aaron, sekaligus wajah Diego yang terlihat cemberut.


Sedang Chiara, yang tadi sudah hampir terkena serangan jantung karena berpikir Aaron akan benar-benar membiarkan dirinya digantikan oleh Diego sebagai pengantin pria, ikut menyungingkan senyum dengan tarikan nafas lega.


Meskipun wajah Diego juga sangat tampan, tapi tentu saja Chiara tidak akan merelakan posisi Aaron sebagai calon suaminya digantikan oleh siapun, karena cintanya hanya untuk Aaron, satu-satunya laki-laki yang bisa membuat dadanya bergetar hebat dan tubuhnya terasa panas dingin karena keberadaan dan sikapnya yang terasa begitu jelas bagi Chiara terlihat begitu melindunginya.


Dan itu kadang membuat seorang Chiara yang cerdas berpikir keras, bagaimana bisa seorang Aaron yang baru saja mengenalnya, terlihat begitu perduli dan begitu melindunginya, seperti seseorang yang sebenarnya sudah lama mengenalnya, dan mengetahui banyak hal tentang dia.


"Nona Chiara...." Chiara yang sibuk melamun sambil menatap ke arah Aaron, langsung tersentak mendengar panggilan dari Zachary karena Chiara terlihat tidak memperhatikan sedikitpun perkataan EO yang berusaha menjelaskan jalannya acara besok.


Nona Chiara ini, benar-benar tidak bisa menyembunyikan rasa sukanya pada pak Aaron.


Zachary berkata dalam hati sambil tersenyum geli melihat bagaimana cara Chiara memandang Aaron tanpa berkedip barusan.


"Eh ya, maaf... aku kurang fokus." Chiara segera meminta maaf sambil mengalihkan pandangan matanya dari Aaron yang membuat Diego tertawa kecil.


Diego berkata dalam hati sambil tersenyum puas, dan sekaligus merasa penasaran, apa yang akan terjadi dengan pernikahan kedua orang dengan beda usia yang cukup jauh itu, dan juga sangat bertolak belakang secara karakter dan kebiasaan itu.


# # # # # # #


"Wah... Grace... ternyata kamu bisa tampil cantik dan anggun juga. Jadi benar-benar terlihat seperti perempuan sungguhan." Jaka yang berkata dengan nada meledek kepada Grace yang masih duduk sambil sedikit mendongakkan kepalanya ke atas, karena orang yang bertugas meriasnya sedang memoleskan lipstik di bibir Grace.


Grace hanya bisa mendengus karena dengan kondisinya sekarang, dia tidak mungkin mengomeli Jaka, dengan posisi bibir sedang di oleskan lipstik oleh perias, yang merupakan salah satu anggota tim MUA yang sengaja didatangkan Aaron dai luar.


Seorang MUA bertaraf internasional, yang kemampuan make upnya diakui oleh dunia, Pat McGrath.


(Nama dari make up artist yang satu ini, Pat McGrath. Ia pernah dinobatkan sebagai "the most influential make up artist in the world" oleh ratu fashion di Amerika Serikat, Anna Wintour, yang juga merupakan pemimpin redaksi majalah Vogue AS.


Pat McGrath juga dijadikan "Member of the Order of the British Empire" untuk jasa layanan industri fashion dan kecantikan oleh Ratu Elizabeth II. Selain itu, Ia juga telah mengeluarkan produk make up yang pastinya sudah digunakan oleh banyak orang.


Sejak tahun 1990-an, ia sudah bekerja dengan Jil Sander dan John Galliano. Pat McGrath juga pernah bekerja dengan desainer ternama lainnya, seperti Prada, Miu Miu, Comme des Garcons, Calvin Klein, dan Balenciaga).


Jaka yang mendapatkan lirikan tajam dari Grace, akhirnya memilih untuk keluar dari ruang rias setelah mengambil buket bunga yang harus dibawanya nanti ketika mengiringi Aaron saat dipertemukan dengan Chiara, membuat Grace tidak bisa lagi melakukan apapun kepada Jaka, meski hanya sekedar memelototinya.


Setelah proses merias wajahnya selesai, dengan tatapan takjub, Grace memandang ke arah kaca besar yang ada di depannya.


Hari ini tampilan wajah Grace benar-benar terlihat cantik, dan bahkan hampir membuatnya tidak percaya kalau gambar yang dipantulkan oleh kaca itu adalah dirinya sendiri.


Wah... tim MUA yang disiapkan oleh om Aaron untuk kami para perempuan, benar-benar hebat dan ekspert di bidangnya. Aku jadi terlihat begitu cantik. Aku jadi penasaran dengan Chiara. Secantik apa si Chiara yang pada dasarnya sudah sangat cantik, di tangan MUA terkenal itu. Dan aku jamin, om Aaron pasti akan terpesona pada Chiara.


Grace berkata sambil menggerak-gerakkan wajahnya ke kanan dan ke kiri dengan sikap bangga, dan terkagum-kagum dengan hasil make up tim Pat McGrath itu.


Setelah puas mengagumi dirinya sendiri di depan kaca, akhirnya rasa penasaran Grace terhadap perubahan sosok Chiara dalam balutan gaun pengantin dan riasan wajahnya yang dilakukan oleh seorang Pat McGrath, membuat Grace tersenyum dan melangkah pergi meninggalkan ruang rias itu dengan bergegas untuk menuju ruang yang digunakan oleh MUA Pat McGrath yang sedang merias Chiara.