Be My SUPERHERO

Be My SUPERHERO
KEKHAWATIRAN AARON



Setelah apa yang sempat dirasakannya ketika melewati jalan Y waktu itu, perasaan Aaron sudah menebak adanya sesuatu yang tidak beres, dan kemungkinan besar, itu ada hubungannya dengan Aldrich.


Akan tetapi Aaron sungguh tidak mengira kalau ternyata, Aldrich sudah bertindak sejauh itu… sudah berada begitu dekat dengannya, bahkan seolah sengaja mendekati tempat Chiara biasa berada.


“Benar Pak. Seperti yang Bapak pikirkan, Aldrich yang sama dengan yang sedang Pak Aaron bayangkan." Zachary berkata dengan sikap gugup.


Mendengar perkataan Zachary, Aaron segera berlari keluar dari kantornya, berusaha sepelan mungkin agar Zachary tetap bisa mengikutinya.


“Dia sengaja menyewa 6 kamar presidential room di hotel nona Chiara, meskipun info dari pihak hotel, tidak ada orang lain yang menginap di kamar yang sudah dipesan itu selain Aldrich dan asistennya. Mereka sepertinya memang ingin menyewa semua kamar dalam satu lantai itu agar tidak terganggu dengan kedatangan tamu lain yang mungkin menyewa kamar di dekat mereka.” Zachary kembali menjelaskan kondisi yang sedang terjadi di hotel.


Ciri khas Aldrich, tidak mau bergaul dengan para manusia biasa. My little girl, kumohon jangan sampai kamu datang ke hotel setelah aku.


Aaron berkata dalam hati sambil mempercepat larinya, sedikit lupa bahwa tindakannya itu membuat Zachary kewalahan untuk mengikutinya.


“Kemarin nona Chiara sudah mengatakan padaku tentang tamu VIPnya yang ternyata setelah saya cek adalah Aldrich dan asistennya. Tampaknya kemarin nona sedikit ceroboh tidak berusaha melihat siapa tamu VIP nya yang terlihat sangat royal itu.” Zachary berkata dengan cepat.


"Kamu tahu sendiri nonamu itu masih sangat polos. Dia tidak eprnah berpikir buruk tentang seseorang." Aaron berkata sambil melirik ke arah Zachary yang dengan susah payah mengikuti kecepatan lari Aaron ke arah lift pribadinya.


"Sepertinya nona Chiara tidak tahu karena yang mendaftar sebagai pengunjung hotel adalah asistennya. Dan mungkin mereka memang sengaja melakukan hal seperti itu." Zachary berkata sambil mengikuti gerakan lari dari Aaron yang sebenarnya ingin langsung melesat pergi ke hotel Chiara.


"Kita harus sampai ke hotel sebelum Chiara. Harusnya dia datang ke hotel nanti siang setelah pulang kuliah. Jadi kita akan memiliki banyak waktu untuk segera melakukan penyelidikan di sana."


"Pak Aaron... apa tidak terlalu berbahaya jika Pak Aaron pergi sendiri kesana? Pak Aaron tahu saya hanya bisa melindungi keberadaan Pak Aaron, tapi tidak bisa melawan ataupun menyerang." Zachary bertanya dengan sikap ragu dan nafas terengah-engah karena harus berbicara sambil mengikuti Aaron yang sedang berlari.


“Kamu bisa tetap tinggal di kantor Zachary, biarkan aku sendiri yang ke hotel.” Aaron yang menyadari bahwa Zachary memang tidak memiliki kekuatan super secara fisik, langsung menjawab pertanyaan Zachary.


Mendengar itu, Zachary hanya bisa diam sambil tetap berlarian, mengikuti gerakan Aaron yang baru saja keluar dari lift, dan kembali berlari, tanpa memberinya kesempatan untuk beristirahat.


“Tidak Pak Aaron, saya akan tetap mengikuti Pak Aaron. Seperti yang saya katakan beberapa waktu lalu, saya tidak bisa terus menerus melarikan diri dari situasi ini. Semoga saya bisa membantu, meskipun saya yakin bantuan saya mungkin tidak berarti sama sekali.” Zachary berkata sambil dengan gerakan secepat yang dia bisa, membukakan pintu mobil untuk Aaron, di bagian penumpang.


"Lagipula, meskipun saya tidak punya kekuatan hebat seperti Bapak, paling tidak dengan kemampuan yang saya miliki, Aldrich dan kelompoknya akan sulit mengetahui keberadaan Bapak. Dan itu memudahkan Bapak untuk menyelinap ke dalam hotel tanpa mereka sadari." Zachary berkata dengan optimis kalau dia bisa sedikit membantu Aaron dalam hal itu.


Mendengar perkataan Zachary yang diucapkannya dengan sikap tegas tanpa adanya keraguan sedikitpun, Aaron akhirnya masuk ke dalam mobil, dan membiarkan Zachary seperti bisanya, menjadi sopir pribadinya.


Bagaimana bisa timku di Amerika tidak memberitahukan apapun padaku tentang keberadaan Aldrich yang tiba-tiba saja sudah datang ke Indonesia. Dan melihat bagaimana dia sengaja memilih hotel Chiara sebagai tempatnya tinggal selama di negara ini, sepertinya Aldrich sudah tahu siapa aku dan apa hubunganku dengan Chiara.


Aaron berkata dalam hati dengan hati was-was terhadap keselamatan Chiara, selain itu, di saat bersamaan, Aaron juga mengkhawatirkan tentang keamanan dan keselamatan para manusia mutan yang ada di Amerika, di tempat penampungan mewah yagn sengaja dia bangun untuk membantu mereka.


Beberapa saat kemudian, dengan gerakan cepat, Aaron meraih handphonenya, dan mencoba kembali menghubungi George maupun Angelina, sayangnya masih seperti sebelum-sebelumnya, kedua nomer orang yang begitu penting bagi Aaron itu, tetap tidak bisa dia dihubungi.


Sebenarnya kemana perginya George dan Angelina? Bagaimana bisa mereka tiba-tiba menghilang secara bersamaan di saat genting begini? Apa semua ini ada dalam rencana Aldrich? Akh... kali ini aku benar-benar terlalu lengah.


Aaron terus berpikir dalam hati sampai merasa frustasi sendiri.


Beberapa saat kemudian, Aaron dengan cepat berusaha untuk menghubungi Chiara, dan menanyakan tentang keberadaan istrinya itu, berusaha memberikan peringatan kepada Chiara agar tidak datang ke hotel setelah dari kampusnya.


Sayangnya, meskipun panggilan teleponnya terhubung, Chiara tidak mengangkat handphonenya.


Mungkin dia masih mengikuti jadwal kuliahnya.


Aaron berkata dalam hati, mencoba meyakinkan dirinya bahwa Chiara dalam kondisi baik-baik saja sekarang.


NOTE: Mohon maaf untuk para pembaca setia karena sementara hanya bisa up 1 episode. Selamat menikmati, semoga suka.